Monday, September 23, 2019

Sinopsis Moment at 18 episode 7 part 4


All content from jtbc




Ibu dikabarin kalo Jin Woo kepilih jadi ketua kelas. Oh Ssaem ngasih tahu kalo Jin Woo mengajukan dirinya sendiri. Ia menenangkan ibu dan memberitahu kalo Jun Woo bersekolah dengan baik.
Ibu seneng banget dengarnya. Dia berterima kasih pada Oh Ssaem dan membungkuk berkali-kali.




Jam olahraga. Mereka akan main dodgeball. Jun Woo dan Hwi Young suit buat milih pemain. Jun Woo menang. Dia milih Soo Bin. Sedangkan Hwi Young milih Ro Mi.

Permainan berlangsung sengit antara Jun Woo sama Hwi Young. Guru sampai menegur mereka yang kayaknya mau main sendiri. Kasih bolanya ke yang lain.

Mereka nurut. Bola ke Pil Sang, ke Ro Mi, ke Chan Yeol, ke Oh Je. Oh Je mau ngambil tapi malah sentuhan sama Hwi Young. Dia merasa canggung.

Pertandingan makin seru. Jun Woo berusaha melindungi Soo Bin biar nggak kena bola. Nggak tahu siapa yang melempar tapi dia menargetkan Soo Bin.

Jun Woo sigap pasang badan buat menggantikan Soo Bin kena bola. Soo Bin kaget. Jun Woo?? Akibatnya Jun Woo keluar.



Para murid perempuan berganti baju. Chan Yeol nggak habis pikir kenapa Jun Woo melindungi Soo Bin sampai segitunya?

Soo Bin berpikir kalo Jun Woo cuman pingin menangkap bola. Chan Yeol malah merasa kalo Jun Woo pingin membentuk citra baru sebagai wakil ketua kelas.

Ro Mi lewat dan melempar tatapan tajam ke Soo Bin.

Chan Yeol menyindir Ro Mi.

Da Heen sama So Ye masuk. Da Heen ngaku sakit. So Ye mijat punggungnya.

Soo Bin senyum-senyum mikirin apa yang dilakuin Jun Woo padanya.


Oh Je lagi main basket sendirian. Dia ingat pas main dodgeball tadi. Pas tangannya nggak sengaja kesentuh Hwi Young pas mau ngambil bola.


Para murid laki-laki juga sudah pada ganti pakaian. Hwi Young masuk ruang ganti paling akhir saat yang lain sudah nggak ada.

Jun Woo masuk. Dia melihat lengan Hwi Young pada merah. Nggak ingin Hwi Young tahu kalo dia lihat ia pun sembunyi.

Flashback.


Ayah bilang ke Hwi Young kalo dia sudah membereskan masalah ujian matematika. Dia marahin Hwi Young karena sudah bikin malu. Dia sampai menjilat seseorang cuman gara-gara Hwi Young.

Hwi Young langsung nunduk. Dia minta maaf sama ayah. Ayah kesal karena anaknya pak Cho, Sang Hoon menjawabnya tanpa masalah tapu Hwi Young yang ayah sudah menginvestasikan banyak uang buat belajarnya cuman bisa ngelakuin itu?

Ayah bangkit dan membentak Hwi Young. Nyuruh dia jawab.

Ibu mendelat dan meminta ayah agar nggak ngelakuin itu. Menurutnya Hwi Young sudah melakukan yang terbaik.

Ibu pasang badan di depan Hwi Young dan melindunginya meski Hwi Young minta ibu buat ke atas.

Ayah ngambil tongkat golf. Menurutnya ibu juga harus tanggung jawab. Dia akan ngasih mereka pelajaran.

Ayah mengayunkan tongkat golfnya. Hwi Young memutar tubuh ibu dan membiarkan tubuhnya kena pukul.

Flashback end...


Hwi Young memakai seragamnya kembali. Dia keluar sambil megangin dadanya.

Jun Woo terdiam di sebelah.



Jun Woo menuruni tangga. Sang Hoon manggil dan menanyakan apa Jun Woo mau membersihkan namanya? Ia mau membuktikan kalo Jun Woo nggak salah tentang jam tangan itu.

Hwi Young kebetulan lewat dan dengar. Dia ada di belakang Sang Hoon.

Jun Woo nggak mau. Dah telat!

Sang Hoon nggak habis pikir kenapa Jun Woo nggak mau.

Jun Woo berpikir kalo Sang Hoon cuman kesal sama Hwi Young soal ujian matematika. Urus sendiri dan jangan memanfaatkan dia.

Jun Woo main pergi gitu aja.




Sang Hoon melihat Hwi Young dan memanggilnya. Hwi Young menghindar dan terus jalan.

Sang Hoon kesal karena Hwi Young menggunakan ibunya buat membujuk guru matematika. Dia pasti peringkat satu kalo jawabannya benar. Bisa-bisanya memalsukan jawaban.

Hwi Young pura-pura nggak ngerti, malsuin apa? Guru matematika mengakui sendiri kalo itu salah. Sang Hoon juga nggak lebih baik darinya dalam pelajaran lain. Kenapa nyalahin dia?

Sang Hoon malah cengengesan. Orang tuanya Hei Young melakukan protes dan membuat guru matematika nyerah. Dikiranya dia nggak tahu?

Hwi Young terus megangin dadanya yang sakit. Dia melihat sekitar. Apa Sang Hoon melihatnya sendiri? Punya bukti?

Sang Hoon tersenyum mengejek. Itu bukan salah Hwi Young. Dia cuman piaraan orang tuanya. Dia akan nanyain sama orang tuanya Hwi Young langsung.


Dia nepuk dadanya Hwi Young, tunggu aja! Dia akan memperbaikinya dan mendapatkan juara satu.

Sang Hoon lalu ninggalin Hwi Young. Eh, iya dia lupa, kayaknya Hwi Young bersalah atas sesuatu. Karena nggak secerdas dia.

Hwi Young kesal banget. Rasanya pingin nimpuk tapi dadanya terasa sakit.


Hwi Young menyendiri. Apa yang Sang Hoon bilang tadi ngena banget. Kalo dia piaraan orang tuanya.

Hwi Young nangis.


Jun Woo nungguin Soo Bin di parkiran sepeda. Soo Bin yang lagi sama teman-temannya main jalan gitu aja dan mengabaikan Jun Woo.


Jun Woo datang ke restoran Oh Je. Tempatnya lagi rame. Jun Woo menemui ayahnya Oh Je. Ternyata ayah ingat sama Jun Woo sebagai murid pindahan yang pandai menggambar. Ternyata Jun Woo lebih tampan dari yang ia duga. Hampir setara tampannya sama anaknya.

Ayah lalu manggil Oh Je dan masuk ke dalam. Oh Je ternyata lagi ngasuh adiknya. Namanya Oh Dong. Oh, anaknya nangis terus.

Oh Je meminta Jun Woo buat nunggu. Dia akan ngambilin tteokbokki sama kentang goreng.

Jun Woo mau nolak. Soalnya dia mau...

Ayah tiba-tiba manggil. Ada banyak pesanan pesan antar. Oh Je bingung. Ibu juga nggak segera datang. Oh Dongnya juga nangis mulu.

Jun Woo menawarkan akan membantu mengantar. Oh Je mau aja tapi pesanannya banyak banget. Oh Je lalu minta Jun Woo buat mengasuh Oh Dong aja.


Jadilah Jun Woo ngajak Oh Dong jalan-jalan. Dia ngajak ke taman.

Orang-orang pada ngelihatin. Dikiranya itu anaknya Jun Woo.


Oh Je habis nganterin pesanan dan menghampiri Jun Woo. Oh Je meledek Jun Woo. Cocok banget dah.

Jun Woo mau nanyain sesuatu.

Oh Je ngajak ngomong di tempat lain aja. Di sana panas.

Jin Woo nyebut nama Yoo Soo Bin. Oh Je malah ngiranya ada Soo Bin di sana. Di mana?

Jun Woo nanyain apa Oh Je tahu alamatnya Soo Bin?



Jun Woo menjelaskan perasaannya saat ia menyatakan sukanya pada Soo Bin ke kucing. Lah, kirain tadi sama Soo Bin. Tepok jidad!!!

Ro Mi nggak sengaja lewat dan melihat Jun Woo lagi ngomong sama kucing.


Jun Woo mau ke rumah Soo Bin. Oh Je bilang kalo Soo Bin lagi ada di rumah. Itu berdasarkan informasi dari Da Heen.

Ro Mi manggil Jun Woo. Mau kemana? Ke rumah Soo Bin.

Ro Mi ngajak barengan. Dia juga mau kesana.

Jun Woo berusaha buat menghindar tapi Ro Minya nggak paham. Dia lalu ninggalin Ro Mi.


Ro Mi ngejar Jun Woo dan bilang nerima perasaannya. Mereka pacaran sekarang.

Jun Woo syok. Nggak bisa bilang apa-apa.

Ro Mi mengaku tahu kalo Jin Woo suka sama dia. Dia sudah memukirkannya dan mau nerima Jun Woo. Dia ngajakin pacaran.

Jun Woo merasa ada kesalahpahaman. Dia nggak suka sama Ro Mi.

Ro Mi merasa kalo Jun Woo cuman jual mahal. Dia lihatnya Jun Woo terus menatapnya. Dikiranya dia nggak tahu?

Jun Woo memberitahu kalo dia suka sama Soo Bin.

Ro Mi syok.

Jun Woo melanjutkan. Ro Mi mungkin merasa kalo Jun Woo menatapnya tapi sebenarnya dia sedang melihat Soo Bin. Ia meminta maaf telah nembuat Ro Mi salah paham. Tapi ia harus mengatakan yang sebenarnya.

Ro Mi marah dan mengingatkan kalo Soo Bin pacarnya Hwi Young.

Jun woo membantahnya. Soo Bin sendiri yang bilang itu nggak benar.




Jun Woo melihat ke samping. Soo Bin lagi jalan sama ibunya.

Jun Woo langsung ninggalin Ro Mi dan menghampiri Soo Bin.

Soo Bin sama ibunya mau ke tempat kursus lagi.

Jin Woo manggil Soo Bin. Dia memberi hormat ke ibu dan memperkenalkan diri. Dia temannya Soo Bin.

Ibu mengiyakan. Ada apa?

Jun Woo mau ngomong sesuatu tapi dipotong sama Soo Bin. Dia memberitahu kalo bicaranya besok aja. Mereka buru-buru.

Jun Woo meminta mereka buat nunggu bentaran. Dia menatap ibu dan minta diijinin buat ngomong bentar sama Soo Bin.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Moment at 18 episode 7 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email