Tuesday, November 19, 2019

Sinopsis Fake Affair episode 9 part 2


All content from NTV




Yoko meninggalkan kamar Shouko. Kenji lagi makan kue sama ayah dan ibu. Ayah nggak tahu kalo Yoko sudah di rumah.

Ibu memberitahu kalo Kenji membawakan mereka kue. Kenji menawari Yoko untuk makan juga. Mille fuille. Yoko tersenyum dan mengiyakan.

Kenji memberikankue itu pada Yoko yang duduk di sebelahnya. Ia memberitahu kalo hari Minggu nanti dia akan main golf bersama atasannya. Ia meminta maaf pada Yoko. Padahal dia sudah janji mau menemani Yoko.

Yoko merasa nggak masalah. Toh itu juga kan bagian dari kerjaan.

Yoko meminum tehnya. Sebenarnya dia malah lega nggak usah bersama sama Kenji.



Fuuta mau pulang. Nggak sengaja dia melihat wanita yang mirip sama Yoko. Seseorang juga memanggilnya Yoko.

Fuuta pikir itu memang Yoko. Dia senang bisa melihat Yoko meski cuman dari jauh. Tapi pas wanita itu berbalik, hhh ternyata bukan. Fuuta nampak sedikit kecewa.




Yoko sendiri sedang ada di kamarnya. Dia duduk di depan meja riasnya. Ia melepaskan kacamata dan ikat rambutnya.

Melihat rambutnya tergerai malah mengingatkannya pada Fuuta. Senyum Fuuta.

Yoko meletakkan sisirnya dan membuka laci meja. Ia mengambil kotak cincin dari Fuuta dan membukanya.

Kala itu Fuuta janji akan ngasih Yoko cincin kalo dia memenangkan pertandingan. Dia lihat Yoko nggak pakai cincin dan dia pingin ngasih satu.

Yoko nangis teringat semua itu.


Kenji ternyata ada di luar. Entah apa yang dia lakukan. Dengar nggak ada suara apa-apa di dalam kamar membuatnya jadi curiga lagi.




Shouko dandan cantik banget. Dia datang ke tempat janjian sama Todo. Todo ternyata sudah ada di sana. Dia langsung manggil Shouko saat tahu Shouko sudah datang.

Todo minta maaf karena manggil Shouko dengan nama depannya. Apa nggak papa? Kan mereka nggak lagi kerja.

Shouko mengangguk dan nggak mempermasalahkannya.

Todo menuangkan anggur untuk Shouko dan mengajaknya bersulang.

Todo mengaku sangat gugup. Masalahnya dia nggak pernah ke tempat kayak gitu selain untuk urusan kerjaan. Ia bisa mengundang Shouko tapi dia sendiri jarang pergi ke bar.

Shouko memberitahu kalo dia juga. Ia mengucapkan terima kasih atas makanannya.

Todo menanyakan apa yang Shouko lakukan di hari libur? Shouko memberitahu kalo dia suka bepergian. Dia sering melakukannya, bepergian sendiri.

Todo ngerti. Saat itulah Shouko pergi ke Yamanashi? Sambil makan dia bertanya apa Shouko dari Tokyo?

Enggak. Shouko dibesarkan di pinggir kota. Hanamaki di Prefekrur Iwate.




Todo sudah menduganya. Ia melihat kalo Shouko sangat rendah hati. Ia mengambil garam. Tapi nggak tahu kenapa nggak bisa keluar saat diputar.

Shouko juga mencobanya. Apa nggak ada  isinya? Dan ternyata cara menggunakannya bukannya diputar tapi ditekan tombol di atasnya.

Gara-gara itu suasananya jadi nggak terlalu canggung.

Makanannya sudah habis. Shouko ngajakin Todo buat ke restoran favoritnya lain kali. Todo senang dan mengiyakan. Shouko senang dengarnya.


Yoko sedang ada di salon. Ia berencana memotong rambutnya jadi lebih pendek. Kenji mengirim pesan. Nanyain dia ada lagi apa? Lagi di mana?

Yoko memberitahu kalo dia lagi ada di salon. Mau merubah potongan rambutnya sedikit.

Pegawai salon mendatanginya. Apa nggak papa motong rambut yang indah itu? Yoko mengiyakan. Ia minta agar rambutnya dipotong biar rada beda.

Ternyata di belakang Yoko ada Fuuta. Dia berniat mewarnai rambutnya agar orang-orang bisa mengingatnya



Yoko kayak nggak nyangka bisa melihat Fuuta lagi.

Orang yang menangani Fuuta menawarkan warna merah biar karakternya Fuuta lebih kuat.

Fuuta teringat pada Yoko. Yoko bilang kalo dia suka sama warna rambut Fuuta.

Fuuta berkata kalo menurutnya pink bagus. Ada seseorang yang suka sama warna itu.




Secara nggak sengaja Fuuta melihat Yoko duduk di belakangnya. Mereka saling lempar senyum.

Orang yang mau memotong rambut Yoko datang. Dia akan memotongnya. Fuuta panik. Dia tahu-tahu bangkit dan minta agar Yoko jangan memotong rambutnya.




Shouko ngajak Todo ke restoran yang biasanya dia datangi. Todo merasa kalo tempat itu bagus. Shouko merasa senang Todo menyukainya. Tempatnya memang rada jadul. Tapi dia suka di sana.

Todo tersenyum. Dia memberitahu kalo Shouko adalah tipe wanita yang selalu dia pikirkan. Hmm? Shouko kaget dengarnya.

Todo meletakkan gelasnya dan memberitahu kalo pacar terakhirnya adalah seorang pembohong. Sudah dua kali. Tadinya dia pikir menjalin cinta akan sangat menyenangkan. Makanya dia memperhatikan Shouko. Menurutnya Shouko selalu penuh semangat dan ceria.

Shouko nggak nyangka Todo melihatnya seperti itu.

Todo melihat Shouko lagi jalan sama Masako. Dia tersenyum.

Todo memberitahu saat dia melihat senyuman Shouko, ia berpikir kalo kayaknya Shouko bukan seseorang yang akan berbohong.

Shouko tersenyum nggak nyaman.




Pemilik restoran memberikan makanan Shouko. Dia meledek Shouko yang akhirnya punya pacar juga. Ia mengucapkan selamat sambil tepuk tangan. Seisi restoran langsung pada ikut tepuk tangan.

Pemilik restoran menghampiri Shouko. Ia akan memberikan minuman gratis.

Shouko membantahnya. Todo bukanlah pacarnya.

Todo membenarkan. Tapi dia ingin menjadi pacar Shouko.

Shouko mengambil gelasnya. Ia minta agar Todo berhenti membuat lelucon.

Todo memberitahu kalo dia sama sekali nggak bercanda. Todo menatap Shouko dan bertanya,...

"Shouko, maukah kamu pacaran denganku?"

Hhkkk, Shouko yang lagi minum jadi keselek.

Todo khawatir dan menepuk punggung Shouko.


Shouko ke toilet. Dia ngerasanya salah aja kalo Todo nembak dia.

Melihat ada kaca Shouko langsung membenturkan kepalanya. Bayangannya langsung muncul sambil bawa kipas. Dia ngomelin Shouko karena menyia-nyiakan waktu.

Shouko nggak paham. Menyia-nyiakan waktu gimana maksudnya?

Bayangan nyuruh Shouko untuk menerima ahli waris sebelum dia berubah pikiran.

Shouko sendiri bingung harus menjawab apa. Bayangan nggak habis pikir. Apa yang kurang dari jalan waris itu sampai Shouko nggak suka?

Shouko mengongatkan kalo mereka kan baru aja ketemu. Lagian mereka belum saling mengenal satu sama lain. Tapi kenapa harus dia?



Bayangan berpikir kalo Shouko nggak bisa melihat dirinya sendiri dengan jelas, tapi pesonanya telah meningkat sejak dia selingkuh dengan Jyo.

Shouko makin nggak paham.

Bayangan melanjutkan kalo saat Shouko jatuh cinta sama Jyo dia jadi nampak gemerlapan dan berkilau. Bukannta banyak orang yang bilang kalo wanita akan lebih cantik kalo lagi jatuh cinta?

Shouko terdiam.

Bayangan langsung tahu kalo Shouko ingat lagi sama Jyo.

Shouko membantahnya. Ia memberitahu kalo semuanya sudah berakhir. Mereka nggak akan mungkin ketemu lagi.

Bayangan menanyakan apa Shouko nggak pingin melihat Jyo sekali lagi?

Shouko membantahnya. Tiba-tiba bayangannya menghilang. Shouko bingung.


Jyo sedang ada di dalam pesawat. Dia tersenyum. Sebentar lagi dia akan ketemu lagi dengan Shouko.




Yoko bersama Fuuta di sebuah restoran. Yoko nggak nyangka bisa ketemu lagi sama Fuuta. Dia selalu ingin ketemu lagi sama Fuuta untuk meminta maaf dengan benar. Ia mengaku bohong mengatakan masih jomblo.

Fuuta malah tersenyum. Ia memberitahu kalo semua orang berbohong. Yoko mengangkat wajahnya dan menatap Fuuta. Ia bertanya apa Fuuta bohong tentang semuanya?

Fuuta kaget ditanya begitu. Ia memikirkannya dan menemukan kalo dia nggak bohong. Dia mencintai Yoko. Mata Yoko berkaca-kaca. Fuuta melanjutkan kalo sia ingin bersama Yoko selamanya. Tapi gara-gara dia Yoko jadi terus bohong dan menderita. Jadi nggak papa kalo mereka nggak bisa melihat satu sama lain.

Yoko nangis. Fuuta menasehati kalo nggak baik Yoko terus bohong.

Yoko menggeleng. Dia mengaku nggak bisa apa-apa selain terus bohong. Dia terus berbohong sepanjang waktu. Sampai pada akhirnya dia hanya berputar-putar di tempat yang sama. Itu hanya kebohongan. Terus berputar ditempat dan pelan-pelan merasakan Fuuta menjauh. Nggak ada apa-apa saat dia menyentuh Fuuta. Bohong itu butuh banyak waktu. Dia ingin tahu wanita tua macam apa dia nanti.



Mata Fuuta berkaca-kaca mendengarkan kata-kata Yoko. Ia merasa nggak papa. Ia akan menunggu di sana. Lagian gimana kalo dia membawa pergi Yoko? Haruskah dia melakukan itu? Dengan begitu waktu yang akan mereka habiskan akan lebih lama.

Yoko nggak bilang apa-apa.

Fuuta meyakinkan kalo dia akan melunakkan hati Yoko. Dia meminta Yoko untuk pergi bersamanya. Dia memang nggak punya uang, tapi dia akan mengambil banyak pekerjaan paruh waktu. Ia akan berlatih lebih keras biar bisa menangin banyak pertandingan.

Yoko nangis.

Fuuta menanyakan apa Yoko mencintai suaminya?

Yoko menggeleng dan memberitahu kalo dia nggak mencintai suaminya. Dia nggak bisa merasakan mencintai suaminya.

Yoko melihat keluar. Lampu lalu lintas yang tadinya berwarna merah berubah menjadi hijau. Ia bertanya pada Fuuta apa dia harus menyerah pada semuanya?




Shouko jalan sama Todo. Todo menanyakan apa besok malam Shouko ada acara? Shouko menjawab kalo nggak ada yang istimewa.

Todo ngajakin Shouko untuk ke Meat Fest dengannya. Dia menunjukkan ponselnya. Ada di Ebisu.

Shouko mengaku ingin pergi.

Todo senang dengarnya. Ia mengungkit tentang jawaban Shouko untuk pertanyaan sebelumnya.

Shouko cuman tertawa.




Erika tiba-tiba manggil Shouko. Ia menyinggung kalo Shouko lama nggak mampir ke toko.

Todo pamit. Dia lalu pergi.

Erika langsung bertanya apa gara-gara Shouko Jyo balik ke Spanyol?

Todo yang belum jauh rada gimana dengar nama Jyo. Ia sempat berbalik sebelum akhirnya lanjut jalan lagi.

Shouko kaget. Erika memberitahu kalo Jyo menderita tumor otak dan kembali je Spanyol untuk menjalani operasi.

Hah? Shouko kaget. Erika mengulangi apa yang dia katakan. Dia yang baru tahu kaget banget. Tumor otak? Operasi?

Erika mengira kalo Shouko nggak tahu. Akari bilang kalo itu semua karena Shouko.

Bersambung...



Artikel Terkait

Sinopsis Fake Affair episode 9 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

2 komentar

November 19, 2019 at 8:23 PM delete

Makasih ka...semangat terus ya...🤗 Fighting...🔥

Reply
avatar