Thursday, October 31, 2019

Sinopsis Vagabond episode 11 part 3


All content from SBS




Kepala Gang ngabarin Hae Ri dan Gun yang ada di tengah laut kalo kementerian Pertahanan dan John & Mark sudah meneken perjanjian.

Hae Ri merasa nggak habis pikir. Sidangnya aja belum mulai. Gun nggak yakin mereka bisa percaya sama sidang mengingat segitu busuknya mereka.

Kepala Gang merasa kalo kesaksian Kim Woo Gi aja nggak akan cukup. Mereka butuh bukti yang kuat.



Sekretarisnya Edward mau masuk ke ruangan Hae Ri dan Gun. Dia heran karena pintunya terkunci.

Di dalam Hae Ri sama Gun panik. Mereka segera menutup laptop dan menyembunyikannya.

Hae Ri mendatangi lemari makanan. Gun membukakan pintu setelah dirasanya aman.

Sekretaris Edward masuk dan menanyakan apa yang terjadi? Kenapa pintunya dikunci?

Gun berlagak nggak tahu kalo pintunya terkunci dan menanyakannya ke Hae Ri.

Lah, Hae Ri juga nggak tahu. Dia mau buat mie dan menawari sekretarisnya Edward.


Hae Ri membuatkan mie buat sekretarisnya Edward. Ia menanyakan sudah berapa lama Micky jadi sekretarisnya Edward? Tadi dia lihat kayaknya Micky pintar megang senjata.

Micky ngasih tahu kalo semua pelobi dilatih. Hae Ri berpikir kali itu kayak penjual mobil yang harus punya SIM.

Micky memberitahu kako ia turun dari kapal di perhentian berikutnya. Ia nggak akan membantu persidangan.

Hae Ri ngerti dan berterima kasih atas bantuan Micky. Micky mengangguk dan sedikit tersenyum.


Mereka berempat makan mie bareng. Gun nanya ke Kim Woo Gi, apa dia punya bukti? Sesuatu yang bukan rumor yang bisa diajukan ke pengadilan.

Kim Woo Gi ngasih tahu kalo Michael punya pacar. Hae Ri mengaku tahu kalo Michael punya simpanan. Kenapa emang?

Kim Woo Gi menceritakan caranya ia ketemu sama Michael yaitu lewat pacarnya. Dan wanita itu yang ngenalin Jerome ke Michael.


Jerome sama Kim Woo Gi bertemu sama Michael di sebuah kamar hotel. Michael cuman pakai handuk. Dia kayaknya lupa kalo punya janji sama mereka. Ia pun mempersilakan mereka buat masuk.

Kim Woo Gi melihat kamar yang pintunya separuh terbuka. Di dalamnya ada pacarnya Michael yang nggak pakai baju dengan posisi membelakanginya.

Rambutnya panjang dan ada gambar tato di punggungnya. Orang Asia sepertinya.


Hae Ri bertanya apa Kim Woo Gi lihat wajahnya?

Gun, Hae Ri sama Micky fokus lihat ke Kim Woo Gi dan nunggu banget jawabannya. Enggak.

Hadeuh!!!

Kim Woo Gi melanjutkan kalo dia punya bukti yang kuat. Fail video pas dia sama Michael bersepakat.

Gun bangkit dan bikin Kim Woo Gi jadi takut.

Gun nggak ngerti. Apa rencananya Kim Woo Gi sebenarnya? Kenapa mendadak mau bantu?

Kim Woo Gi kesal. Dikiranya Gun nggak mau bantuannya. Ia akan kembali diam kalo gitu. Ia lalu lanjut makan lagi.



Hae Ri lagi telponan sama kepala Gang ia rasa negara bakal kacau kalo emang pernyataannya Kim Woo Gi benar.

Menurut Hae Ri Kim Woo Gi berkata jujur.

Kepala Gang menanyakan kalo Hae Ri tiba besok? Ia minta diberikan waktu dan lokasinya lagi.

Hae Ri mengulanginya dan kepala Gang mencocokkannya dengan apa yang ia catat kemarin. Ia ngasih tahu kalo besok dia dan Wung akan nunggu di sana.

Hae Ri khawatir kalo Wung datang soalnya kan dia diawasi?

Kepala Gang memberitahu kalo mereka harus punya akhir yang baik. Mereka harus nyiapinnya dengan baik.

Hae Ri mengangguk. Ia menenangkan dan sesumbar kalo dia adalah aktris yang cukup baik.

Kepala Gang tersenyum. Dia nyuruh Hae Ri buat hati-hati soalnya Min Jae Sik punya mata yang tajam.



Di dekat kepala Gang ada wanita pemilik restoran yang sedang membersihkan peralatan makan. Ia memberikan catatannya dan nyuruh buat dikasih ke Wung.

Wanita itu malah menatap kepala Gang. Dia minta dikasih uang sewa.

Kepala Gang membantah. Dia juga kan pemilik restoran itu. Wanita itu tertawa mengingatkan kalo Kepala Gang cuman bayar 2 juta won buat pemakaman suaminya.

Kepala Gang nggak mau tahu dan nyuruh wanita itu buat cepat. Wanita itu malas. Sudah cukup suaminya terbunuh pas kerja dengan BIN. Dia mengambilnya dan nyuruh kepala Gang buat minggir. Dia mau lewat.

Kepala Gang tertawa lihatnya. Wanita itu manggil Jang Su.



Kayak biasanya Jang Su ada di lemari makanan. Wanita itu ngasih catatan dari kepala Gang dan nyuruh Jang Su untuk mengirimkannya pakai kode. Sudah lama dia nggak melakukannya. Bisa?

Jang Su mengiyakan. Dia berterima kasih dan mengepalkan tangannya. Minta tos.

Wanita itu memberikannya. Jang Su jalan sambil menghafal apa yang ada di kertas kecil itu.

Jang Su masuk ke ruang rahasia mereka. Dia mengambil sebuah buku dan melingkari kata-kata di dalamnya lalu mencatat beberapa angka.

Matanya serius banget. Setelah selesai ia pun mengirimkannya.



Wung sedang ada di ruangannya. Ada pesan masuk di ponselnya. Ayam Ttobong diskon 30% buat semua menu. Itu adalah kode rahasia yang dikirim sama Jang Su.

Gi Su melapor ke Min kalo Wung nerima pesan teks. Gi Su menunjukkan isi pesannya ke Min. Ia rasa itu cuman spam. Soalnya mereka sering mesan makan di sana.

Min merasa aneh. Wung nggak biasanya makan ayam.

Wung berusaha buat hati-hati. Dia tahu kalo lagi diawasi.

Dengan tenangnya dia mengambil ponselnya sama sebuah buku. Sejarah Intelijen Korea.




Wung masuk ke toilet. Dia mencatat pesan sesungguhnya di atas kertas tisu. Matanya jeli membuka halaman perhalaman dalam buku sampai akhirnya ia menangkap pesan yang di maksud.

Setelah selesai Wung menghafalkannya lalu membuang tisunya ke toilet.

Di luar ternyata ada Min. Eung bersikap biasa seolah nggak ada yang terjadi.

Wung berniat pergi tapi Min tiba-tiba minta lihat bukunya. Wung santai dan memberikannya.

Wung membaca judulnya dan membukanya. Ia memberitahu kalo Wung bisa mengalami konspirasi kalo baca itu di toilet.

Wung nggak bilang apa-apa.



Min mengembalikan buku itu ke Wung. Eh, tapi pas Wung mau mengambilnya Min malah menahan. Dia menanyakan kalo Wung bicara sama Hae Ri? Dia merasa nggak habis pikir, pemburu terampil kayak Wung membiarkan target lolos apalagi targetnya amatiran kayak Go Hae Ri.

Wung asal menarik bukunya.

"Kolega di belakangmu bisa jadi musuh terbesarmu."

Min hanya tersenyum.

Wung memberitahu kalo itu adalah kutipan dari halaman 147 dari buku itu.

Min membalikkan. Gara-gara itu dia selalu keganggu sama Min. Dia cemas kalo-kalo Wung menikamnya dari belakang.

Wung tersenyum mengejek. Seenggaknya Min nganggap dia sebagai kolega.

Wung lalu mencuci tangannya.


Gi Su tiba-tiba masuk dan melapor kalo Hae Ri menyerahkan diri.

Min nggak nyangka dan pingin lihat. Mereka keluar dari toilet. Wung ikut keluar dengan senyum tersungging.



Min sampai. Hae Ri mengaku nggak bisa lama-lama bicaranya. Dia kayak takut ketahuan gitu.  Pertama-tama dia mau minta maaf.

Min sinis. Nggak usah basa-basi. Dia nyuruh Hae Ri untuk menjawab pertanyaannya.

Hae Ri beneran nyerah? Hae Ri mengiyakan. Min menanyakan dimana Hae Ri.

Hae Ri mengalihkan. Dia pingin Min mendengarkan permintaan maafnya dulu. Min mulai gedheg dan menanyakan apa permintaan Hae Ri?

Hae Ri minta diterima kembali. Min setuju. Dia kembali bertanya di mana Hae Ri? Hae Ri melanjutkan kalo dia mau promosi dua pangkat.


Min mulai hilang kesabaran. Kenapa juga dia harus ngasih Hae Ri promosi dua pangkat? Hhh, Min nggak bisa lanjut dan terpaksa mengiyakan. Lagi-lagi dia menanyakan Hae Ri ada di mana?

Hae Ri mendekat dan memberitahu kalo dia ada di New Delhi, India.

Min heran. Hwa Suk sama Se Hun bergegas ke komputer masing-masing.

Hae Ri memberitahu kalo Kim Woo Gi tertembak jadi mereka nggak bisa kemana-mana. Kalo besok Min naik pesawat pertama maka ia akan ke bandara.

Min megonfirmasi kalo Edward yang mengeluatkan Hae Ri dari kedutaan?

Ada yang ngetuk pintu. Hae Ri mengangkat tangannya dan minta Min diam. Sstt!! Itu Gin. Hae Ri bilang kalo dia harus pergi ke penerbangan pertama besok. Ia lalu mematikan sambungan.


Min nanya ke Se Hun apa alamat IP-nya beneran di India? Se Hun frustasi dan mengaku nggak bisa memastikannya.

Min kesal. Dia lalu nyuruh Hwa Suk untuk memesankan penerbangan pertama ke India buat besok. Hwa Duk mengiyakan. Ia nyuruh Wung buat berjaga di sana dan ia akan ke India sendiri.

Wung tersenyum lihat Min yang langsung percaya.


Hae Ri menanyakan aktingnya tadi sama Gun yang ternyata ada di depannya.

Gun mengangkat tangannya. Ok. Kekikukannya pas. Hae Ri lega. Gun nggak tahu kan gimana sulitnya biar pas?


Min menyusun rencana begitu sampai luar. Ia bertanya kalo Gi Su merekam panggilan video Hae Ri?

Gi Su mengiyakan. Min minta dibawakan ke ruangannya tanpa sepengetahuan Gi Tae Wung. Gi Su menanyakan kenapa Min membutuhkannya?

Min mengaku nelihat sesuatu. Gi Su mengiyakan. Ia berbalik dan mengambilkannya.


Min melihat ulang video itu. Sampai saat sstt. Ia melihat jam tangan Hae Ri dan memperhatikannya. Jam17.00. Sambil lihat jam dinding ia bertanya-tanya beda waktunya sejam apa 13 jam?

Gi Su ngasih tahu kalo India lebih lambat 3 setengah jam dari Korea.

Min tersenyum. Hae Ri nggak bisa memb*dohinya. Ia lalu nyuruh Gi Su buat nyari tempat dengan perbedaan waktu satu atau 13 jam dan fokus sama broker penyelundupan. Juga jangan sampai timnya Wung tahu.

Gi Su mengiyakan.

Min melihat gambar itu lagi. Dia nggak habis pikir Hae Ri bisa melakukan itu. Bahkan Edward bukan seseorang yang ahli. Dia pingin tahu suapa yang membantu mereka.

Bersambung.

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 11 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email