Thursday, January 9, 2020

Sinopsis Touch episode 1 part 1


All content from Channel A



Lagi sebel nungguin Nee Sensei, Shiranai No? Yang sampai sekarang belum juga kluar episode 5-nya. Hhh...🀣🀣🀣gini nih risikonya nyinop dorama ongoing.

Akibatnya pv jadi nurun banget. Hiks hiks 😭😭😭.

Sebenernya ini bukan drama yang lagi pingin aku sinop. Secara cast-nya dua-duanya aku nggak ada yang suka. Tapi nggak boleh egois juga. Dulu Eonni Retelling drama pernah bilang ke aku kalo sekarang nggak bisa kayak dulu yang suka-suka aja nyinop drama yang di suka. Sekarang mah semuanya harus diperhitungkan berdasarkan pv.

Drama yang lagi aku tunggu sendiri baru akan tayang tanggal 31 entar. Tapi belum jelas sih jadi tayang apa enggak. Dan untuk sementara pegang ini juga nggak papa deh.

Eh, tapi kalo diingat-ingat lagi aku kayaknya langganan nyinop Kdrama Channel A, deh. Dari 12 Nights, Coffee Please, LAITA, sampai ini, Touch. 

Eh, iya, sekarang banjir lagi di mana-mana. Di tempat Cingu banjir juga nggak? Kalo di sini iya nih...πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Hayuk cerita.





Cha Jung Hyuk lagi ada di dalam pesawat. Nggak jauh dari tempat duduknya ada seorang wanita yang kelihatan lagi gugup.

Jung Hyuk langsung menganalisa wajahnya. Bibirnya, matanya, pipinya jerawatan. Dia langsung tahu kalo wanita itu stres dan suka makan gorengan. Ih, dia kesal. Nyoba buat nggak peduli tapi nggak bisa.

Pramugari mengumumkan kalo pesawat akan tiba di bandara Incheon sejam lagi.

Wanita itu langsung meninggalkan pekerjaannya dan mengambil tas make upnya. Dia mau memakai foundation tapi Jung Hyuk melarangnya. Katanya itu akan menjadikan bencana.

Dia memberitahu kako asupan berlebihan dari karbohidrat akan menaikan kadar gula darah dan sekresi insulin dalam tubuhnya. Dan itu akan membuat wajahhnya jadi berminyak dan menyumbat pori-pori, sehingga membuatnya mudah berjerawat. Ia menanyakan apa ada ujian penting? Ia merasa kalo wanita itu kesulitan tidur selama beberapa hari.

Wanita itu nggak menjawab. Tapi kayaknya apa yang Jung Hyuk katakan adalah benar.

Jung Hyuk melanjutkan kalo wanita ity ingin tampak cantik di depan pacarnya karena akan ketemu bentar lagi.

Wanita itu kagum. Gimana Jung Hyuk bisa tahu?

Jung Hyuk nenyarankan agar wanita itu memakai masker wajah dulu. Wanita itu mengaku nggak punya. Ia melihat tasnya dan menemukan semprotan wajah.

Jung Hyuk melarangnya menggunakannya. Dia nyuruh wanita itu untuk membasahi kapas pakai toner dan menempelkannya ke wajah selama 10 menit. Yang banyak, ya!

Wanita itu mengitakan dan melakukan apa yang disuruh sama Jung Hyung.

10 menit kemudian





Wanita itu membuka kapas di wajahnya. Kini wajahnya nampak lebih segar. Ia lalu mulai merias wajahnya dari eye shadow. Nggak tahu kenapa Jung Hyuk jadi rewel lagi. Dia ngasih tahu wanita itu kalo warna yang dipilihnya bukanlah warna yang tepat.

Ia memberitahu kalo warna kulit wanita itu dingin kayak musim panas. Warna mengkilap nggak akan tampak bagus untuknya.

Wanita itu nghak ngeh. Warna mengkilap? Jung Hyuk mulai menjelaskan ke wanita itu kalo biasanya warna berkilau.

Wanita itu menanyakan apa yang harus ia pakai? Jung Hyuk menunjukkan kalo warna yang kedua dari kanan di bawah lebih baik. Pulas tipis aja.

Wanita itu menurut. Dan benar aja. Matanya nampak cantik. Selanjutnya... Wanita itu kembali menatap Jung Hyuk. Ia mengaku nggak tahu banyak soal rias wajah.

Jung Hyuk menyarankan agar wanita itu memulas garis kelopak matanya pakai warna kedua dari kiri di bawah. Wanita itu mengiyakan.

Jung Hyuk melanjutkan agar wanita itu memulas bagian bawah mata pakai perona mata kilap yang tadi mau dia pulaskan. Ringan aja biar menonjol.

Wanita itu mempraktekannya. Hasilnya sangat memuaskan.

Selanjutnya wanita itu mengambil lipkstiknya yang warna merah. Ih, Jung Hyuk makin gemas.

Akhirnya ia turun tangan merias wajah wanita itu. Pramugari aja sampai ngelihatin. Jung Hyuk menutupi jerawat wanita itu pakai foundation, memakai maskara, perona pipi, lipstik dan hasilnya...wow. Wanita itu jadi cantik banget.

Jang Hyuk kembali ke tempat duduknya dengan perasaan lega.

Wanita itu berterima kasih pada Jang Hyuk dan menanyakan siapa Jang Hyuk sebenarnya?

Jang Hyuk nggak menjawab. Ia hanya tersenyum.



Seorang pria melihat ponselnya. Dia menonton video di ig. Seorang wanita asing berterima kasih pada Cha Jung Hyuk dan memintanya untuk jadi perias pribadinya.

Pria itu tersenyum lalu menambahkan like.

Jung Hyuk sudah turun dari pesawat. Pria itu manggil Jung Hyuk. CEO Cha!!!

Jung Hyuk menyerahkan tasnya ke pria itu. Pria itu menunjukkan apa yang dia lihat tadi. Bagus Jung Hyuk pergi ke sana.

Jung Hyuk nyuruh pria itu buat bilang ke wanita asing itu untuk datang ke Korea aja lain kali. Ia sesumbar kalo riasannya bisa bertahan selama 12 jam.

Pria itu mengingatkan kalo Jung Hyuk sendiri yang bilang pingin ke sana.

Jung Hyuk mengaku mengatakannya biar sopan aja. Pria itu memberitahu kalo Jenifer pingin Jang Hyuk jadi perias pribadinya.

Jung Hyuk nggak habis pikir. Ia merasa kalo wanita itu sangat egois. Ia merasa buruk cuman punya dua tangan.

Pria itu malah berharap kalo Jang Hyuk punya sejuta tangan biar bisa meraup semua uang di dunia.

Ih, Jang Hyuk jengah dengarnya. Dia nyuruh pria itu untuk merapikan dasinya aja.




Wanita yang dirias sama Jang Hyuk ketemu sama pacarnya. Mereka berpelukan. Pacar wanita itu merasa kalo wanita itu makin cantik. Yakin di sana belajar?

Wanita itu mengaku cuman pakai riasan ringan di pesawat. Cantik, ya?

Banget, kata sang pacar.

Jung Hyuk saling lirik sama wanita itu. Ia lalu lanjut jalan. Sepanjang jalan Jang Hyuk sangat terganggu sama wanita yang dilewatinya.

Kayak nggak sesuai gitu sama make upnya. Nggak mau terus terganggu, akhirnya ia memakai kacamata hitam.



Soo Yeon lagi ada di dalam mobil. Dia ternganga lihat banner yang ada di jalan. Sopir bertanya apa Soo Yeon sebahagia itu?

Soo Yeon mengaku nggak percaya. Sopir nanya lagi apa nggak masalah kalo Soo Yeon je sananya akai wajah polos?

Soo Yeon memberitahu kalo sutradara minta dia untuk nggak pakai riasan. Nggak lama kemudian mereka sampai.

Di depan sudah ada banyak gadis yang mengantre.

Window Entertainment





CEO-nya melihat gadis-gadis yang lolos. Dia nggak ngerti kenapa cuman itu yang lolos?

Manajer memberitahu kalo sejak Ye Jin jekeuh jadi posisi tengah...

CEO memberitahu kalo Ye Jin nggak harus mencoba jadi yang utama. Dia nggak ngerti kenapa Ye Jin jadi kekeuh dan ngasih kesan buruk ke pemirsa.

Manajer mengaku tahu. CEO lalu kelihat Soo Yeon. Ia kenanyakan peringkat Soo Yeon.

Manajer memberitahu kalo minggu lalu Soo Yeon ada di peringkat 7. CEO nggak ngeh. Mereka milih 5 dan Soo Yeon yang ke-7? Ia memberitahu kalo ia mendanai produksinya dan menjadikan Do Jin jadi pemandu acara. Ia merasa kalo mereka akan kelihatan kayak pecundang kalo sampai Soo Yeon tersisih.

Manajer mengatakan kalo ia akan memastikan...kalo Soo Yeon akan lolos gimanapun caranya.




Sementara itu di tempat kostum. PD memarahi gadis yang ke salon dulu sebelum datang ke sana. Salah seorang gadis beralasan kalo agensinya menyuruhnya memakai riasan.

PD memberitahu kalo hari ini CEO Cha Jung Hyuk akan datang dan mereka membutuhkanwajah mereka tanpa riasan.

Mereka kompak meminta maaf.

PD nyuruh mereka untuk menghapus riasan mereka kayak Soo Yeon. PD bahkan memuji Soo Yeon yang bagus tanpa riasan. Dia nyuruh mereka untuk menghapus riasan lalu pergi.

Mereka merasa berat kalo harus menghapusnya. Masalahnya mereka nggak bisa kalo nggak memakai riasan. Akhirnya mereka berpura-pura sudah menghapusnya padahal belum.

Salah satunya ada yang menatap Soo Yeon dengan tatapan sinis.



Do Jin sampai. Penggemarnya berjajar menunggunya. Mereka berharap agar Do Jin mau memegang tangan mereka.

Do Jin menurut. Dia menghampiri seorang gadis dan menggenggam tangannya. Seketika gadis itu langsung pingsan saking senangnya.

Sebelum masuk Do Jin berdiri di belakang poster audisi Miracle.



Manajer mengingatkan Do Jin agar menjauhi penggemarnya karena dia bau alkohol. Do Jin memberitahu kalo ia memakai minyak wangi. Manajer juga melarang Do Jin untuk terlalu dekat dengan penggemar. Tapi Do Jin berdalih kalo itu layanan penggemar.

Manajer mengatakan kalo Do Jin akan dihukum. Dia harap Do Jin nggak tertangkap lagi atau kalo enggak dia akan dikirim ke tentara.

Do Jin melunak. Ia hanya bercanda dan meminta manajernya untuk nggak membuatnya takut. Dia sengaja membuka mulutnya lebar dan mengatakan sudah sadar sepenuhnya.

Manajer nyuruh asisten untuk ngawasin Do Jin. Asisten mengiyakan, pak Choi.

Pak Choi lalu pergi.

Asisten Do Jin menatap Do Jin sambil menghela nafas.

Do Jin mengatakan kalo dia lebih suka sama Dong Hoon Hyung. Asisten ngasih tahu kalo Dong Hoon berhenti kerja biar bisa kabur dari Do Jin.

Ih, Do Jin nggak peduli. Dia pamit mau ke toilet bentar. Asisten berpesan agar Do Jin jangan lama-lama. Ih, Do Jin malah bilang bakal santai.




Soo Yeon menyendiri dan merias wajahnya karena semua orang juga memakai make up. Do Jin kebetulan lewat dan mengagetkannya. Akibatnya Soo Yeon yang lagi pakai lipstik jadi cemong.

Eh, lihat Soo Yeon seperti itu malah membuat Do Jin tertawa senang.

Soo Yeon melihat wajahnya. Dia yang kesal bangkit dan memiting Do Jin.

Do Jin melepaskan diri dan menjauh. Ia merapikan rambutnya dan memberitahu soo Yeon kalo dia harus latihan.

Lah, Soo Yeon juga kan mau latihan.

Do Jin menyumpahi Soo Yeon biar melakukan kesalahan.

Soo Yeon nggak mau kalah. Ia harap Do Jin lupa sama dialognya dan banyak yang disunting.

Do Jin makin jadi. Semoga Soo Yeon lupa lirik dan salah koreografi.

Soo Yeon nggak mau dengar lagi dan menutup telinganya. Semoga Do Jin dapat banyak komentar kebencian.

Do Jin mendekat dan menyentuh wajah Soo Yeon.

Soo Yeon menyingkirkan tangan Do Jin dan mengaku sakit. Dia mendorong Do Jin.

Do Jin menanyakan goresan yang ada di wajah Soo Yeon.

Soo Yeon kaget Do Jin bisa melihatnya.

Do Jin menyarankan agar Soo Yeon memakai riasan.

Soo Yeon memberitahu kalo dia punya alasan yang membuatnya nggak bisa memakai riasan. Dia nyalahin Do Jin.

Do Jin memberitahu kalo dia harus... Do Jin celingukan, takut ada yang dengar. Ia nelanjutkan kalo ia harus menghentikan pesta ulang tahunnya sebelum tengah malam gara-gara Soo Yeon.

Soo Yeon mengancam akan membunuh Do Jin kalo sampai Do Jin mengundangnya ke hal kayak gitu lagi.



Do Jin marah. Dia mau menarik Soo Yeon tapi keburu pak Choi datang.

Do Jin berpura-pura kalo dia sedang melakukan peregangan.

Pak Choi melihat bora dan menyuruhya menghapus lipstik di wajahnya lalu bersiap-siap. Dia juga memarahi Do Jin yang rambutnya berantakan padahal bentar lagi mau latihan.

Do Jin menyalahkan Soo Yeon sebagai pelakunya.

Pak Choi kesal karena Do Jin membantahnya lagi.

Soo Yeon ragu-ragu menyinggung tentang kejadian dua hari yang lalu. Pak Choi memberitahu kalo dia sudah mengurusnya. Ia meyakinkan kalo nggak akan ada masalah lagi dan nyuruh Soo Yeon untuk tampil dengan baik.

Soo Yeon mengiyakan lalu berterima kasih.

Do Jin memberitahu Soo Yeon kalo cuman dia yang lolos dari agensi mereka. Ia mendekat dan  meyakinkan kalo CEO nggak akan membiarkannya tersisih dan menyemangati kalo Soo Yeon harus berhasil.

Pak Choi menatik Do Jin dan memintanya buat siap-siap. Do Jin masih pingin ngoming sama Soo Yeon. Dia berharap Soo Yeon berhasil.


Sementara itu di depan sudah ramai banget. Asistennya Jung Hyuk sudah pada datang dan menurunkan barang-barang. Seorang pria berkepala gundul ngomelin asisten Jung Hyuk yang gendut karena nggak dandan.

Asisten yang gendut itu sesumbar kalo dia sudah dandan sambil mamerin  perutnya yang kelihatan rata.

Pria gundul itu nunjukin asisten yang baru datang yang kelihatan tampan. Mungkin karena tinggal di Paris.

Orang itu ngasih tahu kalo itu gaya New York. Dia juga kan sudah mengatakannya berkali-kali.

Pria gundul itu kekeuh bilang Paris ya Paris. Dia lalu melihat jam tangannya yang terlihat asli. Dapat dari mana? Ia nyuruh mereka untuk cepat siap-siap.



Nggak lama kemudian Jung Hyuk sampai. Dia turun dari mobil dan menyapa pria gundul itu, namanya pak Kim. Jung Hyuk merasa kalo pakaian pak Kim hari ini...

Pak Kim nampak centil di depan Jung Hyuk.

Jung Hyuk nggak melanjutkannya dan langsung pergi.

Sekretaris Jung Hyuk menghampiri pak Kim dan melanjutkan apa yang Jung Hyuk mau katakan tadi kalo pakaian pak Kim terlalu berlebihan. Dipikirnya mau ke final?

Pak Kim meremehkan kalo sekretarisnya Jung Hyuk nggak akan ngerti sekalipun dia menjelaskannya. Itu terlalu dalam untuk dimengerti.

Ih, Sekretarisnya Jung Hyuk ngeri dengarnya. Dia nyuruh pak Kim untuk duluan. Dia akan nyusul sama CEO Cha entar.




Jung Hyuk jalan dengan percaya dirinya memasuki Cha Beauty. Semua orang menyapanya ramah. Ia masuk ke ruangannya. Di dalamnya ada banyak penghargaan.

Jung Hyuk memakai jasnya sedangkan sektetarisnya memakai semprotan wajah. Ia memberitahu Jung Hyuk kalo direktur membatalkan final selama seminggu cuman buat ngikutin jadwalnya Jung Hyuk.

Jung Hyuk nyuruh ngirim pak Kim buat acara kayak gitu. Ia merasa nggak perlu buat tampil di acara audisi idol.

Sekretaris minta Jung Hyuk buat nggak meremehkan Miracle. Ia memberitahu kalo mereka terkenal dengan peringkat pemursa teratas.

Jung Hyuk nggak nyangka. Sungguh.

Sekretaris merasa kalo Jung Hyuk sudah bersiap terlalu jeras buat orang yang nggak tahu acara kayak gitu.

Jung Hyuk memakai jam tangannya. Ia mengaku nggak ingin mempermalukan diri di sana.

Sekretaris menanyakan apa Jung Hyuk nggak milih seseorang untuk merias dirinya? Ia memberitahu kalo agensi nelpon kayak orang kesurupan buat nyuap mereka.

Jung Hyuk mengaku sudah milih. Tapi pas sekretarisnya nanyain siapa orangnya dia malah bilang kalo itu rahasia.

Sekretaris minta Jung Hyuk untuk mengatakannya.

Jung Hyuk hanya ternsenyum dan mengajaknya buat pergi sekarang.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Touch episode 1 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon