Saturday, November 9, 2019

Sinopsis Vagabond episode13 part 2


All content from SBS





Yun yang ada di mobil mengambil tabletnya dan melihat video saat ia dan Jessika membuat kesepakatan. Yun minta bagian sebanyak 5% dari jumlah lelang.

Jessika keberatan dan menawar jadi 3%. Yun ngasih tahu kalo presiden nggak akan bereaksi kalo jumlahnya dibawah itu.

Yun lalu mendengarkan percakapannya dengan presiden. Presiden mendesak agar Yun bilang untuk menaikkan penawaran. Ia sepenuhnya mihak John & Mark. Mereka nggak mengeluarkan uang sepeserpun. Rakyat yang membayar semuanya demi negara.

Yun berpendapat kalo masyarakat nggak akan suka kalo jumlahnya di atas Dynamic. Presiden seakan nggak peduli. Mereka hanya perlu terus maju.

Yun terdiam. Presiden nyuruh dia buat berani dan terus maju. Dia kan presiden, apa sih yang dia takutkan?





Yun menemui presiden yang sedang berdoa pada Budha. Di sana ada Direktur dan Perdana menteri.

Presiden ngasih tahu kalo semua bencana datangnya dari mulut. Mulut bisa setajam kapak dan pedang. Tapi kalo dipikir, mulut juga bisa mencegah bencana.

Sekretaris Yun langsung berlutut dan mengakui kalo semua itu adalah salahnya. Presiden menanyakan kesalahan apa yang Yun lakukan sampai dia bilang begitu?

Dengan penuh kesadaran Yun ngasih tahu kalo kesalahannya adalah membuat kesepakatan yang nggak pantas dengan John & Mark, menekan BIN dan Kemenhan, juga memerintahkan polisi untuk membunuh saksi.

Presiden mengatakan kalo subjek menghilang. Ia menanyakan siapa pelakunya? Sekretaris Yun mengakui kalo dia melakukan segalanya tanpa persetujuan. Ia meminta maaf.

Presiden mengatakan kalo dia ingin memberikan hadiah yang besar buat rakyatnya. Bangsa yang nggak mudah dipandang rendah oleh negara lain. Bangsa yang kaya dan kuat.

Sekretaris Yun merasa kalo mereka semua menginginkannya. Ia meminta agar Presiden nggak menyerah.

Presiden menatap Direktur Ahn dan mengatakan kalo untuk sementara keadaan akan bising dan menyebalkan. Hal semacam itu nggak ada di masanya. Menyangkal itu mudah tapi membuktikannya butuh banyak dokumen dan barang bukti. Ia meminta mereka semua agar nggak khawatir dengan akibatnya. Atap mungkin bocor dan jendela mungkin rusak, tapi bangunannya masih ada. Itulah gedung biru. Bangunan paling megah dan agung di negara mereka.


Sekretaris Yun dan Direktur Ahn selesai menemui Presiden. Direktur Ahn menanyakan apa Yun akan menuruti perintah Presiden yang mengorbankan mereka dan menjadikan mereka sebagai kambing hitam.

Sekretaris Yun mengatakan kalo presiden harus bertahan agar mereka bisa naik lagi. Ia melarang Direktur Ahn untuk melakukan hal b*doh. Penghancuran bersama adalah hal terburuk yang mungkin terjadi.

Sekretaris Yun mau pergi tapi Direktur Ahn tahu-tahu bilang kalo semuanya adalah salah Sekretaris Yun. Kalo dulu dia ngasih tahu kebenarannya pada presiden dan dipecat. Sekretaris Yun mengingatkan kalo dulu Direktur Ahn nggak punya keberanian. Nggak mau kehilangan apapun. Ia mengambil keputusan berdasarkan ketamakannya. Ia rasa harusnya dia yang nyalahin Direktur Ahn.

Direktur Ahn nggak bilang apa-apa lagi dan langsung pergi.


Sekretaris Yun masuk ke mobilnya. Ada kotak yang tadinya nggak ada. Ia mrlihat kalo tabletnya sudah nggak ada. Ia membuka kotak itu. Nggak tahu itu apaan. Tapi kata subbernimnya itu arang.

Sekretaris Yun tersenyum kesal, marah. Ia hanya bisa mukulin setir sambil teriak frustasi.


Hae Ri keluar dari ruang operasi. Dia masih belum sadar dan didorong ke kamar rawat. Para keluarga korban ternyata masih ada di sana. Mereka khawatir lihat kondisi Hae Ri.

Dokter ngasih tahu Gun kalo operasinya berjalan lancar. Ada fraktur kecil di tulang belakangnya. Kemungkinan Hae Ri akan lumpuh sementara tapi akan pulih dengan terapi fisik.

Gun dan yang lain lega dengarnya. Mereka berterima kasih sama dokternya.


Presiden melakukan konferensi pers. Ia meminta maaf pada rakyatnya karena menimbulkan kecurigaan dan kebingungan terkait insiden B357. Ia dengan tegas mengatakan kalo semua rumor tentangnya adalah salah besar.

Keluarga korban menonton konferensi pers Presiden di rumah sakit. Intinya Presiden menyalahkan Sekretaris Yun dan Direktur BIN sebagai dalang atas semua yang terjadi. Ia akan memberhentikan mereka dari jabatan masing-masing.


Direktur Ahn datang ke kantor kejaksaan. Ada banyak wartawan di sana. Mereka meminta Direktur Ahn untuk memberikan konfirmasi. Apakah ia disogok oleh John & Mark?

Direktur mengatakan kalo ia akan kooperatif dengan investigasinya.


Sementara itu sekretaris Yun masih menghilang. Ia ada di mobil dan  mendengarkan berita kalo ia ditetapkan sebagai tokoh kunci dari skandal itu. Satgas BIN sendiri telah mengirimkan tim investigasi ke kampung halaman Yun untuk mencari kebenarannya.

Yun nggak ingin lagi mendengarnya dan mematikannya. Ia meminum minuman dari presiden lalu melihat sebuah foto di dompetnya. Mungkin foto ibunya.

Sekretaris Yun melakukan sesuatu lalu tiba-tiba mobilnya berasap. Ia nangis dan nggak lama kemudian nggak sadarkan diri.


Perdana menteri melapor ke Presiden kalo Sekretaris Yun bunuh diri dengan menyalakan arang di mobilnya. Kondisinya sekarang masih belum jelas.

Presiden nampak syok dengarnya. Perdana menteri merasa kako ngasih alasan soal Direktur Ahn aja sudah cukup. Yun harusnya nggak membuat keputusan yang terburu-buru.

Presiden mengaku sangat mengenal sekretaris Yun. Bagi Yun, lebih baik milih mati jadi tanah daripada hidup jadi mayat.

Perdana menteri mengiyakan. Ia merasa kalo sekarang mereka bisa membenarkan semuanya pada Yun.

Presiden mengaku nggak bisa mutusin apa dia harus nangis atau senyum sekarang?

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Vagabond episode13 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email