Sunday, September 22, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 7 part 2


All content from jtbc




Soo Bin duduk bareng teman-temannya habis karaoke. Chan Yeol merasa kalo Soo Bin masih sakit. Sebentar tadi dia gembira tapi habis itu dia jadi murung lagi.

So Ye menawatkan buat nganterin pulang tapi Soo Bin menolak.

Da Heen datang. Dia ngasih tahu kalo Oh Je harus balik ke kedai karena ayahnya nelpon.


Jun Woo sedang membersihkan kaca. Min Ji datang menyuruhnya buat mengelap lebih keras. Ia mengeluhkan tangannya yang sakit. Ia merasa sungkan nyuruh-nyuruh ibunya Jun Woo jadi ia ngangkat-ngangkat barang sendirian.

Jun Woo merasa kalo ibunya melakukan hal yang tepat. Soalnya kaki ibunya bengkak dan harus pakai 2 koyo pereda nyeri.

Min Ji kesal dan mengancam mau lapor ke bos. Jun Woo melarang. Dia janji mau membereskan gudang.

Min Ji senang dengarnya. Tapi sebelumnya dia nyuruh Jun Woo buat makan dulu. Dia sudah nyiapin mie, sosis sama gimbab di meja.

Jun Woo memakan makanan dari Min Ji. Min Ji menghampirinya. Ia berterima kasih. Pas dia mau makan gimbab Jun Woo merasakan kalo tangannya sakit.

Min Ji nggak habis pikir, kenapa Jun Woo selalu nyakitin diri sendiri?

Jun Woo nggak menanggapi. Dia bertanya-tanya apa dia harus ngomong sama Soo Bin?

Jun Woo nanyain kasusnya ke Min Ji. Tapi dia nggak mau ngaku kalo itu dia. Oh Je temannya.

Saran dari Min Ji malah membuatnya keselek. Masa Min Ji nyuruh ciuman?



Soo Bin juga lagi cerita hal yang sama sama teman-temannya. Lah dia malah bilangnya itu teman SMP-nya. Tapi pas ditanya namanya siapa malah dia nggak mau jawab.

Teman-teman pada menyayangkan. Harusnya kan pria itu nelpon atau seenggaknya ngirim pesan karena itu hari pertama mereka pacaran.

Lah, Soo Bin malah kaget kalo itu sudah dibilang pacaran.

Da Heen mengiyakan. Dia cerita kalo dia sama Oh Je makan bersama di hari setelah dia nembak Oh Je waktu itu.

Chan Yeol merasa kalo orang itu adalah Soo Won sendiri. Soo Bin membantahnya. Chan Yeol yakin banget kalo itu Soo Bin.

So Ye bertanya-tanya Ro Mi lagi kemana. Dia bahkan nggak datanh ke karaoke bareng mereka.

Da Heen memberitahu kalo Ro Mi bilang ke spa mewah sama ibunya.

Soo Bin merasa frustasi. Jun Woo bahkan nggak mengiriminya pesan.

So Ye nelpon Ro Mi nanyain dia ada di mana?

Ro Mi memberitahu kalo dia akan makan malam sama ibunya setelah spa. Nggak usah nungguin dia.


Ternyata Ro Mi nggak ada di spa. Dia lagi ada di tempat kursus. Tapi karena bulanannya terlalu mahal jadinya dia nggak jadi daftar.

Ro Mi lalu nelpon ayahnya. Nanyain kenapa nggak datang?

Ayah meminta maaf dan memberitahu kalo dia harus nganterin direktur rumah sakit ke pedesaan buat urusan mendadak.




Hwi Young masih di kelas padahal sudah hampir malam. Dia masih marah soal ujian matematika yang salah satu nomor.

Oh Ssaem ewat dan melihatnya. Dia heran Hwi Young belum pulang dan menghampirinya.

Dia sudah dengar dari guru matematika. Cuman satu soal doang. Dia menenangkan dan nyuruh Hwi Young buat pulang dan istirahat.

Hwi Young ngasih tahu kalo hidupnya mungkin berubah cuman karena satu soal itu.

Oh Ssaem rada serem lihatnya. Dia tersenyum dan minta agar Hwi Young nggak terlalu berlebihan. Gimana mungkin hidupnya berubah? Ia menasehati kalo lengannya Hwi Young nggak akan sembuh kalo dia terus mikirin itu. Kadang kita harus tahu gimana caranya bersikap ikhlas. Kalo terus terobsesi maka Hwi Young nggak akan menyelesaikan apapun.

Hwi Young malah meremehkan Oh Ssaem. Dia tahu apa? Dia bahkan bukan lulusan Universitas Nasional Seoul. Apa yang Ssaem tahu?

Oh Ssaem terdiam. Hwi Young menatapnya tajam lalu pergi.

Oh Ssaem bangkit manggil Hwi Young tapi Hwi Youngnya nggak peduli dan terus aja jalan. (Dasar, nggak punya sopan santun. Dipanggil sama orang tua juga)


Hwi Young pulang jalan kaki. Ibu ngirim pesan nanyain dia dimana dan diminta cepat pulang. Mereka akan membuat rencana tentang nilai matematikanya.

Soo Bin masih bingung tentang apa yang ia alami itu nyata apa enggak. Dia berniat buat memastikannya.


Jun Woo sudah selesai kerja. Dia mengambil ponselnya. Mengingat apa Min Ji nasehatkan padanya. Ia ingin ngirim pesan ke Soo Bin buat mengkonfirmasi atas apa yang sudah dia katakan.

Ia sudah menulis tapi di hapus lagi. Lebih baik mengatakannya secara langsung.

Ro Mi ternyata nungguin Jun Woo di parkiran. Dia tahu-tahu duduk di boncengan sepeda Jun Woo dan minta dianterin.

Jun Woo merasa kurang nyaman. Dia beralasan kalo ban sepedanya kempis jadi nggak bisa.

Ro Mi malah mau minjem kartu transportasi Jun Woo soalnya dia lupa bawa dompet.

Jun Woo bingung gimana nolaknya. Dia ngasih tunjuk ponselnya tapi kata Ro Mi itu nggak bisa.



Jun Woo dengan sangat terpaksa nemenin Ro Mi nunggu bus di halte. Ro Mi tiba-tiba nanya Jun Woo sukanya sama dia apa sama Soo Bin? Ro Mi merasa kalo Jun Woo menyukainya.

"Jadi gini Moon Chan Yeol..."

Ro Mi meralat kalo namanya Hwang Ro Mi.

Jun Woo mau memberi penjelasan tapi busnya keburu datang.

Ro Mi menarik Jun Woo buat naik.

Lah Soo Bin juga naik bus itu. Dia turun dari pintu belakang sementara Ro Mi dan Jun Woo naik dari pintu depan.

Soo Bin melihatnya. Ro Mi sama Jun Woo naik bus sama-sama. Mereka kayak dekat. Ia ingat kalo Ro Mi merasa kalo Jun Woo suka padanya.


Jun Woo minta ahjussi buat turun. Tapi pas turun malah ponselnya jatuh.

Dan pas dia mau ngirim pesan ke Soo Bin baru sadar kalo ponselnya nggak ada.

Ro Mi berusaha membuka ponsel Jun Woo tapi nggak bisa. Ada sandi angkanya.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 7 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email