1/11/2020

Sinopsis Touch episode 1 part 3

Sinopsis Touch episode 1 part 3


All content from Channel A




Pak Choi buru-buru menemui CEO dan melihat foto-foto Do Jin bersama dengan seorang wanita. Iti adalah ulah dari reporter Kin. Dia menyatakan perang dengan bilang akan mempublikasikan itu. Dia marahin pak Choi. Gini caranya mengatasinya?

Pak Choi cuman bisa minta maaf.

CEO mengingatkan kalo Do Jin jadi populer karena citranya sebagai sesrorang yang cintanya nggak berbalas. Dia menghasilkan banyak uang dari iklan dan membuat album balada menggunakan gambar. Dia nunjuk foto-foto itu dan berpikir kalo seenggaknya Do Jin harus punya hubungan yang stabil. Nggak cuman main sama wanita sepanjang waktu. Dia nggak ngerti ada apa sama Do Jin?

Pak Choi mengatakan akan menemui reporter Kim dan mengurusnya. Ia janji akan menyingkirkan salinan aslinya. Ia minta CEO untuk nulis satu cek lagi.

CEO cuman ketawa. Ia mengingatkan kalo sebelumnya dia sudah ngasih cek kosong. Dan katanya reporter Kim nggak akan nerima. Ia merasa kalo mereka kali ini butuh cerita eksklusif.

Duh, pak Choi pusing.

CEO menyudahi. Nggak ada pilihan lain. Mereka harus melindungi Do Jin apapun yang terjadi. Kalo sampai itu dipublikasikan maka stok mereka akan berkurang. Do Jin harus membotaki kepalanya dan gabung sama tentara.

Pak Choi cuman menghela nafas.

CEO merasa kalo mereka butuh skandal yang lebih besar.

Pak Choi merasa kalo mereka nggak punya apa-apa buat nutupin itu sama...



CEO melihat rekaman video Soo Yeon.

Soo Yeon merasa kalo itu adalah keajaiban. Ia mengatakan kalo gimanapun caranya dia harus debut. Ia merasa nggak akan menemukan keajaiban untuk kedua kalinya.

Semangat Soo Yeon saat latihan.

CEO tersenyum melihatnya.

Pak Choi seakan tahu maksudnya. Ia memberitahu kalo CEO nggak bisa melakukan itu pada Soo Yeon.

CEO mengaku juga merasa malu. Gara-gara itu dia bisa jadi g*la. Dia baru aja mau menghasilkan uang.

Pak Choi menekankan kalo itu juga yang ia maksud.

Di studio penghitungan suara sudah dimulai.

CEO minta pak Choi untuk memikirkannya secara sederhana. Kang Do Jin membuat setengah dari keuntungan Window Ebtertainment. Dan bintang kedua yang mereka miliki adalah Soo Yeon. Ia menanyakan siapa yang akan pak Choi lindungi?

Pak Choi menghela nafas berat. Mereka akan memperbarui kontrak Do Jin.

CEO ngajal pak Choi agar membuat kontrak permanen.



PD nyari Soo Yeon yang belum juga kembali. Nggak lama kemudian Soo Yeon datang. PD memarahinya. Dia sudah lama mencarinya.

Soo Yeon meminta maaf. PD lalu menyuruhnya untuk siap-siap. Soo Yeon mengiyakan lalu naik ke atas panggung.

Polling ditutup.

Jung Hyuk kembali ke tempat duduknya. Pak Kim bertanya Jung Hyuk dari mana?

Jung Hyuk hanya menghela nafas dan nggak menjawab.




Do Jin membacakan nama peserta yang lolos. Jung Hyuk berdoa agar nama Soo Yeon nggak keluar.

Do Jin mulai menyebutkan nama peserta dari nomor 5. Bukan Soo Yeon. Jung Hyuk lega. Peringkat 4, bukan Soo Yeon. Peringkat 3... Do Jin tersenyum sebelum menyebutkannya. Dan ternyata dia adalah  Soo Yeon.

Jung Hyuk kecewa dengarnya. Sementara ibu menangis karena bahagia. Soo Yeon juga nggak nyangka kalo dia bisa lolos. Dia langsung jongkok dan nangis sesegukan.

Flashback...




Soo Yeon lagi nangis di atap. Do Jin datang dan mengagetkannya.

Soo Yeon marah. Do Jin ngga tahu kalo Soo Yeon lagi nangis.

Soo Yeon mengeluh kalo dia selaly gagal. Semuanya sudah berakhir. Kapan dia akan debut?

Do Jin menghapus air mata Soo Yeon dan meyakinkan kalo itu bukanlah akhir. Ia yakin kalo Soo Yeon bisa melakukannya lagi. Ia memberitahu klao banyak orang yang bahkan nggak bisa sejauh itu. Tapi Soo Yeon bisa.

Soo Yeon berusaha untuk mensugesti diri sendiri kalo itu bukan akhir.

Ia bangkit dan teriak kalo itu bukan akhir.

Flashback end..



Tangis Soo Yeon makin kenceng. Do Jin menghampirinya dan mengingatkan apa yang pernah ia katakan kalo Soo Yeon bisa melakukannya.

Ia membantu Soo Yeon untuk bangkit dan menepuk punggungnya.

Semua orang nampak terharu lihatnya.

Jung Hyuk bangkit meninggalkan tempat duduknya. Nggak tahu mau kemana.

Sekretarisnya ikutan bangkit dan menyusulnya.




Jung Hyuk berniat untuk menemui Soo Yeon. Sekretarisnya berusaha untuk mencegahnya tapi Jung Hyuk tetap kekeuh mau ketemu Soo Yeon.

Ia lalu melihat Soo Yeon sedang diwawancara bersama dengan peserta lain yang lolos. Ia yang marah menunjuk Soo Yeon.

Soo Yeon merasa nggak nyaman dan memalingkan wajahnya. Ia bahkan tertawa dengan kepalsuan.

Jung Hyuk nggak tahan lihatnya. Dia mau mendekat tapi malah dihadang sama bodyguard dan disuruh pergi. Jung Hyuk kesal lihat Soo Yeon tersenyum. Sekretarisnya datang dan menariknya pergi.



CEO sedang melihat berita tentang Miracle. Ia lalu ditelpon sama reporter Kim. Ia meminta pada reporter Kim agar nggak mengganggu Do Jin lagi dan akan mengirimkannya.

Reporter Kim tersenyum. Ia mengatakan akan menyerangnya selagi masih panas dan menambahkan MSG. Ia bersiul dan menguplod sebuah berita. Apa yang terjadi malam itu.




Ayah dan ibu nggak sabar untuk ketemu sama Soo Yeon. Mereka bersama Jung Young sedang menunggu lift. Keduanya langsung masuk saat pintu lift terbuka.

Jung Young melihat berita di ponselnya dan jadi kaget banget. Soo Yeon dikeluarkan dari grup. Bersamaan dengan berita itu dimunculkan sebuah video yang memperlihatkan Soo Yeon sedang berkelahi.

Seketika video itu jadi viral. Banyak yang sudah melihatnya. Pak Cho yang menintonnya bersama PD bahkan merasa sangat kecewa.



Do Jin langsung nyari Soo Yeon begitu tahu beritanya. Di ruang tunggu nggak ada. Ditelpon juga nggak diangkat. Dia bahkan sampai nyari sama manajernya.

Pak Choi menghampiri mereka dan menanyakan kenapa masih di sana. Harusnya kan sudah pergi.

Do Jin sampai heran kenapa Pak Choi nggak khawatir sama sekali? Ia bertekad nggak akan pergi sebelum menemukan Soo Yeon.

Pak Choi mau mengatakan sesuatu tapi nggak jadi. Dia nyuruh Do Jin untuk ikut dengannya.




Soo Yeon menemui CEO. CEO yang seakan nggak tahu menanyakan gimana Soo Yeon akan menjelaskan tentang apa yang terjadi malam itu?

Soo Yeon mulai cerita kalo Do Jin yang sedang ulang tahun memintanya untuk mampir sebentar. Ia pergi ke sana bersama dengan Ye Jin.

Soo Yeon melihat Ye Jin sedang jambak-jambakan sama seorang wanita. Ia berniat melerai mereka. Ia meyakinkan kalo malam itu ia nggak minum setetes alkoholpun.

CEO menanyakan kelanjutannya.

Soo Yeon merasa kalo ada seseorang yang dengan sengaja mengedit videonya. Ia meminta agar CEO merilis video lengkapnya yang ada wawancara dengan saksi mata.

CEO meremehkan. Dikiranya itu akan merubah keadaan? Ia memberitahu kalo gadis itu hampir jadi buta gara-gara Soo Yeon.

Soo Yeon nggak nyangka. Ia meyakinkan kalo ia nghak melakukan sejauh itu.

CEO menyebutkan kalo faktanya Soo Yeon pergi ke pesta dan bertengkat. Ia bertanya-tanya apa Soo Yeon harus dikritik dan didiskualifikasi?

Soo Yeon nggak ngerti. Maksudnya didiskualifikasi apa?

CEO memberitahu kalo perudahaan penyiaran memutuskan untuk mendiskualifikasikan Soo Yeon.



Soo Yeon kaget dengarnya. Dia berlutut dan meminta CEO untuk membantunya.

CEO mengingatkan keinginan Soo Yeon untuk membelikan rumah buat orang tuanya. Harusnya ia bisa membelikannya setelah melakukan bebrrapa iklan. Tapi Soo Yeon malah merusaknya.

Soo Yeon memohon agar CEO memaafkannya sekali aja. CEO memotong, kalo dia ngundang Soo Yeon meski Do Jin nggak mengundang, harusnya Soo Yeon nggak ke sana. Soo Yeon sudah menghancurkan hidupnya sendiri.

Soo Yeon terdiam dan nggak tahu mesti ngomong apa lagi.



Soo Yeon berdiri di depan lokernya. Ada banyak notes penyemangat di sana. Makin besar rasa sakitnya, makin dekat untuk debut. Jangan nyerah.

Ia membukanya dan melihat fotonya bersama ayah dan ibu. Ia mengambilnya dan memandanginya. Ia nangis.

Soo Yeon mengemasi semuanya dan pergi.

Do Jin yang baru datang lewat begitu saja dan nggak menyadari kalo Soo Yeon sudah ada di lift.

Soo Yeon meninggalkan Window Entertainment.




Do Jin menemui CEO. Menurutnya terlalu berlebihan CEO mengusir Soo Yeon gitu aja. Ia memberitahu kalo Soo Yeon nggak melakukan kesalahan apapun. Itu terjadi saat ia melerai perkelahian Ye Jin.

CEO malah menyalahkan Do Jin yang mengundang Soo Yeon karena dia masih ikut audisi.

Do Jin mengatakan akan melakukan wawancara dan menjelaskan semuanya. Dia minta tolong pada pak Choi untuk menjadwalkannya.

Pak Choi malah menatap CEO.

CEO duduk dan meminta Do Jin untuk mendengarkannya baik-baik. Ia memberitahu apa yang akan terjadi kalo Do Jin sampai melakukan wawancara. Soo Yeon akan langsung hancur. Dan hal yang sama akan terjadi juga sama Do Jin.

Do Jin bertanya, kenapa?

CEO mengaku mendengar kalo Do Jin sempat pacaran sama gadis yang berkelahi sama Soo Yeon.

Do Jin berdalih kalo dia cuman ketemuan tiga kali.

CEO menyebutkan kalo ada sesuatu antara Do Jin dan Ye Jin. Itulah yang membuat mereka berkelahi.

Pak Choi menyayangkan kenapa mereka mesti berkelahi?

CEO mengingatkan kalo kemarin Do Jin baru aja melakukan wawancara dan mengatakan kalo dia lajang. Do Jin juga bilang nggak pernah pacaran sama siapapun. Kalo sampai Do Jin mengungkapkan tentang kebenarannya, apa dia bisa melakukan wawancara?

Do Jin mengingatkan kalo wawancara itu CEO yang menginginkannya.

CEO malah tertawa. Ia memberitahu kalo orang-orang nggak tahu. Do Jin nggak bisa membantah lagi.



Jung Hyuk ada di dalam mobil dan melihat komentar tentang Soo Yeon yang dikeluarkan dari Miracle. Tapi yang ia pertanyakan adalah siapa yang memperbaiki riasannya? Kenapa?

Sekretarisnya menanyakan kenapa Jung Hyuk masih terobsesi dengan hal itu? Ia mengingatkan kalo Soo Yeon sudah dikeluarkan dari grup.

Jung Hyuk pikir itu bukan urusannya. Sekretaris bertanya-tanya apa pak Kin yang melakukannya? Ia ingat kalo pak Kim pernah mengubah warna bibir pelanggan karena nggak suka sama Jung Hyuk.

Jung Hyuk menyangkalnya. Bukan pak Kim.

Sekretaris merasa aneh. Masalahnya nggak ada seorangpun di tim mereka yang akan menyebtuh pekerjaan Jung Hyuk selain pak Kim.

Jung Hyuk curiga kalo Soo Yeon sendiri yang melakukannya. Tapi kenapa dia melakukannya?




Ibu sama ayah mengkhawatirkan Soo Yeon. Jung Young juga belum bisa menghubunginya. Ibu bertanya-tanya di mana Soo Yeon sekarang?

Jung Young meminta ayah dan ibu untuk nggak terlalu khawatir. Sekarang mungkin Soo yeon sedang bersama para manajer.

Ibu jadi kesal. Dia menyebut Soo Yeon anak nakal. Apa yang dilakukannya sehari sebelum hari yang sangat penting.

Soo Yeon sendiri ada di depan rumahnya. Ia mengambil ponselnya yang dari tadi dimatikan. Ada banyak panggilan. Dari manajer, ibu, ayah, Do Jin. Ia lalu jelpon ibu dan memberitahu kalo dia ada di rumah. Ia meminta agar ibu nggak khawatir. Ia meminta maaf pada ibu dan ayah.

Ibu meminta Soo Yeon untuk mendengarkannya baik-baik. Ia melarang Soo Yeon untuk membaca komentar negatif. Ibu yakin kalo Soo Yeon bisa melakukannya lagi. Tenangkan diri.



Ayah ngajak ibu buat pulang setelah tahu kalo Soo Yeon di rumah. Seenggaknya mereka harus lihat wajah Soo Yeon.

Ibu melarang. Ia minta ayah membiarkan. Lagian nggak ada yang bisa nereka lakukan buat Soo Yeon.

Ayah menurut, meski itu terasa berat. Ia lalu minta tolong pada Jung Young agar menjaga Soo Yeon.

Jung Young mengiyakan dan meminta ayah dan ibu untuk nggak khawatir. Mereka lalu pergi dari sana.

Soo Yeon menatap rumahnya dan bilang ke ibu kalo dia nggak bisa mulai lagi. Dia ingin membeli kembali rumah itu buat ibu.

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 1 part 3
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno