Saturday, September 7, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 5 part 3


All content from jtbc




Jun Woo ada di ruang BK. Chan Yeol yang kebetulan lewat nerasa penasaran dan akhirnya ngintip. Guru mengaku ngerti gimana perasaan Jun Woo yang baru aja kehilangan sahabatnya makanya dia melakukan itu sebagai sarana buat melindungi diri. Jun Woo nggak bisa mengendalikan emosinya sehingga mengarah pada kekerasan dan agresi yang impulsif.

Gurunya ngomong terus. Jun Woo memalingkan wajahnya melihat keluar. Pesan guru seolah nggak terdengar lagi.



Hwi Young nelpon ibunya dan ngasih tahu kalo semuanya berjalan dengan baik.

Di rumah ibu lagi minum nggur seorang diri. Ia merasa kalo Hwi Young beruntung soalnya ayah nggak tahu. Ibu berpesan agar Hwi Young nggak melakukann6a lagi. Ngerti?

Hwi Young mengiyakan dan minta maaf sama ibu.

Ibu ngambil gelasnya lagi. Ada gambar ayah jadi sampul majalah dengan judul artikel gimana dia beranjal dari pegawai biasa menjadi CEO?

Ih, ibu kayak nggak suka lihatnya.



Oh Ssaem kebetulan lewat dan lihat Hwi Young. Dia manggil Hwi Young lalu nenghampiri. Oh Ssaem mengaku sudahdengar hasilnya kalo Jun Woo salah pham sama Hwi Young dan KiTae. Oh Ssaem menanyakan apa itu benar.

Tanpa ragu Hwi Young membenarkan. Oh Ssaem tertawa. Menurutnya Hwi Young nggak mungkin bohong. Oh Ssaem lalu minta maaf. Selama ini dia selalu ngelihat dari sudut pandangnya Jun Woi. Padahal Hwi Yoyng juga kan muridnya.

Hwi Young menenangkan. Menurutnya Jun Woo cuman lagi nggak beruntung dan Oh Ssaem cuman lagi pingin membela yang nggak beruntung. Doa bisa ngerti.

Oh Ssaem terdiam dengar kata-kata Hwi Young.

Hwi Young berterima kasih lalu pamit.


Oh Ssaem kayak nggak habis pikir. Nggak beruntung? Beliau lalu lihat Hwi Young yang sudah membaur sama teman-temannya. Semoga aja permintaan maaf Oh Ssaem nggak sia-sia.


Oh Ssaem kembali ke ruang guru. Rekannya merasa kalo Oh Ssaem pasti lega sekarang. Soalnya jadi wali kelas itu melelahkan.

Oh Ssaem hanya diam.

Wakepsek masuk. Rekan Oh Ssaem manggil dia. Oh Ssaem lalu bangkit sambil bawa surat pengunduran diri.

Wakepsek yang lagi nelpon nggak bisa ngomong sama Oh Ssaem. Dia menolak surat penginduran diri Oh Ssaem.

Oh Ssaem males debat dan milih buat pergi gitu aja. Wakepsek mengejarnya. Lah, guru-guru yang lain aja sampai heran lihatnya.


Soo Bin lagi ngumpul sama teman-temannya. Chan Yeol sama Da Heen lagi pada ngebahas soal Jun Woo. Soo Bin sendiri hanya diam dan mendengarkan.

Soo Bin nggak tahan. Dia khawatir sama Jun Woo. Ia lalu bangkit dan pergi.



Jun Woo menginjak kaleng minuman di tempat pemilahan sampah. Soo Bin datang. Dia melarang Soo Bin bertanya apa dia baik-baik aja. Jawabannya enggak.

Soo Bin ngasih tahu kalo dia nggak mau bilang itu. Ia merasa kalo ada masalah antara Jun Woo dan Hwi Young. Dan itu sebabnya Jun Woo mukulin Hwi Young di pemakaman.

Jun Woo menanyakan apa Soo Bin kesal karena dia mukulin Hwi Young? Iyalah Soo Bin kan pacarnya.

Soo Bin kayak terluka dengarnya. Kenapa Jun Woo bilang itu? Dia emang nggak bisa banyak ngebantu, tapi dia ingin membantu kalo Jun Woo diperlakukan nggak adil.

Jun Woo malah marah. Kenapa Soo Bin mau membantunya? Kasihan? Dia dipaksa pindah dan terus membuat masalah. Dia juga baru kehilangan satu-satunya temah. Itulah sebabnya.

Soo Bin membantah. Bukan karena kasihan.

Jun Woo menyudahi. Dia baik-baik aja meski tanpa belas kasihan dari anak terlindung kayak Soo Bin.

Habis ngomong gitu Jun Woo malah kayak nyesel. Selama ini dia sudah menahan emosinya dengan baik. Tapi kenapa dia melampiaskannya ke Soo Bin?


Soo Bin nunduk. Tadinya dia cuman pingin tahu keadaannya Jun Woo. Tapi kalo dia cuman bikin Jun Woo makin marah dia minta maaf.

Soo Bin berbalik dan pergi. Jun Woo cuman ngelihat doang dan nggak berniat buat ngejar.


Soo Bin balik ke kelas dan merapikan pulpennya. Ih, Da Heen ngobrol mulu sama Oh Je.

Jun Woo juga kembali ke kursinya dan dia terus melihat Soo Bin.

Pil Sang tahu-tahu masuk dan ngasih pengumuman kalo Oh Ssaem ngundurin diri. Anak-anak pada kaget dan nggak percaya.



Hwi Young masuk kelas dan nyuruh Pil Sang buat duduk. Chan Yeol nanya ke Hwi Young selaku ketua kelas. Apa bener Oh Ssaem ngundurin diri?

Hwi Young membenarkan. Dia nggak tahu apa yang terjadi tapi pasti ada masalah. Wali kelas masuk rumah sakit lagi. Akan butuh waktu sampai dapat wali kelas yang baru.

Dia lalu ngungkit tentang UTS bentar lagi. Dia sudah membuat latihan soal dan ringkasan buat belajar.

Anak-anak lalu pada tepuk tangan muji-muji Hwi Young. Hwi Young berharap agar teman-temannya belajar dan dapat nilai bagus. Ringkasannya hanya ia bagikan pada teman sekelas aja.

Ro Mi nyeletuk. Dia tahu kalo itu dibagikan ke kelas lain cuman bikin Hwi Young rugi.


Oh Ssaem masuk kelas dan lihat ada Hwi Young lagi ngomong. Anak-anak langsung nanyain apa benar Oh Ssaem mengundurkan diri. Mereka kayak nggak rela. Hwi Young kembali ke tempatnya dan nyuruh Oh Ssaem buat pamitan.

Soo Bin menyarankan agar Oh Ssaem tetap ngajar sampai wali kelas mereka kembali.

Hwi Young meminta teman-temannya untuk nggak bertanya dan membiarkan Oh Ssaem memberikan kata-kata terakhir.

Jun Woo mengemasi bukunya. Dia nggak mau mendengarkan Oh Ssaem karena sekarang bukan gurunya lagi.

Oh Je manggil Jun Woo dan melarang. Hwi  Young di depan malah senyum-senyum.

Oh Ssaem minta agar Jun Woo mendengarkannya dulu. Itu bukan pesan terakhir kok. Dia emang mau ngundurin diri. Tapi dia berubah pikiran. Itu emang pejerjaan rendah tapi paling aman.

Anak-anak langsung bisa pada senyum lagi. Oh Ssaem lalu ngumumin kalo dia adalah wali kelas dari kelas 11-3. Anak-anak nggal nyangka. Mereka lalu tepuk tangan.


Habis minta maaf sama Hwi Young Oh Ssaem dapat telpon dari Kim Ssaem. Wali kelas 11-3.

Dan pas Wakepsek ngejar ... Oh Ssaem ngingetin kalo Wakepsek nyuruh dia buat ngosongin makanya dia ngosongin semuanya.

Wakepsek minta Oh Ssaem buat bertahan seenggaknya sampai wali kelas 11-3 kembali. Dia dirawat lagi di rumah sakit.

Oh Ssaem nggak mau dan mau pergi aja. Wakepsek nahan dia lagi dan mohon supaya Oh Ssaem mau jadi asisten guru lagi.

Oh Ssaem nggak mau. Dia minta dijadiin wali kelas mereka.


Anak-anak tepuk tangan denger cerita Oh Ssaem.

Oh Ssaem nemuin Ki Tae dan Hwi Young. Selaku wali jelas dia akan ngawasin mereka. Ia amat menantikannya.

Jun Woo nyari pusat Tinjauan Klarifikasi Remaja Seoul.


Pas dia mau kesana ketemu sama Hwi Young di dekat tangga. Ia menanyakan apa Jun Woo mau berangkat kerja? Pasti sulit. Bentar lagi ujian. Mereka lalu jalan melewati Jun Woo.

Jun Woo tahu-tahu manggil Ki Tae dan bertanya apa dia puas sekarang? Karena hidupnya nggak hancur?

Teman-teman Ki Tae dan Hwi Young terpancing ereka mau maju tapi Ki Tae mencegah.

Jun Woo berjalan. Oh Ssaem manggil. Dia melihat jam lalu ngangguk. Sudah waktunya.


Jun Woo ketemu sama Gyeon Hyeok. Dia memberitahu kalo si br*ngsek Jung Hoo berterima kasih karena mereka mau makan bersamanya. Itu sangat berarti karena biasanya ia dan Jung Hoo hidup sendiri. Melayang kemana-mana kayak butiran debu. P

Gyeon Hyuk nggak tahan dan mau balik. Jun Woo memanggilnya. Dia berpesan agar Gyeon Hyuk jaga diri baik-baik.


Oh Ssaem ternyata nungguin di luar. Ia bertanya apa dia sudah selesai ngobrolnya? Jun Woo ngangguk.

"Senang sudah ketemu?"

Jun Woo tersenyum dan ngangguk.


Mereka jalan bersama. Oh Ssaem merasa malu. Padahal pas nelpon dia semangat banget. Jun Woo merasa kalo itulah pesona Oh Ssaem. Naif.

Oh Ssaem ngasih tahu kalo dia sekarang punya tujuan. Dia pingin jadi guru yang dipercaya sepenuhnya sama Choi Jun Woo.

Jun Woo ngasih tahu kalo dia percaya sama Oh Ssaem.

Oh Ssaem nggak percaya. Soalnya itu tertulis jelas di kepalanya. Oh Ssaem mau melihat keningnya Jun Woo tapi nggak diijinin. Nanti style rambutnya rusak. Oh Ssaem nggak mau dengar dan ngacak-ngacaknya lagi.

Jun Woo berterima kasih karna Oh Ssaem mau datang bersamanya.

Oh Ssaem merangkul Jun Woo dan memintanya buat melupakan semuanya. Mulai lembaran baru. Berhenti bersikap depresi dan nyalahin diri sendiri. Jun Woo mengiyakan.

"Kamu terkejut pas aku bilang mau ngundurin diri?"

"Nggak!"

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 5 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email