Friday, September 13, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 6 part 2


All content from jtbc



Jun Woo beneran nggak tenang mikirin Soo Bin. Soo Bin nggak pulang? Nggak dia yakin kalo Soo Bin akan pulang. Tapi kalo pulang juga bahaya jalan di malam hari.

Ia lalu mengambil sekeping koin. Bertaruh antara akan mengantarnya atau enggak. Dan setelah koinnya di lempar yang keluar adalah nggak mengantar.

Jun Woo nganggap itu sebagai latihan dan melakukannya sekali lagi.

Ponselnya bunyi. Oh Je ngasih tahu kalo Soo Bin ada di tumah Chan Yeol.

Jun Woo meyakinkan diri buat melakukan yang terbaik.



Soo Ye membalas pesannya Ki Tae. Dia nyuruh Ki Tae pergi dan ngasih tahu kalo dia nginap di rumahnya Chan Yeol sama teman-teman.

Ki Tae lalu ngasih tahu Hwi Young kalo Soo Bin nginap di tempatnya Chan Yeol. Hwi Young lalu melihat pengingatnya. Dia nggak bisa nyelesaiin semua iti hari ini. Ia pun lanjut belajar lagi.


So Ye nggak bisa tidur. Ki Tae ngirim pesan kalo dia ada di depan rumah Chan Yeol dan akan nunggu So Ye biar sampai pagi juga.

Soo Bin juga nggak bisa tidur. Dia kesal ingat gimana ibunya jadi pelayannya ibunya Hwi Young.

Saat ibu mengigau nyebut nama Soo Bin.

So Ye bangkit dan mau pergi. Soo Bin bangun dan nanyain dia mau kemana? So Ye berbohong kalo ibunya menjemput dan ia akan pulang.



So Ye menghampiri Ki Tae yang sudah menunggunya. Ki Tae bangkit mendekatinya sambil senyum. So Ye juga nggak bisa marah lihat senyumnya Ki Tae. Dia ikut senyum juga.

Soo Bin nggal bisa tidur. Diam-diam dia ngambil seragamnya lalu keluar.


Jun Woo jalan menuju rumahnya Chan Yeol. Dalam perjalanan dia melihat ada beberapa pria mabuk yang jalan. Hal itu bikin dia yakin dengan apa yang akan dia lakukan. Di luar emang bahaya.



Soo Bin sudah memakai seragamnya kembali dan keluar dari rumahnya Chan Yeol. Eh, malah ketemu sama Hwi Young. Dia datang untuk mengantar Soo Bin pulang.

Soo Bin menganggap kalo Hwi Young disuruh sama ibunya. Hwi Young membantahnya. Ia mengaku lihat ibunya Sio Bin datang ke sekolah. Ia menduga Soo Bin marah dan memberonyak.

Hwi Young ngajak Sio Bin buat pulang. Dia akan nganterin. Soo Bin menolak. Dia mau pulang sendiri.

Hwi Young maksa. Soalnya gang di depan gelap.

Soo Bin akhirnya mau diantar sama Hwi Young.



Jun Woo datang. Dia melihat kalo Soo Bin sudah jalan sama Hwi Young. Ia kecewa karena lamban.

Soo Bin jalan sama Hwi Young. Ia berpikir kalo Hwi Young pasti stres gara-gara UTS. Ia lalu menanyakan apa ada sesuatu antara Hwi Young dan Jun Woo? Soalnya tempo hari mereka pergi ke ruang BK. Ia merasa kalo mereka kelihat...

Hwi Young ngasih tahu kalo guru BK cuman pingin tahu perkembangannya Jun Woo di sekolah. Dia ditanya apa Jun Woo memukulnya?

Soo Bin menatap Hwi Young seolah nggak percaya.

Hwi Young kayak tersinggung. Apa Soo Bin kira dia bohong?

Soo Bin membantahnya. Dia menggoda Hwi Young yang nampak sedikit kesal. Hwi Young membantahya. Dia nggak kesal. Dalam hati Hwi Young bilang kalo Soo Bin mungkin nggak tahu betapa br*ngseknya dia.

Soo Bin meminta agar Hwi Young nggak marah gara-gara hal sepele.

Hwi Young mengatakan kalo dia lagi nggak marah. Mereka jalan lagi. Hwi Young mengaku suka saat dia jadi Ma Hwi Young kecilnya Soo Bin. Dia bisa mencurahkan segalanya buat Soo Bin. Soo Bin juga bisa memarahinya dan mukul pundaknya.

Soo Bin bercanda, apa Hwi Young mau dikasih tamparan kencang di punggungnya? Hwi Young menolak. Soo Bin janji kalo dia nggak akan sakit.

Hwi Young mengingatkan kalo sekarang dah malam. Mereka harus bergegas.

Soo Bin mengatakan kalo mereka bisa lari. Hwi Young tersenyum. Soo Bin nggak akan bisa mengejarnya.

Soo Bin lari duluan. Hwi Young ngejar di belakangnya.



Soo Bin sampai rumah dan menemukan ibu ketiduran di sofa dalam keadaan duduk. Dia manggil ibu tapi ibu nggak merespon.

Soo Bin bilang ke ibu kalo dia akan ngerjain UTS dengan baik. Dia juga janji akan dapat peeingkat teratas buat marematika. Dia minta ibu percaya sama dia sekali lagi.

Ibu membuka matanya dan ngasih tahu Soo Bin kalo mereka nggak bisa santai ngamatin situasi. Mengalami cobaan dan kesalahan, dan merenungkan kesalahan kita.

Ibu mengingatkan kalo sekarang Soo Bin sudah tahun ke-11. Buat Soo Bin harusnya tiap hari jadi musim ujian. Kesalahan kecil aja bisa membuatnya jatuh ke jurang yang curam.


Soo Bin tersenyum dan mendekati ibu. Ia meminta agar ibu memberinya satu kesempatan lagi. Ia bercanda kalo setelah ibu pergi nemuin dia tadi siang lengannya jadi kayak lengannya Ma Dong Seok.

Ibu tertawa dengarnya. Ibu membantahnya. Dia mukul pundaknya Soo Bin dan bukannya lengannya.

Ibu sudah nggak marah lagi. Mereka bercanda asik banget. Ibu lalu pergi.

Soo Bin janji kalo dia bakal giat belajar.


Hwi Young sampai rumah. Ayah nanya dari mana? Hwi Young memberitahu kalo dia hanya jeluar buat melepas penat.

Ayah memarahi Hwi Young karena nggak fokus. Dia merasa frustasi dan gatal.

Hwi Young naik ke atas.

Ayah nyinggung soal wali kelasnya Hwi Young yang kembali dirawat dirumah sakit.

Hwi Young heran gimana ayah bisa tahu? Dia ngasih tahu ayah kalo asisyen guru sudah resmi ditunjuk jadi wali kelas.

Ayah nggak bilang apa-apa dan langsung pergi.


Hwi Young masuk ke kamarnya. Ada ibu di sana. Ibu nyuruh Hwi Young buat duduk di kursi belajarnya. Sekarang masa ujian.

Hwi Young nurut. Ibu bangkit dan menghampiri Hwi Young. Ia memberitahu kalo Hwi Young mungkin nggak akan bisa ketemu sama Soo Bin kalo pergi lagi kayak tadi.

Ibu nepuk pundak Hwi Young dan bilang sayang sama dia.



Soo Bin duduk di meja belajarnya dan membaca pesan dari Jun Woo. Ia rada kesal karena Jun Woo hanya mengatakan itu. Harusnya lebih.

Ia jadi kesal ingat pernyataannya pada Jun Woo. Hari ini terasa memalukan.

Jun Woo sampai rumah. Dia kesal lihat Soo Bin sama Hwi Young. Padahal Soo Bin bilang kalo dia bukan pacarnya Hwi Young. Pembohong.

Jun Woo berbaring. Ia teringat pernyataan Soo Bin yang buru-buru disangkal sama Soo Bin. Katanya dia mengatakannya gara-gara situasi hatinya nggak baik gara_gara ibunya.

Jun Woo bertanya-tanya apa itu juga bohong?


Pas di parkiran sepeda. Jun Woo nyapa Oh Je. Tapi Oh Jenya langsung pergi sama Da Heen.

Soo Bin yang ditinggalin sama Da Heen merasa nggak nyaman dan terpaksa nyapa Jun Woo.

Jun Woo menanyakan kenapa Soo Bin nggak membalas pesannya? Soo Bin beralasan kalo dia nggak melihatnya.

Chan Yeol datang sama So Ye dan Ro Mi.

Soo Bin menyudahi. Karena Bumbi nggak papa...

Chan Yeol penasaran. Bumbi siapa? Soo Bin ngasih tahu kalo itu nama sepedanya Jun Woo.

Jun Woo ngingetin kalo itu rahasia. Chan Yeol menanyakan kalo mereka cukup dekat sampai membagikan nama piaraan. Maksudnya apa?

Soo Bin merasa nggak nyaman dan ngajak teman-teman buat pergi.


Ro Mi malah merasa kalo Jun Woo suka sana dia. Wajahnya kelihatan menggemaskan tiap lihat dia.

Chan Yeol membantah. Bukan Ro Mi tapi Soo Bin.

Soo Bin menengok lihat Jun Woo. So Ye nanyain soal tes levelnya Ro Mi.

Ro Mi sesunbar kalo sudah jelas. Dia ngasih tahu Soo Bin kalo ibunya datang ke rempat kursus kemarin. Kayakya dia marah gara-gara Soo Bin.

Chan Yeol nanyain kapan So Ye perginya semalam?

So Ye meminta maaf. Soalnya ibunya nyuruh dia pulang. Chan Yeol kesal dan manggil mereka penghianat yang menjadikannya sama Da Heen domba korban. Mereka sama sekali nggak bisa belajar.

Lah So Ye nggak tahu kalo Soo Bin juga pulang. Soo Bin mengiyakan.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 6 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email