Thursday, October 17, 2019

Sinopsis Love Affairs in the Afternoon episode 12 part 3


All content from Channel A





Chang Gook syok. Ia teringat kembali di hari saat mereka berempat mengambil foto.

Min Young menanyakan kalo itu kali pertamanya Ji Eun ketemu sama suaminya Min Young.

Ji Eun membenarkan. Dan saat mereka mengambil gambar.

Chang Gook nggak nyangka kalo orang itu adalah suaminya Min Young.

Ji Eun yang jadi sering ngomong sendiri. Dia selalu gugup saat Chang Gook mergokinnya.

Ji Eun yang tiba-tiba mau pergi sama temannya. Chang Gook juga nggak tahu teman yang mana yang Ji Eun maksud.

Chang Gook nangis. Rasanya berat banget buat percaya.


Ji Eun sering pulang malam dan ponselnya nggak bisa dihubungi.

Ji Eun meminta maaf dan mengatakan kalo dia sedang ngobrol sama temannya.

Ji Eun yang mau piknik tapi saat Chang Gook menanyakan siapa temannya Ji Eun nggak mau menjawab.

Ji Eun sering telponan tengah malam. Dia tersenyum dan nampak sangat bahagia.

Chang Gook sakit mikirin semua itu. Berat.


Yoon Ah ada di tempat yang nggak jauh dari Chang Gook. Dia sedih lihat Chang Gook nangis.




Jam pelajaran sudah berakhir. Jung Woo membereskan tasnya dan bersiap untuk pulang.

Chang Gook tiba-tiba datang. Dia jalan mendekati Jung Woo dengan tatapan sinis. Mendadak dia berlutut dan meminta Jung Woo untuk membantunya sekali saja.

Jung Woo nggak nyangka. Ia meletakkan tasnya lalu menghampiri Chang Gook dan memintanya untuk bangkit.

Chang Gook tetap pada poaisinya. Dia memohon meminta bantuan Jung Woo. Ia menangis dan minta Jung Woo melepaskan Ji Eun.

Mata Jung Woo berkaca-kaca. Dia nggak bisa.

Sambil nangis Chang Gook melanjutkan agar jangan sampai Ji Eun sepanjang hidupnya dicap sebagai pezina. Ia akan lebih baik lagi dan hanya akan mencintai Ji Eun sepanjang hidupnya. Ia akan membahagiakan Ji Eun.

Chang Gook meraih tangan Jung Woo. Seonsaengnim, aku mohon.

Jung Woo malah juga ikutan berlutut. Sambil nangis dia minta maaf. Dia juga...

Chang Gook minta Jung Woo buat berdiri.

Jung Woo meminta maaf.

Chang Gook nangis. Dia yang salah.




Soo Ah bekerja di sebuah restoran. Seorang pelanggan marah dan minta diambilkan salad lagi.

Soo Ah mengiyakan dan meminta maaf. Ia mengambil mangkuk pelanggan itu dan membawanya ke dapur.

Ia melewati seorang pria yang nampak mencurigakan.

Young Jae merasa nggak tenang di kantor. Ponselnya bunyi. Ia mendapatkan kiriman foto Soo Ah yang jadi pelayan.

Ia merasa nggak habis pikir. Soo Ah ninggalin rumah demi hidup kayak gini?

Ponselnya Soo Ah bunyi. Ada pesan dari Ha Yoon yang menanyakan kabar Soo Ah. Apa Soo Ah baik-baik aja? Ha Yoon nggak bisa tidur karena memikirkannya. Doo Ah nggak harus menemuinya. Paling enggak ngirim pesan dan bilang kalo dia baik-baik aja.

Ih, Young Jae muak bacanya.



Kang Chul lagi ada di gym. Ponselnya bunyi. Ada pesan yang membuatnya tercengang.

Soo Ah mengantarkan pesanan. Nggak disangka orang itu adalah Kang Chul.

Dengan wajah dingin Kang Chul memesan empat porsi Galbi.

Soo Ah nggak bilang apa-apa dan lanjut menyajikan makanan.


Sudah malam. Soo Ah pulang jalan kaki. Badannya sakit semua. Ia kencium bau bajunya

Soo Ah sampai rumah Ha Yoon. Ha Yoon yang sedang melukis langsung bangkit dan menyambutnya.

"Kenapa malam banget? Sudah makan?"

Soo Ah mengatakan kalo temannya pingin makan galbi. Ia keminta maaf karena makan sendiri.

Ha Yoon tersenyum dan bilang nggak papa.

Soo Ah tersenyum. Dia mau mandi dulu. Ha Yoon bisa mencium aromanya?

Ha Yoon hanya tersenyum.



8 Agustus 2019. Sudah seminggu. Jung Woo mengambil ponselnya. Ji Eun mengiriminya pesan. Mengabarkan kalo ia memberitahu suaminya kalo ia menemui pria lain. Ia minta bercerai.

Jung Woo terdiam. Dia nggak tahu gimana menjawab pesan itu.

Ji Eun sedang menata kardus. Ia mengambil ponselnya. Belum ada balasan dari Jung Woo. Ia nampak kecewa.

Clara tiba-tiba muncul dan menanyakan apa yang Ji Eun tunggu?

Ji Eun menyimpan ponselnya dan bilang bukan apa-apa. Clara memberitahu kalo Ji Eun nggak bisa bohong padanya. Dari tadi dia lihat kalo setengah dari perhatian Ji Eun tertuju pada ponselnya.

Ahjumma datang membawa kardus. Ia nenegur Clara yang kembali mengganggu Ji Eun. Ia mendekat dan nyuruh Clara untuk mengurus kepalanya dulu.

Clara kesal dan pergi.

Ji Eun menghela nafas lega. Ji Eun kembali mengambil ponselnya.



Min Young datang ke supermarket. Dia mencari Ji Eun. Saat melihat Ji Eun ia langsung menjatuhkan kruknya dan menghampiri Ji Eun.

Ia menarik rambut Ji Eun. Ji Eun terkejut.

Rupanya Min Young sedang ada di kelas dan itu tadi adalah hayalannya aja. Dia teriak marah, membuat mahasiswanya terkejut.

Mereka bertanya padanya apa ia baik-baik saja?

Min Young mengiyakan dan meminta maaf. Ia mengaku sedang memikirkan sesuatu.



Chang Gook tidur di sofa. Ji Eun menghampirinya dan menyelimutinya.

Ia lalu melihat Somang dan menghampirinya juga. Pesan dari Jung Woo masuk. Ia menoleh ke Chang Gook sebelum membacanya.

Jung Woo menanyakan kabar Ji Eun. Ia meminta maaf karena nggak bisa langsung membalas pesannya.

Jung Woo juga nunggu pesannya Ji Eun. Ia langsung membacanya begitu Ji Eun membalas.

Ji Eun memberitahu kalo Mi Deum mereka mati. Jung Woo juga kayaknya sedih. Ia langsung membalik ponselnya.




Ah Ram ngasih tahu Jimin kalo mereka akan tamasya untuk menggambar. Jimin tampak senang dengarnya. Ia merasa kalo Ah Ram pasti senang.

Ah Ram mengiyakan. Ia memberitahu kalo ia akan menghambar kumbang dan kupu-kupu. Dan juga ibunya bilang akan pulang.

Ah Jin langsung menatap Ah Ram dan menanyakan siapa yang bilang? Ah Ram mrnjawab ayah. Eh, Jenny unni.

Ah Jin membentak Ah Ram agar jangan bohong.

Ah Ram mengaku nggak bohong. Ia mengakubhenci pada Ah Jin dan mau pulang aja.

Jimin mencoba menghentikan mereka. Dia menawarkan akan menggendong tuan putri Ah Ram sampai rumah.

Ah Ram mengiyakan. Jimin menghampirinya dan siap menggendong.

Ah Ram mengejek kakaknta sebelum melompat ke punggung Ji Min.



Ji Eun sudah selesai bekerja. Jung Woo nelpon dan bertanya apa Ji Eun ada waktu akhir pekan ini?

Ji Eun tersenyum mengiyakan.

Jung Woo ngajak ketemuan jam 3 sore di perpustakaan.

Ji Eun mengiyakan.


Soo Ah dan Ha Yoon makan di luar. Mereka tampak bahagia. Ha Yoon merasa kalo bersama dengan Soo Ah terasa seperti mimpi.

Soo Ah hanya diam. Meski dalam hatinya ia nggak tahu sampai kapan lagi bisa di sisi Ha Yoon.

Eh, Ha Yoon juga membatin hal yang sama. Entah sampai kapan Soo Ah bisa ada di sisinya.

Keduanya hanya saling menatap dengan senyum yang terasa perih.

Ha Yoon sedang ada di kantornya Bit Na. Mereka sedang nunggu.


Lee Young Jae datang dan meminta maaf. Rapatnya baru aja selesai.

Bit Na kesal. Rada keterlaluan kalo sampai sejam. Young Jae kembali meminta maaf. Ia juga harus ngurusin rumah. Urusannya banyak (sambil melihat Ha Yoon).

Ha Yoon bertanya pada Young Jae kenaoa ingin bertemu hari ini? Lah Young Jae malah nggak ingat minta ketemu sama Ha Yoon.

Ia memberitahu akan mentraktir mereka makan. Untuk melanjutkan kerjasama mereka ia pikir perlu dibicarakan lebih lanjut.

Bit Na hanya tersenyum. Young Jae pingin mereka berteman? Young Jae rasa semacam itu.




Ha Yoon bangkit dan mengaku nggak tertarik. Dia nyuruh mereka buat makan berdua aja.

Ha Yoon mau pergi. Young Jae memanggilnya dan bertanya jenapa dia harus ngajak Ha Yoon makan? Bukankah mereka berempat adalah pihak yang terlibat harus bicara?

Bit na ikut bangkit. Rada nggak ngeh sama maksudnya Young Jae. Pihak yang terlibat? Berempat? Ia bertanya apa ibunya Ah Jin juga datang?

Young Jae nggak menjawabnya langsung dan hanya menatap Ha Yoon.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Love Affairs in the Afternoon episode 12 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email