1/11/2020

Sinopsia Touch episode 1 part 4

Sinopsia Touch episode 1 part 4


All cotent from Channel A



Soo Yeon bilang ke wartawan kalo dia merias wajahnya sendiri. Dia nggak suka sama riasannya Cha Jung Hyuk.

Wartawan kaget dengarnya. Ia merasa kalo Jung Hyuk kehilangan sentuhannya. Ia mengaku melihat riasan Soo Yeon sebelumnya dan menurutnya sekarang Soo Yeon nampak jauh lebih cantik.

Soo Yeon membenarkan kalo riasannya jauh lebih cantik. Ia tertawa bahagia. Bahkan pak Cho, PD juga menertawakannya.

Jung Hyuk seketika terbangun. Lah, ternyata dia lagi mimpi. Kesal banget. Dia nyebut nama Soo Yeon keras-keras. Pingin ngamuk rasanya.



Jung Hyuk datang ke perusahaannya. Semua orang menyapanya ramah. Dia menemui sekretarisnya yang lagi sarapan dan minta dicarikan nomor ponsrl Soo Yeon beserta alamatnya.

Sekretaris menanyakan apa yang akan Jung Hyuk katakan. Dipikirnya sekarang dia sedang berpikiran jernih?

Jung Hyuk balik nanya, apa dia kelihatan berpikiran jernih? Ia mengaku sangat terhina.

Lah, menurut sekretaris Jung Hyuk penampilan Soo Yeon justru bagus. Semua orang juga mengatakan kalo riasannya sukses.

Jung Hyuk menekankan kalo riasan amatirnya adalah kelemahan. Ia khawatir kalo orang berpikir kalo itu karena dirinya. Dia pingin nyari tahu alasannya.

Sekretaris Jung Hyuk memberitahu kalo Soo Yeon dikeluarkan dari grup padahal dia sudah mempersiapkan diri selama 10 tahun. Apa Jung Hyuk pikir Soo Yeon akan merespon kalo Jung Hyuk bertanya kenapa Soo Yeon melakukan itu? Ia meminta agar Jung Hyuk membiarkan Soo Yeon saja.

Jung Hyuk nggak nyerah. Dia akan memeriksanya. Ia lalu pergi gitu aja.

Sekretaris mengingatkan Jung Hyuk kalo dia punya janji 15 menit lagi.



Jung Hyuk melihat berita tentang Soo Yeon di ruangannya. Ia juga membaca komentar buruk soal Soo Yeon.

Tiba-tiba dia teringat saat menyumpahi Soo Yeon agar dia gagal.

Soo Yeon sedih dengarnya. Jung Hyuk banhkan nggak tahu seberapa besar usahanya buat sampai di posisi sekarang. Dia meminta agar Jung Hyuk menarik kembali kata-katanya.

Jung Hyuk menyesal karena telah mengatakannya. Ia lalu mematikan komputernya.


Soo Yeon sendiri ada di dalam bus. Ia datang ke restoran keluarga. Pingin masuk tapi nggak bisa.

Ada kakek dan nenek yang lewat. Mereka mrmbicarakan Soo Yeon yang dikabarkan mengalami masalah besar. Soo Yeon mabuk dan membuat keributan.

Soo Yeon merasa nggak berarti. Ia bahkan terlihat mengerikan di kota asalnya sendiri. Dia nggak tahu harus pergi kemana lagi sekarang.



Soo Yeon berdiam diri di pantai. Teringat kembali apa yang sudah ia alami selama ini. Latihan terus sampai kakinya sakit. Jelas-jelas kakinya bengkak dan harus dikompres pakai es tapi dia bilang ke ayah dan ibu kalo dia baik-baik aja.

Kakinya makin parah tapi dia tetap semangat latihan.


Ia membawa pulang fotonya dan menggantungnya di restoran. Ia meyakinkan ayah dan ibu kalo dia akan sukses dan menjaga mereka.

Ibu minta Soo Yeon untuk sukses sebelum nereka menjadi terlalu tua. Ayah menambahkan kalodia bisa nunggu sedikit lebih lama dari ibu dan nyuruh Soo Yeon untuk berjuang.


Dan saat Do Jin menghapus air matanya. Bilang kalo itu bukan akhir. Ia yakin kalo Soo Yeon bisa melakukannya lagi.

Soo Yeon bangkit dan berteriak kalo itu bukanlah akhir.


Soo Yeon terdiam ingat semua itu. Ia bangkit dan meneriakkan kalo semuanya sudah berakhir. Mereka nggak bisa memaksanya lagi untuk melakukannya. Selamat tinggal.

Cha Beauty






Di dalamnya sedang ramai banget. Semua orang sibuk dengan pekerjaan masing-masing.

Pak Kom keluar dengan terburu-buru.

Sekretaris Jung Hyuk memberitahu kalo dia punya pertemuan sama pemimpin redaksi Double X.

Jung Hyuk menanyakan kenapa dia ingin ketemu? Sekretaris mengaku nggak tahu. Katanya ingin bicara langsung. Hari kamis ini.

Jung Hyuk mengiyakan.

Pak Kim masuk dan mengaku sedang kesal. Sekretaris Jung Hyuk menanyakan sekarang kenapa lagi?

Pak Kim nyuruh Jung Hyuk untuk memecat salah satu staf termuda.

Jung Hyuk mengingatkan kalo mereka cuman punya satu yang tersisa dan pak Kin mau mecat dia juga?

Pak Kim beralasan kalo orang itu nggak cakap.

Jung Hyuk meminta pak Kim untuk mengajarinya dengan baik. Selama ini mereka nggak bisa bertahan selama lebih dari 3 bulan karena pak Kim mempeelakukan mereka dengan buruk.

Pak Kim nggak terima disalahin. Ia mengungkit kalo banyak juga dari mereka yang berhenti karena Jung Hyuk mengganggu mereka.

Jung Hyuk membela diri. Seenggaknya dia nggak ngasih mereka gangguan panik, gangguan bipolar, serangan kecemasan, atau semacamnya.

Hadeuh, sekretarisnya Jung Hyuk sampai gedheg lihat keduanya.

Pak Kim merasa kalo anak-anak itu rapuh.

Jung Hyuk mengingatkan kalo Pak Kim terkenal di bidang itu.

Pak Kim nggak mau tahu. Dia tetap minta Jung Hyuk buat nyari orang yang gigih. anak-anak sekarang terlalu dimanja dan selembut tahu.

Sekretaris Jung Hyuk menanyakan pada pak Kim, berapa banyak orang yang harus mereka pekerjakan besok? 10? Ia memberitahu kalo separuh dari mereka akan pergi.

Jung Hyuk menegaskan kalo mereka nggak akan mempekerjakan sembarang orang. Dari semua pelamar mungkin hanya satu. Selama mereka punya potensi.

Sekretaris lalu menanyakan kenapa Jung Hyuk mempeketjakan mereka kalo akhirnya akan dipecat?

Pak Kim mengingatkan kalo itu kan bukan hal yang baru. Dia nggak ngerti kenapa sekretaris gampang banget marah?

Sekretaris malah nanya balik. Menurutnya kenapa? Ia memberitahu kalo manajer Park pergi buat wawancara di Perusahaan CEO Oh.

Pak Kim kaget. Manajer Park melakukannya?

Duh, Jung Hyuk jadi tambah pusing.



Dan benar aja,di perusahaan Oh Shi Eun, pak Park yang di Cha beauty cuman dijadikan sebagai manajer, di sana ia dijadikan sebagai pemimpin. Dan ia ditempatkan di Busan.

Pak Park aja sampai nggak nyangka.

Oh Shi Eun memberitahu kalo pak Park nggak akan bisa mendapatkan posisi itu di Cha Beauty selama pak Kim masih ada di sana.



Sekretaris Jung Hyuk menyesalkan. Buat apa mempekerjakan dan mendidik mereka kalo akhirnya Oh Secret mencuri semua perias mereka? Ia bertanya pada Jung Hyuk apa dia juga nggak merasa kecewa?

Pak Kim memberitahu kalo mereka juga merasa kesal. Ia merasa kalo Shi Eun sangat menyebalkan. Cuman mikirin aja membuatnya merinding.

Sekretaris berpikir kalo mereka juga harus jadi waralaba. Dia menyarankan agar mereka membuat cabang. Kedua dan ketiga biar nggak kehilangan siapapun dan mereka juga bisa membuka cabang.

Jung Hyuk nggak setuju. Dipikirnya mereka bisa mempertahankan kualitas mereka kalo mereka membuka cabang? Ia merasa kalo itu nggak mungkin.

Sekretaris lalu minta mereka buat berhenti menyiksa asisten. Harusnya mereka nggak pergi kalo nggak gara-gara pak Kim dan Jung Hyuk. Ia memohon pada keduanya agar...

Pak Kim dan Jung Hyuk sama-sama mengaku ngerti. Pak Kim mengaku sakit telinga gara-gara dengar teriakan sekretaris Jung Hyuk.



Akhirnya Cha Beauty memutuskan membuka rekrutmen asisten baru. Yang daftar banyak. Dua asisten Cha Beauty, Hyun Jun dan Hong Suk bertugas melakukan tes. Dimulai dengan tes buta.

Hyun Jun akan menunjukkan gambar editorial selama 10 detik. Ia mempersilakan peserta untuk melihat dari dekat dan membuat ulang riasannya di atas kertas yang ada di meja. Mereka juga diperbolehkan berkreasi.

Semua peserta membuka tas make up masing-masing. Hyun Jun mengatakan kalo mereka akan memulainya.

Di layar nampak wajah seorang wanita. Dan setelah 10 detik, gambar itupun hilang.

Para peserta mulai merias gambar wajah di hadapan mereka. Kebanyakan sudah lupa dengan make up yang tadi ada di layar.




Sekretaris, Pak Kim, Jung Hyuk dan (satu lagi nggak tahu namanya)bertugas sebagai juri.

Sekretaris menunjukkan pilihannya pada Jung Hyuk tapi Jung Hyuk mrnolaknya. Katanya sama persis. Lah bukannya bagus? Artinya mereka bisa menghafal semuanya hanya dalam 10 detik.

Pak Kim menekankan kalo orang-orang yang punya keterampilan tanpa rasa nggak akan petnah bagus. Gagal.

Sekretaris melihat satu yang bagus dan menunjukkannya ke pak Kim. Pak Kim menunjukkannya ke Jung Hyuk.

Jung Hyuk menanyakan apa pembuatnya pintar?

Pak Kim mengaku nggak tahu. Mungkin mereka beruntung.

Sekretaris tersinggung. Dikiranya mereka sedang mengejeknya karena alis, eyeshadow dan bibir semuanya salah.

Wanita di sebelahnya Jung Hyuk merasa kalo itu sangat menarik.

Jung Hyuk merasa kalo itu sangat kasar tapi dibandingkan sama aslinya itu lebih baik.

Pak Kim berpikir kalo mereka mungkin belajar seni rupa. Sepertinya nggak terlalu ahli tapi indra warnanya bagus.

Jung Hyuk terus memandangi gambar itu.



Hyun Jun dan Hong Suk sudah mendapatkan nomor peserta yang lolos. Totalnya ada 6 orang.

Hong Suk berusaha mengulur agar mereka berdebar-debar.

Hyun Jun merasa nggak sabar dan langsung mengumumkannya. 3, 7, 10, 11, 15 dan 24. Yang nggak berhasil mendapatkan hadiah kecil dan yang lolos akan diwawancarai secara individu sesuai dengan urutan.

Dan salah satu dari peserta yang lolos adalah Soo Yeon.




Jung Hyuk masih tenggelam sama gambar itu saat peserta nomor 24 masuk. Dan dia adalah Soo Yeon.

Awalnya Jung Hyuk nggak mengenalinya karena memakai kacamata. Tapi setelah memperhatikan akhirnya dia ingat kalo itu adalah Soo Yeon.

Soo Yeon menundukkan wajahnya.

Jung Hyuk memintanya untuk memperlihatkan wajahnya.

Soo Yeon terus menunduk.

Jung Hyuk bangkit. Dia menghampiri Soo Yeon dan membuka kacamatanya.

"Kamu kenal aku?"

Jung Hyuk mendekat dan meletakkan tangannya di atas pundak Soo Yeon.

"Beraninya kamu muncul di sini!"

Bersambung...
Sinopsia Touch episode 1 part 4
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno