Thursday, October 17, 2019

Sinopsis Love Affairs in the Afternoon episode 12 part 4


All content from Channel A




Di tempat piknik Ah Ram ditunggui sama Jenny. Jenny asik main ponsel.

Ah Ram menanyakan kapan ibunya akan datang?

Jenny mengaku nggak tahu. Ah Ram langsung manyun. Jenny nyuruh Ah Ram buat menggambar yang bagus, nanti ibunya akan datang.

Ah Ram senang mendengarnya dan lanjut menggambar lagi.

Jenny melihat sebuah lukisan di ponselnya. Ia lalu nyuruh Ah Ram untuk terus menggambar. Ia akan ke toilet sebentar.

Ah Ram seperti melihat Soo Ah. Ia bangkit dan memanggil ibunya. Memberitahu kalo ia ada di sana. Sayang ibunya nggak mendengar. Ia lalu berlari mengikuti.



Soo Ah sendiri ada di restoran dan sedang menyajikan makanan. Young Jae datang bersama dengan Bit Na dan Ha Yoon.

Mereka nggak sengaja ketemu. Young Jae sendiri malah tersenyum karena memang itu yang ia inginkan.

Ha Yoon syok lihat Soo Ah. Young Jae mengatakan kalo itu bisa mempertemukan mereka berempat.

Soo Ah berbalik dan mau pergi. Ha Yoon mengejarnya. Ia menarik Soo Ah dan menanyakan kenapa Soo Ah ada di sana?

Soo Ah bingung jawabnya. Ia akan menjelaskannya nanti. Ia mau pergi tapi Ha Yoon kembali menahannya.

Ha Yoon sedih melihat kondisi Soo Ah. Kenapa membuatnya begitu menyedihkan? Soo Ah mengaku kalo dia hanya ingin membantu Ha Yoon semampunya.

Soo Ah nangis. Ha Yoon malah membentaknya. Kayak gini dibilang membantu?

Soo Ah juga merasa sakit. Ha Yoon pelan-pelan melepaskan tangannya. Keduanya nangis dan Young Jae sama Bit Na hanya menonton.


Bit Na menilai kalo Young Jae kejam. Kalo dia juga nggak mau hidup sama Young Jae.

Young Jae santai. Siapa yang menabur benih maka dia yang akan menuai. Ia menunjukkannya pada wanita itu akibat menampik keberuntungan.

Bit Na mengiyakan dan menyindir perbuatan bagus Young Jae.



Ponsel Young Jae bunyi. Dia dapat kabar kalo Ah Ram hilang. Soo Ah kaget dengarnya.

Young Jae menanyakan polisi. Apa sudah dihubungi? Dia marah-marah, kapan hilangnya?

Soo Ah mendekat dan menanyakan apa yang terjadi? Ah Ram kenapa?

Young Jae mendorong Soo Ah. Taman danau.

Soo Ah minta diberitahu tentang apa yang sebenarnya terjadi. Young Jae malah marah. Soo Ah meninggalkan rumah karena terg*la-g*la pada pria lain dan sekarang khawatir sama anak?

Soo Ah mengguncang-guncang tubuh Young Jae dan bertanya Ah Ram ada di mana? Apa yang Young Jae lakukan pada Ah Ram?

Young Jae kembali mendorong Soo Ah. Ia mengaku juga nggak tahu. Pagi ini dia tamasya dan hilang di sana. Semuanya gara-gara ibunya yang kehilangan akal sehat. Dia lalu melihat ke Ha Yoon.

Young Jae keluar. Soo Ah mengikuti di belakang.

Ha yoon menghela nafas sambil nunduk.


Soo Ah mau naik mobil sama Young Jae tapi nggak diijinkan. Ia mengetuk kacanya dan akhirnya dibukakan. Mereka pergi bersama.

Ha Yoon keluar nggak lama kemudian. Bit Na ngajak Ha Yoon untuk ke sana. Ha Yoon hanya diam di tempatnya.


Ji Eun sudah selesai bekerja dan mengganti pakaiannya. Jung Woo mengiriminya pesan. Katanya ia masuk ke perpustakaan. Ia membaca buku.


Soo Ah dan Young Jae tiba di danau taman. Soo Ah langsung turun dari mobil dan manggil gurunya Ah Ram. Ia menanyakan keberadaan Ah ram.

Guru Ah Ram memberitahu kalo mereka sedang mencari.

Soo Ah nangis. Dia lalu pergi untuk mencari sendiri.

Young Jae menghampiri gurunya Ah Ram dan menanyakan apa yang terjadi? Guru memberitahu kalo mereka sedang mencari tapi belum ketemu. Ia hanya bisa meminta maaf.

Nggak lama kemudian Ha Yoon dan Bit Na sampai. Ha Yoon langsung turun dan mencari Ah Ram.

Bit Na sampai kesal sendiri.

Soo Ah teriak-teriak manggil Ah Ram. Dah berasa jadi g*la. Dia bahkan cuman pakai sandal.


Jung Woo sudah di perpustakaan dan sedang membaca buku. Ji Eun baru sampai. Ia mencari Jung Woo dan menemukannya.

Perlahan ia melangkah menghampiri. Jung Woo mengangkat wajahnya dan menatap Ji Eun.

Mereka duduk berhadapan. Jung Woo tersenyum nenatap Ji Eun di depannya. Ji Eun melakukan hal yang sama.



Nggak tahu kenapa tiba-tiba mereka duduk di luar dengan meja yang berbeda. Jung Woo masih menatap Ji Eun dengan senyumnya yang kayak biasanya.

Ji Eun meneguk kopinya lalu memejamkan matanya.

Jung Woo tiba-tiba mendekat dan memberinya sebuah kotak. Ia mempersilakan Ji Eun untuk melihatnya.

Tanpa ngomong apa-apa Jung Woo balik ke mejanya. Dia mengambil ponselnya dan mengirim pesan buat Ji Eun.

Ji Eun mengambilnya dan membukanya. Isinya pulpen. Ji Eun tersenyum menatap Jung Woo.



Ji Eun mengambil ponselnya dan membaca pesan dari Jung Woo. Ia memintanya untuk membaca kartunya di rumah. Ia malu.

Ji Eun hanya tersenyum. Jung Woo mengambil ponselnya lagi. Ia meminta Ji Eun untuk pulang dulu. Ia masih harus melihat beberapa buku.

Ji Eun menurut. Dia bangkit dan pulang. Jung Woo tersenyum menatap Ji Eun pergi. Tapi nggak tahu kenapa senyumnya langsung hilang saat Ji Eun sudah nggak terlihat lagi.


Ha Yoon terus teriak manggil Ah Ram. Ah Ram ternyata lagi tidur. Ia terbangun saat mendengar panggilan Ha Yoon.

Ah Ram duduk dan manggil Ha Yoon, Ahjussi!!!

Ha Yoon berhenti. Ia melihat Ah Ram lalu menghampirinya. Ia lega bisa menemukan Ah Ram. Ah Ram tersenyum dalam pelukan Ha Yoon.

Ha Yoon nenggendong Ah Ram untuk ketemu sama orang tuanya. Ia bertanya kenapa Ah Ram sembunyi di sana? Ah Ram memberitahu kalo ibunya akan mencarinya kalo ia sembunyi.

Ia menanyakan apa Ahjussi tahu dimana ibunya. Ia meminta Ha Yoon untuk nelpon ibunya dan menyuruhnya buat cepat datang.

Ha Yoon tersenyum mengiyakan. Ah Ram lalu kembali meluk Ha Yoon.




Soo Ah dan Young Jae menangis nunggu kabar. Soo Ah langsung bangkit saat melihat Ah Ram digendong sama Ha Yoon.

Young Jae langsung mengambil Ah Ram dan menggendongnya.

Ah Ram nangis dan mengulurkan tangannya ke Soo Ah.

Soo Ah menggendongnya. Dia nangis. Ah Ram dari mana?

Ha Yoon tersenyum lega Ah Ram sudah bisa ketemu sama ibunya. Pelan-pelan dia mundur.

Young Jae membelai Ah Ram. Eh, sepatunya mana?

Ha Yoon berbalik.


Ji Eun meninggalkan perpustakaan. Ia penasaran dengan surat Jung Woo dan akhirnya membacanya di tangga.

Kalo suatu saat nanti kita ketemu lagi, aku berharap kamu bisa jadi penulis hebat.

Aku berharap kamu mempercayai dirimu sendiri. Dan mencintai dirimu.

Aku berharap hidupmu kelak akan dipenuhi kebahagiaan.

Dan aku berharap kamu nggak akan terluka lagi karena aku. Semua momen bersamamu akan kusimpan dalam hati.

Selamat tinggal.

Kertas itu jatuh setelah Ji Eun selesai membacanya.



Ji Ein kembali ke perpustakaan dan mencari Jung Woo. Ia melewati beberapa rak buku tapi Jung Woo nggak ada.

Ji Eun nggak nyerah dan terus mencari. Dan akhirnya ia menemukannya.

Ji Eun berjalan ke sisi selanjutnya. Ia melihat Jung Woo di antara buku-buku.

Keduanya saling tatap. Dalam hati Ji Eun menanyakan kalo saat ini Jung Woo ingin pisah dengannya?

Aku nggak papa. Kalo memilikimu aku nggak takut apapun. Tolong jangan tinggalkan aku. Kalo kamu pergi, maka aku akan mati.




Mata keduanya berkaca-kaca.

Ji Eun mau menghampiri Jung Woo tapi malah ketemu sama Min Young. Jung Woo juga mau nelakukan hal yang sama. Dia kaget lihat Min Young.

Min Young marah melihat mereka masih ketemuan.

Jalan yang nggak bisa kuhindari.

Min Young yang marah langsung menampar Ji Eun sampai membentur rak buku.


Jung Woo langsung menolong Ji Eun.

Min Young syok lihat suaminya malah membela selingkuhannya. Kruknya seketika jatuh

Perzinahan. Terpahal kuat dalam hatiku.

Jung Woo bangkit dan menahan Min Young

Min Young yang marah meronta dan mengancam akan membunuh Ji Eun.

Para pengunjung perpustakaan pada mengambil gambar menghunakan ponsel.

Min Young memaki Ji Eun yang selingkuh dengan suaminya padahal ia adalah temannya.

Jung Woo mendekap Min Young dan membawanya pergi.

Aku yang paling berdosa padamu. Jadi jangan maafkan aku.

Bersambung...


Artikel Terkait

Sinopsis Love Affairs in the Afternoon episode 12 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email