1/28/2020

Sinopsis Touch episode 5 part 2

Sinopsis Touch episode 5 part 2


All content from Channel A




Direktur Yang menemui perwakilan dari Handong yang menyatakan ingin melakukan kerjasama dengan Jung Hyuk. Mereka hanya ingin meminjam imej Jung Hyuk untuk peluncuran produk mereka.

Dan alasan dipilihnya Jung Hyuk adalah karena Jung Hyuk sekarang ini ada di puncak industri juga punya koneksi dengan istri wakil presdir, Min Kang Ho.

Direktur Yang nggak berani memutuskannya. Ia akan membicarakannya dulu dengan Jung Hyuk. Pihak Handong berpesan agar informasi itu jangan sampai bocor karena masih rahasia.



Miracle Gilrs sudah datang dan orang yang menyambut mereka di depan lift adalah Soo Yeon. Mereka di tempatkan di sua ruang yang berbeda. Soo Yeon mencoba untuk biasa tapi malah mereka yang canggung.

Di belakang Soo Yeon mereka membicarakannya. Jung Hyuk yang nggak sengaja mendengarnya malah nyuruh Soo Yeon untuk melakukan persiapan kulit mereka.

Jung Hyuk senang melihat Soo Yeon bisa bersikap profesional.



Setelah selesai Soo Yeon beralih ke ruang lainnya. Hong Suk minta Soo Yeon untuk menghubunginya kalo sudah selesai. Ia ada di kamar 4.

Soo Yeon mau melakukan persiapan tapi merasanya nggak nyaman. Member Miracle mau melakukannya sendiri tapi Soo Ueon nggak memberikannya karena itu adalah pekerjaannya.

Member yang lain minta maaf padanya. Dia nggak tahu kalo Soo Yeon kerja di sana. Dia nelpon dan ngirim pesan ke Soo Yeon tapi pas ketemu gini malah nggak tahu mau ngomong apa.

Namanya Ha Yon. Soo Yeon minta dia tersenyum saat mereka ketemu lagi nanti. Ha Yon mengiyakan. Dia ngajak Soo Yeon ketemuan lagi seusai acara.

Soo Yeon mengiyakan. Ia lalu melanjutkan pekerjaannya.



Direktur Yang membawa proposal dari Handong dan mau menunjukkannya ke Jung Hyuk. Tapi pas lihat Jung Hyuk lagi sibuk, dia membawanya pergi dan nggak jadi bicara.

Direktur menyendiri di luar. Dia membaca proposal itu lagi. Dia nggak habis pikir, kenapa harus Min Kang Ho?



Semua pekerjaan sudah selesai. Pak Kim mengeluh capek banget dan minta dipijitin sama Hyun Jun.

Jung Hyuk berterima kasih atas kerja keras semuanya dan menyuruh mereka untuk membereskan semuanya lalu pulang.

Semuanya senang dengarnya. Manajer Na ngajakin pak Kim minum. Pak Kim bilangnya sudah punya rencana.





Soo Yeon kembali ke ruang make up. Ia mengambil sebuah kotak dan membukanya.

Itu adalah pemberian member yang menggantikan Soo Yeon. Dia menyesalkan gabung di grup dan bukannya Soo Yeon. Ia meyakinkan akan bekerja lebih keras. Katanya ia selalu membawanya kalo-kalo suatu saat jetemu sama Soo Yeon.

Soo Yeon nangis melihat karakternya. Di bawahnya ada namanya.

Jung Hyuk tiba-tiba masuk dan menegur Soo Yeon yang nggak juga bersih-bersih.

Soo Yeon menutup kotak itu dan menghapus air matanya.




Jung Hyuk mendekat.

"Soo Yeon, kamu nangis?"

Soo Yeon membantahnya. Jung Hyuk malah ngiranya Soo Yeon bertengkar dengan Miracke girls.

Soo Yeon bilang ke Jung Hyuk kalo hari ini dia beneran nggak pingin keluar.

"Mereka bilang sesuatu?"

Soo Yeon membantahnya lagi. Ia memberitahu kalo ia merasa lega. Ia merasa kalo sekarang bisa mulai lagi.

Jung Hyuk lega dengarnya. Soo Yeon malah pingin nangis lagi rasanya.

Jung Hyuk mendekat dan mengacak-acak poni Soo Yeon. Dia tahu kako Soo Yeon bisa mengatasinya. Dia nyuruh Soo Yeon untuk segera membereskannya lalu pulang.

Soo Yeon mengiyakan dan berterima kasih.

Sampai di luar Jung Hyuk tersenyum lega lalu pergi.




Direktur Yang masuk ke ruangan Jung Hyuk. Jung Hyuk sendiri sedang meninjau rencana anggaran untuk peluncuran produknya.

Jung Hyuk baru ingat kalo direktur Yang mau ngomong sesuatu tadi.

Direktur Yang mengiyakan. Ia mau menunjukkannya tapi nggak jadi. Ia menanyakan apa yang Jung Hyuk pikirkan setelah melihat anggarannya? Bukankah itu banyak? Ia rasa kalo itu mungkin akan lebih banyak lagi dari yang direncanakan.

Jung Hyuk ngajak Direktur Yang untuk ke bank ngurusin pinjaman. Ia mengira kalo apa yang direktur Yang bawa adalah dokumen buat mengambil pinjaman.

Direktur Yang asal mengiyakan.

Jung Hyuk lega dan ngajakin pulang.

Direktur Yang masih bingung antara mau ngomong apa enggak.



Soo Yeon menatap karakternya. Ia tersenyum. Sekarang saatnya melepaskannya.

Ia kembali memasukkannya ke dalam kotak dan menyimpannya di dalam kotak besar.


Jung Hyuk ke toko buku. Di sana ia ketemu sama Soo Yeon yang mau beli majalah Double X. Soo Yeon fokus banget lihat sampul majalah itu sampai nggak menyadari kalo Jung Hyuk ada di sebelahnya.

"Kalo kamu nggak mau beli. Bisa nggak menjauh aja?"

Eh, Soo Yeon baru sadar dan menyapa Jung Hyuk.

Jung Hyuk heran lihat Soo Yeon di sana. Soo Yeon memberitahu kalo dia diberitahu untuk masuk kerja setelah makan siang. Dia ingin tahu karena hari ini adalah hari Double X keluar. Ia bertanya apa Jung Hyuk datang untuk melihatnya juga?




Jung Hyuk mengiyakan. Beberapa gadis datang dan membeli majalah itu. Jung Hyuk mengambil dua sebelum kehabisan.

Ia memberikan salah satunya pada Soo Yeon. Soo Yeon menerimanya dan berterima kasih. Tapi kenapa Jung Hyuk cuman ngambil satu? Kalo dia jadi Jung Hyuk maka dia akan ngambil 10 dna menyimpannya buat kenangan.

Jung Hyuk nunjuk ke para gadis yang berebut mau beli majalah itu. Kalo dia melakukannya maka orang-orang yang perlu melihatnya nggak akan melihatnya.

Soo Yeon mengangguk paham.

Jung Hyuk ngajak Soo Yeon untuk naik mobilnya dan barengan ke salon.

Soo Yeon mengiyakan.



Sepanjang jalan Soo Yeon senang lihat wajah Do Jin yang jadi sampul majalah Double X ada di mana-mana. Rasanya keren aja lihat itu ada di tengah-tengah Gangnam.

Jung Hyuk tersenyum bangga.

Soo Yeon bertanya apa itu akan ada di papan iklan New York Times Square?

Jung Hyuk tersenyum. Ia mengingatkan kalo ia hampir nggak bisa melakukannya gara-gara seseorang.

Soo Yeon nggak nyangka kalo Jung Hyuk pendendam orangnya. Mau berapa lama dia mau membahasnya?

Jung Hyuk memberitahu kalo mereka akan melihat gimana sikap Soo Yeon.

Soo Yeon iseng menanyakan apa yang akan Jung Hyuk lakukan di hari libur? Ia lihat kalo yang Jung Hyuk lakukan cuman kerja.

Jung Hyuk memberitahu kalo pekerjaan adalah istirahat baginya.

So Yeon memberitahu kalo bukan itu masalahnya.

Jung Hyuk mengaku lupa apa sisanya.

Soo Yeon berpikir kalo itu yang dimaksud sama "Jenius berlatih terlalu banyak".


Sedang lampu merah. Mobil Jung Hyuk berhenti. Dia munjuk ke beberapa wanita yang lagi menyeberang. Ia memberitahu Soo Yeon kalo tiap ia lihat gadis lewat, ia selalu memikirkan make up mereka.

Kalo eyelinernya diganti pasti akan beda. Warna lipstiknya salah. Ia merasa nggak bisa istirahat.

Soo Yeon berpikir klao Jung Hyuk istirahatnya di tempat yang nggak ada perempuannya.

Jung Hyuk merasa kalo itu nggak mungkin. Dia mengambil kacamata hitamnya dan memakainya. Akan lebih bajk kalo nggak terlihat.


Shi Eun juga lagi ada di jalan. Dia melihat foto Do Jin ada di mana-mana dan jadi kesal sendiri. Ia lalu nelpon nyonya Goo, menanyakan pilihan mitra bisnis Min?

Tambah kesal lagi pas tahu kalo yang terpilih adalah Jung Hyuk.

Dia ketawa, kayak orang g*la.




Ji Yun datang ke Cha Beauty. Dia nyuruh sopinya untuk membelikannya makanan.

Makanan itu ternyata punya kenangan sama Jung Hyuk. Dia menyuapi Jung Hyuk saat itu. Mereka nampak bahagia.

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 5 part 2
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno