1/19/2020

Sinopsis Touch episode 2 part 5

Sinopsis Touch episode 2 part 5


All content from Channel A




Para asisten baru berkumpul. Jung Hyuk datang dan memberikan sambutannya pada para pendatang baru. Ia meminta mereka untuk memperkenalkan diri.

Gadis yang ngajak Soo Yeon bicara tadi maju dan memperkenalkan diri. Namanya Choi Seon Nyeo. Kelas kelulusan ke 27 dari Seoul Make up School.

Yang lain bertepuk tangan dan mengucapkan selamat datang pada Sun Nyeo.

Selanjutnya Park Yoo Na, 28 tahun. Lulusan dari Seoul Make up School.

Tepuk tangan buat dia juga lumayan rame.

Habis itu giliran Soo Yeon. Beda sama yang lain yang menyertakan sekolah mereka, Sii Yeon cuman bilang akan melakukan yang terbaik.

Tepuk tangan buat dia pun seadanya.

Jung Hyuk memberitahu kalo asisten senior akan memilih sendiri asisten junior mereka. Dimulai dari Eun Hee yang ternyata milih Seon Nyeo.

Yang lain milih Yoo Na.

Dan yang tersisa cuman Soo Yeon. Tapi nggak ada yang bilang milih dia. Akhirnya Jung Hyuk nunjuk Hyun Jun agar bekerja sama sama Soo Yeon.

Hyun Jun terpaksa mengiyakan karena merasa nggak punya pilihan. Hong Suk juga kayaknya berat karena dia lebih suka Sun Nyeo.

Jung Hyuk melanjutkan kalo mereka membagi tim biar jadi lebih mudah selama periode magang selama 3 bulan nanti. Dia menyudahi dan mengajak mereka untuk bekerja keras lagi hari ini.

Mereka menyuarakan yel yel mereka dengan penuh semangat.




Jung Hyuk turun dari ruangannya dan melihat wanita di bagian resepsionis yang wajahnya nampak suram.

Wanita itu langsung bangkit saat melihat Jung Hyuk. Ia memberitahu kalo VIP DJ hari ini membuat reservasi.

Jung Hyuk mengiyakan. Ia memperhatikan wajah karyawannya itu. Mata panda. Ia merasa kalo wanita itu banyak nangis habis putus cinta. Jadi sering minum juga. Cuman makai bedak biasa.

Jung Hyuk merasa khawatir. Namanya Seul Gi. Ia mengingatkan kalo Seul Gi adalah orang pertama yang dilihat sama pelanggan mereka saat memasuki salon.

Seul Gi merasa menyesal karena hari ini nampak sedikit berantakan.

Jung Hyuk merasa kalo masih ada waktu.




Jung Hyuk merias wajah Seul Gi. Ih, wajahnya serius banget kayaknya.

Soo Yeon, Hyun Jun sama Hong Suk nggak sengaja lewat dan melihatnya. Karyawan yang lain ikutan menonton.

Seseorang mengaku ingin dirias sama CEO juga. Senior nyuruh dia untuk datang dengan make up yang salah biar dibenerin.

Senior yang lain menambahi kalo dia nanti mungkin akan kena marah, tapi riasan itu akan jadi sempurna saat ia punya acara kencan buta.

Yoo Na mengatakan kalo dia pingin nyoba pas kencan sama pacarnya.

Riasan jung Hyuk sudah selesai. Ia menasehati Seul Gi agar nggak pacaran sama orang jahat lagi lain kali.

Seul Gi kaget. Dia nggak nyangka Jung Hyuk memperhatikannya sampai segitunya.

Jung Hyuk menyemangatinya untuk bekerja keras lalu pergi.

Soo Yeon nanya ke Hyun Jun, gimana bisa Jung Hyuk tahu? Apa dia bisa melihat masa lalu orang? Kayak adikuasa?

Hyun Jun ngerasa kalo Jung Hyuk mungkin tahu pas lihat kulitnya.

Soo Yeon masih penasaran, gimana dia bisa tahu apa yang terjadi sehari sebelumnya cuman dengan lihat kulitnya doang?

Hyun Jun mengatakan kalo Jung Hyuk tahu apa mereka nangis, makan sebelum tidur, dan berapa banyak usaha yang mereka lakukan saat merias wajah di pagi hari.

Dengan percaya diri Hong Suk mengatakan kalo kayaknya Jung Hyuk nggak tahu kalo dia makan ramen malam sebelumnya.

Hyun Jun memberitahu kalo itu karena wajah Hong Suk selalu bengkak. Ia mencapit pipi Hong Suk lalu pergi.

Hong Suk tertawa. Kalo aja Hyun Jun nggak lebih tua darinya...



Hari sudah siangan. Cha Beauty sudah ramai. Yeon Hee ngajak para pendatang baru untuk tur. Mereka hanya perlu bekerja sesuai jadwal sama tin rambut. Jangan lupa juga untuk memberi salam.

Tiga orang itu mengangguk dan mengiyakan.

Lanjut jalan lagi. Senior lalu menanyakan apa mereka semua tahu sistemnya? Ia menunjuk Soo Yeon dan menanyakan apa yang harus dilakukan di pagi hari?

Soo Yeon mengingat-ingat dan menjawab, membersihkan dan mengatur alat.

Jawabannya salah. Senior lalu menunjuk ke orang sebelah Soo Yeon untuk memberitahunya. Ia harus membersihkan lantau, meja rias, meja kopi dan jendela. Mengisi ulang bantalan kapas, ujung q dan tisu pembersih. Ia juga harus meriksa inventaris make up. Mencuci sikat setiap hari Selasa dan Jumat. Dua kali seminggu.

Senior memuji peserta yang lain. Mereka menatap sinis ke Soo Yeon. Mereka kesal sama pemula yang nggak tahu apa-apa.

Selanjutnya mereka dibawa ke ruangan VIP yang biasanya diperuntukkan bagi wanita kaya atau selebriti pemilih. Mereka diminta untuk diam kalo mereka mendengar rumor soal hiburan, industri, politik dan perusahaan.

Mereka mengiyakan.

Selanjutnya mereka di bawa ke tempat mencuci kuas. Senior bertanya pada Soo Yeon, gimana caranya mencuci kuas?

Soo Yeon yang belum tahu meyakinkan akan mencucinya dengan baik kalo senior mengajarinya.

Senior makin sinis melihat Soo Yeon. Masalahnya yang lain aja pada tahu. Soo Yeon seorang yang nggak tahu.

Mereka lalu meninggalkan Soo Yeon gitu aja.


Pak Kim marahin Seul Gi yang membuat jadwalnya kacau. Ia mengingatkan kalo dia minta waktu 15 menit setelah Jung Hyuk.

Seul Gi meminta maaf. Ia beralasan kalo Pak Kim pagi ini tiba-tiba muncul. Ia meminta maaf.

Pak Kim makin kesal dengar Seul Gi minta maaf. Dia lalu nyuruh Hyun Jun sama Hong Suk untuk memastikan kalo mereka nggak akan mengalami masalah.

Keduanya kompak mengiyakan.

Pak Kim lalu meminta Seul Gi untuk jadi lebih pintar lagi. Kalo enggak maka ia akan memecatnya.

Seul Gi menunduk mengiyakan.

Pak Kim lalu meninggalkan mereka sambil mengeluh.

Seul Gi ikutan pergi.


Hong Suk juga kesal banget sama pak Kim. Gara-gara pak Kim mereka jadi kekurangan asisten.

Hyun Jun memberitahu Hong Suk kalo Jung Hyuk ada di kamar nomor satu sedangkan pak Kim ada di kamar nomor dua. Ia keminta Hong Suk untuk memberitahunya setelah kamar nomor satu selrsai sama foundation.

Hong Suk asal mengiyakan.

Hyun Jun juga meminta Hong Suk untuk bilang ke Soo Yeon agar datang. Mereka akan mengajari Soo Yeon untuk melakukan hal-hal dasar.

Hong Suk lega. Mereka kan punya junior. Sambil senyum ia bilang ke Hyun Jun kalo akan menjemput Soo Yeon sekarang juga.


Nggak lama kemudian Hong Suk sudah sama Soo Yeon. Ia memberitahu kalo timmereka terdiri dari CEO Cha, pak Kim, Hyun Jun dan Hong Suk sendiri. Semuanya laki-laki. Jung Hyuk sering bekerja di luar kantor dan hanya bekerja samapelanggan VIP. Karena itulah pak Kim sering membantunya.

Soo Yeon mengangguk paham.

Hong Suk melanjutkan kalo saat mereka berdandan, asisten tim akan membantu.

Soo Yeon mengiyakan.

Hong Suk memberitahu kalo Soo Yeon hanya perlu mengikuti apa yang ia katakan. Ia akan membahas mengenai detilnya nanti saja karena sekarang merela sedang sibuk.

Hong Suk menandai para VIP yang akan datang hari ini. Ia berpesan agar Soo Yeon nggak memanggik VIP sama nama-nama di salon kecuali kalo di kamar.

Soo Yeon mengangguk paham.

Hong Suk menunjukkan daftar para VIP dan menyuruh Soo Yeon untuk menghafalkannya kalo mendapat kesempatan. Sebentar lagi DJ akan datang. Dia nyuruh Soo Yeon untuk menempatkannya di kamar nomor 1 saat naik ke atas.

Soo Yeon mengiyakan.

Hong Suk lalu meninggalkan Soo Yeon.

Soo Yeon membuka daftar itu dan melihatnya sekilas.



Seul Gi naik dan mengantarkan DJ. Soo Yeon sudah menunggu di depan lift. Ia nenyapa ramah begiti lift terbuka dan tamu VIP datang.

Ternyata orang itu adalah Do Jin. Keduanya sama-sama nggak nyangka bisa ketemu lagi.

Soo Yeon juga nggak tahu kalo DJ adalah Kang Do Jin.

Do Jin tiba-tiba meluk Soo Yeon dan mengaku merindukannya.

Soo Yeon takut dilihat sama yang lain. Ia minta Di Jin untuk melepaskannya. Ia mendodong Do Jin.

So Jin menanyakan kenapa Soo Yeon nggak menjawab telponnya? Ia membaca name tag Soo Yeon lalu menanyakan apa Soo Yen kerja di sana?

Soo Yeon menyingkirkan tangan Do Jin dari lengannya dan mengiyakan.

"Sejak kapan?"

"Sejak hari ini"

"Kenapa?"

Lah, Soo Yeon nggak ngeh. Kenapa apa maksudnya? Kenapa juga dia harus menjelaskannya ke Do Jin alasan dia kerja?



Hong Suk teriak bertanya pada Soo Yeon, apa DJ belum datang?

Soo Yeon memberitahu kalo orangnya baru tiba. Ia lalu ngajak Do Jin untuk ke ruangannya.

Do Jin nggak mau. Dia mau ngajak Soo Yeon untuk bicara dulu. Soo Yeon memberitahu kalo nggak ada waktu lagi. Dia minta agar Do Jin masuk ke sana dulu. Ia berpesan agar Do Jin pura-pura nggak mengenalnya.

"Kenapa?"

Ih, Soo Yeon kesal. Dia meminta agar Do Jin berhenti nanya kenapa dan melakukan aja apa yang ia minta. Ia janji akan memberitahukannya nanti. Tapi untuk hari ini diam dulu.

Di dalam Hong Suk sudah menyiapkan segalanya. Soo yeon masuk bersama Do Jin. Hong Suk nyuruh Soo Yron untuk menggunakan toner kedua untuk menyeka wajah Do Jin.

Ia melihat kalo wajah Do Jin kering dan nyuruh Soo Yeon untuk merendam masker sama toner dan letakkan di wajah Di Jin sekitar 5 menit lalu oleskan masker. Kalo sudah 10 menit telpon.

Hong Suk nampak buru-buru. Terakhir dia nyuruh Soo Yeon untuk membiarkan pintu setengah terbuka karena dia sendirian bersama pelanggan pria.

Soo Yeon mengiyakan. Eh, Do Jin malah menutup pintunya. Ia punya banyak hal yang mau dibicarakan sama Soo Yeon.

Soo Yeon merasa nggak ada yang mau dia bicarakan sama Do Jin dan mau membuka pintu lagi.

Do Jin menahannya. Selama setahun ini Soo Yeon sudah menghilang. Dia kemana aja? Kenapa Soo Yeon di sini?

Soo Yeon kesal dan nyuruh Do Jin untuk diam. Dia bingung. Dia mendorong Do Jin untuk duduk. Dia harus ngapain ini? Fokus.

Oh toner yang kedua. Tapi dua dari kanan apa kiri?

Do Jin nyuruh Soo Yeon untuk ngqmbil yang dari kiri.

Soo Yeon menurut dan mengambik dari yang kiri.



Jung Hyuk sendiri sedang rapat bersama dengan pak Choi. Pak menberitahu kalo Do Jin bebas lusa pada pagi hari.

Direktur Yang merasa kalo itu akan sulit kareba Do Jin sangat sibuk.

Jung Hyuk nerasa nggak masalah. Ia menyadari kalo mereka menanyakannya di menit terakhir jadi sudah sewajarnya kalo mereka harus bekerja sesuai sama jadwalnya Do Jin.

Pak Choi menyatakan kalo masalah global Double X juga adalah masalah besar bagi mereka. Do Jin sendiri kan ada dalam perawatan Jung Hyuk.

Jung Hyuk meminta Pak Choi untuk nggak khawatir. Ia akan mengatur jadwalnya sebaik mungkin.

Pak Choi pergi bersama dengan manajer Do Jin.



Direktur mengingatkan Jung Hyuk kalo itu bukan buat iklan nake up tapi editorial. Ia memberitahu kalo yang mereka butuhkan itu model wanita. Ia yakin kalo mereka nggak akan lepas dari konsep kayak laki-laki yang cantik.

Jung Hyuk membantah kalo konsepnya bukan itu. Ia memberitahu kalo judulnya adalah K-Beauty. Sudah pasti itu adalah produk kosmetik Korea dan akan cukup besar buat dibahas sama global Double X. Itu cuman produk perawatan kulit. Bahkan orang Korea sendiri sering berpikir kalo produk make up luar negeri lebih baik. Terus gimana sama pikiran orang-orang di luar Korea? Itulah yang ingin ia kejar.

Ia melanjutkan kalo riasan itu cuman tentang warna.

Direktur Yang kekeuh bilang kalo mereka butuh model wanita. Dia nggak setuju dan mau maju sama Soo Ji aja. Ia akan mengatakannya pada pak Choi secara sopan.

Jung Hyuk memberitahu kalo dia sudah bicara sama CEO nya perusahaan Soo Ji dan nggak bisa.

Direktur Yang makin kesal karena Jung Hyuk selalu melakukannya. Ia nggak bisa mundur karena menghormati Jung Hyuk sebagai CEO perusahaan dan seorang seniman.

Jung Hyuk lalu menunjukkan gambarnya dan memberitahu kalo itu akan jauh lebih kuat kalo diterapkan sama pria. Apalagi kalo sama seseorang yang feminin kayak Do Jin. Ia yakin kalo itu akan sempurna.

Direktur Yang mengambil dan melihatnya. Ia mengingatkan kalo reputasi Cha Beauty sama Cha JungHyuk akan bergantung sama itu.

Jung Hyuk mengiyakan dan minta Direktur Yang untuk percaya padanya.



Hyun Jun masuk dan memberitahu Jung Hyuk kalo riasan dasarnya Do Jin sudah selesai.

Jung Hyik mengiyakan dan menjadikan itu untuk melarikan diri dari direktur Yang.

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 2 part 5
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno