Tuesday, September 24, 2019

Sinopsis Vagabond episode 1 part 3


All content from SBS



Hae Ri nyetir mobil sendiri. Nggak lama kemudian dia sampai. Ia turun dari mobil dan lanjut jalan kaki.



Hae Ri sudah berada di sebuah rumah. Ia melapor ke seseorang. Bunuh diri. Sambil menyiapkan pistol ia meyakinkan kalo autopsi nggak akan merubah apapun.

Hae Ri ngambil sebuah pakaian hitam dari kopernya dan membuangnya. Eh, Hae Ri yang membunuh Michael?


Pesawat ke Maroko berangkat. Suasana di pesawat cukup tenang karena sudah malam. Sebagian penumpang sudah tidur.

Pria yang menabrak Hoon tiba-tiba bangkit. Dia jalan ninggalin kursinya dan ke toilet. Di sana dia ketemu sana Co-Pilot yang baru aja ninggalin toilet.

Co-Pilot minta kopi sama pramugari.

Pramugari pergi nganterin kopi buat Co-Pilot.

Pria yang nabrak Hoon menyiapkan sesuatu di dalam toilet. Kayak tabung oksigen. Dia keluar begitu pramugari sudah pergi.

Hadeuh, gelap amat ya. Orang itu membuka sesuatu dan tahu-tahu ada di tempat lain. Dia membuka tasnya dan mengeluarkan barang-barang di dalamnya.

Alat atur oksigen penumpang. Pria itu membukanya dia mengikat tabungnya di sana dan membukanya.

Habis itu dia jalan keluar dan menutup pintunya.



Asap mengepul dan tekanan oksigen terus naik. Pria itu memakai headphone. Tahu-tahi terdengar suara ledakan.

Pesawatnya meledak dan berlubang. Pesawat berguncang. Para penumpang seketika terbangun. Suasana terasa menakutkan.

Pramugari meminta para penumpang untuk mengenakan sabuk pengaman.

Hoon panik. Bingung harus ngapain.

Pilot dan Co-Pilot berusaha buat mengendalikan pesawat dengan melakukan set ulang. Nggak bisa. Tekanan kabin pesawat meningkat. Pesawat berlubang.

Penumpang makin panik. Pramugari menginformasikan kalo pesawat mengalami turbulensi. Mereka meminta penumpang untuk kembali duduk dan nengenakan sabuk pengaman.

Sayap pesawat meledak lagi sehingga pesawat oleng. Semua orang berteriak. Barang-barang berjatuhan. Satu persatu penumpang meninggal.

Pilot ingin melakukan pendaratan tapi semuanya nggak berfungsi. Sementara pesawat makin terbakar.




Hoon masih setengah sadar. Dia bahkan masih bisa membacapesan dari Gun yang bilang kalo dia sayang sama Hoon.

Hoon berniat membalasnya. Belum sampai ia selesai menulis ia meninggal.

Pesawat makin tak terkendali dan akhirnya meledak. Hilang.


Hae Ri sedang berlatih menembak. Kim Ho Sik menelpon. Entah nggak dengar atau sengaja mengabaikan. Panggilan itu sudah yang kesebelas.

Terakhir muncul sebuah pesan yang menyuruhnya buat ke kedutaan sekarang juga. Darurat.



Gun sedang makan siang. Ia habis beli sepatu buat Hoon. Ada berita. Gun yang membelakangi tv masih asik makan sampai dia dengar di sebutkan tentang pesawat B357 yang menuju Maroko dari Incheon jatuh ke laut Maroko.

Gun langsung nenoleh dan nenatap layar tv. Ia bangkit dan mendekat. Sepatu buat Hoon bahkan jatuh.

Ia melihat nama korbannya diantaranya ada Cha Hoon, 11 tahun. Dia langsung nangis. Dadanya nyesek. Sakit banget rasanya.



Presiden akan mengadakan konferensi pers. Ia baru tiba dari Busan dan baru dimake up.

Para menteri menyampaikan informasi terkait kecelakaan itu pada presiden.

Perdana menteri datang dan ingin menyampaikan sesuatu pada presiden.

Para menteri yang lain pergi. Termasuk penata rias presiden.

Perdana menteri duduk. Presiden terus terang mengkhawatirkan bahwa masalah itu yang terjadi di satu tahun terakhir masa jabatannya.

Perdana menteri mengingatkan kalo pesawat yang jatuh adalah B357 yang merupakan model terbaru rancangan Dynamic System. Kemungkinan besar penyebab jatuhnya adalah karena kegagalan pesawat. Ia berpesan agar mereka nggak mengambil posisi formal sampai mendapat laporan dari tim investigasi.

Presiden mengaku harus. Dia bahkan nggak dikasih minum.



Presiden melakukan konferensi persnya. Ia merasa gagal melindungi rakyatnya. Ia merasa malu pada mereka yang jehilangan anggota keluarganya dan menyatakan bela sungkawanya.



Gun menonton video yang diunggah oleh Hoon. Hoon nampak sangat ceria menyapa Gun.

Hoon meminta maaf pada Gin karena sudah marah. Habisnya Gin juga marah. Dia tahu kalo Gun membuang film, CD, dan semua bukunya.

Ia sudah membawa semuanya kembali ke rumah. Dan itu berat banget. Hoon menanyakan kenapa Gun keluar dari pusat Aksi. Katanya pingin jadi pengarah bela diri terkenal dan pergi ke hollywood? Katanya nama barunya Bruce Chan, gabungan dari Bruce Lee dan Jackie Chan?

Hoon merasa kalo pamannya sangat keren saat beraksi. Dia pingin telur goreng pas pulang nanti. Dia mau dua yang enak.

Hoon menutup laptopnya dan nangis. Nyesek banget rasanya.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 1 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email