11/17/2019

Sinopsis Fake Affair episode 8 part 4


All content from NTV





Jyo sudah selesai siap-siap buat berangkat ke Spanyol. Akari masuk ke kamarnya. Dia heran lihat Jyo nggak membawa kameranya.

Jyo tersenyum dan memberitahu kalo dia akan kembali ke sana kalo operasinya berjalan dengan baik.

Akari ragu-ragu mau nanya. Apa dia beneran nggak akan bilang apa-apa ke Shouko?

Jyo mengangguk. Ia akan pergi dan pamitan sama Shouko. Dan kalo terjadi apa-apa sama dia, dia minta Akari untuk nggak bilang apa-apa sama Shouko.

Akari kayak merasa sedih. Dia merasa kalo mereka sama-sama b*doh padahal dari awal mereka adalah pasangan yang serasi.

Akari nangis. Ih, Jyo malah tersenyum lihat kakaknya nangis.


Kenji hari ini libur tapi dia malah cuman di rumah aja. Ibu menyarankan agar Kenji makan siang di luar. Ia nanyain Yoko di mana?

Kenji memberitahu kalo Yoko lagi nyuci. Eh, habis itu wajah Kenji malah nampak sedih.



Di dapur rumahnya Yoko malah ternyata lagi nelpon Fuuta. Fuuta rada ragu antara mau ngangkat apa enggak. Tapi akhirnya di jawab juga.

Yoko serasa mau nangis. Dia bilang ke Fuuta supaya jangan ketemu lagi.

Fuuta kaget dengarnya.

Yoko melanjutkan agar Fuuta nggak usah lagi ngirim pesan atau nelpon dia lagi.

Fuuta bertanya apa suaminya Yoko bilang sesuatu? Dia kan sudah bilang kemarin kalo dia nggak peduli sama itu semua.

Yoko minta maaf sama Fuuta. Dia nangis. Ia mengaku lelah bohong mulu. Fuuta terdiam. Dia syok. Matanya berkaca-kaca tapi dia tetap berusaha buat tegar. Ia memaksakan senyumnya dan mengaku ngerti. Ia pikir kalo mereka bisa ketemu lagi dan menanyakan kapan waktunya? Ia akan menunggu.

Yoko makin sedih dan menutup telponnya.

Fuuta bangkit. Dia frustasi banget sebenarnya. Ia melampiaskannya dengan mukulin samsak.


Kenji lagi main sama ayah. Yoko turun dari rumahnya. Ibu ngajakin buat makan siang di luar. Apa Yoko mau ikut?

Yoko tersenyum mengiyakan. Ia menanyakan apa yang akan mereka makan? Kenji kaget dengar Yoko mau. Ia menoleh dan melihat istrinya tersenyum.


Shouko jalan ke tempat dia janjian sama Jyo. Ternyata Jyo sudah ada di sana. Shouko tersenyum mendekat dan manggil Jyo.

Jyo menoleh dan melihat Shouko. Mereka saling mendekat. Shouko menanyakan apa Jyo baik-baik aja? Ia mengaku merasa sedikit khawatir kalo-kalo Jyo pingsan lagi.

Jyo memberitahu kalo dia baik-baik aja. Ia pergi untuk mengambil beberapa foto. Shouko lega dengarnya. Keduanya mau ngomong dan pas banget barengan.

Jyo nyuruh Shouko buat duluan. Shouko menolak dan minta Jyo aja buat duluan. Ia akan mengatakannya setelah Jyo.

Jyo tersenyum. Ia memberitahu kalo dia ingin mendengar apa yang ingin Shouko katakan. Shouko mengiyakan. Tapi pertama-tama dia ngajakin Jyo buat makan dulu.




Keduanya sudah ada di sebuah restoran dan sudah mulai makan. Jyo jadi ingat kalo mereka makan okonomiyaki pas pertama kali ketemu.

Shouko mengiyakan. Dia ingat kalo mereka datang ke toko okonomiyaki yang Jyo merengek pingin dia datangi kayak anak kecil. Ia merasa kalo makanannya lezat banget. Dia pingin ke sana lagi.

Juga juga merasakan hal yang sama.

Shouko berencana untuk mengatakannya setelah mereka selesai makan. Kalo dia bilang masih jomblo, apa mereka akan jadi kekasih sejati? Atau apa Jyo akan terganggu dan melarikan diri? Kalo itu terjadi maka dia nggak akan melakukan itu lagi.

Jyo mengangkat wajahnya dan tersenyum menatap Shouko. Shouko membalas senyum Jyo. Mereka tampak sangat bahagia.

Ternyata Jyo juga mau bilang selamat tinggal setelah nereka selesai makan.


Hari sudah sore. Keduanya berdiri di jembatan menatap matahari yang mau tenggelam. Shouko manggil Jyo. Sebenarnya selama ini dia selalu ingin mengatakannya pada Jyo.

Shouko menghela nafas panjang dan menyiapkan diri. Ia membungkuk dan meminta maaf pada Jyo. Selama ini dia selalu bohong sama Jyo. Dia belum benar-benar menikah. Dia masih jomblo.


Hari saat dia pertama kali ketemu sama Jyo di pesawat ke Hakata, yang ia jatuhkan adalah cincin kawin kakaknya.

Saat Jyo menemukannya dan nanyain "Yang mana?". Dia jawab kiri untuk beberapa alasan. Nggak ada arti yang mendalam dia cuman pingin bercanda. Karena dia nggak pernah bisa jatuh cinta. Cuman sekali dia bohong dan bilang kalo dia sudah menikah dan bisa jatuh cinta dengan orang yang luar biasa kayak Jyo.


Kayak Night on the Galactic Railroad. Giovanni dan Campanella, ia nemuin apa itu cinta sejati. Ia mengaku sangat senang. Ia memikirkan untuk mengatakannya berkali-kali. Tapi dia yang tanpa pesona apa-apa, membosankan, ia nggak punya percaya diri. Dia pingin jadi seseorang cuman di depan Jyo aja.

Ia takut kalo Jyo akan pergi kalo dia mengatakan yang sebenarnya. Kalo Jyo akan lari. Makanya dia terus bohong. Tapi sekarang dia nggak pingin bohong lagi. Ia benar-benar jatuh cinta sama Jyo.

Shouko menunggu Jyo tapi Jyo nggak bilang apa-apa. Ia mengulangi pernyataan cintanya.



Jyo juga lagi nyiapain hati. Dia minta maaf sama Shouko. Ia mengaku baik-baik aja karena itu cuman perselingkuhan. Dia minta Shouko datang karena tadinya dia pikie Shouko punya seseorang yang dia cintai dan tempat untuk kembali.

Shouko syok dengarnya.

Jyo memalingkan wajahnya dan melanjutkan kalo main-main tanpa masalah artinya sempurna untuknya. Terakhir Jyo ngajak Shouko untuk mengakhiri semuanya.

"Selamat tinggal, Shouko!"



Jyo berjalan dan meninggalkan Shouko.

Shouko nangis. Jyo juga sebenarnya nangis. Berat banget buat ninggalin Shouko.





Kita lalu dikasih lihat apa aja yang sudah mereka alami selama ini. Cinta.



Malamnya Jyo berangkat ke bandara. Dia menoleh ke belakang kayak berharap kalo Shouko bakal datang.

Shouko sampai kamarnya. Gelap. Dia bahkan nggak nyalain lampu dulu. Ia mengambil buku Galactic dan memasukkannya ke dalam kotak bersama dengan cincin dari Jyo lalu memasukkannya ke dalam lemari. Ih, ditaruhnya juga di rak paling atas. 😭😭😭

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Fake Affair episode 8 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon