Sunday, November 24, 2019

Sinopsis Vagabond episode 15 part 1


All content from SBS





Rumah Sakit Jiwa Haedong


Wung, Hae Ri dan Se Hun datang ke rumah sakit jiwa tempat Kim Woo Gi berada. Anehnya dari pihak rumah sakit malah menyatakan kalo Kim Woo Gi hilang. Dia diculik.

Wung dan yang lain dibawa ke kamar tempat Kim Woo Gi dirawat. Tempatnya berantakan. Ada bercak darah di lantai.

Se Hun menanyakan keberadaan pengawas Kim Woo Gi.

Petugas memberitahu kalo pengawas mengalami cedera dan dilarikan ke rumah sakit.

Hae Ri bilang ke petugas kalo dia mau meriksa CCTV tapi petugasnya bilang kalo CCTVnya rusak.

Wung lalu nyuruh Se Hun untuk menghubungi tim forensik untuk meriksa sidik jari dan noda darah. Se Hun mengiyakan lalu pergi dari sana.



Wung melaporkannya ke Kepala Gang. Berdasarkan keterangan penjaga pelaku penculikan mengenakan masker dan jas dokter jadi nggak ada yang mengenali.

Kepala Gang nyuruh Hwa Suk buat minta rekaman CCTV di sekitar rumah sakit dari polisi. Hwa Suk menghela nafas dan mengiyakan.

Wung, Hae Ri sama Se Hun lagi ada di dalam mobil. Wung ngasih tahu kepala Gang kalo keadaannya kacau banget. O Sang Mi menghilang dan sekarang Kim Woo Gi diculik.

Kepala Gang mengatakan kalo mereka harus menemukan O Sang Mi dan Kim Woo Gi sebelum mereka dibunuh.

Wung nggak bilang apa-apa lagi.


Gun masih nyari O Sang Mi. Jerome menyapanya dan jalan ke arahnya. Gun memakinya. Jerome langsung nembak. Gun buru-buru menghindar.

O Sang Mi kabur menuruni tangga tapi malah terlihat sama Jerome. Ia berbalik dan melarikan diri.

Jerome mengejarnya. Gun menyerang Jerome. Mereka bertarung. Duh, gelap amat, yak!! Nggak kelihatan mukanya😀😀



O sang Mi berlari dan mencoba menyelamatkan diri.

Gun bangkit dan lari. Jerome yang baru aja menghantam kaca bangkit dan meraih senjatanya. Dia menembaki Gun.

O Sang Mi menemukan piaau makan dan menggunakannya untuk melindungi diri tanpa dia tahu kalo orang yang ia hindari ada di belakangnya.

Orang itu mendekat pelan-pelan ke O Sang Mi dengan membawa pisau.


Jerome masih belum menemukan Gun.

Gun tiba-tiba muncul dari atas dan menendang Jerome. Jerome mau membalas tapi malah dilempar sama Gun.

Teman Jerome datang dan menembak Gun. Gun kabur. Teman Jerome membantu Jerome untuk bangkit tapi Jeromenya nolak buat dibantu.

Polisi datang.



Gun masih nyari O Sang Mi. Di lantai ada bercak datang. Mungkin itu darahnya O Sang Mi. Ia menyalakan lampu dan melihat kalo O Sang Mi terluka.

Gun mendekat. Ia meminta O Sang Mi untuk bertahan sementara ia menelpon ambulans.

O Sang Mi yang lehernya terluka nggak bisa ngomong. Ia menulis sesuatu pakai jarinya. Gun bertanya apa itu?

O Sang Mi mengatakan Sa..Ma..el. Gun nggak ngerti apa itu Samael. Apa Hong Sun Jo? O Sang Mi nggak bilang apa-apa lagi dan meninggal.

Gun mengambil ponselnya dan memotret apa yang O Sang Mi tulis tadi.

Polisi datang. Gun menyimpan ponselnya kembali dan mengangkat tangannya.

Kantor Polisi Gojan




Gun mengaku sudah mengatakan semuanya pada polisi tapi polisinya masih nggak terima dan minta Gun untuk memberitahu apa yang dikatakan O Sang Mi sebelum tewas.

Gun menegaskan kalo O Sang Mi nggak bilang apa-apa.

Polisi minta sidik jari Gun. Gun tanpa curiga memberikannya. Ia memberitahu polisi kalo dia yang menghubungi mereka dan dia dikira membunuh O Sang Mi.

Polisi minta Gun untuk melakukan apa yang diperintahkan karena polisi membutuhkannya untuk referensi. Gun dimintai sidik jari lagi. Jari telunjuk. Sekali lagi Gun memberikannya.

Polisi melihat catatan tentang Gun. Ada catatan tentang kekerasan. Gun mengiyakan kalo ia didenda gara-gara itu. Apa ada masalah?

Polisi menatap Gun tanpa bilang apa-apa.


Nggak lama kemudian Hae Ri datang bersama dengan Se Hun.

Polisi menanyakan siapa mereka? Se Hun menunjukkan identitasnya dan memberitahu kalo mereka dari BIN. Polisi menanyakan alasan mereka kesana.

Hae Ri memberitahu kalo mereka penanggung jawab kasus itu. Gun akan ikut dengan mereka.

Hae Ri menarik Gun dan mengajaknya pergi.

Se Hun memberikan sesuatu pada polisi itu. Ia memintanya untuk melaporkan ke jalur yang benar kalo terjadi masalah. Polisi itu mengambil ponselnya dan nelpon seseorang.



Jerome masih mengawasi Jessika. Seseorang datang. Jerome menanyakan tentang BIN. Orang itu memberitahu kalo keamanannya sangat ketat. Sulit buat meretasnya.

Jerome bertanya pada orang itu. Apa dia melaporkannya pada Samael? Orang itu meminta maaf dan bilang akan berusaha semaksimal mungkin. Setelah itu ia pergi.

Jerome kembali menatap rekaman CCTV.




Se Hun jalan sambil nelpon. Ia mengirimkan gambar yang ditulis O Sang Mi sebelum meninggal.

Gun dan Hae Ri berpapasan dengan detektif. Ia merasa kalo mereka bertingkah aneh. Hae Ri menanyakan apa Gun memgatakan hal lain? Gun menjawab enggak.

Se Hun sudah selesai nelpon. Dia memberitahu Hae Ri kalo kepala Gang minta Gun dilindungi.

Gun mengaku baik-baik saja dan nggak membutuhkannya.

Hae Ri mengingatkan tentang apa yang terjadi pada O Sang Mi. Mungkin saja Gun adalah sasaran selanjutnya. Hae Ri nyuruh Gun untuk menginap di tempatnya.

Gun malah merasa kalo itu untuk melindungi Hae Ri dan bukan dirinya. Hae Ri nyuruh Gun buat nurut aja.




Kepala Gang, Wung, Se Hun dan Hwa Suk berkumpul membicarakan tentang gambar yang ditulis O Sang Mi sesaat sebelum meninggal.

Kepala Gang mengaku belum pernah melihat gambar itu sebelumnya.

Wung menduga kalo ada orang lain selain presiden dan Hong mengingat O Sang Mi bilang Samael sebelum tewas.

Hwa Suk memberitahu kalo julukan Samael berarti penjelmaan iblis di Injil. Ia menanyakan apa yang cocok untuk julukan menyeramkan itu?

Kepala Gang mengulangi semuanya. Orang yang membeberkan keterlibatan Presiden dalam kecelakaan adalah perdana menteri Hong, orang yang membebaskan O Sang Mi juga Hong ..

Wung menanyakan apa artinya kalo ada orang lain?

Kepala Gang menanyakan yang Wung maksud adalah ada orang lain yang menjatuhkan pesawat? Orang itu menggunakan Jessika dan Presiden?

Se Hun menyimpulkan kalo Samael dan Hong bekerjasama. Wung merasa kalo itu masuk akal meski itu hanya teori.

Hwa Suk mengangkat tangannya dia setuju. Se Hun juga sama.

Kepala Gang menanyakan apa Hwa Suk  nenemukan sesuatu dari CCTV dekat rumah sakit? Hwa Suk memberitahu kalo dia sudah memeriksanya tapi nggak ada yang mencurigakan.

Kepala Gang mengeluhkan mereka nggak punya cukup petunjuk. Dan menurutnya simbol itu juga nggak masuk akal.


Hae Ri kembali dari belanja. Dia masih di tempat parkir dan sedang berdandan. Setelah merasa cukup ia turun dari mobil sambil membawa belanjaannya.




Gun sedang mandi. Peluru yang dari Hae Ri sekarang ada dijadikannya kalung. Gun melihat bayangannya di cermin dan menggambar apa yang ditulis O Sang Mi <•.

Gun menggambar dua garis setelahnya dan teringat pada Jerome yang punya tanda itu di dadanya.

Gun paham. Dia keluar dari kamar mandi tanpa pakai apa-apa.


Hae Ri ternyata sudah sampai rumah. Dia langsung menoleh melihat Gun tapi kembali berpaling saat lihat Gun nggak pakai apa-apa.

Gun merasa nggak nyaman dan kembali ke kamar mandi.

Hae Ri mengaku nggak lihat apa-apa. Gun mengiyakan dan berterima kasih. Duh, dia malu banget.




Hae Ri melapor ke kepala Gang kalo itu adalah gambar dari tatonya Jerome. Kepala Gang bertanya apa mereka yakin?

Hae Ri mengiyakan. Ia memberitahu kalo Gun melihat tato itu di tulang selangka kiri Jerome.

Kepala Gang langsung ngasih perintah buat nyari pasukan khusus, tentara bayaran, geng kriminal, semuanya dan menemukan yang menggunakan simbol yang mirip dengan tato itu.

Hwa Suk dan yang lain langsung mengiyakan.

Kepala Gang melanjutkan kalo Jerome adalah tentara bayaran maka ada kemungkinan kalo itu adalah simbol dari unit rahasia.

Gun mengulangi, simbol unit rahasia?

Kepala Gang memberitahu kalo biasanya mereka memasang mikrocip di bawah tato. Itu digunakan untuk melacak dan mengidentifikasi sesama anggota unit. Kepala Gang akan mengirimkan datanya dan nyuruh Gun dan Hae Ri untuk memeriksanya.




Kepala Gang mengirim banyak simbol dari berbagai negara tapi nggak ada yang sesuai dengan apa yang Gun lihat.

Gun menanyakan apa mereka harus nemeriksanya satu persatu?

Hae Ri meminum kopinya. Dia tahu kalo itu nggak efisien. Ada banyak sekali datanya. Ia menatap Gun dan merasa nggak nyaman.

Untuk mengalihkannya Hae Ri kembali melihat simbol tentara rahasia.

Gun menyinggung tentang kejadian tadi. Hae Ri pura-pura nggak ngeh. Oh, kamar mandi? Hae Ri mengaku nggak lihat apa-apa. Apa dia seharusnya melihatnya? Ia memberitahu kalo Gun bergerak terlalu cepat. Gun nggak bilang apa-apa lagi.


Beberapa waktu kemudian. Hae Ri melihat sesuatu yang rada mirip dan mau menunjukkannya ke Gun. Lah, Gunnya malah tidur.

Hae Ri lalu tertawa. Ternyata dia melihatnya. Dia kan punya mata elang. Jae Ri nggak nyangka kalo Gun membuat kalung dari peluru pemberiannya.

Hae Ri bangkit dan pergi.


Eh, ternyata Gun nggak lagi tidur. Dia langsung bangun begitu Hae Ri nggak ada. Dia srndiri sudah menduga kalo Hae Ri melihatnya. Rasanya Gun mau mati.




Beberapa waktu kemudian Gun kembali dari membeli kopi. Dia melihat Hae Ri yang sudah tidur di meja. Dia tersenyum lihat Hae Ri yang tidur tapi masih memakai kacamata.

Gun mendekat dan menyelimuti Hae Ri, melepas kacamatanya dan memandanginya. Dia memberitahu kalo Hae Ri yang pertama. Hae Ri berhutang padanya. Melihat Hae Ri kayak gitu membuat Gun tersenyum.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 15 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

4 komentar

November 24, 2019 at 3:02 PM delete

Lanjutt min. Oh iya link ttng sayembara gimana bukanya ya aku penasara..

Reply
avatar
November 24, 2019 at 3:14 PM delete

Maaf balik lg min itu yg koment d atas aku jg. Oiya aku udh kirim sayembara lewat email ekaagusriana708@gmil.com tp sayangnya email lg ga bs d buka min.. ga tau jg jwb nya bner apa salah hehe

Reply
avatar
Uno
November 24, 2019 at 3:22 PM delete

Terima kasih atas komentarnya. Tapi mohon maaf, email masuk di aku dari ekaagusriana708 nggak ada.

Dan tentang sayembaranya mohon maaf banget sudah tutup dan aku juga udah ada pemenangnya.

Pengumumannya akan aku up sebelum ep 16 part 4.

Sekali lagi mohon maaf, ya. Mungkin lain kali lagi di sayembara lainnya. Jangan marah, ya. Jangan lupa mampir lagi😊😊😊

Luv you, salam Anysti😘😘😘

Reply
avatar
November 25, 2019 at 7:22 AM delete

Iya min gpp mgkin krna lg error ga masuk emailku. Hehe jd malu sndri. Iya min aku ttp setia kok dsni dn setia jg mampir dgn koment yg g jls gini lg...

Reply
avatar