2/15/2020

Sinopsis My Holo Love episode 1 part 4


All content from NETFLIX



Warning: 18+

Jadilah pembaca yang bijak


So Yeon jalan bersama Holo. Holo memberitahukan nama orang-orang yang So Yeon lewati, jadi ia bisa menyapa mereka. Awalnya So Yeon merasa nggak nyaman, tapi lama kelamaan ia malah menikmatinya.

Pemikiran orang terhadapnya seketika berubah. So Yeon senang banget bisa melakukannya. Apalagi saat ia menyapa Gang Wu.

Saat jam pulang kantor So Yeon yang biasanya langsung pulang kali ini bersedia ikut makan malam tim. Ia beneran berubah jadi orang yang menyenangkan di mata rekan kerjanya.

Nona Park (yang jatuh di depan lift) bahkan sangat terkesan lihat So Yeon mau datang ke acara makan malam.



Gang Wu keluar bersama So Yeon. Gang Wu merasa kalo So Yeon belakangan berubah. Ia menduga karena kacamatanya. Kacamata itu tampak cocok buat So Yeon.

So Yeon tersipu dengarnya. Gang Wu tiba-tiba ngasih tiket musik yang So Yeon lihat sebelumnya. Ia merasa bersalah karena terus nyuruh So Yeon buat bekerja tapi nggak bisa membantu. Makanya dia membelikan itu.

So Yeon sampai bengong karena sama sekali nggak nyangka. Gang Wu nyuruh So Yeon untuk menerimanya, tangannya sakit.

So yeon mengambilnya dan berterima kasih. Gang Wu berbalik dan meninggalkan So Yeon.

So Yeon girang banget dapat tiket dari Gang Wu. Holo mendadak muncul dan nyuruh So Yeon buat mengajak Gang Wu.

So Yeon ragu. Mungkin Gang Wu memberikannya karena kerja kerasnya. Holo menyindir kalo bukannya So Yeon pingin mengajaknya?

So Yeon terdiam. Ia lalu mengiyakan. Ia kembali masuk tapi Gang Wu sudah nggak ada. Rekannya bahkan nggak tahu Gang Wu perginya ke mana.



Holo nenunjukkan kalo Gang Wu keluar. So Yeon segera menyusul tapi malah melihat Gang Wu ciuman sama wanita lain. Ia buru-buru berbalik dan pergi karena nggak sanggup melihatnya.




Holo menemani So Yeon dalam perjalanan pulang. Ia memberitahu kalo bentar lagi hujan tapi So Yeon kayaknya nggak peduli. Dia malah berharap kalo hujannya akan deras.

Nggak seberapa lama kemudian hujan beneran turun. Holo khawatir So Yeon akan kena flu karena suhu tubuhnya terus menurun. So Yeon masih nggak peduli.

Holo memberitahu kalo So Yeon bisa bicara dengannga kalo ia terluka dan butuh teman. So Yeon menatap Holo dan bsrbicara sinis, soal apa? Dikiranya dia siapa?

Holo memberitahu kako dia adalah hologram kecerdasan buatan yang cuman terlihat... Holo sendiri nggak bisa melanjutkannya.

So Yeon mau lanjut jalan lagi tapi malah menabrak orang. Ia membereskan tasnya yang terjatuh. Rasanya nyesek banget. Holo bahkan nggak bisa membantunya memunguti barang-barangnya yang terjatuh.

So yeon nangis. Holo mendekat dan memperhatikan So Yeon. Ia tiba-tiba mengukurkan tangannya untuk memayungi kepala So Yeon.

So Yeon menatapnya. Tangisnya makin jadi.




So Yeon sudah lebih tenang. Ia berteduh bersama Holo. Ia merasa nggak akan terluka kalo nggak berharap banyak. Selama ini ia bepura-pura tegar dan mengatakan lebih baik sendiri, tapi membesar-besarkannya saat ada sesrorang yang bersikap baik padanya. Ia merasa kalo itu memalukan. Ia merasa sangat b*doh.

Holo hanya mendengarkan dan nggak memberi jawaban.

So Yeon mengingatkan pertanyaan Holo sebelumnya, alsannya nggak mengatakan perihal penyakitnya. Holo melanjutkan kalo So Yeon bilang nggak ada alasan.

So Yeon tersenyum pahit. Saat di bangku SMA, ia menceritakannya pada orang yang akrab dengannya. Ia memberitahukannya pada sahabat dan pacarnya.

So Yeon yang nggak bisa mengenali wajah salah menghampiri pacarnya. Pacarnya sengaja bertukar pakaian dengan temannya karena penasaran, apa benar So Yeon sakit. Ia menjadi bahan olokan saat itu.

Dan setelah itu ia nggak pernah membicarakannya dengan siapapun agar nggak terluka lagi. Ia menganggapnya bukan masalah dan bilang nggak ada alasan.

Holo ngajak So Yeon buat ke tempat lain alih-alih di sana.

"Ke mana?"

"Pesta di atap"





Holo ngajak So Yeon ke atap rumahnya. So Yeon kaget banget lihatnya. Ada banyak lampu dan kain. Indah banget.

Holo mempersembahkan pesta atap itu khusus buat nona So Yeon. So Yeon tersenyum. Ia menanyakan apa cuman dia yang bisa melihatnya? Holo mengangguk membenarkan.

So Yeon berjalan dan menyentuh salah satu lampu, nembus. Lah, ternyata semua itu cuman virtual. Sulit dipercaya. Ia meletakkan tasnya dan kembali nyentuh bola lampu itu.

Holo tiba-tiba berseru, ngasih tahu kalo itu panas. So Yeon tertawa. Ia duduk dan mengambil minuman dari dalam tasnya. Lega banget rasanya.

Holo mengajaknya buat menari. Ia lihat orang suka melakukannya di film. Lagian cuman ada mereka di sana.

Holo menghentakkan kakinya. Musik seketika mengalun dan ia mulai menari. So Yeon tersenyum dan bertepuk tangan.

Holo berputar lalu mengulurkan tangannya. So Yeon malas, masalahnya dia nggak pintar menari. Holo terus memaksa, ia pun terpaksa memberikan tangannya.

Holo memandunya untuk menari dan ia sangat menikmatinya. Holo tiba-tiba bilang kalo ia akna membantu So Yeon agar nggak kesepian lagi. So Yeon tersenyum mengiyakan.

Holo ngajak So Yeon untuk menari lagi. Seorang pria yang lewat melihat apa yang So Yeon lakukan. Aneh.



Seorang pengemudi motor berhenti di bawah tempat tinggal So Yeon. Ia mengambil ponselnya. Sudah terhubung.

Pengendara motor itu jalan ke atas tanpa melepas helmnya.

So Yeon yang sudah mabuk meminta agar Holo memanggilnya So Yeon aja. Holo memberitahu kalo dia nggak bisa bicara santai. So Yeon memberitahu kalo teman biasanya memanggil dengan nama panggilan.

Holo nampak terkesan So Yeon menganggapnya sebagai teman. Ia pun mengiyakan dan mulai manggil So Yeon. So Yeon senang dengarnya. Ia lalu terjatuh.

Kaleng So yeon jatuh menggelinding.

Pengendara motor tadi sampai di atap. Ia melihat So Yeon tertidur dan melepas helmnya. Lah, mukanya sama sama Holo. Dia adalah Nando.

Nando mengambil kacamata So Yeon dan memakainya. Seketika Holo muncul di hadapannya. Ia menatap marah ke Holo.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis My Holo Love episode 1 part 4
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

1 comment


EmoticonEmoticon