Monday, October 21, 2019

Sinopsis Vagabond episode 9 part 2


All content from SBS





Wung melihat di bawah ada banyak mobil yang mengawasi mereka di bawah. 3 van dan sebuah sedan. Kalo dihitung mereka ada sekitar 20 sampai 30 orang.

Se Hun yakin kalo merela pasti dibekali dengan banyak senjata berat. Pun polisi di sana nggak bisa dipercaya. Mereka bisa apa?

Direktur nelpon Wung. Direktur menanyakan kabar Kim Woo Gi.

Wung memberitahu kalo saat ini kritisnya sudah lewat. Dia selamat.

Min Jae Sik yang juga ada di sana kesal dengarnya.

Direktur menanyakan Wung masih menghadapi musuh? Wung membenarkan. Saat ini mereka terisolasi dari dunia luar. Ia menanyakan kapan tim bantuan dikirimkan?

Min Jae Sik ngasih kode ke Direktur. Direktur menurut. Dia nyuruh Wung buat nunggu selama 2 hari.

Wung menanyakan apa ada masalah? Karena kepala Gang nggak menjawab telponnya.

Kepala Gang sedang ditahan tapi direktur malah bilang kalo kepala Gang sibuk dengan penangkapan Jessika. Dia minta Wung bicara dengannya sampai besok. Ia juga melarang Wung mengambil tindakan sebelum tim bantuan tiba. Segera hubungi dia kalo ada masalah.


Telpon diputus. Min Jae Sik kesal karena Kim Woo Gi terlalu lama bertahan. Akan baik buat mereka kalo dia mati aja.

Direktur duduk. Dia menanyakan apa ada kabar dari Yun? Melakukan itu di belakang presiden.

Min Jae Sik menenangkan dan ngasih tahu kalo Yun akan membereskan segalanya. Ia memberitahu kalo Yun yang menyediakan para gadis buat presiden. Mempercayai penguasa kedua adalah yang terbaik.


Tampak beberapa orang sedang menyiapkan senjata. Min Jae Sik masuk ke sebuah ruangan dan menemui orang-orang itu. Ia menugaskan orang-orang itu untuk menghabisi Kim Woo Gi dan Cha Dal Gun.

Hwang Pil Young, pimpinan mereka menanyakan apa yang harus mereka lakukan dengan Gi Tae Wung dan agen lainnya.

Min Jae Sik mempersilakannya untuk menghabisi mereka kalo memang menghalangi. Ia menenangkan kalo Hwang nggak akan disalahkan. Ia yang akan bertanggung jawab penuh.

Mon menjelaskan kalo operasi mereka diberi nama Jalur Sutra karena perjalanannya panjang dan berbahaya. Dan saat mereka kembali mereja akan dapat imbalan besar.

Min Jae Sik nepuk lengan Hwang. Good luck!




Kepala Gang mau ke toilet dan dikawal sama penjaga. Sampai di dalam dia malah menyerang agen yang mengawalnya sampai mereka nggak sadarkan diri.

Apa yang kepala Gang lakukan ternyata terekam kamera CCTV. Operator langsung menghubungi atasannya.

Kepala Gang mengambil ponsel agen itu dan menggunakannya untuk nelpon reporter Harian Pyeonghwa. Ia memberitahu kalo kereka menemukan Kim Woo Gi tapi ada yang mau nyoba membunuhnya.

Reporternya kaget. Dia mencatat apa yang Kepala Gang katakan.

Min Jae Sik mendatangi toilet yang ada kepala Gangnya. Pintunya terkunci.

Kepala Gang di dalam panik. Dia minta pada reporter itu untuk menyampaikannya ke presiden.

Reporter itu mengiyakan. Dia menutup telpon. Pas membaca apa yang dia tulis tadi dia merasa ngeri.



Pintunya nggak kunjung dibuka dan Min Jae Sik terpaksa menembaknya. Dia lalu menendang pintu.

Kepala Gang ada di dekat jendela seolah mau melarikan diri. Min Jae Sik menodongkan senjata dan minta Kepala Gang buat tetap di situ. Dia nyuruh anak buahnya buat ngambil ponsel.

Tapi di sana nggak ada panggilan terakhir. Ia menanyakan siapa yang kepala Gang telpon?

Kepala Gang santai.

"Ibumu. Aku bilang kalo kamu pria jahat"

Min Jae Sik marah dan langsung mukul kepala Gang pakai senjatanya. Ia menyerahkannya pada anak buahnya dan minta agar telponnya diperiksa.

Kepala Gang menatap Min, nggak takut.



Min Jae Sik lalu nelpon Sekretaris Yun dan ngasih tahu nama wartawan yang ditelpon sama kepala Gang. Sekretaris Yun marah sama Min yang bahkan nggak bisa mengatasi kepala Gang.

Sekretaris Yun melihat kalo orang yang lagi dia omongin lagi ngomong sama sekretaris Seo dan ngasih sesuatu.

Sekretaris Seo mengambilnya dan langsung jalan ke ruangan Presiden. Sekretaris Yun mengikutinya.


Dan pas sekretaris Seo mau ngetuk pintu Presiden, Sekretaris Yun tiba-tiba manggil. Tanpa tedeng aling-aling dia minta catatan itu dikasih ke dia.

Sekretaris Seo nggak mau karena dia akan menyerahkannya langsung ke Presiden.

Sekretaris Yun nggak mau tahu. Dia merebutnya tapi sekretaris Seo tetap nggak mau ngasih.

Perdana menteri datang dan menanyakan apa yang terjadi? Apa yang sekretaris Sro pegang?

Sekretaris Seo nemberitahu kalo itu adalah informasi rahasia. Seorang jurnalis Harian Pyeonghwa memintanya untuk menyerahkannya ke Presiden.

Perdana menteri memintanya dia mau lihat. Sekretaris Seo merasa ragu. Tapi alih-alih sekretaris Yun, dia lebih percaya sama perdana menteri. Ia memberikannya.

Perdana menteri membukanya. Sekretaris Yun memberitahu kalo perdana menteri membuka kotak Pandora. Jangan baca kalo nggak yakin bisa mengatasinya.

Nggak ngaruh. Perdana menteri tetap membukanya. Dan habis baca dia merobeknya lalu mengembalikannya ke sekretaris Seo.

Ia tersenyum menatap sekretaris Yun. Kayaknya sekarang mereka berbagi rahasia. Dia nepuk pundaknya sekretaris Yun lalu pergi.




Kepala Gang ada di ruang interogasi. Min Jae Sik masuk dengan membawa setumpuk berkas. Dia nyalahin kepala Gang untuk semua  kecemasannya.

Kepala Gang santai. Min menahannya tapi nggak ada tuntutan padanya. Kalo melepaskannya terlalu berisiko, bahkan dengan perjanjian rahasia.

Min Jae Sik santai. Nggak mungkin disebut pabrik sepatu kalo nggak ada sepatu di dalamnya. Maksudnya apa nggak ada tuntutan? Itu kan pabrik tuntutan.

Kepala Gang mendekat. Dia tahu kalo sekretaris Senior Yun Han Gi yang mengendalikan Min. Min mau ngapain? Setelah Kim Woo Gi ditemukan maka kapalnya akan karam.

Min Jae Sik malah tersenyum. Dia ngasih tahu kalo Kim Woo Gi nggak akan kembali. Dia sudah mengirim tim bantuan ke Maroko. Tim yang ia pilih sendiri.

Kepala Gang marah dan menggebrak meja.




Hwa Suk masuk sama pengawal. Dia diminta buat ngasih cap jempol ke sebuah perjanjian. Hwa Suk membacanya sekilas. Dia ngasih tahu kalo dia sudah meneken perjanjian buat menutup mulutnya.

Min ngasih tahu kalo itu yang intel rahasia yang Kepala Gang bagikan sama Departemen Keamanan Korea Utara.

Kepala Gang langsung menatap Min Jae Sik.

Hwa Suk masih nggak ngerti kenapa dia harus menandatangani itu?

Min bilang kalo Hwa Suk adalah saksi. Hwa Suk langsung menatap kepala gang. Ia lalu menanyakan apa yang akan terjadi kalo dia melakukannya?

Min dengan baik hati ngasih tahu kalo Kepala Gang akan dihukum karena melanggar pasal keamanan Nasional dan Hwa Suk dianggap memihaknya.

Hwa Suk menatap Kepala Gang dan merasa nggak enak hati.

Min Jae Sik mengambilnya kembali. Dia nggak akan maksa. Lagian ada banyak orang yang akan menggantikan Hwa Suk.

Hwa Suk tiba-tiba menahannya. Ia mencap dikumen itu tanpa membacanya dulu. Katanya itu akan memakan waktu.

Min Jae Sik tersenyum pada kepala Gang seolah sesumbar kalo dia menang. Dia lalu menyuruh agennya untuk mengawal Kepala Gang ke rubanah.

Min Jae Sik ngasih tahu Hwa Suk kalo nanti dia harus bersaksi. Apa dia nggak keberatan?

Hwa Suk mengaku kalo dia nggak punya harapan lain selain kerja di sana untuk waktu yang lama dan jadi bawahan Min.

Min senang dengarnya. Hwa Suk malah tiba-tiba minta libur. Min Jae Sik nggak ngijinin. Dia nggak tahu kalo mereka kekurangan orang? (Lah tadi kayaknya bilangnya ada banyak orang?)

Min nyuruh Hwa Suk buat balik kerja. Hwa Duk nggak berani membantah lagi. Dia banglit dan pergi.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 9 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email