1/24/2020

Sinopsis Touch episode 3 part 3

Sinopsis Touch episode 3 part 3


All content from Channel A




Biarpun pemotretan sudah selesai tapi Soo Yeon masih perhatian sama kulitnya Do Jin. Dia ngasih banyak nasehat buat kulit Do Jin. Dia juga nyuruh supaya Do Jin menghindari sinar UV karena itu benar-benar buruk.

Soo Yeon memberikan semprotan wajah dan minta manajer untuk membuat masker buat Do Jin seperti yang ia ajarkan sebelumnya.

Jung Hyuk yang juga ada di sana menengok dan melihat perhatian Soo Yeon ke Do Jin.

Terakhir Soo Yeon berpesan agar Do Jin jangan lupa memakai salepnya.

Do Jin tiba-tiba minta Soo Yeon untuk ikur dengannya. Soo Yeon nggak mau. Kenapa dia harus ikut sama Do Jin?




Direktur melihat hasil pemotretan lalu manggil-manggil Jung Hyuk. Dia menunjukkan foto-foto itu pada Jung Hyuk. Melihat foto-foto itu membuatnya berpikir kalo ia harus terus bersama Jung Hyuk sampai sisa hidupnya, meski Jung Hyuk sangat jahat.

Dorektur sampai meluk Jung Hyuk saking bahagianya.

Jung Hyuk berusaha untuk melepaskan diri. Hong Suk yang melihat keduanya kembali salah paham. Dia senyum-senyum dan nyuruh Jung Hyuk untuk meluk balik.

Jung Hyuk memberitahu kalo yang sebenarnya nggak gitu. Dia lalu mendorong Direktur Yang sampai jatuh.

Soo Yeon menghampiri Hong Suk dan membantunya mengangkat kotak make up.



Soo Yeon, Hong Suk dan Hyun Jun meriksa isi dalam kotak make up. Ada beberapa yang belum ada.

Hong Suk kembali untuk mengambilnya.

Jung Hyuk datang dan memuji kerja keras ketiganya.





Soo Yeon menyusul Jung Hyuk dan mengingatkan pada apa yang pernah Jung Hyuk bilang kalo minta maaf hanya berguna saat ia bisa membayar kesalahannya. Ia sudah berusaha melakukan yang terbaik. Dan ia minta maaf.

Jung Hyuk mengingatkan kalo dia sudah bilang ke Soo Yeon saat pertama kali Soo Yeon diterima.

Secara nggak terduga Soo Yeon mengulangi apa yang pernah Jung Hyuk katakan dulu. Setiap kata bahkan dengan intonasi yang sama. Jung Hyuk aja sampai nggak bisa berkata-kata.

Soo Yeon mengatakan klao dia nggak menulisnya di dahinya tapi ia menyimpannya di dalam hatinya.

Jung Hyuk hanya menghela nafas dengarnya.

Soo Yeon meyakinkan kalo ia akan bekerja keras kalo ia diberi kesempatan sekali lagi.


Jung Hyuk melihat wajah Soo Yeon yang nampak lelah. Kulitnya kusam, bibirnya kering. Ia mengingatkan kalo ia nggak akan membiarkan hal semacam itu terjadi lagi.

Soo Yeon senang dengarnya. Artinya Jung Hyuk telah memberinya kesempatan. Ia janji akan mengukirnya di tulangnya. Ia akan beketja keras.

Jung Hyuk tersenyum dan memuji kerja keras Soo Yeon. Habis itu dia pergi.


Do Jin membaca di dalam mobil pakai cahaya ponsel. Manajernya memintanya untuk menyalakan lampu biar terang tapi Do Jin menolak.

Dia ingat sama apa yang Soo Yeon bilang kalo lampu juga punya sinar UV. Itu musuh buat kulit.

Manajer menyindir, apa Soo Yeon nggak peduli kalo matanya Do Jin entar rusak?

Do Jin meletakkan bukunya lalu mengambil semprotan wajah dan memakainya.



Hyun Jun, Hong Suk dan Soo Yeon sedang duduk bersama. Hyun Jun mengenalkan diri ke Soo Yeon karena sebelumny belum memperkenalkan diri dengan baik. Dia nyuruh Soo Yeon untuk menyelesaikan masalahnya sendiri karena dia bukan tipe orang yang mengajari hal kecil.

Soo Yeon mengiyakan.

Hong Suk memberitahu Soo Yeon kalo dia juga nggak dari akademi kayak Soo Yeon. Mungkin nanti akan melelahkan.

Soo Yeon tersenyum dan akan bekerja keras.

Pak Kim datang dan menegur ketiganya yang istirahat mentang-mentang telah melakukan pemotretan dini hari. Mereka sangat lelah sampai harus pingsan, ya?

Ketiganya membantahnya lalu kembali kerja. Eh, habis itu malah Pak Kim yang duduk santai di sana sambil menikmati kopi.





Pak Kim meriksa tangan ketiga orang itu pakai bulu. Hyun Jun lulus. Hong Suk, diminta menghilangkan berat badan.

Soo Yeon geli lihatnya. Dua orang itu seperti punya ekor rubah. Dia sampai pingin ketawa. Pak Kim tersinggung dan ngasih tahu kalo di gedung lantai ada rumah sakit jiwa.

Soo Yeon nggak enak dan meminta maaf.

Pak Kim minta Soo Yeon nunjukin tangannya. Lah, Soo Yeon malah menunjukkan kukunya, kayak kucing.

Pak Kim melihat kuku Soo Yeon panjang. Dia mau mencakarmukanya siapa? Soo Yson meminta maaf dan bilang akan memotong kukunya.

Pak Kim memberitahu kalo di lantai pertama ada toko kuku yang memberikan layanan gratis buat karyawan. Dia nyuruh Soo Yeon ke sana.

Soo Yeon mengiyakan.

Pak Kim bertanya apa Soo Yeon merokok? Soo Yeon menjawab enggak. Pak Kim melarang Soo Yeon merokok karena bau asap dari nafas dan tangannya adalah kejahatan bagi pelanggan.

Soo Yeon menegaskan kalo dia nggak akan pernah merokok. Pak Kim juga nyiruh Soo Yeon untuk memakai banyak krim tangan yang nggak mengandung pewangi.

Soo Yeon mengiyakan.

Jung Hyuk kebetulan lewat. Ia melihat mereka lalu tersenyum.

Pak Kim melarang Soo Yeon untuk bicara dengan gaya itu. Seperti tentara saja. Ia jadi stres. Dia nyuruh Hyun Jun untuk memijat pundaknya.

Eh, yang maju malah Hong Suk. Pak Kim marah dan memarahi Hong Suk.




Foto dari Oh Secret dan Cha Beauty sudah sampai di tempat editor. Dua asisten editor penasaran sama siapa yang akan menang.

Editor datang dan melihat foto-foto itu. Dia nyuruh asistennya untuk segera mengirimkannya ke New York. Mereka sangat gelisah.

Ia lalu menanyakan tentang wawancara. Sudah diatur? Asistennya mengiyakan. Editor memujinya lalu memperbolehkannya untuk pergi.





Jung Hyuk dan Shi Eun melakukan pemotretan sebelum wawancara. Mereka lalu unjuk kebolehan saat sedang merias wajah.

Wawancara di mulai. Awalnya tentang foto. Mereka saling sindir. Editor tiba-tiba menanyakan tentang rencana peluncuran merek make up Jung Hyuk?

Jung Hyuk berterima kasih atas perhatian mereka. Tahun ini ia memasuki 15 tahun ia bekerja di bidang make up.  Semakin lama ia semakin tahu kalo kulit sehat adalah fondasi terbaik buat make up.

Karena itulah ia ingin kalo make upnya bisa dipercaya semua orang untuk membuat kulit yang sehat. Dan itu butuh waktu.

Editor menanyakan apa Jung Hyuk sudah memutuskan musim peluncurnnya?

Pertanyaannya pas banget. Direktur Yang ngasih kode ke Jung Hyuk untuk memberitahukan tentang rencana produk mereka. Tapi Jung Hyuk malah mengabaikannya dan mengatakan kalo mereka belum memutuskannya. Ia ingin menciptakan produk yang bagus.

Editor paham karena Jung Hyuk adalah orang yang sempurna. Ialalu beralih ke Shi Eun yang telah meninghalkan Korea. Ia dengar belakangan Shi Ein nggak menyukai bisnis make upnya.

Shi Eun kebingungan menjawabnya. Ia malah mengatakan kalo srmua yang ingin ia bilang sudah dikatakan oleh CEO Cha.

Editor lalu menyinggung tentang hubungan mereka sebelumnya yang seorang nentor dan murid. Hal itu sukses bikin Jung Hyuk kesal.


Ditektur Yang ngomelin Jung Hyuk. Padahal tadi adalah moment yang bagus untuk mempromosikan rencana mereka.

Jung Hyuk nggak masalah kalo itu. Ia justru lebih kesal samaShi Eun yang hanya menambahkan apa yang sudah ia katakan. Direktur Yang merasa kalo itu karena perebutan saham.

Jung Hyuk tiba-tiba ngajak Direktur Yang untuk ke pabrik Seongnam. Katanya mereka punya hasil dari kelompok khusus dari serum ginseng.



Keduanya meluncur naik mobil ke pabrik Seongnam. Direktur Yang nggak sabar lihat hasilnya.

Sampai sana mereka langsung menemui profesor yang sedang sibuk dengan penelitianya. Mereka saling menyapa.

Profesor menunjukkan hasil penelitiannya ke Jung Hyuk dan direktur Yang. Mereka menggunakan sel induk daripada eksperimen hewan. Itu hal yang bisa mereka lakukan meski mengetahuinya. Mereja harus menggunakanya sebagai faktor pemasaran.

Jung Hyuk fokus sama laporannya. Profesor memberitahu kako mereka meningkatkan secara signifikan produk yang sebelumnya denagb perubahan pada kulit sampek seseorang selama 3 bulan.

Jung Hyuk meletakkan laporan itu dan berterima kasih oada profesor karena selama ini sudah mau mendengarkan mereka.

Profesor mengira kalo Jung Hyuk ingin ia berhenti. Oh, tahunya malah mau meluncurkan produk itu. Dirsktur Yang sana profesor senang dengarnya. Akhirnya itu akan keluar ke dunia. Direktur yang bahkan sampai meluk Jung Hyun.

Jung Hyuk mendorong direktur Yang dan ngajak profesor untuk makan malam nanti.



Ketiganya makan di sebuah kedai. Jung Hyuk berterima kasih padaprofesor karena telah bersamanya. Profesor memberitahu kalo itu itu sangat sulit.

Profesor merasa sebaliknya. Ia adalah seseorang yang membuat kosmetik. Itu nggak akan berhasil kalo nggak karena Jung Hyuk.

Direktur Yang memberitahu kalo karena itulah Jung Hyuk dipanggil PS sama karyawan.

Profesor nggak ngeh. Direktur Yang memberitahu kalo PS itu artinya melelahkan.

Profesor tertawa dengarnya. Merdka lalu bersulang. Profesor ingat apa yang sudah ia lalui selama ini. Distribusi diblokir sama perusahaan besar. Ia nggak bisa melakukan promisi tanpa uang. Tadinya dia pikir akan marti di dalam pabrik kosong itu. Tapi Jung Hyuk menemukannya dan memintanya untuk mencoba lagi.

Mereka lalu bersulang untuk kesuksesan Cha Beauty sana Sun Cosmetics.



Soo Yeon merias wajah Young Ah. Ia ingat sama apa yang Jung Hyuk pakai untuk mata Do Jin saat pemotretan dan mencobanya. Sayang hasilnya nggak seperti apa yang diharapakan.

Young Ah. marah. Itu wajahnya. Bukan kertas gambar.

Soo Yeon minta maaf. Dia minta Young Ah untuk cuci muka. Ia akan melakukannya lagi.

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 3 part 3
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno