Thursday, October 17, 2019

Sinopsis Vagabond episode 8 part 4


All content from SBS





Baku tembak masih terjadi setelah Wung meledakkan tabung gas.

Kim Do Su yang kayaknya kena tembak merasa kesakitan tapi masih berusaha buat nembak.

Wung dan Se Hun menarik Kim Woo Gi buat sembunyi. Para penembak mendekat.

Taksi Gun tiba-tiba datang. Dia menabrak orang-orang itu. Ia lalu berhenti di dekat Wung dan Se Hun. Nyuruh mereka buat masuk.

Hae Ri keluar dan menembaki mereka sementara Wung dan Se Hun membawa Kim Woo Gi naik ke taksi.

Gun segera tancap gas dan pergi setelah semuanya naik.

Kim Do Su dan yang lainnya langsung nembak lagi tapi Gunnya keburu pergi.



Kaki Kim Woo Gi terus mengeluarkan darah dan ia nampak kesakitan.

Hae Ri berpikir kalo pelurunya mengenai arteri. Se Hun merasa kalo mereka harus ke rumah sakit terdekat.

Wung melarang. Bahaya. Dia menanyakan berapa jauh lagi untuk sampai ke kedutaan Korea?

Hae Ri menjawab sekitar 40 menit. Tergantung sama lalu lintasnya. Wung pikir itu kelamaan. Kin Woo Gi bisa mati sebelum mereka sampai.

Gun minta buat bertahan. Mereka akan sampai dalam 10 menit. Dia lalu ngebut.




Jessika terus melihat jam tangannya. Sambil senyum dia menatap kaca di depannya.

Di sebelah ada kepala Gang yang malah tegang mengawasinya.

Wung nelpon. Kepala Gang langsung nanyain Kim Woo Gi. Wung melaporkan kalo kakinya kena tembak dan lukanya parah. Mereka diserang dan sekarang dalam perjalanan menuju kedutaan.

Kepala Gang mengatakan kalo dia akan nelpon kedutaan. Ia menanyakan kabar tim.

Wung memberitahu kalo selain Go Hae Ri dan Se Hun semuanya tewas di tempat.

Kepala Gang geram dengarnya.



Gedung GA Blok BA


Sementara itu di luar ada banyak mobil yang datang. Ada Min Jae Sik. Dia mengepalai orang-orang itu untuk masuk.

Eh, ada sekretarisnya Jessika juga dari arah berlawanan.

Direktur Ahn diam di dalam mobil.

Kim Woo Gi sekarat. Wung melapor kalo polisi lokal juga terlibat. Sulit untuk membawa Kim Woo Gi kembali.

Kepala Gang mengatakan kalo ia akan mengirim bantuan yang bisa dipercaya. Ia meminta agar Wung tetap di kedutaan.



Waktunya semakin dekat. Jessika tersenyum penuh kemenangan.

Kepala Gang lalu nelpon lagi.

Pasukan Min Jae Sik sampai. Mereka meminta agar operasi dihentikan. Semua ponsel disita dan semua komputer dimatikan.

Hwa Suk dan yang lainnya mencoba untuk melawan tapi nggak ada gunanya juga. Mereka kalah jumlah.

Kepala Gang minta orang yang ditelpon untuk pergi malam ini juga.




Beberapa orang memaksa masuk. Kepala Gang terkejut. Min Jae Sik muncul dan menyapanya. Ia memberitahu kalo kepala Gang akan ditangkap karena membocorkan rahasia negara dan menguntungkan lawan. Ia berharap kepala Gang bisa kooperatif.

Ia nyuruh anak buahnya untuk memborgol kepala Gang.

Kepala Gang melawan dan memukul mereka. Min Jae Sik dapat giliran paling akhir. Dia ketakutan dan minta kepala Gang buat bicarain dulu. Kepala Gang mencekiknya. Hampir ia memukulnya.

Suara Direktur tiba-tiba nyuruh berhenti. Ia masuk dan memberitahu kaloMin yang akan mengambil alih tim TF.

Kepala Gang melepaskan Min Jae Sik dan menatap direktur bingung.

Min jae Sik nyuruh anak buahnya untuk memborgol Kepala Gang. Menurutnya untuk seorang mata-mata dan penghianat, Kepala Gang kuat tapi b*doh.

Kepala Gang bahkan nggak melawan saat dua tangannya diborgol. Dia bertanya pada direktur, pihak atas mana yang menekannya?

Direktur nggak menjawab meski Kepala Gang terus bertanya saat ia diseret keluar. Min ikutan panik dan menyusul kepala Gang.

Direktur menghela nafas kesal.




Jessika dibebaskan. Sekretarisnya memakaikan mantelnya. Ia hampir aja jatuh. Sekretarisnya meminta Jessika untuk bersandar padanya.

Jessika menolak dan mengaku baik-baik aja. Sesaat kemudian ia sudah lebih santai dan menanyakan penampilannya pada sekretarisnya.

Sekretaris bilangnya bagus. Sambil merapikan penampilannya Jessika merasa kalo Shadow pasti tahu yang dilakukannya.

Ia lalu melangkah meninggalkan ruang interogasi. Di luar ia berpapasan dengan kepala Gang yang tangannya sekarang diborgol.

Ia mengingatkan apa yang ia katakan kalo kepala Gang melakukan kesalahan besar. Michael juga pernah menjadi agen CIA. Ia mempersilakan kepala Gang untuk mampir kalo nggak ada tempat lain untuk bekerja. Ia bisa memanfaatkan keahlian mengarang cerita kepala Gang.

Kepala Gang nggak bilang apa-apa. Dia milih berjalan meninggalkan Jessika.

Jessika menoleh dengan senyum mengejek.


Sekretaris Jessika nelpon Lily sambil jalan. Lily memberitahu kalo mereka pergi ke kedutaan.



Wung dan yang lain membawa Kim Woo Gi masuk. Orang yang ditelpon sama kepala Gang langsung menyambut mereka.

Hae Ri menanyakan dimana dokternya?

Wanita itu memberitahu kalo nggak ada yang mau datang dan mereka masih nyari.

Hae Ri nyuruh Se Hun dan Gun untuk membawa Kim Woo Gi ke klinik atas.

Wung melakukan panggilan video dengan Dokter Lim. Ia mengaku butuh bantuannya untuk luka tembak.

Kim Woo Gi ditidurkan di tempat tidur pasien. Dia terus  teriak-teriak kesakitan. Gun melihat ke luar melalui jendela dan melihat Lily. Ia memberitahu yang lain kalo mereka masih di luar.

Wung masuk dan minta diambilkan alat bedah. Hae Ri terkejut. Wung nyuruh cepat.

Hae Ri dan Se Hun segera mencari.



Di luar Kim Do Su juga sedang mengawasi. Dia melihat taksi Gun lalu menghampiri Lily dan nyuruh Lily untuk membawa barangnya. Lily nggak paham buat apa?

Kim Do Du nggak bilang untuk apa tapi yang pasti bukan buat bertani. Mereka akan masuk dan membunuhnya.

Lily mengingatkan kalo mereka di kedutaan. Kim Do Su nggak peduli. Emang kenapa? Dia kesana bukan buat gagal mendapatkan target.

Lily menghela nafas kesal. Menurutnya Kim Do Su payah karena nggak tahu hal dasar.

Kim Do Su mengancam akan mencungkil matanya Lily pakai jarinya. Lily menjelaskan kalo mereka jadi buronan internasional, maka mereka harus sembunyi seumur hidup.

Kim Do Su terdiam. Kayaknya dia baru tahu. Lily mendorongnya dan mengaku nggak bisa bekerjasama sama amatir.

Kim Do Su sesumbar kalo habis membunuh Kim Woo Gi maka dia bakal menggrorok Lily.

Lily keluar dan memarahi Kim Do Su. Diiranya dia botol bir buat dibuka?

Wung mengikat kaki Kim Woo Gi dengan ikat pinggang lalu merobek celananya. Ih, Gun aja sampai memalingkan wajah lihatnya.


Wung kembali melakukan panggilan video menanyakan kelanjutannya. Dokter Lim mengaku harus melihat arterinya dulu. Ia bertanya apa Wung sudah menghentikan perdarahan?

Wung mengiyakan. Dokter Lim lalu menyuruh Wung untuk membuka luka lebih lebar.

Hae Ri melapor kalo nggak ada alat bedah atau anastesi. Wung nyuruh Hae Ri buat ngambil apapun yang ada.

Wung mengambil obatnya lagi dan menyuntik Kim Woo Gi.

Hae Ri sudah mendapatkan apa yang diperlukan. Wung memakai sarung tangan dan siap melakukan operasi. Dia mengambil pisau dan nyuruh Hae Ri buat mensterilkan.

Hae Ri menurut dia menuangkan alkohol.

Gun bertanya Wung akan melakukannya? Hae Ri meyakinkan kalo Wung bisa. Dia agen khusus sungguhan.

Wung nyuruh Hae Ri menuang iodin povidon.




Se Hun nyuruh Gun untuk memegangi Kim Woo Gi.

Hae Ri menuangkan iodin povidon sesuai perintah Wung. Kim Woo Gi teriak kesakitan. Wung mengambil pisau dan membuka luka tembak, Kim Woo Gi teriaknya makin kencang.

Setelah Wung selesai membuat sayatan mendadak Kim Woo Gi nggak sadarkan diri. Wung membuka sayatannya. Ia lalu nyuruh Hae Ri untuk menuang lebih banyak lagi. Hae Ri menurut.

Dokter Lim memberitahu kalo di dalamnya ada arteri setebal sedotan. Wung lalu nyuruh Hae Ri untuk memperlebar lukanya. Hae Ri terkejut harus melakukannya.

Wung membentak Hae Ri untuk fokus. Dia lalu nyuruh Se Hun untuk melakukannya. Se Hun nyuruh Hae Ri untuk gantian megangin ponsel.

Hae Ri mengatakan kalo ia bisa. Ia lalu memakai sarung tangan dan membuka kaki Kim Woo Gi.

Dokter Lim melihat arterinya dan nghak semuanya cedera. Ia bertanya apa Wung bisa mengoperasinya?

Wung mengiyakan. Ia akan mencobanya. Ia menyiapkan gunting dan benang. Wung melakukannya sesuai dengan arahan Dokter Lim.

Hae Ri ngeri lihatnya dan memalingkan wajah. Wung membentaknya buat tetap fokus.

Nggak lama kemudian Wung selesai menjahit bagian dalam dan luar. Terakhir ia meletakkan kain kasa lalu memerban. Selesai.



Semuanya merasa lega. Tiba-tiba Kim Woo Gi mengalami kejang. Se Hun menanyakannya pada dokter Lim. Kata doktet Kim Woo Gi mengalami pendarahan. Kalo nggak dilakukan transfusi maka dia akan mati.

Wung menepuk-nepuk Kim Woo Gi dan memintanya buat sadar. Ia menanyakan apa golongan darahnya.

Hae Ri memberitahu klao golongan darahnya O. Wung bertanya gimana Hae Ri bisa tahu? Hae Ri memberitahu kalo dia membaca dokumennya sebelum kesana.

Gun memberitahu kalo darahnya O. Dia minta Kim Woo Gi diberi darahnya.

Wung sama Hae Ri kayak nggak yakin.

Gun membentak Hae Ri minta darahnya segera diambil.

Ia memohon agar Kim Woo Gi bertahan dan jangan mati.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 8 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email