Saturday, October 12, 2019

Sinopsis Love Affairs in the Afternoon episode 12 part 2


All content from Channel A





Min Young marah. Dia bangkit dan negur Jung Woo. Dah g*la apa? Dia mengingatkan kalo Ji Eun dah punya suami. Jung Woo juga kan ketemu sama suaminya.

Jung Woo mengaku tahu. Itulah sebabnya semakin menyesakkan. Menyiksanya.

Min Young nggak bisangomong ngadepin Jung Woo yang segitu nggak pedulinya.

Jung Woo manggil Min Young dan minta dilepasin.

Min Young nggak tahu gimana caranya dia melepaskan Jung Woo? Jung Woo beneran pingin cerai?

Jung Woo mengiyakan.

Min Young nangis. Dia milih mati. Dia akan mati di depan Jung Woo. Dia nyuruh Jung Woo buat melihat gimana dia mati.

Min Young jalan ke balkon. Dia mau lompat.

Jung Woo mengejarnya dan memeluknya.




Ji Eun masih di ruang tamu. Dia nangis.

Chang Gook jalan keluar nggak tahu mau ke mana. Dia juga nangis.

"Akhirnya kami membuka kotak Pandora. Ketika semua kedurjanaan yang kukurung dalam diriku keluar, kutancapkan belati ke punggung orang yang dulu terpenting untukku"

Min Young terus megangin dadanya. Rasanya sakit.



Jung Woo melihat ke bawah. Ada banyak darah di lantai. Kaki Min Young terluka kena pecahan gelas.

Jung Woo membawa Min Young ke rumah sakit. Min Young mendapar 32 jahitan. Kata dokter kalo sampai lebih dalam lagi maka ligamennya bisa robek.

Jung Woo mengiyakan dan berterima kasih pada dokter.

Ibu dan ayah Min Young datang nggak lama setelah dokter pergi.

Ayah nggak ngerti. Kenapa malam-malam gini?

Jung Woo hanya bisa minta maaf.




Jung Woo mendorong Min Young di kursi roda. Ia akan meninggalkan rumah sakit.

Min Young bilang ke Jung Woo kalo dia akan tinggal di rumahnya ibunya.

Jung Woo diam.

Min Young melanjutkan. Ia memberi Jung Woo waktu satu minggu untuk mengakhiri hubungan dengan Ji Eun lalu datang ke rumah ibunya. Ia akan kembali ke Amerika. Dia muak dengan Korea.

Jung Woo nggak bilang apa-apa.

Min Young mengancam kalo ia akan menghancurkan keluarga Ji Eun kalo sampai Jung Woo nemuin Ji Eun lagi. Selamanya Ji Eun akan dicap sebagai perusak rumah tangga orang.

Jung Woo menatap Min Young. Apa harus sejauh itu?

Min Young menatap Jung Woo sinis. Kenapa? Apa masih belum cukup?

Jung Woo nggak menjawab. Ia hanya menghela dengan mata berkaca-kaca.

Mobilnya ayah dan ibu datang. Sekali lagi Min Young mengingatkan kalo cuman seminggu. Setelah itu kesabarannya habis.

Min Young pergi bersama ayah dan ibunya.

Ayah berterima kasih pada Jung Woo atas hari ini.

Ibu nyuruh Jung Woo untuk pulang dan istirahat. Datang nanti saat akhir pekan. Ibu mau masak yang enak buat Jung Woo.

Jung Woo mengiyakan dan minta mereka buat hati-hati.


Ji Eun diam menatap Mi Deum. Wajahnya pucat. Matanya sembab. Kayaknya dia nangis semalaman.

Ji Eun mendekat dan manggil Mi Deum. Dia nangis lagi. Seandainya ibu nggak ada maka Mi Deum harus tetap bersama ayah.


Jung Woo pulang jalan kaki. Tiba-tiba dia berhenti ingat ancaman Min Young.

Jung Woo merasa nggak bisa. Dia nggak mau Ji Eun mengalami itu.

Jung Woo menatap ke samping lalu duduk di bangku taman.

"Apa yang dipikirkan Sarang saat terbang dari sini? Di saat terakhir saat terang dari jendela balkon. Apa yang dipikirkan Sarang?"



Ji Eun dan Chang Gook lari buru-buru ninggalin rumah. Mereka membawa Mi Deum ke dokter.

Chang Gook nampak nggak tenang menunggu Mi Deun diperiksa.

Nggak lama kemudian dokter keluar. Mi Deum ada di sebuah kotak dan ditutupi dengan kain putih.

Chang Gook syok. Ji Eun nangis. Mereka sedih lihat Mi Deum meninggal. Chang Gook yang paling terpukul.

Dia ngambil kotak itu dari dokter. Dia nangis sambil meraih tangan Ji Eun.

"Sarang terbang, Mi Deum pergi. Telah kuhancurkan satu-satunya cinta milikku"


Chang Gook ngamuk-ngamuk. Dia membanting sangkar barunya dan menyalahkannya atas apa yang terjadi.

Sarang terbang, Mi Deum mati. Sarang Eomma juga.

Ji Eun menarik Chang Gook dan mencoba menenangkannya.

Chang Gook menghempaskan tangan Ji Eun dan kembali menghancurkan sangkar itu.

"Konsekuensi merasakan surga sesaat mungkin lebih buruk dari ini"




Ha Yoon lagi di kantornya Bit Na. Dia sedang membaca sesuatu.

Bit Na menghampirinya dan memberikan kontrak.

Ha Yoon mengambilnya dan membacanya. Ada satu point yang memberatkannya. Kehidupan pribadi harus disepakati dengan pihak terkait. Maksudnya apa?

Bit Na memberitahu kalo seniman jenius yang ia kenalincke Eropa adalah pria lajang yang angkuh yang pernah sekali gagal dalam berumah tangga.

Bit Na mengingatkan kalo Ha Yoon sudah dewasa. Kalo cuman pacaran sih nggak dilarang. Tapi ia minta agar Ha Yoon mengakhiri perselingkuhannya dengan wanita bersuami dan punya anak.

Ha Yoon nggak menanggapi.

Walaupun Eropa lebih terbuka , tapu yang punya uang selalu konservatif.

Ha Yoon menanyakan seandainya dia jadi seniman sukses, apa untungnya baginya?

Bit Na tersenyum dan memberitahu kalo Ha Yoon bisa berbuat sesukanya.

Ha Yoon tertawa dengarnya. Sekarang dia juga bisa berbuat sesuka hatinya.

Senyum Bit Na langsung hilang.

Ha Yoon meraih tangan Bit Na dan mengembalikan surat kontrak itu. Ia mengaku suka sama galerinya Bit Na lalu pergi.

Bit Na kesal. Beraninya Ha Yoon menolaknya.




Soo Ah menjual tas mahalnya ke toko. Ia beralasan kalo tasnya terlalu berat.

Penjaga toko merasa kalo itu terlalu mewah makanya berat.

Soo Ah mencoba melamar menjadi pelatih balet. Sayang dia nggak memenuhi kriteria. Meski ia pernah mendapat tawaran beasiswa sekolah balet di Rusia.

Hanya karena dia nggak kesana.

Soo Ah juga melamar buat mengajar di TK. Dia nggak punya sertifikat mengajar makanya nggak bisa keterima.

Soo Ah pulang. Dia juga melamar menjadi barista tapi sayang mereka hanya mempekerjakan barista profesional.

Di toko roti. Mereka nggak membutuhkan hanya pengalaman di rumah. Harus ada sertifikat membuat roti.

Ia lalu melihat sebuah restoran yang mencari pekerja paruh waktu.



Min Young berjalan menggunakan tongkat. Ia bertemu dengan Chang Gook.

Chang Gook menyapanya ramah.

Min Young diam. Dia seolah muak.

Mereka duduk bersama. Min Young menanyakan apa Chang Gook tahu kalo Ji Eun selingkuh?

Chang Gook yakin kalo Ji Eun akan mengakhirinya. Seperti bermain api, semua orang melakukan kesalahan.

Min Young menanyakan apa Chang Gook tahu pria selingkuhannya?

Chang Gook mengangkat wajahnya dan menatap Min Young.



Min Young berpikir kalo Ji Eun pasti belum ngasih tahu. Dia mau memberitahu tapi Chang Gook menolak mendengarkan. Dia nggak mau tahu karena semuanya sudah berakhir.

Min Young menatap Chang Gook. Nggak habis pikir segitu mudahnya Chang Gook berpikir kalo sudah berakhir.

Ia menyudahi. Ia nggak akan ngomong lagi karena Chang Gook bilang kalo sudah berakhir. Ia meminta agar Chang Gook memastikan Ji Eun nggak akan keluar batas. Jangan mikirin pria itu lagi.

Min Young bangkit. Dia ngambil tasnya lalu pergi.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Love Affairs in the Afternoon episode 12 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email