Tuesday, January 28, 2020

Sinopsia Touch episode 5 part 1


All content from Channel A




Jung Hyuk yang nggak suka lihat Do Jin maksa-maksa Soo Yeon akhirnya menegurnya.

Do Jin kesal sama Jung Hyuk yang menghancurkan rencananya. Padahal dia cuman mau bilang suka sama Soo Yeon.

Oops.. Do Jin malah mengatakannya. Dia tambah kesal sama Jung Hyuk. Padahal dia pingin terlihat keren juga.

Manajer Do Jin tiba-tiba datang dan memarahi Do Jin. Kna dia sudah pernah bilang kali dia akan membunuh Do Jin kalo dia pergi tanpa ijin.

Soo Yeon nyuruh Do Jin untuk cepat pergi.

Do Jin kesal banget sama manajer. Padahal dia benar-benar mau melakukannya hari ini.

Manajer kesal, ngelakuin apa?

Do Jin mengatakan kalo dia mau bilang ke Soo Yeon kalo dia suka sama Soo Yeon. Hadeuh, manajer gedheg lihatnya.

Jung Hyuk aja sampai ketawa. Siapa yang nembak seseorang kayak gini?

Do Jin merasa frustasi dan bilang kalo mereka telah menghancurkan hidupnya.

Manajer menarik paksa Do Jin masuk ke mobil. Do Jin bilang akan nelpon Soo Yeon tapi Soo Yeon seperti nggak peduli.




Soo Yeon meminta maaf pada Jung Hyuk. Jung Hyuk menyuruhnya untuk masuk mobil. Ia akan mengantarnya tapi Soo Yeon menolak. Dia akan pulang sendiri.

Jung Hyuk nggak maksa lagi. Dia mengambil uang dan memberikannya pada Soo Yeon. Soo Yeon nggak enak soalnya Jung Hyuk sudah memberinya tadi.

Jung Hyuk mengingatkan kalo yang tadi sudah diambil sama Do Jin. Dia minta Soo Yeon untuk nerima, cepat pulang dan istirahat. Besok jangan telat.

Soo Yeon menerimanya dan berterima kasih. Jung Hyuk masuk ke mobil dan pergi.




Sampai rumah Do Jin dimarahin sama manajernya. Manajer menanyakan apa Do Jin beneran suka sama Soo Yeon. Dia nyuruh Do Jin untuk berhenti.

Do Jin kesal. Manajer selalu aja menyuruhnya untuk berhenti. Manajer menantang, apa yang akan Do Jin lakukan kalo dia suka sama Soo Yeon? Apa sekarang saatnya buat pacaran?

Do Jin mengingatkan kalo usianya 25. Semua orang melakukannya kenapa dia enggak?

Manajer mengatakan kalo dia hanya mengatakan apa yang harus dia lakukan. Ia memberitahu kalo Do Jin sudah pernah pacaran dan nggak mikirin orang-orang di perusahaan yang telah membereskan kekacauannya.

Do Jin mengatakan kalo dia nggak akan bilang kalo dia nggak pernah pacaran selama program tv lagi jadi sekarang dia bisa pacaran.

Manajer mengingatkan setelah Soo Yeon meninggalkan perusahaan dan karena itu adalah pertama kalinya, Do jin pernah melihatnya sebentar dan jarena Do Jin khawatir soal Soo Yeon jadinya dia beneran senang melihat Soo Yeon.

Do Jin sebel sama manajernya. Dipikirnya dia b*doh?

Manajer merasa kalo itu bisa aja terjadi. Ia meminta Do Jin untuk memikirkannya dengan baik.

Do Jin hanya menghela nafas lalu masuk ke kamarnya sambil membanting pintu.




Soo Yeon pulang dengan jalan kaki.

Malam itu Do Jin nggak bisa tidur. Dia melihat Soo Yeon yang tidur di pinggir tempat tidurnya.

"Jadi kayak gini penampilanmu, Han Soo Yeon?"

Ia tersenyum lalu menyelimuti Soo Yeon.



Do Jin bangun lagi. Dia benar-benar nggak bisa tenang. Ia mengambil ponselnya dan nelpon Soo Yeon.

Soo Yeon berhenti di depan standing banner Miracle. Ia mengangkat panggilan Do Jin.

Do Jin menanyakan apa Soo Yeon pulang dengan selamat? Soo Yeon menjawab kalo dia sudah di depan rumah.

Do Jin lega karena Soo Jin sudah sampai rumah.

Soo Yeon menanyakan kenapa Do Jin nelpon? Do Jin mengingatkan kalo tadi mereka pisah dengan cara aneh.

Lah, Soo Yeon malah merasa kalo mereka selalu aneh.

Do Jin membantahnya. Kenapa Soo Yeon berpikir begitu?

Soo Yeon memberitahu kalo Do jin nggak pernah memikirkan posisinya. Ia melakukan apa yang ia inginkan.

Do Jin kembali membantahnya. Kapan?

"Tadi! Di tempat kerjaku"

Do Jin terdiam. Soo Yeon mengingatkan kalo CEO sama sunbae ada di sana tapi saat Do Jin melihtnya, itu... Do Jon pingin bilang kalo menyukainya? Dah g*la apa? Kenapa Do jin mengejarnya dan menyulitkan hidupnya?

Do Jin nggak nyangka. Hidup Soo Yeon sulit? Soo Yeon memberitahu kalo dia nggak ingin lihat Do Jin lagi. Dikiranya dia merasa nyaman saat lihat Do Jin? Rasanya nggak nyaman banget sampai pingin mati. Ia meminta agar Do Jin jangan memanggilnya lagi karena alasan pribadi.

Soo Yeon menutup telponnya begitu aja. Do Jin terdiam. Dia syok dengar semua yang Soo Yeon katakan.

Soo Yeon kesal melihat standing banner itu dan mendorongnya sampai jatuh. Penjaga toko melongok melihat yang terjadi.

Soo Yeon menyesal dan menatanya kembali.



Soo Yeon sampai rumah. Rumah gelap. Young Ah sedang merias wajahnya kayak hantu. Dia menengok ke Soo Yeon dan membuat Soo Yeon kaget.

Dia memberitahu kalo dia mencobanya sendiri karena Soo Yeon bilang lagi sibuk. Apa dia harus membatalkan siaran langsungnya hari ini? Waktunya tinggal 30 menit lagi padahal.

Soo Yeon menyuruhnya untuk mencuci wajahnya dulu. Ia akan mencobanya.

Young Ah bangkit. Soo Yeon menanyakan Young Ah mau jadi siapa?

Young Ah bertanya apa Soo Yeon nggak tahiuhanya dengan melihatnya?

Soo Yeon mengaku nggak tahu.


Soo Yeon merias wajah Young Ah. Young Ah meminta maaf pada Soo Yeon, padahal Soo Yeon lelah.

Soo Yeon minta Young Ah untuk meninju wajahnya. Dia nggak siap untuk ketemu Miracle Girls besok.

Young Ah ingat kalo besok adalah penghargaan K-pop.

Eh, Soo Yeon malah mikirin penyakit apa yang sangat nyata? Ia ingat sama susu yang audah kedaluwarsa. Young Ah nggak membuatnya?

Young Ah memberitahu kalo dia nggak membuangnya.


Soo Yeon bangkit dan mengambil susu di kulkas. Sudah lewat 10 hari.

Young Ah serasa takut lihat tingkah Soo Yeon. Soo Yeon meyakinkan kalo dia nggak akan mati cuman gara-gara minum itu. Ia pun meminumnya tanpa ragu.

Beberapa detik kemudian Soo Yeon memuntahkannya. Ia nemutuskan akan pergi. Cuman pergi aja.


Soo Yeon berangkat kerja meski sebenarnya nggak pingin. Di salon dia malah menabrak Jung Hyuk. Kertas desain jung Hyuk jatuh berserakan.

Soo Yeon meminta maaf  dan membantu mengambilnya. Tapi Jung Hyuk malah menganggap kalo dia sengaja melakukannya.

Soo Yeon membantahnya tapi Jung Hyuk nggak percaya. Dia beranggapan kalo Soo Yeon mau membalas dendam padanya karena hari uni Jung Hyuk membuatnya keluar.

Soo Yeon memberitahu kalo itu nggak benar. Jung Hyuk menegaskan kalo ia akan mengawasi Soo Yeon hari ini. Ia lalu nyuruh Soo Yeon untuk segera masuk.

Setelah Soo Yeon nggak ada wajah Jung Hyuk seperti merasa cemas.




Hyun Jun bilang ke Hong Suk dan Soo Yeon kalo mereka akan mulai jadwal membunuh.

Direktur Yang masuk. Ia merasa harus membantu saat mereka punya sedikit tangan. Ia lalu duduk di kursi pelanggan.

Hong Suk merasa nggak yakin.

Hyun Jun memberitahu kalo Direktur Yang juga pernah hadi asisten.

Direktur Yang memberitahu kalo dia pernah jadi asistenpertama di Oh Secret.

Soo Yeon menanyakan kepada Direktur yang memakai semprotan wajah, kenapa dia nggak merias wajah?

Direktur memakai kacamatanya kembali dan memberitahu Soo Yeon kalo cara melakukannya terlalu maju.

Hong Suk tersenyum dan memuji Direktur Yang.

Jung Hyuk masuk dan bertanya mereka sudah siap? Ketiganya kompak mengiyakan.

Jung Hyuk memberitahu kalo jadwal pertama hari ini ada 8 orang. Ia menugaskan Soo Yeon untuk melakukan persiapan kulit. Dan setelah Hong Suk melakukan make up dasar, Hyun Jun juga akan selesai.

Hyun Jun mengangguk. Ia meminta mereka bertiga untuk terus beralih jadi nggak ada yang tertunda.

Hong Suk mengangguk.

Jung Hyuk menambahkan agar Soo Yeon memeriksa jadwal mengantar setiap anggota ke ruang yang benar.

Sop Yeon mengiyakan.

Direktur Yang lalu ngajak mereka untuk segera pergi. Ia lalu ngajak Hong Suk untuk tos.

Jung Hyuk merasa heran melihat Direktur Yang yang nampak sangat antusias.

Direktur Yang memberitahu kalo dia mau membantu karena mereka kekurangan tangan.

Jung Hyuk melarang. Ia berpikir kalo Direktur Yang hanya akan membuat kekacauan. Dia nyuruh direktur untuk meriksa jadwalnya aja. Ia lalu ngajak semuanya untuk mulai bergerak.

Ketiganya mengiyakan lalu ikut keluar bersama Jung Hyuk.




Para artis sudah mulai berdatangan. Baik di lantai satu ataupun di lantai dua sudah mulai pada sibuk.

Hong Suk melihat seorang artis yang make upnya nampak aneh. Ia lalu manggil Soo Yeon.

Soo Yeon melihatnya dan merasa kalo mungkin itu ulah Direktur Yang. Ia akan mengulanginya.

Hong Suk dipanggil sama Hyun Jun. Ia memberitahu kako pangkalan sangat tertinda dan menanyakan kenapa dia nggak menerapkan primer?

Hong Suk memberitahu kalo direktur Yang yang melakukannya. Lah, Hyin Jin baru tahu. Dia lalu nyuruh Hong Suk untuk melepas semuanya dan memulai dari persiapan kulit.





Jung Hyuk sedang merias seorang artis wanita. Di sebelah terdengar keributan dari pak kim.

Jung Hyuk nyuruh asisten untuk melanjutkannya selagi ia melihat apa yang terjadi.

Pak Kim bertanya pada Soo Yeon, Hyin Jun dan Hong Suk, siapa yang membuat seperti itu?

Jung Hyuk melihatnya dan bertanya apa yang terjadi?

Pak Kim memberitahu kalo itu nggak cocok sama warna kulitnya dan nggak tercampur. Dia menuduh Hyun Jun yang melakukannya.

Hyun Jun memberitahu kalo direktur Yang yang melakukannya. Jung Hyuk sama pak Kim kaget dengarnya.

Hong Suk ngerasa aneh karena direktur bilang kalo dia asalah asisten pertama Oh Secret. Pak Kim sama Jung Hyuk kesal dengarnya. Direktur Yang benar-benar telah membuat kekacauan.

Direktur Yang di datangkan ke sana. Pak Kim nggak habis pikir. Direktur Yang adalah asisten pertama di Oh Secret?

Direktur Yang merasa kalo itu bukan sesuatu yang pantas dibicarakan di depan para junior.

Pak Kim meralat kalo Direktur Yang yang paling terendah di Oh Secret. pak Kim terus merendahkan Direktur Yang tanpa melihat kalo dia merasa nggak nyaman karena pak Kim mengatakannya di depan paea asisten.

Hyun Jun meminta Pak Kim untuk berhenti. Ia akan melakukannya lagi.

Pak Kim menyuruh Hyun Jun untuk membersihkannya lalu mulai dengan make up dasar.

Hyun Jun mengiyakan.

Direktur berbalik dan mau pergi. Pak Kim memanggilnya dan minta dibelikan roti. Dia lapar.

Direktur nggak ngerti. Kenapa dirinya?

Pak Kim memberitahu kalo dari mereka hanya direktur Yang yang nggak sibuk. Dia nunjuk ke para asisten yang lagi lapar.

Jung Hyuk manggil direktur Yang. Dikiranya mau belain tapi malah minta guacamole. Pak Kim juga mau itu.

Direktur Yang nampak sangat kesal.




Direktur Yang beli roti sama Soo Yeon. Dia jesal banget karena jadi pesuruh beli roti di usianya yang segini.

Soo Yeon bertanya apa direktur nggak papa?

Direktur memberitahu kalo para asisten nggak bertahan lama karena kepribadian Jung Hyuk dan Pak Kim yang segitu buruk. Menurutnya pak Kim hanya bikin kacau.

Soo Yeon memberitahu kalo dia nggak tahu direktur bisa merias.

Direktur tersenyum. Ia nengaku merasa terhina.

Soo Yeon mengaku ngerti perasaan Direktur karena dia adalah trainee selama 10 tahun. Ia menasehati kalo direktur bisa melihatnya saat betlatih di depan cermin. Tapi srbanyak apapun soo Yeon berlatih, ia nggak bisa mengalahkan orang yang lahir dengan bakat.

Direktur mengiyakan. Sekarang para genius juga banyak berlatih. Mereka keras. Ia benci.

Ponsel direktur Yang bunyi. Ia mengiyakan kalo ia direkturnya.

Beesambung...

Artikel Terkait

Sinopsia Touch episode 5 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon