Monday, September 30, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 10 part 3


All content from MBS



Risa bangun duluan. Dia keluar kamar dan kaget banget lihat ruang tamu. Kayak nggak percaya orang sempurna kayak Fukami ternyata bisa...bikin berantakan.

Baju berserakan dimana-mana. Gelas dan wine di meja.

Fukami bangun dan langsung keluar nyariin Risa. Dan saat melihat Risa masih ada di rumah dia lega. Dia meluk Risa erat banget. Dia nggak mau ngebiarin Risa pergi lagi.

Risa nggak bilang apa-apa.




Sebelumnya Yuki menawarkan akan membantu kalo emang Risa mau putus sama Fukami. Dia tahu kalo Risa berpikir kalo dia nggak aman bersama Fukami dan lelah bersamanya. 

Risa membantahnya. Dia nggak ninggalin Fukami dengan alasan semacam itu.

Yuki heran dengarnya.

Risa mengatakan alasannya. Ia merasa hanya membuat Fukami dalam masalah kalo mereka tetap bersama.

Yuki memberitahu kalo masalahnya adalah pikirannya Fukami nggak tahu di mana dan juga melupakan banyak hal. Dia nggak bisa tidur, marah-marah mulu dan selalu berlari ke arah tembok. Fukami bahkan nggak bisa tersenyum pada klien dan membuat mereka takut.

Risa nggak nyangka kalo Fukami orangnya kayak gitu.

Yuki tersenyum dan melanjutkan betapa berartinya Risa buat Fukami. Di dunia ini hanya ada satu orang yang bisa memberi dan mengambil kebahagiaannya. Dan orang itu adalah Risa.

Risa merasa tersentuh. Dia janji pada Yuki buat jadi lebih kuat dan nggak akan nyerah lagi.




Fukami mau ngajak Risa ke suatu tempat. Sayangnya Fukami nggak mau ngasih tahu dimana tempatnya.

"Rahasia"

Sudah sampai. Fukami nyuruh Risa buat membuka matanya.

Mereka ada di gereja. Risa senang melihat keindahannya. Fukami meluk Risa. Dia senang lihat Risa tersenyum lagi. Dia mengaku sangat bahagia. Ih, Fukaminya sampai nangis lagi. Cup cup cup!!!

Dia merasa kalo ada baiknya mereka putus. Dia sendiri masih sangat mencintai Risa. Dan dia nggak akan nelepaskan Risa lagi.

Risanya malah ikut nangis. Pun orang kayak dia...

Fukami menghapus air mata Risa.

Risa melanjutkan kalo dia cuman mahasiswa biasa yang bisa Fukami temuin di mana aja. Nggak istimewa. Nggak bisa ngelakuin apa-apa selain membuat masalah. Dia bahkan membuat Fukami terluka. Untuk orang seperti dirinya berasa di sisi Fukami apa Fukami akan bahagia?

Fukami tersenyum. Dia membelai rambut Risa. Kalo Risa nggak bersamanya maka selamanya Fukami nggak akan pernah bahagia.

Risa nangis. Dia melepaskan pelukan Fukami dan minta maaf karena telah mengabaikan perasaan Fukami. Dia memohon agar Fukami membiarkannya berada di sisi Fukami lagi.

Fukami tersenyum. Dia menjanjikan melindungi Risa sekarang dan selamanya.

Fukami menghapus air mata Risa. Ke depannya ia akan lebih membahagiakan Risa. Janji.




Fukami mengambil sesuatu di sakunya lalu berlutut di depan Risa. Dia meraih tangan Risa dan nemakaikan cincin berlian di jarinya.

"Shiragi Risa, menikahlah denganku"

Risa nggak bisa jawab. Fukami mencium tangannya. Risa tersenyum lalu mengangguk. Dia mau.

"Tolong jaga aku dengan baik"

Fukami bangkit lalu meluk Risa.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 10 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email