Monday, September 23, 2019

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 8-1


All content from MBS




Fukami sakit. Risa sudah nempelin koyo pereda demam di keningnya. Ia bangun.

Risa datang membawakan handuk dan air minum. Apa Fukami mau ke toilet? Fukami mengaku haus.
Risa langsung memberikan air yang dibawanya.

Fukami menerimanya dan berterima kasih.

Risa membantu Fukami untuk duduk.

Fukami nyuruh Risa buat tidur di kamar lain malam ini. Ia mengaku bisa menjaga dirinya sendiri.

Risa meletakkan gelas Fukami dan menidurkannya. Dia nggak bisa. Dia demam. Risa mau nyelimutin Fukami.

Fukami nolak dan bilang kalo dia baik-baik aja. Selama ini dia bisa menanganinya sendiri.

Risa langsung merasa sedih. Dipikirnya dia nggak bisa menjaga Fukami?

Fukami membantah. Dia cuman nggak mau Risa tertular.

Risa memotong. Fukami b*doh! Ia duduk membelakangi Fukami. Dia ingin Fukami mengandalkannya di waktu kayak gini. Seenggaknya bolehin dia mengkhawatirkannya. Dia mungkin nggak sebaik Fukami. Tapi mulai sekarang mereka akan tinggal bersama. Jadi tolong jangan bilang dia baik-baik aja sendirian.

Fukami tersenyum. Dia ngambil masker di meja dan memakaikannya ke Risa. Ia akan hati-hati biar Risa nggak tertular.

"Bisakah aku bergantung padamu?"

Risa mengangguk mengiyakan.

Tuan Rumah dan Ibu




Risa membersihkan punggung Fukami pakai handuk. Fukami memberitahu kalo itu pertama kalinya ada orang yang peduli padanya.

Risa tersenyum. Lah, dia bahkan nggak tahu kalo Fukami demam. Dia sangat nggak berguna. Tapi dia akan merawat Fukami sampai dia sembuh.

Fukami berbalik dan memakai bajunya kembali. Ia menatap Risa dan membuka maskernya. Dia ingin nyium Risa tapu nggak jadi.

Dia nggak bisa nyium Risa sekarang. Risa mengangguk dan memakai maskernya kembali.

Tapi Fukaminya nggak bisa nahan kayaknya. Dia main nyosor aja ke lehernya Risa. Dasar vampir!

Ia tersenyum. Setelah ia sembuh nanti, bibirnya Risa akan jadi hadiahnya. Risa tersipu malu dan mengangguk mengiyakan.

Fukami lalu meluk Risa. Kalo ada Risa ternyata sakit juga nggak buruk. Ia melepaskan pelukannya dan meminta Risa agar tetap di sisinya selamanya.

Risa mengangguk. Ia bangkit mau ngambil handuk yang baru.


Ponsel Fukami bunyi. Yang nelpon wanita dan manggilnya Hiroto. Dia dengar Fukami sudah bertunangan?

Fukami kayak nggak suka sama wanita itu.


Fukami sudah sembuh. Dia mau berangkat ke kantor. Risa mengantarnya ke depan pintu. Ia mengangguk dan berpesan agar Fukami berhati-hati.

Fukami membisiki Risa dan bilang kalo nanti malam dia akan...hmm.

Fukami pergi. Risa terpaku. Dia jatuh. Fukami emang beneran sudah sembuh.



Risa habis belanja. Pas mau pulang tahu-tahu ada seorang wanita yang menghampirinya. Orang itu menanyakan apa Risa tunangannya Fukami?

Risa mengangguk dan bertanya orang itu siapa?

Wanita itu senang karena ia benar. Akhirnya dia nemuin Risa. Ia melepaskan kacamatanya dan dengan centil memperkenalkan diri. Dia ibunya Hiroto Fukami.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Coffee and Vanilla episode 8-1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email