Tuesday, February 11, 2020

Sinopsis My Holo Love episode 1 part 1


All content from NETFLIX



Ada ibu dan anak yang lagi main bayangan pakai tangan jadi macam-macam binatang. Kejadian itu bersatu sama kejadian lain dan membentuk sebuah tubuh.

Beberapa huruf bersatu jadi wajah, masuk ke sebuah mata. Seorang pria jatuh ke laut. Ingatan itu membangunkan seseorang.

Yoo Jin, pria di depannya, khawatir banget. Nggak gugup? Dia khawatir presentasi akan kacau.

Pria itu bangkit. Mereka sudah siap. Yoo Jin juga sudah siap. Mereka lalu berangkat.

Yoo Jin membicarakan mengenai asisten virtual pribadi yang akan sangat membantu kehidupan sehari-hari. Robot kecerdasan buatan yang sangat populer.




Yoo Jin bangkit dan menatap beberapa orang yang duduk di depan mereka. Mereka itu adalah para investor. Ia yakin kalo mereka sangat penasaran dengan apa yang sedang perusahaannya kembangkan. Ia sesumbar kalo mereka mengembangkan kecerdasan buatan peryama yang lulus uji turing.

Ia lalu menatap pria itu dan menanyakan mereka pendapat tentang produk terkini GIO Lab. Ia lalu mengenalkan hologram kecerdasan buatan pribadi pertama, Holo.

Pria itu langsung bangkit. Para infestor mulai gaduh. Holo bangkit dan menabrak Yoo Jin. Yoo Jin memberitahu kalo kaca di depannya membuat seolah-olah Holo ada di sana.

Kita lalu dibawa ke dalam dan Holo nggak kelihatan. Yoo Jin melepas kacamatanya dan memberitahu kalo mereka bisa lihat Holo dengan kacamata itu. Itu adalah prototipe satu-satunya kacamata Holo di dunia sekarang ini. Siapapun yang memakainya bisa melihat Holo mereka sendiri.

Para investor langsung bangkit dan bertepuk tangan.



Soo Yeon meletakkan beberapa kacamata dan menyiapkan sebuah ruangan. Orang-orang yang ada di ruangan itu pada sibuk. Salah satunya ada seorang investor yang hadir di seminar Yoo Jin tadi. Ia menyalakan lampu di meja dan puas banget lihatnya.

Seseorang menghampiri So Yeon dan memberitahu kalo dia sudah pesan restoran barbekyu dan nyuruh So Yeon untuk pergi duluan.

So Yeon menolak. Dia mau langsung pulang setelah menyelesaikannya. Wanita itu akhirnya pergi bersama yang lain.


Yoo Jin meninggalkan ruang presentasi. Seseorang menghampirinya san memberinya buket bunga sambil memuji presentasinya tadi.

Pria itu adalah wakil presdir dari Magic Mirror. Ia mengakui kako Holo memang lebih maju dari kecerdasan buatannya. Ia menanyakan caranya Yoo Jin membuat  bicara segitu fasih?

"Rahasia"

Pria itu mengibgatkan kalo penawaran pembelian dari perusahaannya masih berlaku.

Yoo Jin berhenti dan mengingatkan apa yang ia katakan sebelumnya, ...

Pria itu memotong. Dia ngajak Yoo Jin untuk makan malam tapi Yoo Jin menolak. Dia sudah punya jadwal. Pria itu sedikit menyesal. Ia akan meriksa jadwalnya Yoo Jin dulu lain kali sebelum menawarkan diri. Ia lalu pergi.




Di dalam mobil Yoo Jin kesal banget sama pria tadi. Keras kepala, pandai bicara. Nggak tahu sudah berapa banyak wanita yang nerima bunga kayak dia. Ia meletakkan bunga itu lagi. Nggak bisa dimakan juga.

Ia lalu dapat pesan yang memberitahu kalo ada seseorang yang mengikutinya. Yoo Jin panik dan melihat ke belakang. Dia panik dan langsung memakai kacamatanya. Nggak lama Holo muncul.

Mobil di belakang sengaja menabrak mobil Yoo Jin. Dua mobil di depan menghadang jalannya. Holo memastikan kalo mobilnya punya mode berkendara sendiri.

Sedetik kemudian Holo sudah pindah di bangku pengemudi. Yoo Jin nyuruh sopir untuk melepaskan kemudinya, mobilnya akan jalan.

Holo menurut. Seketika itu juga mobilnya jalan sendiri dengan kecepatan penuh melewati beberapa mobil yang menghadang dan terus melaju. Mobilnya bahkan bisa menghindari mobil lain dan membaca tanda jalan. Tapi pas lampu merah malah masih jalan terus. Mobil di belakang kewalahan dan akhirnya nggak mengejar lagi.

Yoo Jin lega. Sesaat setelahnya mobilnya kembali laju.  Mobil di bekakang kelihat lagi. Eh, ada anak kecil di depan. Yoo Jin panik banget dan teriak manggil Holo. Seketika mobil melambat dan banting setir. Anak itu selamat tapi nggak sama Yoo Jin. Mobil di belakang menabrak mobilnya.




Orangnya keluar dan meriksa mobil Yoo Jin. Yoo Jin sendiri sudah nggak ada di sana. Dia berjalan melarikan diri melewati banyak orang. Holo muncul dan memandunya.

Orang-orang itu masih mengejar Yoo Jin. Yoo Jin bersembunyi melihat mereka tapi nggak teridentifikasi. Ia lalu kembali jalan.

Yoo Jin yakin banget kalo orang-orang itu mau mencuri kacamatanya. Ia menanyakan pendapat Holo.

Holo nyuruh Yoo Jin untuk melihat sekitar. Yoo Jin menurut. Orang-orang itu punya tingkat kepercayaan yang rendah. Sampai akhirnya Holo melihat seorang wanita yang jalan pakai celana putih. So Yeon.

Waktu seakan berhenti buat Holo. So Yeon terus jalan dan menembusnya. Yoo Jin bertanya yang terjadi pada Holo. Holo nunjuk So Yeon dan nyuruh Yoo Jin untuk memberikan kacamatanya.

Yoo Jin mengejar Soo Yeon dan diam-diam memasukkan kacamatanya ke dalam tas So Yeon dan menabraknya.

Yoo Jin meminta maaf lalu pergi.




Beberapa pria muncul di depannya dan menculiknya. Ia membawa Yoo Jin yang nggak sadarkan diri ke dalam mobil dan meriksa tasnya. Kacamatanya sudah nggak ada.

Pria di sampingnya melapor via telpon kalo mereka gagal mendapatkannya.

So Yeon naik taksi dan melihat mobil Yoo Jin. Ia rasa ada kecelakaan.

Yoo Jin diturunkan di halte dalam kondisi nggak sadarkan diri.




Hari sudah pagi. So Yeon membeli kopi. Dan saat mau mengambil uang ia secara nggak sengaja menemukna kacamata Yoo Jin dan memakainya.

Ia mengambil kopinya dan jalan. Holo mendadak muncul dan menyuruhnya buat hati-hati.

So Yeon kesandung dan kopinya tumpah mengenai Holo. So Yeon minta maaf. Ia mengambil tisu dan mau membersihkan pakaian Holo.

Lah, pakaiannya sama sekali nggak kotor karena airnya langsung melewatinya begitu saja. Dia kaget banget lihatnya.

Holo menunjukkan kalo dia nggak papa. Ia merasa kalo kacamata itu cocok banget buat So Yeon.

Soo Yeon melepas kacamatanya dan berterima kasih. Lah, dia kaget Holonya nggak ada. Soo Yeon bingung banget.

Seseorang menghampiri Soo Yeon dan bertanya apa dia nggak papa? Soo Ydon menjelaskan apa yang terjadi padanya. Pria itu malah jadi kesal sendiri. Dikiranya ada yang nabrak So Yeon sampai menumpahkan kopinya.

Soo Yeon mengaku nggak papa dan pamit.



So Yeon berjalan menuju kantor. Ada yang nelpon. Ia memberitahu kalo ia akan segera ke sana.

Saat di dalam lift So Yeon melihat seorang wanita jatuh saat membawa beberapa dokumen. Orang lain menolongnya.

So Yeon hanya melihat saja. Wanita yang jatuh tadi terus menatap Soo Yeon aneh.

Wanita yang jatuh tadi menghampiri meja Soo Yeon dan marah-marah karena So Yeon pura-pura nggak mengenalnya tadi.



So Yeon baru menyadarinya. Wanita itu menggebrak meja dan makin marah. Dia merasa direndahkan sama So Yeon.

Pria yang tadi ketemu sama So Yeon mendekat dan menanyakan yang terjadi. Soo Yeon melihat orang-orang itu. Ia nggak bisa melihat wajah mereka.

Para karyawan berkumpul. Mereka membicarakan pak Yeon yang terlalu memanjakan So Yeon. Bahkan ada yang berpikiran kalo mereka punya hubungan.

Wanita yang tadi jatuh kesal banget sama So Yeon. So yeon itu nggak pernah nyapa kalo ketemu orang. Kalo ketemu selalu dia yang menyapa dan So Yeon mengacuhkannya. So Yeon juga nggak pernah ikut tim makan.

Pak Yeon nggak sengaja lewat dan mendengarnya. Dia kayak sedih gitu.




So Yeon lagi jalan dan berpapasan sama pak Yeon dia jalan gitu aja. Pak Yeon menyapanya baru So Yeon berbalik. So Yeon membaca identitas Pak Yeon. Yeon Gang Woo.

Pak Yeon heran So Yeon nggak mengenalinya. So Yeon membantahnya. Ia beralasan kalo lagi nggak fokus.

Lah, pak Yeon malah mengira kalo mata So Yeon bermasalah. Makanya nggak menyadari nona Park tadi.

So Yeon merasa nggak nyaman dan mau menjekaskannya. Pak Yeon memotong dan menyarankan agar Soo Yeon pakai lensa kontak.

Soo Yeon tersenyum. Dia alergi. Pak Yeon lalu nyaranin kacamata. Kayaknya So Yeon cocok. Ia lalu pergi.

So Yeon hanya tersenyum perih.





Sudah malam. Soo Yeon berjalan pulnag sendirian. Sampai rumah ia manggil temannya, Yoo Ram dan menawari minuman.

Yoo Rum keluar dari kamarnya dengan terburu-buru. Dia nggak bisa soalnya harus kerja. So Yeon merasa dia selalu aja pergi.

So Yeon jalan ke atap dan minum seorang diri. Dia menyanyi, pingin punya teman kayaknya.

Ia meminum minumannya. Senang bisa sendirian.  Dia ingat sama apa yang sunbaenya katakan buat pakai kacamata.

Ia mengambil kacamata di tasnya dan bercermin lewat kaca bedak. Dia nggak bisa melihat wajahnya sendiri.

Holo mendadak muncul dan mengingatkan kalo dia sudah bilang itu cocok sama So Yeon.

So Yeon melonjak kaget lihat Holo.

Holo mengingatkan kalo dia uang di kedai kopi. Ia maju dan mau memperkenalkan diri tapi So Yeon malah mengira kalo dia adalah penguntit.

Holo terus mendekat. So Yeon bermaksud menahan Holo tangannya malah tembus. Dia makin takut. Dia keluar sambil teriak manggil ibunya.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis My Holo Love episode 1 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon