Sunday, October 27, 2019

Sinopsis vagabond episode 10 part 4


All content from SBS





Hae Ri sama Gun bicara berdua. Hae Ri nyuruh Gun buat ngomong duluan.

Gun minta Hae Ri buat jangan kaget. Semua kejadian yang menimpa mereka semuanya...

Hae Ri mengaku nggak papa dan nyuruh Gun buat melanjutkannya. Gun memberitahu kalo pemerintah Korea terlibat.

Hae Ri nggak bilang apa-apa. Gun menyangka kalo Hae Ri nggak siap dengarnya. Ia menepuk lengan Hae Ri dan memintanya buat nggak usah khawatir.

Hae Ri bertanya gimana Gun bisa tahu? Gun memberitahu Hae Ri kalo dia dikasih tahu sama Edward. Senenarnya dia nggak mau bikin Hae Ri kaget makanya dia nggak mau ngasih tahu tapi..

Hae Ri mengaku lega. Gun heran ternyata Hae Ri sudah tahu. Hae Ri mengiyakan. Dia sesumbar kalo agen khusus BIN kayak dia tahu lebih banyak dari amatir kayak Gun.

Gun tersenyum. Dia menatap ke depan dan bertanya kenapa Hae Ri nggak mundur aja? Hae Ri nggak ngerti maksudnya.

Gun mengingatkan kalo Hae Ri sudah berusaha keras. Tapi kalo melawan pemerintah, itu akan sangat bahaya.

Hae Ri mengaku nggak bisa percaya Gun nyuruh dia buat mundur sedangkan Gun lanjut berjuang.

Gun mengingatkan kalo gajinya Hae Ri dari pemerintah tapi kalo dia pembayar pajak. Itu urusannya dan dia harus menanganinya. Keponakannya terbunuh.




Hae Ri menghela nafas dan membenarkan. Ia pegawai negeri dah juga harus menafkahi ibu sama adiknya. Tapi gimana kalo hal kayak gini terjadi lagi? Pun kalo dia pegawai negeri, ia harus menutup mata atas pelanggaran yang mereka lakukan.

Hoon, teman-temannya Hoon, ayahnya, kolonel Go Gang Cheol, melihat semuanya dari atas. Dia tahu kalo mereka melihat dari surga. Jadi gimana bisa dia lari cuman gara-gara takut?

Mata Hae Ri berkaca-kaca. Ia akan memastikan rakyat tahu semuanya tentang itu. Biar para b*debah itu nggak bisa menyakiti orang lagi.

Hae Ri lalu mengangkat tangannya dan ngajakin Gun buat tos. Gun males. Harus ya emang?

Hae Ri mengiyakan. Harus.

Gun tersenyum dan menyambut tangannya Hae Ri. Ih, segini doang udah kerasa manis๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š



Wung beneran melakukan konferensi pers. Ia mengungkapkan kalo Cha Dal Gun, Go Hae Ri dan Edward Park telah menjalin hubungan timbal balik secara rahasia setelah kecelakaan B357.

Kwang Duk berdiri dan membantahnya. Dia yakin kalo Gun nggak akan melakukan hal semacam itu. Ia maju dan mengatakan kalo BIN membohongi rakyat.

Wung santai dan hanya melihatnya saja.

Kwang Duk minta semuanya buat nggak usah percaya. Dia juga memarahi para reporter yang mau-maunya nulis itu. Mereka bukanlah reporter sejati.

Tim keamanan maju dan berniat buat mengamankan Kwang Duk. Tapi mereka bukanlah tandingan Kwang Duk. Dengan mudahnya Kwang Duk membanting mereka semua.

Semua anggota tim keamanan maju bersamaan dan akhirnya berhasil mengeluarkan Kwang Duk dari ruang konferensi.



Setelah tenang Wung melanjutkan pengakuannya. Eits, mendadak muncul foto agen yang terbunuh karena ledakan di Maroko.

Para keluarga korban pesawat pada kaget lihatnya.

Wung memberitahu kalo agen mereka menangkap Kim Woo Gi di Maroko tapi para agen itu terbunuh oleh ledakan yang nggak diketahui.

Para wartawan makin semangat nulisnya.

Wung melanjutkan kalo setelah itu Kim Woo Gi keluar dari kedubes bersama dengan Cha Dal Gun dan Go Hae Ri. Dan menghilang.

Salah seorang wartawan menanyakan maksudnya mereka menculik Kim Woo Gi?

Wung mengatakan kalo kemungkinannya sangat besar.

Para keluarga korban pada bingung. Begitu juga dengan para reporter.




Wung dan Se Hun mendatangi kantor Edward dan menyatakan kalo dia ditangkap atas penculikan Kim Woo Gi.

Edward nggak melakukan perlawanan. Dia kayak udah tahu kalo hal itu akan terjadi. Bahkan saat barang-barangnya disita.

Edward menatap Wung dan mengatakan kalo Wung pembohong ulung.

Wung ngajak Edward buat bicara di BIN aja.


Para wartawan dan keluarga korban menunggu di depan. Para keluarga korban marah dan geram. Mereka melempari Edward dengan telur.




Gun dan Hae Ri melihat berita tentang konferensi pers Wung yang menyatakan kalo Hae Ri dan Gun bekerja untuk Dynamic. Diperkirakan Kim Woo Gi telah mati.

Gun marah dan menutup laptopnya. Ia bangkit.

Hae Ri menenangkan kalo Wung bukan penghianat. Gun bertanya gimana Hae Ri bisa tahu? Kalo enggak mereka pasti sudah mati saat di Kedubes.

Hae Ri mengambil ponselnya. Gun nggak habis pikir, Hae Ri beneran mau menghubungi nomor itu?

Hae Ri mengiyakan. Gun menanyakan gimana kalo Wung ternyata adalah penghianat?

Hae Ri menatap Gun tajam. Gun nggak percaya sama dia?

Gun mengaku percaya kalo sama Hae Ri. Tapi Hae Ri juga kan nggak memihaknya.

Hae Ri nyuruh Gun untuk mengikuti perintahnya saja.




Dia menelponnya dan yang ngangkat adalah wanita pemilik restoran. Hae Ti heran dengarnya.

Wanita pemilik restoran memberitahu kalo hari ini mereka tutup dan nggak bisa mengirim makanan.

Hae Ri buru-buru bilang vagabond sebelum telponnya ditutup.

Wanita pemilik restoran diam. Hae Ri bingung dan mengulangi kata sandinya.

Wanita itu meletakkan gagang telpon dan nyuruh Hae Ri buat nunggu.

Hae Ri menatap Gun bingung. Gun mendekat.



Seseorang mendatangi gagang telpon dan menyapa Hae Ri. Hae Ri kenal sama suaranya. Kepala Gang.

Kepala Gang tersenyum. Beraninya Hae Ri manggil namanya. Omo!!! Kaget aku.

Hae Ri tersenyum.

Kepala Gang menanyakan Hae Ri di mana? Hae Ri memberitahu kalo mereka menyelundupkan diri di kapal. Kepala Gang menanyakan apa Kim Woo Gi aman?

Hae Ri mengiyakan. Ia menanyakan ada apa? Kepala Gang mengeluhkan kalo ceritanya panjang. Dia minta waktu dan tempat mereka tiba dulu.

Tanggal 15 pukul 09.00. Mereka akan turun di Terminal 1 Incheon. Nomor kontainernya KHCH 35679-19. Kepala Gang mencatatnya. Ia berpikir kalo Hae Ri pasti bosan di perahu kargo. Dia ngajakin buat main permainan.

Min Jae Sik pingin menangkap mereka jadi mereka harus bisa mengalihkan.

Hae Ri menatap Gun nggak paham.


Seongjin Bolt


Edward ada di ruang interogasi. Sedang makan. Min Jae Sik dan Sekretaris Yun mengawasi di ruang sebelah. Min merasa kalo Edward wajahnya datar-datar aja karena dia seorang pelobi. Mereka hanya perlu bikin dia salah ngomong aja. Tapi dia sama sekali nggak menunjukkan emosi.

Sekretaris Yun menanyakan barang sitaan yang bisa mereka gunakan. Min Jae Sik mengatakan nggak ada. Edward sangat bersih.

Sekretaris Yun nyuruh Min buat manggil Jessika. Min menanyakan kenapa jessika? Sedetik kemudian dia mengaku paham. Mereka sama-sama pelobi.

Nggak lama kemudian Jessika masuk menemui Edward. Edward langsung menatap kamera CCTV.

Jessika bilang ke orang di sebelah untuk mematikan kameranya karena mereka butuh privasi.

Min menurut dan mematikannya.



Jessika duduk dan mengejek Edward yang mengira bisa membawa Kim Woo Gi kembali.

Edward tersenyum dan duduk di hadapan Jessika. Ia mengingatkan kalo Jessika juga menertawakannya saat ia membawa pulang pengayaan uranium ke Libya.

Jessika tersenyum dan menganggap kalo itu cuman keberuntungan tapi kali ini ia yakin Edward nggak akan mendapatkan keberuntungan lagi.

Edward memalingkan wajahnya.

Jessika melanjutkan kalo ia ingin menawarkan keberuntungan. Saat selesai persidangan perusahaan Edward akan menghadapi kritik dari seluruh dunia.

NEC Amerika akan menjatuhkan sanksi, sahamnya akan terjun bebas, nggak ada yang mau kerjasama dan pada akhirnya Edward akan bangkrut. John & Mark akan membelinya.

Edward merasa kalo semuanya sekarang masuk akal. Semua itu bukan soal F-X tapi tentang mengambil alih Dynamic.

Jessika menggeleng. Ia melarang Edward untuk terlalu cepat menyimpulkan. Ia sendiri hanya menyebutkan faktanya.

Edward memberitahu kalo untuk pangsa menggiurkan seperti mereka, nggak heran Jessika mengambil risiko untuk mencelakai pesawat itu.

Jeesika mengatakan kalo saat mereka mengambil alih Dynamic, Edward yang akan jadi CEO-nya.




Edward hanya tersenyum.

Jessika menanyakan pendapat Edward. Bukankah itu adalah nasib mujur dari langit?

Edward tahu kalo Jessika menginginkan Kim Woo Gi sebagai gantinya.

Jessika tersenyum. Saatnya membicarakan tentang bisnis.

Edward manggil Jessika. Dia bangkit dan membisiki Jessika. Terbakarlah di neraka. Diam j*lang. Ia kembali duduk dan menanyakan jawabannya.

Jessika tersenyum. Ia mengingatkan kalo Edward juga akan tetap hancur. Apa dia nggak melihat kalo ia menjadi lebih dungu seiring usia?

Edward nggak keberatan untuk hancur kalo itu adalah hal yang benar untuk dilakukan.

Jessika tertawa. Dia mengaku nggak pernah tahu kalo ada orang sehina Edward di dunia ini. Ia melarang Edward untuk berlagak suci tiba-tiba. Mrmuakkan.

Edward nyuruh Jessika untuk mendengar baik-baik, senjata mungkin nggak punya batasan, tapi pelobi punya tanah air. Ia mencintai tanah airnya. Kalo cuman buat Korea, ia nggak akan pernah membiarkan Jessika menjalankan rencana F-X. Dia nyuruh Jessika buat nunggu.

Jessika malah tertawa.

Min merasa kalo mereka membebaskan Edward. Kecuali kalo ada hal lain.


Gi Su tahu-tahu membuka pintu dan melapor kalo nereka menemukan Kim Woo Gi.

Min sama sekretaris Yun segera kesana.

Wung dan Se Hun juga ada di sana. Kim Woo Gi, Hae Ri dan Gun ada di Pelabuhan Tarifa, Selatan Spanyol.

Min menanyakan mereka mau kemana? Se Hun memberitahu kalo mereka mau je Maroko.

Min nggak habis pikir. Mereka baru kabur dari Maroko kenapa balik lagi?

Hwa Suk bangkit dan melapor kalo Kin Woo Gi juga ada di bandara Charles de Gaulle, Perancis.

Min bingung. Itu kan siaran langsung. Mereka apa, Sih? Doctor Strange?

Yang lain lapor lagi kalo mereka ada di pelabuhan Naples, Italia. Eh habis itu ada yang lapor lagi kalo nereka ada divbandara Antalya, Turki. Min berasa g*la.



Wajah Gun tiba-tiba muncul di layar. Gun mengaku menghargai kerja keras mereka siang malam. Pak Yun juga ada?

Gun menyinggung Wung yang pura-pura benar. Gimana dia menjalani hidupnya?

Min Jae Sik, dia nggak risih sih nyebut namanya. Gun maju dan memaki mereka. Dia mengatakan akan menghancurkan mereka.

Gun tersenyum. Suasana jadi tegang banget.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis vagabond episode 10 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 komentar

October 27, 2019 at 11:45 PM delete

Lanjut donk min please. Aku udah nyaman bgt bca dsni jd aku sllu nunggu episode terbarunya. Di tunggu ya episode 11 dan 12 nya.. thanks.๐Ÿ˜š

Reply
avatar
Uno
October 29, 2019 at 5:06 AM delete

Sebelumnya terima kasih atas komentarnya. Dah ada lanjutannya kok. Jangan lupa mampir lagi, ya..๐Ÿ˜Š

Anysti๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

Reply
avatar