Monday, September 9, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 6 part 1


All content from jtbc





Soo Bin ngasih tahu kalo dia peduli sama Jun Woo bukan karena dia kasihan tapi karena dia suka sama Jun Woo. Ia menanyakan apa yang akan Jun Woo lakukan?

Sepeda Jun Woo tahu-tahu meluncur gitu aja tanpa bisa dia kendalikan. Soo Bin berlari mengejarnya. Jun Woo baru berhenti saat dia menabrak pagar.

Pemilihan Waktu Aksi dan Reaksi.

Soo Bin nolongin Jun Woo yang jatuh dan bertanya apa dia nggak papa? Lah Jun Woonya malah lebih mengkhawatirkan sepedanya, Bumbi.

Soo Bin lalu meledek pingin dikenalin sama Bumbi. Jun Woo malah nenghindar dan bilangnya nggak gitu.

Ro Mi kebetulan lewat dan nelihat mereka. Dia kayak nggak suka gitu.




Jun Woo dan Soo Bin jalan bareng. Yang Soo Bin kayak nyesel dah nembak Jun Woo, yang Jun Woo kayak mau ngasih jawaban ke Jun Woo.

Dan pas mau ngomong mereka malah barengan. Soo Bin merasa sennag. Dia mengira kalo Jun Woo mau ngasih jawaban tentang pernyataannya barusan.

Jun Woo mempersilakan Soo Bin buat ngomong duluan.

Lah Soo Binnya langsung menganggap kalo dia ditolak. Akhirnya dia mengatakan kalo ucapannya tadi cuman bercanda. Dia cuman pingin lihat tibdakan Jun Woo. Ih, walaupun sebenarnya Soo Bin nyesel mengatakannya.

Jun Woo malah jadi terdiam.

Soo Bin jadi nggak nyaman dan mau jalan duluan. Jun Woo tahu-tahu menanyakan apa Soo Bin beneran akan ninggalin rumah? Soo Bin nggak mau jawab. Itu bukan urusanmu.

Ia lalu lanjut jalan lagi. Meski sebenarnya Soo Bin nyesel sudah bilang begitu ke Jun Woo.

Jun Woo sendiri juga menyesali ucapannya


Jun Woo sampai ke minimarket dan mendapati Min Ji lagi telponan dan apa yang dikatakannya sama kayak apa yang lagi Jun Woo alami.

Pemilihan waktu yang tepat akan menentukan segalanya.

Min Ji melihat Jun Woo nggak semangat dan menanyakan apa ada masalah? Jun Woo membantahnya.

Min Ji manggil dia dan memintanya buat hati-hati sama Soo Bin yang menurutnya baik dan polos tapi sebenarnya jahat.

Jun Woo nggak menanggapi dan langsung masuk ke ruang karyawan. Dia nyesel.



Soo Binnya juga nggak bisa tenang. So ye manggil dan memintanya buat nggak nyalahin diri sendiri.

Soo Bin heran. Gimana So Ye bisa tahu kalo dia nyalahin diri sendiri? Ap mereka mendengarkan...?

Ternyata yang mereka maksud adalah pembicaraan dengan ibunya. Lah Soo Bin malah sudah lupa sama masalah itu.

Chan Yeol jadi khawatir. Apa ibunya Soo Bin mukulin kepalanya yang menyebabkan dia lupa ingatan jangka pendek?

Da Heen menyarankan agar Soo Bin nelpon ibunya dan minta maaf. Atau kalo enggak dia akan kehilangan uang saku dan hukumannya diperpanjang.

Soo Bin menolak. Dia nggak mau pulang sebelum ibunya minta maaf. Dia lalu menanyakan adakah yang mau menampungya? Hadeuh, mereka langsung pada ngehindar.

So Ye dapurnya lagi di renovasi jadinya berantakan. Nggak bisa. Da Heen, pura-pura nggak denger. Chan Yeol, mengalihkan pembicaraan.

Hhh, Soo Bin nyerah.


Ro Mi sedang mengikuti tes level. Ponselnya bunyi dan ia nggak menanggapinya


Ibu ngomong sama Son Ssaem dan nemintanya buat nerima Soo Bin lagi. Son Ssaem enggan masalahnya Soo Bin nggak mau ngikutin kelasnya

Ro Mi yang baru aja keluar nggak sengaja mendengarnya. Dia lalu menghampiri mereka dan menyapa ibunya Soo Bin. Ia memperkenalkan diri dan dia temannya Soo Bin.


Ibu pulang dengan perasaan marah. Apalagi setelah dengar dari Ro Mi kalo Soo Bin memberinya kesempatan buat masuk kelasnya Son Ssaem setelah dia keluar. Terima kasih.

Ibu membantahnya dan mengatakan kalo Soo Bin nggak keluar.

Ibu marah-marah di dalam mobil.




Jun Woo menggambar wajah Soo Bin saat sedang bekerja. Tiba-tiba ia teringat pernyataan cinta Soo Bin. Ia mencoba buat nggak ngingat-ngingat lagi

Ro Mi lewat di depan minimarket tempat Jun Woo kerja. Dia merasa Soo Bin konyol karena berusaha buat milikin semuanya.

Ia masuk dan menyapa Jun Woo. Nanyain macem-macem sampai mau minjemin buju catatan segala.

Jun Woo salah nyebut nama Ro Mi. Dia malah ngira kalo nama Ro Mi adalah Chan Yeol dan bilang lagi sibuk. Ro Mi langsung kecewa.

Jun Woo lalu meralatnya. Da Heen?

Seorang pelanggan selesai belanja dan mau membayar. Jun Woo melayaninya dengan baik.

Ro Mi merasa kalo Jun Woo mau melucu. Tapi Jun Woo salah sebut lagi. So Ye? Ro Mi kesal dan nyebutin namanya yang srbenarnya Hwang Ro Mi.

Jun Woo sibuk melayani pelanggan sehingga nggak bisa ngomong sama Ro Mi. Ro Mi kesal lihatnya dan langsung keluar gitu aja. Gimana bisa Jun Woo nggak tahu namanya kalo suka sama dia?



Mobil ayah datang. Ayah nanyain tes level Ro Mi.

Jun Woo keluar dan memberikan buku catatan Ro Mi yang ketinggalan.

Ayah mengenalkan diri kalo dia ayahnya Ro Mi.

Ro Mi masuk ke mobil dan nyuruh ayah buat jalan.

Ayah menanyakan apa tadi teman sekelas Ro Mi. Menurutnya dia anak baik karena kerja paruh waktu.

Ro Mi kesal karena ayah ngomong sama Jun Woo. Harusnya diam aja. Ayah menanyakan apa dikiranya ayah sipirnya Ro Mi?




Minimarket Jun Woo dapat pesanan dari tempat kursus. Rekan Jun Woo mau mengantarkannya dan minta Jin Woo buat menjaga toko.

Jun Woo tahu-tahu mau mengantarkannya.

Di tempat kursus Jun Woo malah melihat Sang Hoon.

Sang Hoon ke atap dan mer*kok. Ia menghampirinya. Sang Hoon menanyakan apa ibunya Hwi Young ngirim makanan lagi? Jun Woo mengiyakan.

Sang Hoon nawarin r*kok ke Jun Woo tapi Jun Woo menolak. Sang Hoon nenanyakan apa Jun Woo pingin bicara dengannya?

Jun Woo nyinggung tentang jam tangan Son Ssaem. Sang Hoon menolak buat ngomongin soal itu. Dia nggak mau terlibat.

Sang Hoon berniat pergi.

Jun Woo mengaku tahu kalo Sang Hoon nggak akan ngomong sana siapapun. Meski dia lihat kalo Hwi Young yang mencuri jam tangan itu. Ia hanya menggunakannya buat menggoda Hwi Young. Ia menunggu saat yang tepat buat mengungkapkannya.

Sang Hoon malah tersenyum.

Jun Woo melanjutkan kalo pada hari itu, apa yang sebenarnya terjadi? Tepat srbelum Hwi Young mencuri jam tangan itu?

Sang Hoon memikirkannya. Ia lalu memberitahu kalo hari itu Son Ssaem memujinya karena keahlian matematikanya. Pasti itu yang nembuat Hwi Young marah dan membuatnya ingin mencuri jam tangan itu. Ia memberitahu kalo itu sering terjadi. Ibunya Hwi Young selalu melibatkan diri dan melindungi Hwi Young. Andai dia punya ibu kayak ibunya Hwi Young.


Jun Woo pulang. Ia berniat buat mengungkapkan orang kayak apa Hwi Young sebenarnya. Ia ngerasa harus memperbaiki keadaan.


Soo Bin menginap di rumahnya Chan Yeol. Ibunya mengiriminya pesan. Mereka bertengkar lagi. Chan Yeol menghampirinya dan ngerasa kalo Soo Bin terlalu berlebihan.

Soo Bin mengaku nggak tahu. Dia nggak bisa nengendalikan jari-jarinya.

Chan Yeol membaca kartu dan memberitahu kalo Soo Bin nggak bisa mengalahkan ibunya.

Soo Bin nggak percaya. Waktu itu Chan Yeol malah bilang kalo tadinya Chan Yeol bilangnya dia bisa mengalahkan ibunya dan menyuruhnya buat terus maju. Lah Chan Yeol malah nggak ingat pernah ngomong gitu.




Tanpa di duga Da Heen dan So Ye datang. Mereka berempat lalu senang-senang pesta piyama malam itu. Mereka memutar musik dan menari bersama di tempat tidur.

Ki Tae mengirim pesan ke So Ye dan menanyakan apa So Ye masih marah? Ia ada di depan rumah So Ye. Dia nggak akan pergi sebelum So Ye keluar.

Jun Woo terus kepikiran sama Soo Bin. Gimana sedihnya Soo Bin saat dia kekeuh pergi sama ibunya.

Jun Woo lalu ngirim pesan ke Soo Bin. Apa kamu beneran ninggalin rumah? Apa kamu baik-baik aja?

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 6 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email