Thursday, April 11, 2019

Sinopsis Top Star Yoo Baek episode 1 part 2


*all content from tvN

Para penyelam naik ke permukaan. Pria di atas perahu ngajak semua penyelam untuk pulang karena ombak makin besar. Kang Soon bilang ke ahjussi kalo dia tadi lihat penyu besar. Penyelam lain merasa kalo akan muncul raja baru.


Yoo Baek sedang syuting drama saeguk. Dia akan melakukan adegan ciuman, tapi tampaknya syuting nggak bisa berjalan lancar karena beberapa wartawan terus saja mengambil gambar. Seorang kru berniat menemui wartawan tapi Yoo Baek melarang. Biar dia saja.


Yoo Baek berjalan dengan percaya diri menemui para wartawan. Dia menunjuk 3 orang untuk memberinya 3 pertanyaan. Yoo Baek menjawabnya dengan tenang. Sampai pada pertanyaan ketiga. Apa Yoo Baek nggak akan meminta maaf atas apa yang terjadi? Dengan sombongnya Yoo Baek bilang kalo dia nggak akan minta maaf. Dia adalah aktor yang nggak perlu cinta penggemar. Para wartawan terus saja mengambil foto.


Berita tentang Yoo Baek yang sombong sudah keluar. Semuanya adalah berita kurang baik. Dan puncaknya Yoo Baek mundur dari drama Mr. Dajun.


Yoo Baek naik kapal bersama asistennya. Manajer menelpon asisten Yoo Baek dan memintanya untuk mengawasi Yoo Baek. Jangan sampai Yoo Baek memposting di sosmed. Dia takut Yoo Baek akan ngomong hal aneh lagi.


Yoo Baek tahu-tahu muncul dan merebut ponsel asistennya. Dia mau ngomong sama pak Seo Il. Yoo Baek menanyakan perannya yang digantikan sama Nam Jo. Dia minta Pak Seo Il untuk memberitahu Nam Jo kalo itu adalah peran yang sulit. Nam Jo mesti banyak belajar dengan menonton aktingnya. Nam Jo yang lagi makan mie sama Pak Seo Il langsung nggak selera lagi. Pak Seo Il berencana ngomong ke media kalo Yoo Baek minum obat gangguan panik untuk menarik simpati. Yoo Baek nggak setuju. Dia nggak butuh simpati. Ia melarang Pak Seo Il untuk mengubah orang sehat jadi sakit. Pak Seo Il mengatakan kalo Yoo Baek benar-benar sakit. Dia gampang curiga dan punya penyakit aneh. Kemarin bahkan dia menemui Yoo Baek menderira kelumpuhan.


Yoo Baek membentak Pak Seo Il kalo itu nggak akan terjadi lagi. Dia minta untuk nggak melakukan apa-apa selama dia istirahat dan semuanya akan teratasi secara alami dan penontomn akan merindukannya. Pak Seo Il mengiyakan. Dia lalu menutup telponnya.


Nam Jo kesal dengar Yoo Baek yang sombongnya bisa menembus atmosfer dan terbang ke luar angkasa. Pak Seo Il mengakui kalo Yoo Baek memang luar biasa. Tapi dia nggak tahan lagi. Yoo Baek harus ke pulau terpencil untuk menderita dan merenung. Nam Jo terkejut dengar Yoo Baek akan ke pulau terpencil. Pulau apa? Pak Seo Il nggak mau memberitahu. Itu rahasia. Dia hanya bilang kalo pulau itu sangat alami dan bebas polusi. Nam Jo malah seneng banget tahu Yoo Baek akan diasingkan ke pulau terpencil.


Yoo Baek mulai bosan dengan perjalanannya yang nggak juga sampai. Asistennya bilang kalo mereka hampir sampai. Dia nyuruh Yoo Baek untuk berbaring dan istirahat. Yoo Baek kesal pada Pak Seo Il yang mempermalukannya. Asisten Yoo Baek menyombongkan keindahan kampung halamannya. Yoo Baek penasaran dan menanyakan apa yang dimakan oleh asistennya dari tadi. Itu adalah makanan dari kaki bukit kampung halamannya yang tertiup angin laut. Dan itu bisa mengurangi mabuk. Dia menawari Yoo Baek untuk makan juga. Yoo Baek nggak mau.


Mereka berdua sudah turun dari kapal dan sekarang mau naik perahu. Perahu akan berangkat dan tahu-tahu asisten Yoo Baek malah melompat keluar dari perahu. Yoo Baek mau ikutan turun tapi perahunya kadung jalan. Asisten Yoo Baek melambaikan tangannya dan bilang kalo Yoo Baek akan dijemput kalo sudah sampai di sana.


Perjalanan masih jauh. Yoo Baek mabuk dan muntah-muntah. Pengemudi perahu keluar dan mengambil jaring. Yoo Baek bertanya kapan mereka akan sampai? Orang itu bilang kalo dia sudah bekerja keras dan sekarang saatnya berhenti. Yoo Baek nggak ngerti maksudnya. Orang itu tersenyum dan menunjuk daratan.


Yoo Baek sudah sampai. Ahjussi membantunya membawakan koper. Dan saat mau mengambil papan seluncur orang itu malah bertanya apa Yoo Baek tahu akhir dari bintang yang hilang? Yoo Baek nggak mau tahu dan merebut papan seluncur miliknya. Dia lalu melihat gelangnya yang bersinar kena matahari. Dan saat ia berbalik perahunya sudah jauh.


Tiba-tiba terdengar pengumuman yang mengumumkan kalo hari ini akan ada bintang terkenal dari Seoul. Oh Kang Sun akan menjemput bintang besar. Dan sebuah lagu diputar untuk menyambut kedatangan Top Star.


Yoo Baek sudah lama menunggu tapi nggak ada yang datang untuk menjemputnya. Yoo Baek memutuskan untuk berjalan dan membawa semua barang-barangnya.


Seorang ahjussi berlari dengan cepat dan menghampiri Yoo Baek. Yoo Baek mengira kalo dia adalah Oh Kang Soon yang akan menjemputnya tapi ternyata bukan. Dia adalah ayahnya Dong Wan. Namanya Park Kook Seob. Yoo Baek mau ngajak salaman tapi orang itu rupanya sedang buru-buru lalu pergi meninggalkan Yoo Baek. Dan tiba-tiba terdengar suara orang bilang heol!


Yoo Baek lanjut jalan lagi. Dia lalu ketemu dengan dua nenek yang membawa dua ember besar di kepalanya. Yoo Baek berpikir kalo mereka yang bakal menjemputnya. Ternyata juga enggak. Mereka juga pergi ninggalin Yoo Baek.


Yoo Baek berjalan lagi. Dari kejauhan dia melihat seorang wanita yang jalan sambil nyanyi. Dia adalah Oh Kang Soon yang berjalan sambil membawa ayam di tangannya. Yoo Baek nggak percaya dengan apa yang dilihatnya. Itukah Oh Kang Soon?


Kang Soon menyapa Yoo Baek yang tampak tampan dan tinggi. Tapi siapa ya namanya? Dia lupa. Yoo Baek nggak habis pikir ada orang yang nggak mengenalnya. Kang Soon merasa kalo itu wajar. Mereka kan baru ketemu. Kang Soon mengulurkan tangannya dan memperkenalkan kalo namanya Oh Kang Soon. Yoo Baek nggak mau salaman. Kang Soon mengenalkan ayamnya namanya Xitang. Yoo Baek nggak peduli.


Kang Soon minta Yoo Baek untuk memberikan barangnya. Lah, barang yang mana, nih? Kang Soon mengulurkan tangannya. Yoo Baek sudah jaga-jaga tapi rupanya Kang Soon cuman mau ngambil kopernya Yoo Baek. Hadeuh! Kenapa nggak bilang koper aja? Kenapa bilang barang segala. Kang Soon santai. Barang ya barang. Dia lalu berjalan duluan.


Mereka berdua hampir sampai di desa. Kang Soon memberitahu kalo penduduk desa ada 50 sampai 60 orang. Pemandangannya indah, kan? Yoo Baek menatap Kang Soon malas. Kang Soon menyadari kalo Yoo Baek nggak tertarik. Dia lalu ngajak jalan lagi. Kang Soon mau bilang sesuatu tapi nggak jadi.


Yoo Baek mengaku tahu apa yang Kang Soon mau. Dia meletakkan papan seluncurnya dan akan berfoto bersama Kang Soon buat kenang-kenangan. Yoo Baek meninggalkan kopernya dan berpose di antara bebatuan. Kang Soon setuju. Mereka akan mengambil foto buat kenang-kenangan. Lucunya Kang Soon juga ikut berpose nggak kalah sama Yoo Baek. Rupanya Kang Soon ngira Yoo Baek mau ngambil fotonya terus balik. Yoo Baek menjelaskan maksudnya kalo dia mengijinkan Kang Soon buat ngambil gambarnya. Kang Soon malah nggak ngeh. Buat apa dia ngambil fotonya Yoo Baek?


Yoo Baek nggak habis pikir. Apa Kang Soon nggak nonton tv atau internet? Kang Soon mengiyakan. Yoo Baek nggak percaya. Jaman sekarang apa ada orang yang nggak nonton tv dan melihat internet? Kang Soon kembali membenarkan. Mereka kan nggak punya ponsel? Pulau mereka nggak punya tv dan nggak ada akses internet. Yoo Baek nggak percaya dan melihat ponselnya. Benar-benar nggak ada sinyal. Terus gimana kalo orang-orang mau berhubungan? Kang Soon memberi contoh. Dia menghada desa dan teriak. Heeeeeyyyyy! Gitu caranya.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Top Star Yoo Baek episode 1 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email