Saturday, August 24, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 4 part 2


All content from jtbc





Jun Woo mau berangkat sekolah. Di depan pintu dia ngirim pesan ke Jung Hoo tapi nggak dibalas. Dan pas ditelpon malah nggak aktif.

Jun Woo ke sekolah pakai masker. Dia bahkan nggak mau nengok pas guru Oh manggil.

Karena nggak mau nengok, guru Oh lalu memotong jalan dan muncul lagi di depannya Jun Woo. Kenapa Jun Woo makai masker?

Jun Woo pura-pura batuk. Guru Oh asal narik maskernya Jun Woo dan nanya wajahnya kenapa?

Guru olahraga lewat dan menyapa guru Oh. Seketika guru Oh melepaskan masker Jun Woo. Mungkin maksudnya biar nggak dilihat sama guru olahraga. Rada keras sampai bikin Jun Woonya sakit.

Setelah guru olahraga nggak kelihatan guru Oh langsung nanyainnya ke Jun Woo. Dia berkelahi? Dimana? Sama siapa?

Jun Woonya nggak mau ngaku dan bilang kalo dia jatuh dari sepeda. Guru Oh nggak lantas percaya soalnya mukanya Jun Woo sampai segitunya.

Guru Oh lega seenggaknya nggak ada yang nelapor di sekolah jadi Jun Woo nggak papa. Dia malah ngasih saran supaya Jun Woo memakai maskernya lagi dan sering-sering batuk.

Hwi Young dan Ki Tae lewat. Guru Oh berakting marahin Jun Woo karena masuk angin.


Ki Tae dan Hwi Young ngomong di tempat sepi sial apa yang terjadi kemarin. Anak-anak lari karena takut adapolisi. Lain kali mrreka akan melakukannya dengan baik.

Ki Tae khawatir apa mereka akan baik-baik aja? Hwi Young tersenyum menenangkan. Ki Tae bisa ngandalin dia.

Guru Oh kayaknya khawatir banget sama Jun Woo. Dia sampai searching SMA Byungmun segala.


Soo Bin lagi jalan sama Da Heen. Tapi Da Heennya langsung ninggalin dia pas lihat Oh Je. Ya udah, Soo Bin cuman senyum lihatnya.

Pas ngambil buku di loker nggak sengaja dia ketemu sama Jun Woo. Soo Bin merasa kalo masker yang Jun Woo pakai justru malah bikin para guru curiga.

Jun Woo langsung melepas  maskernya. Soo Bin menanyakan apa Jun Woo sering belajar bahasa Inggris?

Jun Woo bilang kadang-kadang. Dia merapikan seragamnya. Belum juga nunjukkin kemampuannya, Soo Bin sudah nyela kalo kadang-kadang juga nggak akan cukup.




Dia lalu ngambil saputangan Jun Woo kemarin dan mengembalikannya. Dia sudah mencucinya.

Jun Woo mau menyimpannya di saku celana seperti biasa tapi Soo Bin melarang. Nanti kusut lagi. Soalnya dia udah nyetrika.

Jun Woo lalu ngambil buku dan nyimpan saputangannya di dalamnya.

Soo Bin tersenyum lihatnya. Jun Woo lalu nutup pintu lokernya. Kayak biasa pintunya rada susah ditutup. Jadi musti digetok dulu.

Sebelum pergi Soo Bin sempat muji bajunya Jun Woo yang hari ini rapi. Padahal kan nggak punya setrikaan. Dan pujiannya sukses bikin Jun Woo jadi senyum sendiri.


Pil Sang nyerahin impiannya ke Ro Mi tapi Ro minya malah nggak acuh. Dengan kasarnya dia nyuruh Pil Sang buat enyah.

Soo Bin masuk kelas dan langsung nyapa teman-temannya. Ro Mi menatapnya kesal.

Nggak lama kemudian giliran Jun Woo masuk. Oh Je teman sebangkunya menanyakan kenapa wajahnya? Jun Woo bilang nggak papa.


Seorang murid laki-laki lihat Jun Woo pakai masker dan langsung tahu kalo Jun Woo habis berkelahi. Nggak sama Pil Sang kan? Pil Sangnya yang lagi patah hati nggak merespon.

Da Heen sampai bertanya-tanya apa Jun Woo habis dihajar? Soo Bin tahu-tahu membantahnya dan ngasih tahu kalo Jun Woo habis jatuh dari sepeda.

Ih, Da Heen nggak percaya.

Ro Mi manggil Soo Bin dan nyinggung tentang Soo Bin yang lulus tes level buat kelas guru Son. Padahal tes itu nggak mudah. Gimana Soo Bin bisa melewatinya?



Soo Bin bingung gimana menjelaskannya. Hwi Young tahu-tahu datang dan ngasih tahu kalo dia yang rekomendasikan. Menurutnya Soo Bin mumpuni.

Soo Bin merasa nggak enak dan mau ngajak Ro Mi bicara berdua. Ro Mi enggan dan milih ngomong sama Hwi Young.

Hwi young nggak bisa karena dia harus ngerjain sesuatu.

Ro Mi kembali duduk. Dia juga ngajak nanti aja ngomongnya sama Soo Bin. Soo Bin meminta Ro Mi buat sekarang aja.

Ro Mi nggak menjawab. Chan Yeol sampai kesal dan mau mukul dia. Untungnya ditahan sama Da Heen dan So Ye.



Guru Oh masuk. Seketika anak-anak pada diam. Guru Oh negur anak-anal yang suram. Pul Sang yang biasanya rame juga jadi pendiam hari ini.

Ro mi ninggalin kelas dan Soo Bin menyusulnya. Ro Mi menuntut karena Soo Bin nggak ngasih tahu soal itu pas mereka ketemuan di kafe.

Soo Bin beralasan kalo dia merasa nggak nyaman karena Hwi Young yang merekomendasikannya. Dan lagi saat itu belum pasti kalo dia akan lolos.

Ro Mi meremehkan karena Soo Bin lulusnya karena Hwi Young. Soo Bin membantahnya. Menurutnya dia luluskarena kemampuannya sendiri. Dia juga mengerjakan semua soalnya dengan baik.

Ro Mi malah makin kesal karena Soo Bin dapat peluang dan perlakuan spesial. Dia nggak mau dengar lagi dan pergi.

Ro Mi menabrak Jun Woo yang mau nemuin Soo Bin.


"Kalian bertengkar?"

Soo Bin mau membantahnya tapi akhirnya mengiyakan.

"Kamu menang?"

Soo Bin menggeleng.

"Berarti kamu menang. Kalah itu buat menang"

Soo Bin tersenyum dengarnya.

"Kamu sangat aneh pakai masker"

Jun Woo lalu melepas maskernya saat Soo Bin pergi.


Guru Oh nelpon sekolah lama Jun Woo dan mau bicara dengan wali kelas Jun Woo yang lama. Belum juga ngomong banyak malah telponnya ditutup.

Seorang guru wanita menghampiri guru Oh dan ngasih sebuah rsurat dari seseorang.

Guru Oh membukanya dan membacanya. Ternyata surat itu dari Jung Hoo, SMA Byungmun.

Guru Oh bertanya pada guru tadi. Dimana dia mendapatkannya?

Guru Oh mengejar Jung Hoo di lapangan. Jung Hoonya malah lari.



Di kelas Pil Sang tiba-tiba kentut. Dia dimarahin sama guru dan disuruh buka jendela.

Suara guru Oh yang manggil-manggil Jung Hoo kedengeran sampai kelas. Dengar nama Jung Hoo Jun Woo langsung lari keluar. Dia bahlan nggak peduli pas gurunya manggil.

Guru Oh sudah nggak kuat lari lagi. Gantian Jun Woo mengejar Jung Hoo. Guru Oh nunjuk-nunjuk Jung Hoo ke Jun Woo.

Jung Hoo sama sekali nggak mau berhenti. Dia malah naik bus.


Jun Woo mohon-mohon sana sopirnya buat diijinin masuk. Busnya akhirnya berhenti. Jun Woo naik. Dia tersenyum nenatap Jung Hoo minta dibayarin ongkos busnya. Hahaha...

Keduanya duduk di bangku belakang.

Flashback...




Jun Woo dan Jung Hoo duduk di tangga taman. Jung Hoo mengingatkan kalo Jun Woo akan dikeluarkan lagi kalo sampai dia ketahuan.

Jun Woo santai. Itu kan pertama kalinya buat dia. Jung Hoo heran karena Jun Woo sama sekali nggak marah padanya padahal sudah dijadikan kambing hitam.

Jun Woo ngajak Jung Hoo buat membuka lembaran baru di sekolah lain.

Jung Hoo hanya terdiam

Flashback end..


Keduanya sudah ada di tempat lain. Jung Hoo ngasih tahu kalo dia sudah berhenti sekolah. Dia berencana buat kerja aja.

Jung Hoo meminta maaf pada Jun Woo karena telah mengambinghitamkannya sampai dipaksa pindah. Mian.

Jun Woo malah tersenyum. Ia mengaku baik-baik saja. Cukup baginya bisa sekolah.

Jung Woo manggil Jun Woo lagi dan bertanya apa dia baik-baik saja di seolah barunya? Ia berpesan agar Jun Woo hati-hati pada perisak disana. Jun Woo tersenyum menenangkan, dia nggak takut sama sekali.

Jung Hoo lega dengarnya. Jun Woo balik berpesan kalo Jung Hoo harus ngubungin dia kalo ada yang merisaknya lagi.

"Jangan sok jadi kakak!"

Mereka lalu senyum.



Jun Woo mengantar Jung Hoo naik bus. Kayaknya Jung Hoo mau pergi jauh apa, ya?

Jun Woo bilang akan kesana kalo liburan musim panas. Dia bercanda mau nginap.

Jung Hoo hanya tersenyum.

"Balik ke sekolah sana!"

"Nggak peduli kita dilahirkan dengan nasib sengsara tapi kita bisa melaluinya"

Sampai jumpa!

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 4 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email