1/21/2020

Sinopsis Touch episode 3 part 1

Sinopsis Touch episode 3 part 1


Allcontent from Channel A



Jung Hyuk memarahi semua orang. Terlebuh karena mereka bohong. Bilang alergi?

Soo Yeon mengaku tahu kalo Do Jin alergi sama alkohol. Tapi dia nggak tahu kalo toner itu ada alkoholnya.

Dia mau ngambil toner yang benar tapi dicegah sama Jung Hyuk.

Jung Hyuk nyuruh Soo Yeon untuk keluar. Dia dipecat.

Semua orang terdiam dan nggak tahu harus gimana.

Do Jin bangkit dan mencoba mencairkan suasana. Sambil senyum dia bertanya kenapa Jung Hyuk Hyung begitu menakutkan?

Jung Hyuk seolah nggak peduli. Dia membentak Soo Yeon lagi dan menyuruhnya untuk keluar.


Soo Yeon sama Hyun Jun dan Hong Suk di luar. Hong Suk ngomongin Jung Hyuk yang jadi g*la gara-gara wajah modelnya jadi kayak gitu sehari sebelum syuting.

Hyun Jun juga marahin Hong Suk yang pakai acara bohong segala.

Hong Suk hanya bisa minta maaf. Dia sangat merasa bersalah. Hyun Jun merasakan hal yang sama.

Hong Suk nyesel, seharusnya dia menunjukkan toner yang benar pada Soo Yeon. Duh, dia 0asti g*la waktu itu. Hong Suk stres sampai menjambaki rambut sendiri.

Pak Kim keluar dari lift dan kaget lihat mereka bertiga. Pasti mereka diusir. Eh, bukannya membantu, Pak Kim malah mengejek mereka bertiga




Do Jin dipakaikan masker sama Jung Hyuk. Dia minta agar Jung Hyuk nggak terlalu ketat sama Soo Yeon. Ia memberitahu kalo dia yang nyuruh Soo Yeon untuk mengambil toner itu.

Jung Hyuk malah membantahnya dan merasa kalo itu 100% kesalahan mereka.

Setelah beberapa saat Jung Hyuk mengambil kapas di wajah Do Jin tapi masih belum ada perubahan. Dia lalu nyuruh Do Jin untuk pulang dan istirahat. Nggak ada hal lain lagi yang lebih baik untuk kulitnya selain istirahat.

Jdo Jin bangkit dan mengiyakan.

Jung Hyuk meminta maaf dan menjanjikan kalo hal itu nggak akan pernah terjadi lagi.

Direktur Yang menambahi agar Do Jin jangan ragu untuk minta ganti rugi sama mereka. Ia meyakinkan kalo mereka akan bertanggung jawab penuh. Ia merasa malu akan hal itu.

Jung Hyuk minta pada manajer Do Jin agar membawa Do Jin ke dokter kulit karena yang mereka lakukan saat ini hanya perawatan darurat.


Do Jin keluar bersama manajer dan direktur Yang. Do Jin mau bicara sama Soo Yeon tapi malah ditarik sama manajernya untuk masuk ke lift.

Do Jin masih terus menatap Soo Yeon dan akan nelpon nanti.



Jung Hyuk keluar dan nyuruh mereka untuk masuk.

Soo Yeon mau ikut masuk tapi dilarang sama Jung Hyuk. Jung Hyuk menyuruh Soo Yeon untuk keluar.

Soo Yeon meminta maaf dan mengaku merasa menyesal. Tapi Jung Hyuk nggak mau nerima permintaan maaf Soo Yeon. Dia malah nyalahin Soo Yeon. Gara-gara Soo Yeon jadwal VIP jadi hancur.

Soo Yeon bilang dia tahu kalo Do Jin punya alergi. Artinya Soo Yeon nggak tahu kalo tonernya mengandung alkohol saat mengenai tangannya.

Jung Hyuk memberitahu kalo dia nggak butuh seseorang yang nggak tahu dasar-dasarnya. Apa Soo Yeon masih pingin bilang sesuatu?

SooYeon kembali meminta maaf.

Jung Hyuk mengingatkan kalo minta maaf cuman berguna kalo Soo Yeon bisa memperbaiki kesalahannya.

Soo Yeon nggak menjawab. Jung Hyuk lalu pergi meninggalkannya. Ia menghela nafas dan mencoba untuk nggak nangis.


Jung Hyuk masuk dan kembali memarahi Hyun Jun dan Hong Suk. Apa mereka baru pertama kali melakukannya? Gimana bisa bencana itu terjadi di Cha Beauty? Di timnya? Bohong juga? Mereka waras enggak?

Hong Suk mengaku kalo saat itu dia sangat takut. Dia melakukannya sendiri dan nggak ada hubungannya sama Soo Yeon.

Jung Hyuk menatap Hong Suk sinis, "mau pergi juga?"

"Nggak!"

Eh, habis itu malah Jung Hyuk yang pergi.



Manajer membawa Do Jin ke dokter kulit. Ia mendapat perawatan sinar.

Dokter memberitahu manajer kalo Do Jin butuh waktu 2 sampai 3 hari untuk sembuh. Itu adalah bagian terburuk dari dermatitis kronis. Ia meresepkan salep dan obat-obatan.

Manajer bertanya apa yang dokter maksud steroid?

Dokter memberitahu kalo yang harus mereka lakukan adalah membuatnya tenang.


Rupanya itu adalah yang dikatakan Jung Hyuk ke manajer, kalo dokter akan meresepkan steroid. Ia melarang Do Jin untuk memakannya dan menerapkannya ke kulitnya. Sekarang itu Do Jin bisa mengembangkan toleransi. Tapi kalo dia memakai steroid maka kulitnya akan jadi lebih sensitif.

Manajer mengiyakan.

Jung Hyuk lalu memberikan resep keDo Jin. Itu adalah salep. Dia nyuruh manajer untuk memakaikan itu ke Do Jin 3 sampai 4 jam tanpa steroid. Pemulihannya memang akan jadi lebih lambat tapi itu adalah pilihan terbaik.

Manajer khawatir. Apa itu nggak akan mengganggu pemotretan besok?

Jung Hyuk malah tersenyum. Pemotretan nggak jadi alasan kalo kulit Do Jin jadi lebih buruk.

Manajer lalu minta dokter untuk meresepkan antibiotik.


Doktet mengiyakan. Di dalam mobil Do Jin mencoba untuk menelpon Soo Yeon tapi nggak diangkat.


Soo Yeon salam perjalanan pulang. Ia berhenti dan melihat bayangannya di sebuah kaca toko. Ia nampak sangat berantakan.

Ia teringat apa yang Jung Hyuk katakan kalo minta maaf hanya berguna kalo Soo Yeon bisa memperbaikinya.

Mendadak ia teringat sesuatu lalu berlari pulang.


Sampai rumah Soo Yeon langsung mengambil beberapa produk perawatan dan memasukkannya ke dalam tas. Yeong Ah aja sampai bingung lihatnya. Soo Yeon mau kabur apa gimana?

Soo Yeon nanyain bubuk guziza. Young Ah ngasih tahu kalo itu ada di kulkas. Ia bangkit dan mengambilkannya. Ia bertanya apa semua itu untuk keperluan salon? Mereka yang nyuruh?

Soo Yeon yang lagi buru-buru nggak bisa menjawab. Ia akan menjelaskannya nanti.



Do Jin lagi main game. Manajernya berdiri di hadapannya dan nyuruh dia untuk istirahat. Do Jin memberitahu kalo sekarang dia lagi istirahat.

Manajer memarahi Do Jin. Dia nggak akan lebih baik dengan bermain game. Dia nyuruh Do Jin untuk tidur.

Do Jin mengiyakan.

Manajer kesal dan bertanya apa Do Jin pingin tidur selamanya?

Do Jin bangkit seolah mau melawan tapi rupanya enggak. Dia mau tidur sambil bawa ponselnya.

Manajer ngambil ponsel Do Jin. Dia nggak ngijinin Do Jin bawa ponsel ke kamar.

Lagi-lagi Do Jin nggak berani membantah.



Soo Yeon datang ke rumah Do Jin. Manajer menemuinya di luar.

So Yeon mengaku tahu banget sama kulitnya Do Jin. Sebelum debut tiap kali ada masalah sana kulitnya Do Jin, ia selalu memakaikan masker buat Do Jin.

Manajer melarang Soo Yeon untuk melakukannya karena Do Jin harus istirahat habis dari rumah sakit tadi.

Soo Yeon memohon. Ia juga ingin melakukan yang terbaik buat Do Jin.

Manajer merasa nggak enak.

Pak Choi memberikan nomor telpon manajer Oh Secret dan nyuruh manajer Do Jin untuk menata rambut dan rias wajahnya di sana aja.

Manajer nggak ngerti kenapa mendadak pindah salon gini?

Pak Choi hanya merasa kalo nggak baik kalo Do Jin terus ketemu sama Soo Yeon. Mereka nggak boleh dekat satu sama lain.

Manajer Do Jin minta maaf sama Soo Yeon lalu main masuk gitu aja.

Di luar So Yeon manggil-manggil tapi nggak dibukain.



Di kantor Jung Hyuk sama Direktur Yang lagi pada bingung mikirin solusinya.

Jung Hyuk bertanya ke Direktur Yang, apa yang bisa mereka lakukan?

Direktur Yang memberitahu kalo mereka akan ngirim sesuatu nanti malam.

Jung Hyuk melihat gambar konsepnya lagi. Ia memutuskan untuk mengirim draft sesegera mungkin setelah melihat kondisi Do Jin.

Direktur Yang merasa kalo mereka nggak akan bisa melakukan pemotretan besok dengan wajah Do Jin yang seperti itu. Dia akan nyari model lain.




Soo Yeon tetap menunggu di depan pagar dan membuat Manajer nggak nyaman. Akhirnya ia membiarkan Soo Yeon untuk untuk masuk.

Do Jin senang banget bisa ketemu sama Soo Yeon.

Soo Yeon melihat kalo Do Jin lagi makan keripik. Ia buru-buru merebutnya dan melarang Do Jin untuk memakannya. Minyak dalam keripik nggak baik buat kulit Do Jin.

Do Jin mengaku lapar.

So Yeon nyuruh Do Jin untuk makan kalo emang lapar.

Do Jin ngambek dan langsung pergi. Dia mengambil sekaleng cola di meja. Lagi-lagi Soo Yeon menahannya. Do Jin juga nggak boleh minum minuman berkarbonasi. Gorengan, mie, minuman berkarbonasi, asin, manis, semuanya nggak boleh.

Do Jin menghela nafas kesal. Terus apa yang tersisa kalo semuanya nggak boleh?

Soo Yeon meletakkan minuman Do Jin lalu memperhatikan wajahnya. Ia merasa kalo sekarang sudah lebih baik. Ia minta pada Do Jin agar membuat kulitnya lebih baik besok pagi. Dia minta agar mulai sekarang Do Jin mendengarkannya.

Soo Yeon nampak sangat bersemangat. Dia menunjuk Do Jin dan mengepalkan tangannya penuh keyakinan.



Soo Yeon nyuruh Do Jin untuk lari di treadmil. Do Jin sudah mengaku lelah tapi Soo Yeon nggak mengijinkannya untuk berhenti karena Do Jin harus berkeringat untuk melepaskan racunnya.

Habis lari Do Hyun bertanya ke Soo Yeon, apa yang harus dia lakukan sekarang?

Soo Yeon ngasih air minum ke Do Jin. Ia harus melembabkan diri.

Do Jin langsung mengambilnya dan meminumnya.

Soo Yeon memberitahu kalo Do Jin hanya perlu menggunakan toner dan lotion habis itu mengeringkan rambut.

Do Jin mengiyakan. Ia bangkit dan mau pergi.

Soo Yeon nyuruh Do Jin untuk mandi sama air dingin. Kalo air panas itu nggak bagus.

Sstt!! Do Jin nyuruh Soo Yeon untuk diam. Dia kan sudah mengiyakan.



Soo Yeon meracik masker untuk Do Jin. Nggak tahu bahannya apa aja tadi. Setelah jadi ia memakaikannya ke wajah Do Jin.

Do Jin ingat kalo itu adalah masker yang dulu. Yang sering Soo Yeon buatkan untuknya dulu.

Soo Yeon membenarkan. Masker guziza. Ia memberitahu manajer kalo itu yang sering ibunya gunakan dari waktu ke waktu. Itu juga sangat baik buat Do Jin. Ia minta manajer untuk membuatnya seperti yang ia ajarkan tadi.

Manajer mengangguk mengiyakan.

Soo Yeon melanjutkan kalo masker itu baik digunakan 2 sampai 3 kali seminggu.

Manajer mengiyakan. Ia akan mencobanya.

Masker Do Jin sudah selesai. Soo Yeon nyuruh Do Jin untuk istirahat. Dia mau pergi tapi Do Jin menahannya.

Do Jin mengingatkan kalo Soo Yeon kan dipecat jadi dia nggak ngapa-ngapain.

Soo Yeon nggak peduli dan tetap pergi.

Do Jin merengek minta Soo Yeon nggak pergi. Dia pura-pura sakit tapi Soo Yeon tetap nggak kembali.




Jung Hyuk membuat konsep yang baru di ruangannya. Pak Kim dan Direktur Yang masuk. Ia menunjukkan konsep barunya ke mereka.

Pak Kim paham sama apa yang Jung Hyuk maksud. Dia pingin menutupi mata Do Jin yang bengkak.

Direktur Yang menilai kalo itu bagus.

Pak Kim nggak sependapat. Menurutnya yang sebelumnya jauh lebih baik. Direktur Yang sama sekali nggak tahu tentang hal itu.

Jung Hyuk merasa kecewa dengarnya.

Direktur Yang yang peka berbisik ke pak Kim dan nunjukin ekspresi sedih Jung Hyuk.

Dorektur Yang mencoba untuk mengalihkan perhatian Jung Hyuk. Ia memberitahu kalo asisten sudah menyelesaikan riasan dasar dan sedang menunggu Jung Hyuk.

Jung Hyuk mengiyakan. Ia bangkit dan pergi.

Pak Kim dan direktur Yang meributkan tentang konsep yang baru.



Soo Yeon dan manajer membersihkan tempat tidur Do Jin. Ia bahkan menyemprotkan pengharum.

Do Jin habis mandi dan sangat menikmati aroma itu.

Soo Yeon ngasih dia chamomile buat diminun. Itu bagus buat tidur.

Do Jin mengiyakan dan meminumnya sampai habis.

Soo Yeon lalu menyuruhnya untuk berbaring. Ia akan mengoleskan salep. Do Jin harus tidur setelah itu.

Do Jin menurut. Ia berbaring. Soo Yeon mengoleskan salep di wajahnya. Do Jin tersenyum geli.

Soo Yeon nyuruh Do Jin untuk diam.

Do Jin menurut. Ia menanyalan apa Soo Yeon nyuruh dia untuk tidur sekarang? Ia mengaku nggak lelah sama sekali.

Soo Yeon nggak ngerti. Habis lari kayak tadi dan Do Jin belum lelah?

Do Jin memberitahu kalo jadwalnya biasanya lebih melelahkan dari sekedar lari.

Manajer menawarkan untuk mengambilkan obat Do Jin.

Soo Yeon nggak ngeh. Obat?

Manajer mengambilnya dan menunjukkannya ke Soo Yeon. Ia memberitahu kalo Do Jin minum pil tidur.




Soo Yeon ingat kalo sebelumnya Do Jin nggak gitu. Sejak kapan dia mulai meminumnya?

Do Jin merasa sekitar setahunan.

Soo Yeon merasa nggak nyaman. Bukan karena dia, kan?

Do Jin tersenyim dan membantahnya. Suasana mendadak jadi sedih.

"Aku pikir itu gara-gara aku"

"Kamu pikir cuman kamu aja?"

Soo Yeon sudah selesai. Dia minta agar Do Jin cepat baik. Dia nggak suka jadwal Do Jin jadi kacau gara-gara dia. Dia akan sangat marah pada diri sendiri kalo sampai depyunim nggak bisa ngambil gambar.

Do Jin mengiyakan. Dia janji akan jadi cepat baik.

Manajer mendekat dan memberikan obat Do Jin.

Do Jin meminumnya dengan senang hati. Ia lalu ditinggalkan sendiri.

"Selamat malam!"

Soo Yeon mematikan lampu lalu pergi.

Beesambung...

Sinopsis Touch episode 3 part 1
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno