Monday, November 25, 2019

Sinopsis Vagabond episode 15 part 2


All content from SBS



Kim Woo Gi di gantung di sebuah tempat kayak gudang. Tangan dan mulutnya diikat. Dua orang datang. Salah satunya adalah Jerome. Dia membuka ikatan di mulut Kim Woo Gi.

Kim Woo Gi minta air.

Jerome nyuruh rekannya untuk mengambilkan. Ia lalu menuangkannya ke mulut Kim Woo Gi.

Kim Woo Gi minta dibawa ke Samael.

Jerome mengatakan kalo itu ide buruk. Saat Kim Woo Gi ketemu sama Samael, itu adalah hari terakhirnya.

Kim Woo Gi memaki Jerome. Dia nyuruh Jerome untuk membunuhnya daripada disiksa begitu.

Jerome kembali mengikat mulut Kim Woo Gi dan nyuruh dia untuk menjaga mulutnya.




Kepala Gang nunjukin gambar dari O Sang Mi ke Min tapi Min mengaku nggak pernah lihat tato kayak gitu.

Kepala Gang lalu nanyain tentang Samael. Apa Min tahu tentang itu? Min mengiyakan. Kepala Gang menanyakan siapa dia?

Min memberitahu kalo dia orang Buddha. Ia malah menyarankan Kepala Gang untuk membaca Injil.

Hhh, Kepala Gang menghela nafas kesal. Dia lalu memberitahu kalo Min akan diserahkan ke jaksa besok. Dia bangkit dan meninggalkan Min.


Min bangkit dan menghentikan kepala Gang. Dia minta kepala Gang untuk membebaskannya dari hukuman. Ia mengaku sudah memikirkannya kalo cuman kepala Gang yang bisa menyelamatkannya.

Kepala Gang minta agar Min melepaskannya. Min malah menggunakan istri dan anak-anaknya agar kepala Gang mengasihaninya.

Kepala Gang nggak peduli dan nyuruh Min untuk melepaskannya. Min memohon pada kepala Gang. Dia bersujud sambil nangis minta dibebaskan.



Jessika membaca berita tentang kematian O Sang Mi di koran. Dikabarkan kalo itu karena dendam pribadi.

Petugas manggil Jessika dan memberitahu kalo dia kedatangan tamu.

Yang datang adalah Gun dan Hae Ri. Gun menunjukkan gambar dari O Sang Mi.

Jessika menyimpulkan kalo Samael menghianatinya.

Gun mengambil kembali ponselnya dan memberitahu kalo pemikiran Jessika kurang tepat. Dia memberitahu kalo Samael yang menawarkan obeng dan Jessika yang mengambilnya.

Jessika minta ponsel Gun lagi. Dia mengingatkan kalo Gun ke sana buat minta tolong. Hae Ri nyuruh Gun untuk memberikannya.


Lily dan Kim Do Su meriksa kamera CCTV dan melihat kendaraan yang ada di sana pada pukul 5 dan 6. Lily nyuruh Kim Do Su untuk nencatat plat nomornya.

Kim Do Su malah nyuruh Lily aja yang mencatat. Lily nyuruh Kim Do Su aja.




Lily mendapat pesan dari Jessika. Itu adalah foto dari Gun. Nggak lama Jessika lalu nelpon. Luly aja sampai heran Jessika bisa menggunakan ponsel di pejjara.

Jessika menanyakan tentang gambar itu ke Lily tapi Lily bilang dia nggak tahu. Jessika nyuruh Lily untuk menanyakannya ke Kim Do Su.

Lily meremehkan. Apa si b*doh itu tahu apa yang dia nggak tahu? Lily nenoleh dan nenanyakan Samael ke Kim Do Su. Kim Do Su nggak bilang apa-apa.

Lily menanyakan ada apa dengan Samael?

Jessika memberitahukan sesuatu yang malah membuat Lily tersenyum. Menurut Lily itu rumit. Seperti teka-teki. Tapi ia akan memeriksanya.

Jessika lalu menanyakan apa Lily nenemukan Kim Woo Gi? Gun dan Hae Ri saling tatap. Jessika menyuruh Lily untuk menghubungi Yang di Divisi Intelijen Polisi. Dia akan membantu Lily.

Lily menyindir kalo Jessika terlalu memanfaatkannya. Ia memberitahu kalo rekening yang Jessika berikan padanya kosong. Eh, tapi habis itu Lily malah tersenyum. Ia mengiyakan dan berharap akan dibayar nanti.

Jessika mengembalikan ponsel Gun. Ia menenangkan kalo anak-anak itu terampil. Ia yakin kalo mereka akan menemukan sesuatu. Hae Ri hanya menghela nafas lalu menatap Gun.


Gun dan Hae Ri mendengarkan berita tentang perdana menteri dan pemakzulan presiden. Gun malas dengarnya dan mematikan radionya.

Hae Ri meminta agar Gun jangan terlalu tegang. Ia yakin kalo itu akan terselesaikan.

Gun melepas sabuk pengamannya dan ngajak Hae Ri untuk turun.




Keduanya datang ke tempat O Sang Mi meninggal. Ada garis polisi dan mereka melewatinya begitu saja.

Gun melihat posisi O Sang Mi. Ia teringat dengan pembicaraannya dengan Wung tempo hari. Kalo Presideb harus mengundurkan diri, maka siapa yang paling diuntungkan?

Gun lalu bertanya apa dia bisa ketemu dengan Presiden? Hae Ri menanyakan untuk apa?

Gun menatap Hae Ri dan bangkit. Gae Ri memberitahu kalo Kepala Gang kenal dengan seseorang di gedung Biru. Ia akan menanyakannya.




Presiden sedang duduk dikursinya. Perdana menteri masuk. Presiden menatapnya danbertanya apa sekarang nereka nggak saling nyapa?

Perdana menteri nggak bilang apa-apa. Dia menarik kursi di depan presiden lalu duduk. Ia menanyakan kenapa presiden memanggilnya?

Presiden memberitahu kalo bentar lagi akan ada mosi melepas jabatannya perdana menteri. Ia menyarankan agar perdana menteri mengambil jalan yang mudah dengan mengundurkan diri.

Lah, perdana menteri malah tertawa. Dia balik nyuruh presiden untuk mengundurkan diri sebelum dimakzul. Itu yang bisa dia lakukan untuk rakyat Korea.

Presiden mengungkit kalo dia menaikkan martabat perdana menteri Hong dari kepala redaksi biasa menjadi perdana menteri.

Perdana menteri memotong kako berkat presiden dirinya mendapat banyak julukan. Menteri boneka, pria tak kasatmata, orang kursi belakang, penganggur.

Presiden menanyakan apa itu mengganggunya? Kalo perdana menteri mengatakan padanya tentang keinginan politisnya, maka ia pasti akan mendukung.

Perdana menteri membantahnya. Menurutnya presiden pasti akan memecatnya dari dulu, karena presiden benci saingan.

Presiden menanyakan alasan sebenarnya di balik pemberontakan itu.

Perdana menteri menatap presiden sambil senyum dan memberitahu kalo ular akan mati kalo mereka nggak ganti kulit. Ia hanya mengganti kulitnya karena waktunya telah tiba.

Presiden mengatakan kalo jabatannya dilepas, masyarakan nggak akan memaafkannya.


Perdana menteri bangkit dan manggil presiden Hyungnim. Dia memberitahu kalo dipecat dan mengundurkan diri mungkin terasa sama. Tapi hukuman presiden tergantung pada pilihannya.

Presiden hanya menatap perdana menteri.

Perdana menteri nyuruh presiden untuk memilih keputusan yang bijak. Ia lalu pergi dari ruangan presiden.



Sekretaris Seo masuk dan memberitahu kalo Gin meminta bertemu dengan presiden. Presiden mengaku nggak punya waktu untuk ketemu dengan orang seperti itu. Dia minta sekretaris Seo untuk menyiapkan mobil diam-diam. Dia akan menemui Yun Han Gi.

Sekretaris Seo mengiyakan lalu pergi.


Gun dan Hae Ri nunggu Presiden di luar Gedung Biru. Hae Ri habis relponan sama Kepala Gang. Dia memberitahu Gun kalo permintaannya ditolak. Gun kaget dengarnya. Dia lalu menatap Hae Ri.

Hae Ri ngajak Gun buat nyari cara lain. Nunggu di depan gedung biru nggak akan membantu.




Terdengar suara sirine polisi. Gun melihat kalo itu presiden. Dia nekat berlari dan menghentikan mobil presiden.

Presiden bertanya-tanya siapa orang b*doh itu? Sopir meminta Presiden untuk tetap di mobil.

Gun membuka mobil itu satu persatu sampai ia menemukan mobil Presiden. Dia mengetuk-ngetuk kaca mobil minta bicara.

Para pengawal langsung mendekat dan menghalau Gun dan mengamankannya.

Hae Ri mendekat dan melarang mereka untuk menembak. Dia memberitahu kalo Gun adalah korban B357.

Presiden membuka kaca mobilnya. Ia menegur Gun yang sudah kelewatan. Gun bertanya apa Presiden merasa dijebak? Gimana kalo ada yang memanfaatkannya?

Dengan santainya presiden ngasih tahu kalo mereka menghambat lalu lintas dan ngajak Gun untuk bicara di tempat yang tenang.




Presiden berjalan bersama Gun. Ia mengaku nggak pernah mempertimbangkan hal itu. Ia malah bertanya pada Gun. Apa menurut Gun dirinya dijebak oleh Hong Sun Jo?

Gun tanpa ragu mengiyakan.

Langkah Presiden langsung berhenti. Ia menatap Gun dan menanyakan buktinya. Gun mengingatkan kalo karena itulah dia ingin menemui presiden.

Presiden menanyakan maksudnya Gun. Gun mengaku ingin tahu sedalam apa keterlibatan Hong Sun Jo dalam semua itu. Ia meminta presiden untuk menceritakan gimana Hong Sun Jo membantunya, apa yang Hong Sun Jo punya..

Presiden mau mengatakan sesuatu.

Gun mengulangi pertanyaannya. Apakah perdana Menteri Hong terlibat?

Presiden menanyakan apa tujuan Gun.

Gun nggak menjawab dan hanya menatap Presiden.

Presiden mengakui kalo dia memang gagal mencari tahu kebenarannya. Tapi kesalahannya hanya sampai di sana. Ia juga salah satu korban.

Gun mengulangi. Presiden adalah korban? Presiden membenarkan. Apa salahnya sampai ia layak..

Gun menyela. Suaranya mulai meninggi bilang kalo presiden juga membohongi rakyat. Presiden memanfaatkan jabatannya untuk mengubur kebenaran. Apa bedanya dengan menjatuhkan pesawat?



Presiden memberitahu kalo dia adalah pria yang memilih dan memutuskan. Ia mengaku bertindak demi kebaikan mayoritas dan menutupi kalo akan membuat kekacauan. Ia menekankan kalo bagi seorang Presiden itulah kebenarannya.

Gun merasa kalo itulah sebabnya mereka mengendalikan Presiden. Karena dia tamak sampai menipu rakyat.

Presiden seperti nggak habis pikir. Ia menanyakan apa yang Gun tahu? Apa dia tahu tentang politik dan kekuasaan? Gun bicara lancang tapi nggak tahu apa-apa.

Gun nyuruh presiden untuk melihat diri sendiri. Dia nggak melihat dan mendengar. Dia mengambil keputusan egois dan menganggap kalo semua orang salah. Ia memberitahu kalo itu adalah yang mereka inginkan dari Presiden.

Presiden kaget dengarnya. Gun melanjutkan kalo orang seb*doh dia aja bisa melihatnya tapi kenapa Presiden nggak bisa?

Presiden mengatakan kalo Gun g*la.

Sekretaris Seo menunggu. Begitu juga dengan Hae Ri.


Presiden sampai di rumah sakit, mau menemui Yun. Anehnya Yun sudah nggak ada di kamarnya.

Sekretaris Seo yang baru nerima telpon memberitahu Presiden kalo Yun Han Gi menyerahkan diri ke tim penyelidik BIN.

Presiden nggak paham. Apa maksudnya menyerahkan diri? Yun Han Gi siuman?




Yun Han Gi di dorong meninggalkan rumah salit menggunakan kursi roda. Para wartawan berkerumun. Mereka menanyakan pendapat Yun tentang klaim perdana menteri Hong. Apa Deep Blue benar-benar milik Presiden?

Yun mengangkat tangannya. Orang yang mendorongnya berhenti mendorong. Yun mengatakan pada para wartawan kalo ia akan bicara jujur di depan tim penyidik.

Se Hun lalu minta para wartawan untuk minggir.

Seorang wartawan wanita (yang biasanya) mendekat dan mengaku mendengar Yun membuka rekening atas nama ibunya.

Yin menatap wartawan itu tapi nghak mrnjawabnya.

Se Hun menyingkirkan wanita itu lalu lanjut jalan lagi.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode 15 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1 komentar:

November 25, 2019 at 2:00 PM delete

Lanjut min,, ahay aku mmpir lg ini buat koment ga jls hehehe..😆😆

Reply
avatar