Thursday, August 15, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 2 part 3


All content from jtbc





Klik dulu videonya sebelum mulai baca ya...

Ki Tae ribut-ribut di depan loker Jun Woo. Seketika semua anak berdatangan melihatnya. Nggak terkecuali Soo Bin dan Jun Woo sendiri.

Ada jam tangan di lokernya Jun Woo. Orang pada ngira kalo Jun Woo nyuri jam tangan itu.

Hwi Young datang dan nanyain apa yang terjadi? Ki Tae ngasih tahu kalo dia diminta buat nempatin loker itu karena Jun Woo pindah tapi malah nemuin jam tangannya.

Sang Hoon lewat dan mengejek. Berapa sih harga jam tangannya?




Hwi Young merasa kalo Ki Tae nggak perlu membukanya di depan semua orang. Ki Tae mengembalikan jam tangannya. Dia juga berharap nggak menemukannya disana.

Jun Woo menanyakan gimana Ki Tae bisa tahu kalo dia nggak datang hari ini? Dia hanya ngasih tahu ke Soo Bin.

Ki Tae nggak nyangka dapat pertanyaan itu. Soo Bin ngaku nggak bilang ke siapapun soal itu. Semua orang pada heran.

Jun Woo mengingatkan kalo mereka diberitahu kalo hari ini akan jadi hari terakhirnya.

Ki Tae beralasan kalo dari pagi mereka nggak lihat Jun Woo jadi ia pikir...

Hwi Young menatap Ki Tae tajam. Ki Tae juga menatapnya takut. Ia ngasih tahu Ki Tae kalo dia salah informasi. Hari ini adalah hari terakhir Jun Woo.

Ki Tae mengiyakan. Pil Sang lalu nyuruh semuanya buat bubar.

Soo Bin juga ikut pergi. Tapi sebelum pergi dia menatap Jun Woo dengan tatapan aneh.

Nggak lama kemudian Kepsek datang bersama dengan Guru Oh dan guru Olahraga.



Jun Woo kembali disidang. Kepsek mengaku nggak tahu lagi gimana caranya menangani Jun Woo. Dia minta pada guru Oh agar menanganinya dengan baik biar nggak lepas kendali. Pastikan gosipnya nggak nyebar.

Guru Oh mengiyakan.

Hwi Young datang. Dia ngasih tahu kalo dia sudah bicara dengan guru Son dan dia bilang akan membatalkan tuntutan.

Kepsek dan para guru kaget sekaligus senang dengarnya. Hwi Young mengiyakan. Guru Son hanya ingin agar jam tangannya dikembalikan.

Jun Woo sendiri seperti nggak begitu senang.

Hwi Young memintanya agar nggak khawatir karena semuanya sudah beres sekarang.


Tiba-tiba Jun Woo merusak suasana dengan menanyakan apanya yang beres? Mereka bahkan belum tahu siapa yang masukin jam tangan ke lokernya. Ia lalu menatap Hwi Young dengan tatapan tajam.

Kepsek mengingatkan kalo guru Son sudah mau memaafkannya. Jun Woo malah merasa kalo guru Son nggak harus memaafkannya.

Guru Oh menggenggam tangan Jun Woo. Dia nggak ngerti kenapa Jun Woo seperti itu?

Jun Woo mengatakan kalo dia menyebabkan masalah untuk dimaafkan. Kepsek makin gedeg dengernya.



Jun Woo meninggalkan kantor Kepsek bersama dengan Hwi Young. Ia menanyakan kenapa Hwi Young melakukannya? Kenapa nggak membiarkannya pergi dengan tenang?

Hwi Young merasa kalo Jun Woo keterlaluan. Padahal ia sudah melakukan yang terbaik buat membantu Jun Woo. Dia jadi bingung sendiri. Nyesel. Apa yang dia harapkan dari ber*ndal kayak Jun Woo?

Hwi Young meninggalkan Jun Woo sambil tersenyum mengejek.


Hwi Young kembali ke kelas. Dengan sengaja dia mengunci pintu sebelum duduk di bangkunya.

Jun Woo juga kembali ke kelas. Dia nggak bisa masuk karena pintu terkunci dari dalam. Parahnya Hwi Young sengaja menarik perhatian guru dengan mengajukan pertanyaan.

Jun Woo kesal tapi nggak bisa apa-apa juga. Dia lalu pergi dari sana.



Jun Woo turun ke lapangan dan nyari Sang Hoon. Sang Hoon malah lagi lari. Jun Woo melihatnya dan ikut lari sama Sang Hoon. Dia menanyakan apa Sang Hoon melihatnya mencuri jam tangan itu?

Sang Hoon malas ngeladenin Jun Woo dan lari lebih cepat.

Pil Sang dan teman sebangkunya tiba-tiba bangkit dan melongok ke jendela. Mereka menonton Jun Woo yang lagi lomba lari sama Sang Hoon. Semua murid ikut bangkit dan melihatnya.

Jun Woo mengejar Sang Hoon. Di kelas masih heboh karena Sang Hoon sebelumnya adalah pelari tercepat.



Sang Hoon sudah sampai. Bukannya ngasih tongkatnya ke pelari selanjutnya malah terus lari sambil membawanya. Temannya marah. Harusnya Sang Hoon ngasih tongkatnya.

Sang Hoon nggak peduli dan terus lari. Guru olahraga meniup peluitnya minta Jun Woo berhenti.

Guru Oh melihatnya dari atas dan tersenyum.

Sang Hoon nggak kuat lagi. Dia berhenti dan membanting tongkatnya. Dia lelah. Jun Woo maunya apa, sih?

Jun Woo tersenyum. Dia kembali bertanya apa Sang Hoon melihatnya mencuri jam tangan itu?

Sang Hoon menjawabnya ambigu. Seberapa cepat Jun Woo bisa lari.


Teman sebangku Pil Sang memintanya buat kembali ke kelas. Guru lagi mengawasi. Pil Sang berpendapat kalo Sang Hoon sama Jun Woo lagi bertarung. Dia penasaran sama apa yang mereka bicarakan.

Guru marah dan membentak Pil Sang. Pil Sang malah bilang kalo Jun Woo sama Sang Hoon lagi berantem dan dia mau misahin.

Guru nggak ngijinin dan meminta agar Pil Sang kembali duduk.

Hwi Young juga melarang. Berbahaya. Dia nyuruh mereka buat duduk.




Sang Hoon menanyakan apa itu yang dibilang sama Hwi Young? Jun Woo mengiyakan. Hadeuh, Sang Hoon kesal.

Pil Sang meneriaki Jun Woo dari atas. Dia minta dibeliin es loli.

Guru olahraga marah dan kembali meniup peluitnya. Pil Sang dan temannya kembali. Takut habis dilihat guru olahraga.

Soo Bin tersenyum.

Guru kembali mengajar.

Jun Woo lega. Dia lalu pergi dari sana.


Dan yang sebenarnya terjadi adalah, saat itu Sang Hoon kembali ke kelas karena melupakan sesuatu.

Dari luar dia nggak sengaja lihat Hwi Young membuang jam tangan guru Son ke kantong sampah. Sang Hoon lalu sembunyi saat Hwi Young mau keluar.


Saat jam istirahat Hwi Young melihat Sang Hoon sangat dekat sama Jun Woo.

Sang Hoon melihat Hwi Young dan menghampirinya. Sambil senyum dia ngasih tahu kalo murid baru sangat cepat.

Hwi Young menanyakan apa yang Jun Woo katakan? Sang Hoon tersenyum dan nanya balik. Apa Hwi Young bilang ke Jun Woo kalo dia melihatnya?

Hwi Young mengiyakan. Sang Hoon kembali senyum.

"Menarik"



Jun Woo menghampiri Sang Hoon dan Hwi Young. Sang Hoon nggak mau main sama Jun Woo lagi. Gara-gara Jun Woo sepatunya jadi basah.

Jun Woo malah menatap Sang Hoon tajam. Sang Hoon jadi ngerasa nggak enak sama Hwi Young. Apa Jun Woo nggak ingat apa yang dia bilang?

Lah, Hwi Young malah jadi penasaran. Bilang apa? Sang Hoon nggak mau bilang. Hwi Young lalu menatap Jun Woo. Jun Woo juga diam aja.

Sang Hoon tersenyum. Ngerasanya jadi makin menarik. Dia tiba-tiba bilang ke Jun Woo kalo dia juga melihatnya. Puas, murid baru?

Jun Woo menghela nafas lalu jalan melewati Sang Hoon dan Hwi Young.

Hwi Young juga mau pergi. Sang Hoon tiba-tiba nepuk pundaknya dan berbisik, aku bagus kan? Hwi Young nggak nanggepin dan pergi.



Guru Oh menghadang Jun Woo dan menanyakan apa maksudnya Jun Woo lari di lapangan? Dia akan pergi?

Jun Woo mengaku penasaran kenapa kereka melakukan itu? Mengatakan melihat sesuatu yang nggak mereka lihat. Ia lalu pamit.

Guru Oh membantah kalo Jun Woo penasaran. Dia marah. Dia menggeliat karena diinjak-injak. Jun Woo nggak menanggapi dan terus jalan.

Guru Oh kesal dan menamai Jun Woo "si kabur"


Soo Bin ternyata melihat Jun Woo.



Ibu Soo Bin nungguin Soo Bin di depan sekolah. Dia ngajak Soo Bin buat segera pergi.

Soo Bin masuk mobil. Dia kesal soalnya ibu nyari tutor lagi.

Ternyata ibu ngajak Soo Bin ke rumahnya Hwi Young. Ibu bahkan bawain sekeranjang bunga sama sebotol anggur buat buah tangan. Sumpah, Soo Bin nggak ngerti kenapa ibu sampai melakukannya?

Soo Bin nggak mau. Dia meletakkan bunganya dan mau pergi aja. Ibu mengancam kalo Soo Bin nggak akan dapat uang saku kalo dia pergi. Soo Bin jadi nggak punya pilihan dan terpaksa nurut.




Ternyata ibu mau minta bantuannya ibu Hwi Young untuk memasukkan Soo Bin ke kelas guru Son. Ibu Hwi Young mengingatkan tentang tes level.

Soo Bin sendiri hanya diam padahal ibu sudah mencubitnya. Dia nggak suka dengan ibunya memohon sama ibu Hwi Young.

Hwi Young pulang. Dia menyapa ibunya dan ibu Soo Bin sopan. Ibu Soo Bin memuji betapa tampannya Hwi Young.

Soo Bin terus diam. Dia sedih. Nggak suka.



Soo Bin dan ibunya keluar dari rumah Hwi Young. Ibu juga sebenarnya nggak suka sama ibunya Hwi Young. Ia meyakinkan Soo Bin yang diam saja kalo penghinaan nggak akan berlangsung lama. Ia kengaku nggak punya pilihan.

Soo Bin mendadak minta maaf. Maaf karena dia bukan murid top kayak Hwi Young.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 2 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email