Thursday, October 24, 2019

Sinopsis Vagabond episode 10 part 1


All content from SBS




Presiden masuk ke ruang paripurna. Semua orang bertepuk tangan menyambut kedatangannya.

Ada beberapa orang yang memakai masker bertanda silang. Mereka adalah orang yang nggak menyetujui adanya anggaran tambahan.

Presiden berdiri di tempatnya dan memberikan pidatonya.




Gun dan Hae Ri masih dalam situasi yang menegangkan. Hae Ri bertanya kenapa mereka melakukannya pada mereka?

Ketua Tim Hwang mengatakan kalo itu perintah negara. Gun nggak percaya. Dia yakin kalo itu perintah John & Mark.

Hae Ri nangis. Anggota tim bantuan adalah warga Korea dan ia adalah pegawai negeri yang melayani mereka. Hae Ri minta ketua Tim Hwang buat nyuruh mereka menurunkan senjata mereka.

Se Hun gedheg banget sama Wung yang cuman nonton aja. Wung lalu melihat tombol listrik.

Ketua tim mengingatkan pasukannya kalo mereka menjalankan perintah negara. Dia nyuruh mereka untuk menembak.

Mereka menyalakan laser dan mengarahkannya pada Kim Woo Gi dan Hae Ri.

Kim Woo Gi memohon agar nggak dibunuh. Dia akan melakukan apapun yang mereka minta.


Wung mematikan listrik. Gun teriak nyuruh Hae Ri buat menunduk. Dia lalu menembaki tim bantuan sambil kabur.

Sementara itu presiden dalam pidatonya mengatakan akan melayani dan memberi harapan pada rakyat.

Wakil ketua tim bantuan minta pasukannya untuk menahan tembakan dan menggunakan penglihatan malam.

Mereka menemukan ketua tim Hwang tapi sayang Gun dan yang lainnya sudah nggak ada. Mereka berpikir kalo Gun dan yang lain pergi ke lantai bawah.


Hae Ri, Gun dan Kim Woo Gi berusaha buat melarikan diri dan ketemu sama Wung. Hae Ri merasa sedikit lega.

Tapi tiba-tiba Wung menodongkan senjata ke arah Hae Ri. Yang ingin Wung tembak bukanlah Hae Ri tapi anggota tim bantuan yang muncul di belakang Hae Ri.

Hae Ri, Gun dan Kim Woo Gi menyelamatkan diri dengan berlindung di balik tembok. Anggota tim keamanan masih terus menembak. Perlahan-lahan mereka berjalan maju.

Tiba-tiba lampu kembali menyala Pasukan tim keamanan yang menggunakan mode malam mengalami sakit mata.

Wung dan Gun menggunakan kesempatan itu buat menembaki mereka tanpa ampun. Se Hun bahkan ikut bergabung.



Sebuah pintu terbuka. Wung menginstruksikan semuanya buat masuk. Sambil menembak Hae Ri menarik Kim Woo Gi masuk ke pintu itu.

Suasana sedikit aman. Kim Woo Gi teriak ketakutan.

Wung melihat rekaman CCTV. Di luar pasukan tim bantuan memaksa buat masuk.

Se Hun menjatuhkan lemari ke depan pintu.

Hae Ri mengambil ponsel Gun dan ngasih tahu kalo mereka sudah di dalam. Terlalu bahaya dan mereka nggak bisa lama berada di sana.

Sekretaris Edward menyuruh Hae Ri buat tetap di sana. Nggak ada pilihan lain.

Tiba-tiba telpon terputus. Gun menghampiri Hae Ri dan menanyakan siapa yang nelpon. Hae Ri memberitahunya. Sekretarisnya Edward.



Di luar tim bantuan berniat buat meledakkan pintu.

Hae Ri mengatakan sesuatu pada Gun. Gun sendiri kayak nggak percaya tapi Hae Ri merasa kalo mereka harus percaya.

Gun mengambil ponselnya dari tangan Hae Ri. 6 menit lagi.

Se Hun nunjukin apa yang tim bantuan lakukan di luar. Ketua tim Hwang melihat kamera CCTV dan menembaknya.

Wung teriak dan nyuruh semuanya buat mundur. Satu, dua ledakkan! Perintah ketua tim Hwang.

Gun menarik Hae Ri buat lari sama-sama. Mereka sembunyi.



Tim keamanan masuk. Hae Ri dan yang lain mulai menembak. Satu persatu mengenai lawan. Tiba-tiba pelurunya Hae Ri habis. Ia bertanya apa ada yang punya peluru?

Punya Wung juga tinggal yang terakhir. Hae Ri bertanya pada Gun berapa menit lagi?

Gun menunjukkan ponselnya. 3 menit lagi. Hae Ri kesal. Itu masih lama banget.

Ketua yim Hwang nyuruh anak buahnya buat masuk. Wung bangkit dan nembak.

Kim Woo Gi bertanya pada Gun, apa mereka akan mati? Gun melarang Gun buat ngomong gitu. Waktu terus berlalu. Gun nunjukin ponselnya ke Hae Ri. Semenit lagi.

Ketua tim Hwang tersenyum. Ia maju pelan-pelan. Wung sama Se Hun siaga.



Gun tiba-tiba keluar sambil nunjukin ponselnya dan ngasih tahu mereka kalo ada bom di sana. Semuanya akan hancur kalo ia menghentikan waktunya.

Ketua tim yang tadinya yakin mau nembak Gun sekarang jadi ragu. Ia menurunkan senjatanya. Eh, dia malah ketawa.

Gun memberitahu kalo mereka sembunyi bukan karena takut. Dia nyuruh mereka buat bijak atau mereka semua akan mati.

Waktunya tinggal 30 detik lagi. Ketua tim bantuan merasa kalo Gun hanya bicara omong kosong.

Gun bilang kalo mereka akan tahu 20 detik lagi. Wung nanya ke Hae Ri tentang apa yang Gun lakukan.

Hae Ri memberitahu kalo Gun lagi mengulur waktu. Waktu terus berjalan. 10, 9, 8...

Gun kesal karena mereka nggak percaya. Waktu habis. Dia teriak ke Wung buat nembak. Dan kayaknya ada yang meledak.


Di luar Kim Do Su juga mendengarnya. Lily bahkan tahu kalo mereka pakai C4. Perang beneran.


Wung dan yang lain bangkit. Se Hun aja sampai nggak tega lihat jasad-jasad itu.


Presiden terus aja pidato. Kali ini dia nyinggung tentang rencana F-X dan menambahkan anggaran sebesar 1 miliar won.


Ketua tim Hwang sadar. Ponselnya bunyi. Ia mau mengambilnya tapi seseorang menginjaknya dan menyingkirkannya.

Yang nelpon adalah Direktur Ahn. Min Jae Sik mendekat. Dia merasa aneh. Harusnya sekarang semuanya sudah selesai.

Wung nyiapin senjatanya. Ketua tim Hwang mengatakan kalo Tae Wung penghianat. Wung nggak peduli dan menembaknya. Dia juga nembak agen lain yang masih hidup. Hae Ri ngeri dan memalingkan wajahnya.

Presiden bilang kalo FX buat mengurus kehidupan rakyat. Berapapun biayanya, dia menegaskan nggak akan mundur.


Gun ngasih kabar ke sekretaris Edward kalo mereka baik-baik aja. Sekarang mereka harus kemana?

Direktur terus nelpon.

Gun bilang iya. Kim Woo Gi lari. Gun mengejarnya.


Hae Ri mau mengikuti Gun tapi Wung menahannya.

Wung nyuruh Hae Ri untuk membawa Kim Woo Gi dengan selamat. Hae Ri nggak ngerti Wung nggak ikut dengan mereka.

Wung memberitahu kalo dia juga dapat perintah buat membunuh mereka. Hae Ri menyimpulkan kalo Hwang nggak bohong. Orang yang nyuruh mereka membunuh adalah... Wung mendului, Direktur Ahn.

Hae Ri bertanya kenapa?

Wung memberitahu kalo hanya ada satu tempat Di Korea yang punya kendali atas BIN.

Gun manggil Hae Ri buat cepat. Hae Ri mau pergi tapi Wung narik dia lagi. Wung minta Hae Ri buat mengingat, 070-1584-1779 kodenya vagabond (hayuk pesan ayam😊).

Hae Ri masih nggak ngerti. Itu di luar kemampuannya kalo pemerintah ikut campur. Wung tahu kan kalo dia nggak bisa.

Wung membantahnya. Dia meletakkan tangannya di lengan Hae Ri. Dia tahu kalo Hae Ri bisa. Pun kalo bukan Hae Ri. Ia menyerahkan tugas berat itu padanya. 070!

Hae Ri mengulangi nomor yang Wung sebutkan tadi. Sandinya vagabond.

Wung nyuruh Hae Ri buat nelpon nomor itu pas dia balik. Wung merasa nggak bisa ngulur waktu lagi. Dia nyuruh Hae Ri buat pergi. Hae Ri menurut.


Se Hun mendekat dan bertanya sekarang mereka harus ngapain?

Wung mengatakan kalo mereka nggak membunuh tim bantuan. Mereka hanya kebetulan selamat. Dia nyuruh Se Hun buat menghapus rekaman kamera pengawas.

Se Hun mengiyakan. Dia tahu maksudnya Wung gimana.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 10 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

3 komentar

October 24, 2019 at 6:37 PM delete

Menenggangkan,.gilaa, jalan ceritanya ga bisa ditebak,. Lanjutkan nyinopnya kak 😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍😍

Reply
avatar
October 26, 2019 at 9:39 AM delete

Semangat nulis sinopnya kak... Suka banget

Reply
avatar
December 1, 2019 at 6:29 PM delete

Makasih udah mau nulis sinopsis nya kakπŸ‘

Reply
avatar