Wednesday, October 23, 2019

Sinopsis Vagabond episode 9 part 4


All content from SBS



Wanita penjual ayam nutup telpon Hwa Suk dan langsung ke dapur. Ia manggil Jang Su. Lah, Jang Sunya malah masuk ke dalam lemari.

Wanita itu nyuruh dia buat keluar. Ngapain di sana? Jang Su bilang kalo dia suka gelap.

Wanita itu nyuruh Jang Su buat tetap di kamar dan menutup mata kalo emang dia suka sama gelap.

Wanita itu memberikan pesanan Hwa Suk pada Jang Su. Tapi itu bukan pesanan biasa. Itu sinyal. Jang Su malah tersenyum senang sambil ngajakin wanita itu buat tos.



Nggak lama kemudian Jang Su sudah di jalan. Hwa Suk ternyata sudah nunggu di depan. Hwa Suk menerima semua ayamnya dan memberikannya pada agen di sampingnya.

Jang Su bilang kalo semuanya 64 juta won. Hwa Suk meralat. Mungkin maksudnya 64.000 won. Hwa Su memberikan kartunya dan Jang Su menggeseknya. Di belakang ada yang lagi ngawasin Hwa Suk.

Jang Su ngasih pulpen dan minta Hwa Suk buat tandatangan. Habis tandatangan ia mendapatkan kartunya kembali dengan notanya.

Hwa Suk tahu restoran ayam itu dari kepala Gang. Dia rada bingung dengan apa yang dimaksud ayam peluru. Kepala Gang memberitahu kalo itu adalah baris rahasia yang hanya dipakai sama Wung dan dirinya.

Saat kode nol menyerang, telpon ayam peluru. Kepala Gang ngasih tahu Hwa Suk kalo kodenya adalah vagabond.




Gun lagi olahraga di depan Kim Woo Gi yang lagi makan. Kim Woo Gi terus menatap Gun. Tapi pas Gun sudah selesai olahraga dan menatap balik Kim Woo Gi, Kim Woo Ginya lanjut makan lagi.

Gun menanyakan apa Kim Woo Gi juga mabuk pesawat? Kim Woo Gi nggak menjawab. Jerome terorisnya? Gimana mereka bisa ketemu?

Kim Woo Gi malah mengalihkan dengan memuji Gun yang energik. Gin berolahraga padahal habis mendonorkan darah padanya.

Gun malah tersenyum mengejek. Dia marah dan menarik kerah baju Kim Woo Gi. Dia kesal mesti mendonorkan darah sama masak bubur buat sampah kayak Kim Woo Gi.

Kim Woo Gunya dah merasa kayak kecekik tapi Gun nggak mau melepaskannya. Gun mengatakan kalo ia akan membuat Kim Woo Gi pingin mati saat di dekatnya.

Kim Woo Gi juga kayak nggak takut. Lihat siapa yang menang nanti.

Gun melepaskan Kim Woo Gi.


Hae Ri mendadak masuk dan memberitahu kalo tim bantuan sudah tiba. Gun langsung lihat ke jendela.

Di bawah beberapa mobil emang datang. Lily membangunkan Kim Do Su dengan mencubitnya. Pengintaian berakhir.

Beberapa orang pria masuk ke gedung kedutaan. Gun merasa aneh karena para penjahat membiarkan tim bantuan masuk gitu aja dan nggak melakukan penyerangan apapun. Sedang mereka tadi cepat banget nyerang mereka.

Hae Ri menenangkan kalo mungkin mereka nggak mau ngambil resiko.



Wung, Se Hun, Hae Ri dan Gun menyambut kedatangan tim bantuan. Ketua tim bantuan rada heran lihat Gun. Hae Ri mengenalkan Gun.

Ketua tim bantuan mengaku sudah dengar tentang Gun. Ia berterima kasih atas kerja baik mereka. Ia lalu memberitahu Wung kalo pemerintah lokal akan mengirimkan bantuan jam 9 besok.

Gun nggak habis piir dengar mereka harus nunggu lagi. Ia pikir mereka bisa keluar dari sana pakai helikopter.

Ketua tim menenangkan Gun buat nggak khawatir karena mereka sudah datang.

Gun sebenarnya rada curiga dengan koper besar yang dibawa sama masing-masing agen.

Ketua tim bantuan minta ditunjukkan kamar Kim Woo Gi. Hae Ri lalu mengantarkan mereka ke sana.




Wung menatap mereka curiga. Ternyata dia menyadari kalo mereka bukan anak buahnya kepala Gang.

Dan saat itu juga ponselnya bunyi. Pemilik restoran ayam ngasih tahu kalo dia punya pesan buat Wung. Ia menanyakan apa tim bantuan sudah datang?

Wung mengiyakan. Pemilik restoran ayam bilang kalo mereka pembunuh. Wung syok dengarnya. Apa yang pemilik restoran ayam katakan adalah berdasarkan dari apa yang Hwa Suk tulis. Tae Wung, tim banyuan, pembunuh.

Ia lalu melanjutkan pesan pribadi darinya agar Wung jangan mati biar bisa datang makan ayam saat balik ke Korea nanti. Habis itu ia menutup telponnya.



Setelah itu direktur nelpon. Direktur juga ngasih tahu kalo tim bantuan akan membunuh Kim Woo Gi dan juga Cha Dal Gun. Ia meminta agar Wung bekerjasama sama Hwang (ketua tim bantuan).

Wung nanyain siapa yang merintah? Dia tahu kalo itu bukan keputusannya Direktur.

Direktur malah memarahi Wung. Ia minta Wung melakukannya saja atau kalo enggak dia Hae Ri dan yang lain akan mati.

Wung menanyakan apa yang terjadi kalo dia menghabisi tim bantuan?

"Kamu akan jadi penghianat"

Direktur memberitahu kalo Min Jae Sik sudah kembali dan kepala Gang ditahan. Ia mengingatkan Wung kalo itu adalah perintah negaranya.

Mata Wung berkaca-kaca menahan marah.

Se Hun mendekat dan menanyakan apa yang terjadi?




Hae Ri dan Gun mengantarkan tim bantuan ke kamar Kim Woo Gi. Mereka malah bilang akan memakai kamar itu dengan alasan akan melindungi Kim Woo Gi.

Gun nggak bisa terima. Dia mau tetap bersama Kim Woo Gi sampai Kim Woo Gi bersaksi di pengadilan.

Ketua tim bantuan malah ngajakin Gun buat berbagi kamar.  Mereka juga akan melindungi Gun.

Gun nggak mau. Dia maunya dilindungin sama agen Go Hae Ri.

Ketua tim bantuan mengingatkan kalo ini adalah situasi mendesak. Kalo musuh menyerang masuk, ...

Gun tetap maunya dilindungi agen Go. Menurutnya agen Go sangat terampil. Hae Ri tersenyum.

Ketua tim maksa Gun buat mengikuti...


Wung tiba-tiba datang dan ngasih tahu kalo mereka punya kamar buat tim bantuan. Ia rasa kamar itu nggak cukup besar. Ia menyarankan agar mereka memakai kamar yang lebih besar.

Ketua tim bantuan nggak bisa bilang apa-apa lagi.



Sudah malam banget tapi Gun masih juga belum tidur. Dia melihat situasi di luar.

Hae Ri yang tadinya sudah tidur jadi bangun. Dia melihat Gun yang kelihatan nggak tenang dan menyuruhya tidur. Dia yang akan jaga.

Gun curiga sama ketua tim bantuan dan ternyata Hae Ri juga merasakan hal yang sama.

Gun lalu mau keluar dulu.

Di tempatnya tim bantuan malah lagi nyiapin senjata. Ketua tim ngasih tahu kalo target mereka ada dua. Kim Woo Gi dan Cha Dal Gun. Singkirkan yang menghalangi.




Gun ada di luar pintu. Dia mengetuk pintu. Ketua tim waspada dan bertanya siapa?

Hae Ri tiba-tiba membekap mulut Gun dan menariknya. Dia nyuruh Gun buat diam.

Hae Ri menyebutkan namanya. Ketua tim membukakan pintu. Hae Ri bertanya kenapa mereka nggak istirahat? Ketua tim bilang kalo mereka sedang meriksa peralatan.

Hae Ri nawarin makanan tapi ketua tim menolak. Ia lalu menutup pintu kembali.

Sekilas Hae Ri melihat kalo mereka menyiapkan senjata dengan peredam. Ia lalu kembali ke Gun dan memberitahukannya. Gun menduga kalo mereka mau melakukannya diam-diam.

Hae Ri juga merasa nggak masuk akal secara mereka harusnya melawan musuh di luar.



Gun lalu nyuruh Hae Ri untuk membawa Kim Woo Gi ke kamar Wung dan ia akan mencari tahu lebih banyak.

Hae Ri berpesan agar Gun hati-hati. Ia lalu pergi.

Gun mendekati kamar tim bantuan dan mengetuk pintu. Ketua tim bilang kalo mereka nggak mau mie gelas. Dikiranya Gun Hae Ri yang tadi ngetuk pintu.

Gun nyebutin namanya. Semua agen langsung pada siaga. Gun bilang kalo dia pingin membicarakan Kim Woo Gi.


Tiba-tiba ketua tim menembaki pintu. Yang lain ikut maju sambil bawa senjata masing-masing. Mereka membuka pintu.

Gun yang ada di samping pintu langsung menendang pintu dan menyerang mereka pakai tangan kosong.

Dia selalu menghalangi saat ketua tim mau menggunakan senjata. Ia lalu menarik ketua tim ke balik sofa.


Hae Ri membangunkan Kim Woo Gi. Dia nyuruh Kim Woo Gi memakai sepatu.

Ponselnya Gun bunyi. Ia mengangkatnya sambil membuka borgol Kim Woo Gi.

Yang nelpon wanita dan dia tahu soal Hae Ri. Ternyata dia adalah sekretarisnya Edward. Dia minta Hae Ri untuk mendengarkannya baik-baik.

Pasang pengatur waktu di ponselnya dan pindah ke zona aman sekarang. Turuti kata-katanya atau kalo enggak mereka akan mati.

Hae Ri masih nggak ngerti. Dia melihat ke tempat Dal Gun.




Pasukan tim bantuan mendekat. Gun muncul dengan menyandera ketua tim. Dia menodongkan senjata tepat di leher ketua tim.

Gun nyuruh mereka untuk menjatuhkan senjata mereka.

Ketua tim sendiri yakin kalo Gun nggak akan pernah menembaknya.

Gun mengatakan kalo dia nggak bisa membunuh manusia tapi dia bisa membunuh yang lebih buruk dari hewan.

Ketua tim nyuruh pasukannya buat menembak Gun. Dia yakin Gun nggak akan menembaknya. Pasukan tim nggak berani. Ketua tim lalu nyuruh wakil ketua buat nembak.

Belum juga wakil ketua nembak dia sudah ditembak duluan sama Hae Ri. Dia datang bersama dengan Kim Woo Gi.




Wung sama Se Hun sedang mengawasi melalui kamera CCTV. Se Hun nggak habis pikir. Apa mereka cuman akan nonton aja?

Wung mengatakan kalo dia mengikuti perintah negaranya.

Hae Ri sendiri malah merasa yakin dengan apa yang ia lakukan. Ia menatap Gun yang juga sama yakinnya dengannya.

Hhh..asli bikin tegang banget. Nggak tahu yang tadinya ragu buat nyinopnya tapi sekarang malah nagih banget.

Walaupun pv nggak setinggi drama lain diblogku, saingan sama blog besar, nggak ada yang komen juga, tapi masih pingin egois aja gitu. Lanjut terus apapun yang terjadi. Bodo sama perihal lainnya!!!

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 9 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

6 komentar

October 23, 2019 at 9:52 PM delete

semangat kak admin,.saya selalu setia menunggu sinopsis drama vagabon.

Reply
avatar
Uno
October 24, 2019 at 6:54 AM delete

Terima kasih Akasya. Jangan lupa mampir lagi, ya.

Anysti😘

Reply
avatar
October 24, 2019 at 11:41 AM delete

Saya selalu nungguin sinopnya blog mbak. Semangat kakak 😘

Reply
avatar
November 3, 2019 at 7:20 PM delete

Lanjutkan... Krn lagi hemat kuota,biasa nonton streaming sekarang beralih dlu baca sinopsis

Reply
avatar