Saturday, September 21, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 7 part 3


All content from MBS



Fukami meluk Risa dan mendekapnya erat. Dia nyiumin Risa dan ngasih tahu kalo mukanya anak kecil nggak kayak gitu.

Ia melepaskan pelukannya dan memutar tubuh Risa agar ia bisa melihat wajah Risa. Dia ingin melihat sisi dewasa Risa. Dia nyuruh Risa buat menciumnya.

Risa menurut. Dia jinjit dan nyium Fukami.

Fukami menarik Risa ke tempat tidur dan nyuruh dia buat ngelakuin hal-hal yang biasa dia lakuin ke Risa kalo di tempat tidur (hmm?)

Dan Risanya juga nurut-nurut aja. ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ๐Ÿ™ˆ. Sampai akhirnya Risa nyerah. Dia nggak bisa ngelanjutinnya.

Fukami tersenyum seolah sudah menduganya. Dia membalik Risa dan nyaranin buat pelan-pelan aja. Jangan dipaksain.




Risa cerita ke Naccan kalo dia akan tinggal bareng sama Fukami. Ternyata Naccan malah senang dengarnya. Secara ada penguntit juga. Sekarang dia bisa lega.

Risa berterima kasih. Naccan cerita kalo dia juga sudah move on.

"Akutsu?"

Naccan membantahnya malu-malu. Tapi kayaknya emang bener, deh. Dia nanyain kenapa Risa bisa berpikir begitu?

Risa memberitahu kalo waktu itu dia lihat Naccan sama Akutsu keluar bareng dari kafe.

Naccan nggak bisa membantah lagi. Risa menggodanya kalp dia sangat imut.

Naccan merasa malu sampai nutupin mukanya.


Risa sudah dapat kunci dari Fukami. Pulang kuliah dia langsung pulang ke rumah Fukami.

"Aku sudah datang!"

Lah, ternyata Fukaminya sudah ada di depan pintu.

Fukami protes. Bukan gitu. Risa tersenyum malu-malu dan meralatnya.

"Aku pulang!"

Fukami menghampiri Risa.

"Selamat datang di rumah"

Kata hati Risa. Jadi inilah. Tinggal bersama Fukami dimulai.

Fukami mengambil tas Risa dan membawanya masuk. (Kayak main rumah-rumahan. Nunggu anggota keluarga pulang di depan pintu dan mengucapkan selamat datang๐Ÿ™Š๐Ÿ™Š)

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 7 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email