Friday, January 24, 2020

Sinopsis Touch episode 4 part 1


All content from Channel A




Jung Hyuk merangkul Soo Yeon dan nyuruh Ji Yun untuk pergi. Mereka sibuk.

Soo Yeon merasa nggak nyaman. Dia pergi dengan alasan mau mengeringkan rambut.

Soo Yeon penasaran dengan apa yang terjadi dan menguping.

Ji Yun memberitahu kalo dia akan memulai karirnya lagi dan meminta Jung Hyuk untuk merias wajahnya lagi. Dia kan paling cantik kalo Jung Hyuk yang meriasnya.

Jung Hyuk melarang Ji Yun muncuk dengan alasan itu lagi. Dia menutup pintunya begitu saja.

Soo Yeon pura-pura mengeringkan rambut.

Ji Yun nampak terpukul dengan perlakuan Jung Hyuk. Dia nangis.




Sebenarnya itu juga berat buat Jung Hyuk. Ia teringat pada masa lalu. Jung Hyuk bertemu dengan Ji Yun. Di depan pria yang bersamanya Ji Yun mengakui Jung Hyuk sebagai penata riasnya.

Oh Shi Eun yang juga ada di sana mengenalkan kalo pria itu adalah sutradara Kang Ho Min daru grup Handong.

Dan di lain waktu Jung Hyuk melihat berita kao Ji Yun akan menikah dengan keluarga Chaebol. Itu adalah pria yang sama dengan yang ia temui sebelumnya.

Jung Hyuk sedih, kecewa, frustasi.



Soo Yeon sudah selesai mengeringkan rambutnya. Jung Hyuk menghampirinya dan berniat mengantarkannya pulang.

Soo Yeon menolak dan akan naik bus. Jung Hyuk memberitahu kalo sekarang sudah nggak ada.

Soo Yeon menyinggung tentang Ji Yun yag mungkin telah salah paham padanya. Jing Hyuk membantahnya dan melarang Soo Yeon mengkhwatirkan hal itu. Soo Yeon nggak bisa. Situasinya tadi...

Jung Hyuk mengingatkan kalo Soo Yeon kerumahnya karena Se Joon Hyung (direktur Yang) mabuk, dan kena masalah. Ia merasa nggak ada yang salah sama itu.

Soo Yeon merasa kalo harusnya Jung Hyuk menjelaskannya ke Baek Ji Yun tapi Jung Hyuk malah bilang nggak perlu. Dia lalu nyuruh Soo Yeon untuk cepat keluar. Dia akan ngantar.


Di dalam mobil Soo Yeon terus diam. Jung Hyuk meminta maaf. Harusnya dia nggak ngajak Soo Yeon pulang tadi.

Dengan ragu-ragu Soo Yeon menanyakan hubungan antara Jung Hyuk dan Ji Yun. Jung Hyuk nggak langsung menjawab. Dia memberitahu kako mereka hanya saling melihat sebelum Ji Yun menikah.


Ji Yun juga lagi ada di mobil. Sopirnya mau mengantarkannya ke hotel tapi Ji Yun minta diantar pulang ke rumah aja.

Sopir berpikir kalo Ji Yun hanya punya waktu istirahat sebulan sekali. Karena itulah...

Ji Yun memberitahu sopirnya kalo dia baik-baik aja. Ia mau pulang.


Sampai rumah Ji Yun malah melihat suaminya lagi asik sama wanita lain. Ji Yun hanya menghela nafas. Sepertinya hal itu sering terjadi.

Ji Yun mengambil vas kaca di meja lalu membantingnya. Suaminya marah-marah tanpa tahu istrinya ada di belakangnya.

Ji Yun memberitahu kalo itu dirinya.

Suami Ji Yun berlagak nggak tahu. Dia kira Ji Yun pulangnya besok. Dia sudah ketahuan. Ia lalu nyuruh wanita itu untuk pergi.




Ji Yun mengabaikan mereka dan masuk ke kamar. Ia duduk di meja riasnya.

Nggak lama kemudian suaminya masuk. Harusnya Ji Yun istirahat. Ngapain pulang?

Ji Yun menyindir kalo orang-orang akan ngomongin tingkah suaminya padahal sudah punya Ji Yun. suaminya balik nyindir kalo pria menganggap kalo wanita yang mereka lihat pertama kali adalah yang paling cantik.

Ji Yun melepas antingnya. Dia nggak ngerti maksudnya. Ia minta agar mereka menghentikannya saja.

Suami Ji Yun meletakkan tangannya di atas pundak Ji Yin. Apa dia pongin orang membicarakannya menikah sama Chaebol lalu diusir? Dia tahu kaloJi Yun nggak bisa.

Ji Yun menatap suaminya dan membantahnya. Dia bisa. Ia yakin kalo itu akan lebih baik dari pada hidup kayak gini selama sisa hidupnya.

Suami Ji Yun marah. Dia menjambak rambut Ji Yun dan memintanya untuk terus hidup kayak gini selama sisa hidupnya sambil melintah padanya.

Ji Yun nggak memgatakan apa-apa sampai suaminya pergi.



Soo Yeon minta diturunin padahal belum sampai rumahnya. Jung Hyuk menurut. Mendadak suasana jadi nggak enak. Jung Hyuk meyakinkan kalo halkayak tadi nggak akan terjadi lagi. Dan...

Soo Yeon yang seolah tahu Jung Hyuk ngomong apa, janji nggak akan bilang ke siapapun. Jung Hyuk berterima kasih.

Soo Yeon turun dari mobil dan berharap Jung Hyuk pulang dengan selamat.

Jung Hyuk nggak langsung pulang. Ia menyalakan lampu biar Soo Yeon nggak kegelapan. Oh, aku terharu..πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Jung Hyuk pergi setelah Soo Yeon nggak terlihat lagi. Dalam perjalanan ia teringat gimana dia dengan dinginnya menutup pintu dari Ji Yun.



Di rumah Soo Yeon googling soal Baek Ji Yun. Ig Ji Yun, pernikahan Ji Yun, ...

Young Ah tahu-tahu masuk. Soo Yeon buru-buru menyembunyikan ponselnya.

Young Ah merasa kalo Soo Yeon nampak mencurigakan. Kapan dia pulangnya? Pakaian apa itu?

Soo Yeon memberitahu kalo terjadi sesuatu jadi dia pinjam pakaian teman. Young Ah makin curiga. Pakaian pria? Soo Yeon mengiyakan.

Young Ah asal merebut ponsel Soo Yeon. Baek Ji Yun. Dia cantik. Tapi kenapa Soo Yeon melihat itu?

"Iseng aja"

Oh, Young Ah kira Soo Yeon punya pacar. Dia mengembalikan ponsel Soo Yeon dan menyuruhnya untuk cepat tidur.

Soo Yeon menghela nafas lega. Hampir aja.


Do Jin datang ke Cha Beauty sambil bawa segelas kopi. Padahal mereka nggak membuat reservasi hari ini. Ngapain Do Jin merias wajah? Cuman siaran radio doang juga.

Do Jin nggak menanggapi dan masuk.


Soo Yeon masuk ke ruangannya. Dia girang banget lihat Soo Yeon. Tapi...baju apa itu? "Bahasa kasar dilarang?" apa yang terjadi?

Soo Yeon nggak ngerti kenapa Do Jin datang? Dia kan nggak punya reservasi?

Do Jin memberitahu kalo dia ingin terlihat tampan.

Manajer memberitahu kalo Do Jin ada wawancara radio tapi dia malah bilang mau merias wajah.

Soo Yeon merasa kalo Do Jin lebih baik nggak memakai make up. Do Jin menunjukkan pipinya yang masih terlihat merah. Dia nggak ingin menunjukkan wajahnya yang seperti itu sama penggemar.

Soo Yeon mengiyakan dan nyuruh Do Jin untuk duduk. Eh, Do Jin malah masih membahas soal pakaiannya. Soo Yeon kesal. Dia sibuk dan nyuruhDo Jin untuk segera duduk.

Manajer Do Jin pergi untuk menerima telpon.


Do Jin memberikan kopi yang dibawanya pada Soo Yeon. Soo Yeon yang nggak punya waktu buat minum kopi nyuruh Do Jin untuk meletakkannya di atas meja.

Do Jin kekeuh minta Soo Yeon untuk minum dulu. Itu minuman favoritnya, vanilla latte. Susu bebas lemak dan sedikit sirup.

Soo Yeon membantahnya. Susu biasa sama dua sendok sirup.

Do Jin heran. Sejak kapan selera Soo Yeon berubah?

Soo Yeon memberitahu kako dia sudah nggak diet lagi.

Do Jin tetap nyuruh Soo Yeon untuk minum. Soo Yeon mengalah dan meminumnya.




Soo Yeon bersiap untuk melakukan make up dasar. Ia menjepit rambut Do Jin dan melihat kalo masih ada bekasnya. Syukur nggak gitu parah.

Melihat Soo Yeon dari jarak dekat membuat Do Jin terdiam.

"Kenapa?"

"Ternyata kamu jelek"

Soo Yeon kesal. Mau mati, ya? Do Jin bertanya apa Soo Yeon sudah punya pacar? Soo Yeon menjawab belum. Kan trainee dilarang pacaran?

Do Jin menyimpulkan kalo Soo Yeon umurnya sudah 25 tahun dan belum pernah pacaran?

Soo Yeon mengiyakan. Ia mengingatkan kalo Do Jin juga kan sama? Dia juga kan publik figur.

Do Jin sesumbar, dengan keterampilannya, wajah dan kepopularitasnya, apamasuk akal kalo dia belum pernah pacaran?

Sedetik kemudian senyum Do Jin menghilang. Ia menanyakan apa yang Soo Yeon pikirkan tentangnya? Buat Soo Yeon, dia itu orang kayak apa?

"Pembohong yang belum pernah pacaran?"

Do Jin menyudahi. Tapi dia penasaran apa Soo Yeon nggak pernah bergetar saat melihatnya?

Soo Yeon menjawab nggak pernah baginya Do Jin hanyalah orang yang membuat orang di sekitarnya merasa risih.

DoJin membantahmya. Dia yakin banget kalo Soo Yeon pasti gemetaran. Dia bisa lihat, kok.

Hadeuh, Soo Yeon cuman bisa geleng kepala.




Soo Yeon memakaikan serum ke wajah Do Jin. Tanpa sengaja dia mengenai bibir Do Jin dan membersihkannya. Mendadak ekspresi Do Jin berubah. Dia seperti orang syok. Soo Yeon jadi khawatir, apa dia melakukannya terlalu keras? Sakit?

Do Jin menatap Soo Yeon dan menggeleng. Ia tersenyum sambil menahan nafas. Beberapa menit kemudian Soo Yeon selesai.

Baru setelah itu Do Jin bisa lanjut nafas lagi.

Direktur Yang minjam micnya Seul Gi dan mengumumkan buat asistennya Cha Jung Hyuk, tim Kim Dong Min, diharap menghentikan pekerjaannya dan datang ke ruang pertemuan.

Soo Yeon mengambil masker dan memakaikannya ke Do Jin. Dia memberitahu agar Do Jin tetap seperti itu selama 10 menit. Ia lalu meninggalkan Do Jin untuk datang ke ruang pertemuan.

Do Jin menghela nafas sambil megangin bibirnya.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Touch episode 4 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon