1/27/2020

Sinopsis Touch episode 4 part 4

Sinopsis Touch episode 4 part 4


All content from Channel A




Jung Hyuk sudah ada di rumah. Dia ngambil minuman di kulkas lalu meminumnya sambil duduk. Ia mengambil foto Do Jin dan malah teringat sama masa lalu.

Ia merias wajah Ji Yun yang mirip sama make up Do Jin.

Ji Yun nampak sangat cantik. Jung Hyuk memberitahu kalo itu adalah desain yang selalu ingin ia lakukan buat Ji Yun.

Ji Yun minta agar Jung Hyuk nggak melakukannya buat orang lain. Cuman dia aja. Jung Hyuk mengangguk mengiyakan.




Min sedang rapat tentang bisnis make upnya. Sekretarisnya memberitahu kalo Kosmetik HD siap diluncurkan dalam 6 minggu. Yang tersisa hanya masalah pemasaran. Mereka harus milih make up artis buat mewujudkannya. Orangnya harus berpengalaman dalam mengembangkan produk untuk kemitraan itu.

Min melihat kalo orang yang terpilih adalah Cha Jung Hyuk. Dia nggak suka. Ia mengusulkan Oh Shi Eun.

Pembicara merasa kalo jiwa seniman Oh Shi Eun masih kurang. Selain waralaba Oh Secret baru-baru, ia juga membuka sebuah salon keanggotaan buat perempuan di industri hiburan.

Ji Yun pernah menjadi pelanggan Jung Hyuk saat masih berada di Oh Secret.

Min lalu nyuruh sekretarisnya untuk menjadwalkan pertemuan dengan Jung Hyuk.




Min sampai rumah. Ji Yun berdiri di samping pintu dan menyapanya tapi Min malah mengabaikannya. Ji Yunsendiri hanya bisa menghela nafas saja.

Min masuk ke kamar dan Ji Yun mengikutinya. min memberitahu kalo ia mengubah pilatesnya dan minta Ji Yun untuk mengeceknya.

Ji Yun memberitahu kalo dia nggak papa.

Min mulai kesal dan nyuruh Ji Yun untuk pergi ke sana.

Ji Yun malas berdebat dan memilih untuk diam.

Min melepas jasnya dan menyinggung apa Ji Yun kenal Cha Jung Hyuk?

Ji Yun menatap suaminya dan bertanya kenapa?

Min memberitahu kalo Jung Hyuk adalah pesaing mitra bisnisnya. Ji Yun menanyakan apa itu tentang make up yang mau dia luncurkan?

Min meremehkan, mereka tahu apa soal bisnis? Yang mereka tahu cuman make up. Ia hanya ingin menggunakan wajahnya. Min menanyakan pendapat Ji Yun.

Ji Yun menjawab nggak tahu. Ia memberitahu kalo Jung Hyuk hanya salah satu orang yang pernah bekerja dengannya.

Min nggak nanya-nanya lagi. Ia melepaskan dasinya. Ji Yun tiba-tiba buru-buru keluar. Min memberitahu kalo dia belum selesai ngomong. Kenapa Ji Yun buru-buru pergi?

Ji Yun nggak peduli. Dia tetap pergi. Ia berhenti di tangga. Ahjumma menghampirinya dan bertanya apa dia baik-baik saja?

Ji Yun minta diambilkan segelas air. Ahjumma mengiyakan dan mengambilkannya. JI Yun nampak mencemaskan sesuatu.



Jung Hyuk sedang rapat dengan direktur Yang, pak Kim dan manajer Na. Ia menyinggung tentang K-pop yang sekarang sedang viral di mana-mana dan mereka terpilih sebagai mitra resmi. Ia meminta agar mereka bekerja keras.

Ia menanyakan pada direktur Yang, ada berapa banyak? Direktur Yang memberitahu kalo ada 7 solo dan 12 grup. Semuanya 72.

Pak Kim nggak habis pikir, seperti pasar loak lengkap.

Jung Hyuk hanya tersenyum. Ia meminta jadwalnya pada manajer Na.

Manajer Na membagikan jadwalnya pada Jung Hyuk, pak Kim dan Direktur Yang.

Pak Kim menanyakan kenapa mereka punya segitu banyak? Direktur Na memberitahu kalo itu karena mereka berdua, punya tangan cepat. Dia nyuruh mereka untuk mengambil saja, 5. Ia mengingatkan kalo Pak Kim kan menyuruhnya untuk mengatur jadwal. Dia susah bilang nggak mau.

Pak Kim kesal sampai manggil manajer Na rubah segala.




Jung Hyuk dan pak Kim mengumpulkan asistennya. Ia memberitahu kalo mereka nggak boleh kemana-mana saat ia dan kepala melakukan make up. Orang-orang yang harus mereka rias dari jam 6 sampai jm 2 ada 37 orang. Yang paling penting adalah jadwal itu nggak boleh ada masalah.

Pak Kim mengulangi kalo hari itu mereka nggak akan punya waktu untuk jalan-jalan. Dia meminta mereka untuk memakai sepatu yang nyaman jadi mereka bisa terbang dengan cepat.

Ketiganya mengangguk mengiyakan.

Jung Hyuk memberikan jadwalnya pada Hyun Jun dan meminta mereka untuk bersiao karena mereka akan mengorganisir semua penampilan.

Mereka membaca jadwalnya. Soo Yeon melihat ada Miracle juga di sana. Senyumnya langsung hilang.

Jung Hyuk menatap Soo Yeon seperti sudah menduga.



Young Ah sedang menulis. Di sebelah Soo Yeon sedang melamun. Young Ah merasa kalo dia punya sedikit keberhasilan dan banyak kegagalan. Ia bertanya oada Soo Yeon, apa dia selalu punya keberhasilan?

Soo Yeon memberitahu kalo Miracle Girls akan datang ke salon. Young Ah kaget dengarnya.

Soo Yeon memberitahu kalo salon mereka adalah mitra resmi untuk K-Pop Award. Mereka datang je salon untuk rambut dan make up.

Young Ah menghela nafas. Dia nggak kebayang gimna perasaannya Soo Yeon.

Soo Yeon nerasa fruatasi. Ibunya tiba-tiba nelpon. Soo Yeon mengaku lupa untuk nelpon. Ibu nyuruh Soo Yeon untuk ikut audisi tapi Soo Yeon nggak mau.

Ibu memberitahu kalo itu adalah putaran terakhir untuk perusahaan itu.

Soo Yeon memberitahu kalo dia punya pekerjaan paruh waktu. Ibu kaget dengar Soo Yeon kerja. Ibu nggak mau tahu. Dia mengharuskan Soo Yeon untuk ikut audisi dan debut. Dia nggak ngerti, pekerjaan paruh waktu apa yang Soo Yeon lakukan?

Ayah menghampiri ibu. Soo Yeon kerja paruh waktu?

Ibu bilang ke Soo Yeon akan mengirimkan formulirnya dan minta agar Soo Yeon nggak melewatkan audisi tunggal itu.

Ayah kayak nggak suka ibu mendesak Soo Yeon untuk ikut audisi. Dia duduk di depan ibu dan melarang ibu untuk menganggu Soo Yeon. Dia bisa stres.

Ibu malah jadi marah sama ayah. Dia mau menjadikan Soo Yeon sebagai idola. Ia mengingatkan kalo Soo Yeon sudah nggak muda lagi. Dia sudah berusia 25 tahun. Ibu ingin agar Soo Yeon debut tahun depan.

Ayah nggak habis pikir, apa ibu harus membuat Soo Yeon melakukan semua itu? Ia mengingatkan kalo Soo Yeon sudah melakukan semuanya. Mereka juga.

Ibu mendadak jadi menyesal karena telah mengirim Soo Yeon ke Seoul. Mereka pikir Soo Yeon akan merasa sulit kalo di rumah dan mereka meninggalkannua di sana selama beberapa bulan, tapi dia malah melakukan sesuatu yang lain.



Ibu mengirimkan pesan ke Soo Yeon. Dia malas. Young Ah langsung tahu kalo ibu Soo Yeon nyuruh dia untuk ikut audisi. Ia merasa kalo Soo Yeon harus bilang ke mereka sekarang Soo Yeon magang di salon yang sangat besar.

Soo Yeon memberitahu kalo ibunya akan marah.

Young Ah memberitahu kalo ibunya sudah melihat video mukbangnya. Soo Yeon menanyakan apa yang ibunya Young Ah bilang?

Young Ah memberitahu kalo ibunya marah dan bilang klao dia hanya main-main bukannya nyari pekerjaan nyata. Young Ah menanyakan apa Soo Yeon nggak punya penyesalan?

Soo Yeon merasa kalo itu sudah terlambat. Ia punya reputasi buruk dan tubuhnya juga nggak sama lagi. Pun kalo dia melakukannya, ia akan mendapatkan banyak komentar kebencian. Ia nggak nyesel. Pasrah.


Asisten Cha Beauty melihat kalo ada Miracle Girls. Soo Yeon kebetulan lewat. Mereka langsung menyinggung kalo itu adalah bekas tim Soo Yeon. Mereka penasaran gimana kalo mereka ketemu sama Soo Yeon nanti?

Soo Yeon mencoba untuk nggak peduli dan terus jalan.




Soo Yeon menyendiri. Melamun kayak biasanya. Jung Hyuk habis ngambil minum dan melihat Soo Yeon.

Ia teringat masa lalu.

Soo Yeon berada di pantai, meneriakkan kalo semuanya sudah berakhir. Ia nggak akan melakukannya lagi walaupun disuruh.

Saat itu ternyata Jung Hyuk ada di sana.

Direktur Yang nelpon dan menanyakan  Jung Hyuk jadi pergi? Sudah ketemu sama Soo Yeon?

Jung Hyuk bilang kalo dia nggak ketemu sama Soo Yeon. Dia akan segera pulang. Ia menutup telpon dan menatap Soo Yeon.




Soo Yeon mau kembali kerja dan melihat Jung Hyuk sedang menatapnya. Jung Hyuk buru-buru berbalik dan meminum kopinya.

Soo Yeon menghampiri Jung Hyuk dan bertanya apa ada jadwal liburan tahunan?

Jung Hyuk memberitahu kako nggak ada liburan tahunan buat pemagang. Dia nyuruh Soo Yeon untuk kerja besok.

Soo Yeon mengiyakan. Dia kecewa.

Jung Hyuk bertanya apa Soo Yeon akan lari tiap kali Miracle akan datang? Soo Yeon kaget Jung Hyuk mengetahuinya.

Jung Hyuk tahu kalo Soo Yeon jadi gini karena mereka. Ia memberitahu kalo salonnya adalah tempat di mana semua selebriti akan datang. Apa Soo Yeon lupa saat ia datang ke sana?

Soo Yeon hanya menundukkan wajahnya. Larikan diri

Jung Hyuk memperingatkan kalo melarikan diri adalah pilihan terburuk.

Soo Yeon membalikkan kalo Jung Hyuk juga melarikan diri. jung Hyuk separuh tertawa. Aku??

Soo Yeon mengingatkan saat Jung Hyuk memanfaatkannya di depan Baek Ji Yun. Jung Hyuk ingin menyakitinya?

Senyum Jung Hyuk langsung hilang.

Soo Yeon menekankan kalo itu juga melaeikan diri namanya.

Jung Hyuk nggak bisa mengelak lagi.

Soo Yeon memberitahu kalo ia akan datang lago besok untuk kerja nggak peduli apapun yang terjadi. Ia bukan tipe orang yang akan melarikan diri.

Jung Hyuk benar-benar nggak bisa berkata-kata. Sampai Soo Yeon meninggalkannya.




Soo Yeon dan yang lain sedang membuat persiapan untuk besok. Hong Suk merasanggak yakin apa mereka bisa melakukannya besok sore? Ia ngerasa mau sekarat.

Hyun Jun malah nyuruh Hong Suk untuk menganggap dirinya mau mati sekalian.

Ponsel Soo Yeon bunyi. Do Jin nelpon. Ia menjawabnya dengan pesan dan memberitahu kalo dia masih kerja.

Do Jin merasa nggak habis pikir. Soo Yeon masih kerja jam segini? Ia merasa khawatir.


Do Jin menyelinap keluar kamar. Manajernya tidur. Aman. Ia mengambil kunci mobil diam-diam. Dapat. Ia lalu menggantinya dengan snack.

Eh, manajer malah minta dibawain 2 porsi.

Do Jin keluar dengan hati-hati.


Jung Hyuk masih ada di ruangannya. Saking asiknya kerja sampai nggak sadar kalo sudah malam banget ternyata. Ia membereskan semuanya dan bersiap untuk pulang.

Hong Suk ngantuk. Hyun Jun yang mau memberitahu sesuatu kesal lihatnya dan menepuknya yang bisa-bisanya tertidur.

Jung Hyuk menghampiri mereka dan nyuruh mereka untuk pulang.



Sampai di luar Hong Suk bertanya pada Soo yeon, apa dia sudah mengajukan permohonan untuk tempat menginap?

Soo Yeon mengiyakan tapi katanya belum ada ruang untuk perempuan.

Jung Hyuk nyuruh Soo Yeon untuk nunggu sampai bulan depan karena mereka akan menambahkan satu penginapan lagi.

Soo Yeon mengiyakan.

Jung Hyuk mengambil uang dan memberikannya pada Soo Yeon. Dia nyuruh Soo Yeon untuk pulang naik taksi. Ner

Soo Yeon menolak dan mengaku nggak papa.

Hong Suk nyuruh Soo Yeon untuk menerumanya. Soo Yeon juga kan harus datang lagi besok malam naik kereta.

Hyun Jun ngasih tahu kalo Jung Hyuk sering memberikan uang taksi.

Jung Hyuk mengeluh kalo tangannya akan patah.

Soo Yeon mengiyakan. Dia mau mengambilnya tapi tahu-tahu diambil duluan sama Do Jin. Dia akan mengantar Soo Yeon pulang jadi ongkosnya boleh buat dia.

Jung Hyuk menanyakan apa yang membawa Do Jin ke sana jam segini?

Soo Yeon menegur Do Jin, eh, Kang Do Jin-ssi.

Do Jin nyuruh Soo Yeon untuk masuk ke mobil. Dia mau bilang sesuatu.

Soo Yeon nggak mau. Dia akan pulang sendiri.





Do Jin kekeuh. Dia mengaku datang ke sana tanpa sepengetahuan manajernya jadi harus kembali dengan cepat. Ia berpesan ke mereka kalo nggak lihat dia hari ini. Ia lalu menarik Soo Yeon dari sana.

Hong Suk penasaran lihatnya. Ada hubungan apa antara mereka?

Hyun Jin ngajak Hong Suk untuk pergi. Mereka pamit ke Jung Hyuk.

Soo Yeon nggak mau ikut Do Jin tapi Do Jinnya nggak mau tahu dan mendorong Soo Yeon ke mobil. Dia terus maksa dan membuat Jung Hyuk nggak nyaman lihatnya.

Dia manggil Do Jin dengan nada keras. Do Jin sama Soo Yeon langsung nengok. Jung Hyuk menghampiri mereka dan...

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 4 part 4
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno