1/20/2020

Sinopsis Touch episode 2 part 6

Sinopsis Touch episode 2 part 6


All content from Channel A


Soo Yeon ketemu sama manajer Do Jin dan pak Choi. Pak Choi sengaja nyuruh manajer untuk keluar dulu agar ia bisa bicara sama Soo Yeon.

Pak Choi nampak masih merasa bersalah sama Soo Yeon. Lebih-lebih saatSoo Yeon bilang kalo ia kerja di sana karena perlu memberi makan diri sendiri. Ia meminta maaf karena nggak bisa melakukan apa-apa.

Soo Yeon meminta pak Choi agar Do Jin datang ke salon lain. Pak Choi paham kalo itu membuat Soo Yeon merasa nggak nyaman.

Menurut Soo Yeon, Do Jin punya banyak pilihan tapi dia enggak. Ia beruntung bisa kerja dan belajar di sana.

Pak Choi mengiyakan. Ia juga menyemangati Soo Yeon agar bekerja dengan baik.


Jung Hyuk sedang merias wajah Do Jin. Do Jin memberitahu Jung Hyuk kalo dia temanan sama Soo Yeon. Jung Hyuk mengiyakan.

Do Jin menanyakan apa Soo Yeon membicarakan tentangnya? Jung Hyuk hanya berasumsi karena mereka satu manajemen dulu.

Do Jin menekankan kalo mereka itu nggak hanya teman tapi sahabatan.

Jung Hyuk mengiyakan. Di belakang manajernya Do Jin senyum-senyum lihat Jung Hyuk. Do Jin memberitahu kalo sampai sekarang mereka masih temanan. Dia mulai penasaran sama gimana Soo Yeon sampai kerja di sana? Apa Jung Hyuk membawanya?

Jung Hyuk membantahnya. Dia mulai kesal karena dari tadi Do Jin ngomong mulu. Ia menyuruh Do Jin untuk diam selama di make up.

Do Jin mau ngomong lagi tapi nggak jadi begitu dia lihat Jung Hyuk mau marah.


Soo Yeon masuk dan berdiri di belakang Do Jin. Melihat Soo Yeon membuat Jung Hyuk jadi sedikit nggak nyaman. Do Jin juga malah jadi nengok ke belakang mulu.

Make up Do Jin selesai. Selanjutnya ia turun ke lantai bawah untuk dirapikan rambutnya.




Manajernya lagi nerima telpon. Dengan alasan mau ke toilet, Do Jin berhasil kabur untuk ketemu sama Soo Yeon.

Ia berhasil menemukan Soo Yeon dan menariknya ke salah satu ruangan VIP. Soo Yeon yang lagi sibuk mau pergi dan ngajak Do Jin untuk bicara nanti saja.

Do Jin minta di kasih waktu 3 menit. Ia menanyakan kenapa Soo Yeon selalu menghindarinya?

Soo Yeon memberitahu kalo dia nggak menghindari Do Jin. Dia cuman sedang sibuk.

Do Jin meletakkan tangannya di lengan Soo Yeon dan menanyakan kalo mereka masih temanan, kan?

Soo Yeon mengaku nggak tahu. Do Jin meminta maaf dan mengakui kalo semua itu adalah kesalahannya. Ia pingin minta maaf tapi Soo yEon nggak pernah mengangkat telponnya. Dia juga merasa sulit. Dia nggak tahu harus gimana.

Soo Yeon menatap Do Jin. Ia memberitahu kalo awalnya dia benci sama Do Jin. Makin ia memikirkannya makin itu nggak benar. Harusnya dia nggak pergi nggak peduli berapa kali Do Jin nelpon. Itu adalah salahnya karena terlibat sama perkelahian.

Mata Soo Yeon berkaca-kaca. Hal itu membuatnya g*la. Melihat Do Jin hanya akan mengingatkannya pada hari itu.

Do Jin sedikit kesal. Soo Yeon kan nggak tahu sudah berapa lama dia nunggunya.

Soo Yeon menatap Do Jin. Ia merasa akan lebih baik kalo mereka nggak saling ketemu untuk sementara waktu. Ia masih merasa sakit saat melihat Do Jin.

Do Jin sampai nggak bisa berkata-kata saking sedihnya.

So Yeon menyingkirkan tangan Do Jin lalu pergi.



Jung Hyuk bicara pada Hyun Jun, Hong Suk dan Soo Yeon. Ia memberitahu kalo pemotretan Do Jin dua hari lagi.

Direktur yang berdiri di belakang Jung Hyuk meniup jas Jung Hyuk yang ada kotorannya. Hal itu membuat Hong Suk jadi makin salah paham tentang kejadian kemarin. Ia menjahit mulutnya sambil senyum.

Jung Hyuk minta semuanya untuk fokus karena karya itu akan berakhir di edisi khusus global Double X.

Hyun Jun dan Hong Suk sama-sama merasa tegang.

Jung Hyuk menunjukkan konsepnya pada Hyun Jun. Ada 3 konsep. Pemotretan akan berakhir dalam 3 jam. Ia meminta nereka untuk melakukan persiapan khusus.

Direktur membersihkan jas Jung Hyuk lagi, bikin Jung Hyuk jadi risih. Dia khawatir Hong Suk akan makin salah paham.

Soo Yeon ikut melihat konsepnya dan terpikir sesuatu.




Soo Yeon pulang dengan jalan kaki. Sampai rumah dia langsung menjatuhkan diri di sofa. Jung Young merasa kalo itu pasti sulit buat Soo Yeon.

Soo Yeon memberitahu kalo dia berdiri seharian. Jung Young merasa kalo kerja di bidang itu banyak kerjaannya. Apalagi dia kerja di Cha Beauty.

Soo Yeon memberitahu kalo hari ini beneran kacau. Dia jugaketemu sama Do Jin.

Jung Young kaget.

Soo Yeon memberitahu kalo Do Jin ganti salon. Dia kesal karena harus ketemu sama Do Jin.

Jung Young nenanyakan apa yang Do Jin katakan. Soo Yeon mengelus tangan boneka dan memberitahu kalo Do Jin merasa menyesal padanya.

Jung Young meeasa wajar Do Jin merasa menyesal. Hal itu terasa menyebalkan.

Soo Yeon teringat kejadian di kamar mandi. Dia mau cerita ke Jung Young tapi nggak jadi.


Hari berikutnya. Soo Yeon datang ke tempat loker. Dari banyaknya orang, nggak ada satupun yang menyapanya.

Soo Yeon merasa sedikit sedih.


Do Jin datang ke Cha Beauty bersama manajernya. Soo Yeon mengingatkan kalo mereka nggak ada janji hari ini.

Dia kaget lihat wajah Do Jin yang dipenuhi bercak merah. Katanya gatal dan sedikit menyengat. Manajernya memberitahu kalo ia mau membawa Do Jin ke dokter kulit tapi belum buka. Makanya dibawa ke sana.

Soo Yeon lalu membawa Do Jin ke dalam.


Hyun Jun meriksa wajah Do Jin. Ia bertanya apa yang ia makan Do Jin kemarin? Manajer memberitahu kalo kemarin Do Jin makan gimbab di mobil.

Do jin yang merasa gatal terus menggaruk wajanya.

Hyun Jun menanyakan tentang riasan Do Jin kemarin selama menjalani syuting. Dan nggak ada yang berbeda.

Hong Suk berpikir kalo mungkin itu kesalahan mereka. Hyun Jun mennayakan apa ada produk baru kemarin?

Direktur Yang datang. Ia melihat wajah Do Jin lalu pergi untuk melaporkannya ke Jung Hyuk.

Manajer Do Jin keluar untuk menjawab telpon.

Hong Suk yang takut kena marah nyuruh Do Jin untuk bohong dan bilang kalo Do Jin alergi makanan. Bilang aja kalo kemarin dia makan kepiting asin.




Jung Hyuk yang diberitahu tentang kondisi wajah Do Jin langsung datang dan meriksa sendiri.

Manajer memberitahu kalo wajahnya Do Jin seperti itu saat bangun tidur.

Do Jin tiba-tiba bilang kalo dia makan kepiting asin kemarin. Dia alergi... Hong Suk ngasih kode kelanjutannya. Alergi kulit.

Do Jin mengatakan pada Jung Hyuk kalo dia punya alergi kulit.

Hong Suk berpikir kalo Do Jin pasti alergi makanan laut.

Jung Hyuk melihat wajah Do Jin lagi dan membantahnya. Kalo emang benar alergi makanan, yang pertama muncul adalah gatal-gatal dan angioedema. Dia yakin kalo itu gara-gara kosmetik.


Jung Hyuk menatap marah pada ketiganya karena berusaha untuk membohonginya. Mereka harus tahu penyebabnya agar bisa menemukan solusinya.

Ia minta Hyun Jun untuk menjelaskan proses make up dasar kemarin.

Hyun Jun memberitahu kalo Soo Yeon melakukan perawatan dasar dan ia yang melakukan make up dasarnya.

Selanjutnya ia minta Hong Suk untuk menjelaskan apa yang ia perintahkan pada Soo Yeon untuk perawatan dasar.

Hong Suk memberitahu kalo dia nyuruh Soo Yeon untuk memakai toner dengan kapas. Karena kulitnya kering, ia nyuruh Soo Yeon untuk merendam kapas pada toner. Dibiarkan selama 5 menit pada wajah baru dioleskan masker.

Selanjutnya Jung Hyuk menanyakan apa yang digunakan Soo Yeon.


Soo Yeon memberitahu kalo iamenggunakan masker teh hijau. Dan tonernya... Soo Yeon mengambik toner kemarin dan menunjukkannya ke Jung Hyuk.

Hong Suk memberitahu kalo Do Jin nggak memakai toner itu karena akan membuat kulitnya bereaksi buruk.

Direktur bertanya apa Hong Suk yang menyuruhnya?

Hong Suk merasa yakin kako ia nyuruh Soo Yeon untuk menggunakan toner kedua dari kanan.

Soo Yeon menyadari kesalahannya dan meminta maaf.

Jung Hyuk marah. Ia membanting toner itu dan memarahi merdka yang bahkan mau membohonginya. Alergi? Lihat apa yang mereka lakukan pada pelanggan VIP?

Soo Yeon mengambil toner yang benar. Jung Hyuk mencegahnya dan nyuruh Soo Yeon untuk pergi. Dia dipecat.

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 2 part 6
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno