Monday, February 17, 2020

Sinopsis Touch episode 10 part 1


All content from Channel A





Soo Yeon berterus terang ke Jung Hyuk kalo dia pingin terus ada di sisinya Jung Hyuk dan belajar banyak darinya.

Jung Hyuk menarik tangannya dan mengaku ngerti. Dia nyuruh Soo Yeon buat pulang karena dia mabuk. Ia membantu Soo Yeon buat bangkit tapi soo yeonnya malah terjatuh.

Soo Yeon membantah kalo dia mabuk. Dia menolak pulang sebelum Jung Hyuk bilang kalo dia nggak akan pergi je Amerika.


Akhirnya Jung Hyuk menggendong Soo Yeon pulang. Rada kesulitan karena Soo Yeon sangat berat. Lagian juga dia nggak tahu rumahnya Soo Yeon di mana.

Pas dia istirahat duduk di bangku taman, Soo yeon malah tidur lagi. Jung Hyuk ngambil ponselnya Soo Yeon. Maksudnya sih mau nelpon temannya Soo Yeon. Eh, dia juga nggak bisa membuka pola ponsel Soo Yeon.

Soo yeon mengeluh dingin. Jung hyuk melepas jasnya dan nenggunakannha untuk menyelimuti Soo Yeon sambil memintanya untuk bangun dan sadar.

Young Ah yang kebetulan baru pulang melihat Jung Hyuk dan Soo Yeon. Berkat Young Ah, akhirnya Jung Hyuk bisa mengantar Soo Yeon dengan selamat ke rumah.



Ia menidurkan Soo Yeon di kasur. Ih, capek banget pastinya. Sambil menghela nafas ia melihat kamar soo Yeon yang dipenuhi gambar make up.

Soo Yeon mengigau minta Jung Hyuk agar jangan pergi ke Amerika. Jung Hyuk pamit sama Soo Yeon dan minta dia tidur yang nyenyak.

Jung Hyuk berjalan pulang habis dari rumah Soo Yeon. Ia teringat apa yang soo Yeon katakan tentang melarikan diri saat ia sama sekali nggak melakukan kesalahan.

Dia jadi heran sendiri, apa yang Soo Yeon harapkan darinya?



Hari sudah pagi. Young Ah bangun duluan dan melakukan peregangan. Soo Yeon membuka mata dan mengaku pusing sambil megang kepalanya.

Young Ah memberitahu kalo kemarin Soo Yeon di antar sama Jung Hyuk. Ingat?

Soo Yeon kaget. Dia ingat pas menggenggam tangan Jung Hyuk dan bilang kalo sepuluh jari itu bisa bekerja dengan baik.

Soo Yeon syok.

Pas Jung Hyuk mengajaknya pulang tapi dia nggak mau sebelum Jung Hyuk janji untuk nggak jadi pergi ke Amerika.

Soo Yeon makin syok.

Young Ah nyuruh Soo Yeon untuk bangun dulu. Dia akan membuat sup dan minta Soo Yeon untuk makan dulu sebelum pergi.

Soo Yeon mengiyakan. Ia mengambil ponselnya setelah Young ah pergi. Ia memgirim pesan pada Jung Hyuk. Meminta maaf dan berterima kasih karena telah mengantarnya pulang.

Nggak butuh waktu lama. Jung Hyuk langsung membalas pesannya. Melarangnya buat minum lagi. Nggak peduli di mana juga. Hadeuh, Soo Yeon berasa mau g*la.




Jung Hyuk bertemu dengan perwakilan dari Anna, Kim Hana, yang bertanggung jawab atas publikasi Asia. Ia baru saja melakukan perjalanan bisnis dari Hongkong dan mampir ke Korea karena Anna memintanya untuk menemui Jung Hyuk.

Hana memberikan tiket pesawat san kontak yang akan menguntungkan bagi Jung Hyuk.

Jung Hyuk nengambil kontrak itu dan membacanya. Hana mempersilakan Jung Hyuk untuk menuliskan nama yang ia inginkan. Mereka juga ingin agar Jung Hyuk juga merahasiakan gender.

Jung Hyuk meletakkan kontraknya. Hana memberitahu kalo dua hari lagi ia akan berangkat ke Amerika dan minta Jung Hyuk untuk ikut juga karena Jung Hyuk harus melakukan banyak hal dengan koleksi musim semi yang akan datang.

Jung Hyuk kayaknya ragu. Tapi ia tetap mengiyakan. Hana tersenyum puas dan memuji keputusan yang Jung Hyuk ambil. w


Ji Yun melakukan siaran langsung di ig. Ia menyapa penggemarnya dan mengumumkan comebacknya. Para penggemarnya ternyata sangat menantikan dramanya.



Jung Hyuk masih ragu dalam mengisi formulir dalam kontrak bersama dengan Double X. Ia lalu membuka album lamanya selama di Cha Beauty. Senyumnya terkembang.

Ia lalu membuka buku catatannya. Sertifikatnya. Surat dari ibu. Harapan ibu agar dia jadi luar biasa dan percaya diri.



Para asisten Cha Beauty sudah kembali ke gedung Cha Beauty yang sekarang jadi HD Cosmetics. Hong Suk merasa canggung. Soo Yeon juga merasa aneh.

Hyun jun ngajak mereka untuk masuk.



Di ruang ganti Soo Yeon mengirim pesam ke Jung Hyuk apa dia akan pergi ke Amerika? Kapan berangkatnya? Eh, mggak jadi. Beneran mau pergi? Eh, nggak jadi juga.

Ia lalu nelpon dengan alasan tagihan rumah sakit. Eh, pas diangkat malah nanya sudah makan apa belum?

"Sudah"

"Cukup istirahatnya?"

"Ya"

"Gimana kondisinya hari ini?"

Jung Hyuk sampai gedheg dengarnya. "Pinginnya apa, sih?"

Soo Yeon lalu menyinggung tentang biaya rumah sakit. Jung Hyuk nyuruh Soo Yeon untuk mengirimkan nomor rekeningnya tapi Soo Yeon nggak mau. Dia maunya Jung Hyuk memberikannya secara langsung aja karena dia nggak ingat sama nomor rekeningnya.

Ia memberitahu kalo besok dia akan pulang awal dan minta ditraktir makan malam sebagai bunganya.

Jung Hyuk mau nolak karena dia akan pergi. Tapi dia nggak tega untuk mengatakannya dan minta Soo Yeon untuk ketemunya hari ini aja.

Soo Yeon setuju. Ia akan segera menghubungi Jung Hyuk setelah selesai.


Manajer Do Jin menyerahkan daftar 100 penggemar yang akan menghadiri fanmeeting dan menyerahkannya pada pak Choi.

Ia lalu nenyinggung tentang apa yang dikatakan sama reporter Kim kemarin. Ia bertanya apa Pak Choi tahu sesuatu tentang video yang membuat Soo Yeon down?

Pak Choi mengiyakan. Bahkan seluruh bangsa melihatnya. Manajer memberitahu kalo apa yang dikatakan reporter Kim seolah ada hubungannha dengan Do Jin.

Pak Choi malah marah sama manajer dan menuduhnya nggak akan mempepanjang kontrak Do Jin. Manajer memberitahu kako Do Jin sedang memikirkannya.

Pak Choi lalu menunjukkan beberapa artikel yang sudah ia blokir sebelum dirilis. Dia nyuruh manajer untuk membujuk Do Jin agar mau memperbaharui kontrak karena cuman manajernya yang dia dengar.

Manajer mengiyakan.



Do Jin datang ke rumah Soo Yeon dan membawakan makanan. Young Ah aja dilarang pas mau makan. Katanya harus nunggu Soo Yeon dulu.

Young Ah tahu kalo Do Jin suka sama Soo Yeon. Do Jin mengira kalo Soo Yeon yang ngasih tahu Young Ah.

Young Ah membantahnya. Dia tahu sendiri, kok. Ia menunjukkan apa yang Do Jin bawa dan menunjukkan kalo itulah cinta.

Do Jin mengangguk. Ia duduk dan minta Young Ah untuk membantunya. Soo Yson bilang sia nggak menganggapnya sebagai pria. Gila?

Lah, berarti Young Ah juga g*la? Dia kan juga nggak menganggap Do Jin sebagai seorang pria.

Do Jin beralasan kalo mungkin itu karena Young Ah mengenalnya sejak dari kecil. Saat itu wajah tampannya belum terlalu berkembang.

Young Ah membantahnya. Menurutnya saat itu Do Jin juga tampan. Tapi seingatnya Do Jin selalu nangis sendirian.

Do Jin menghela nafas berat. Dia meminta Young Ah untuk melupakan sisi gelap dalam hidupnya.

Soo Yeon yang masih SMA mendapati Do Jin belum pulang san lagi nangis. Ia duduk di dekat Do Jon dan bertanya Do Jin kagen sama orang tuanya?

Do Jin nggak mau mengakuinya.

Soo Yeon memperbolehkan Do Jin untuk makan masakan rumah buatan ibunya meski bukan ibunya Do Jin. Yang penting kan makanan rumahan.

Do Jin tetap diam. Soo Yeon menarik tangan Do Jin dan berhasil membuat Do Jin tersenyum.


Do Jin terdiam ingat kenangannya. Ia memberitahu kalo sejak saat itu, dia nggak tahu kalo itu terlalunyaman. Baginya Soo Yeon kayak ibu dan kakaknya.

Young Ah melanjutkan kalo Soo Yeon bahkan kayak pengurus rumah Do Jin. Dia nyuruh Do Jin untuk menunggu, ia akan nelpon.

Nomornya Soo Yeon nggak aktif. Ia memberitahu Do Jin kalo belakangan Soo Yeon aneh. Dia pernah mabuk dan diantar pulang sama daepyunim malam itu.

Lah, Do Jin malah ngiranya Daepyunim Oh. Ia langsung membantahnya, nggak mungkin.

Young Ah memberitahu daepyunim Cha Beauty. Jung Hyuk? Mereka minum bareng? Do Jin mencoba untuk menghibur diri. Mereka pasti minum sama yang lain juga. Young Ah rasa enggak.

Do Jin penasaran, kenapa Jung Hyuk mau mengantar Soo Yeon? Young Ah mengaku nggak mengatakannya, tapi mungkin Jung Hyuk melihat Soo Yeon sebagai seseorang.

Do Jin membantahnya. Nggak mungkin.




Soo yeon sendiri sedang makan sama Jung Hyuk. Jung Hyuk pesan perut babi. Saat pelayannya menanyakan apa mereka butuh alkohol, Soo Yeon langsung memesan soju.

Jung Hyuk nggak ngijinin. Dia pesan sari apel aja. Soo Yeon kesal, padahal perut babi cocoknya sama soju.

"Jangan berani-berani minum alkohol saat bersamaku. Ngerti?"

Jung Hyuk lalu memberikan uang pada Soo Yeon. Soo Yeon menerimanya dan melihat isinya. Ia mengaku nggak bisa menerimanya karena itu terlalu banyak. Jung Hyuk juga sudah memberinya pesangon 3 bulan padahal dia cuman magang. Setahunya magang nggak dapat uang pesangon. Ia mengembalikannya dan bilang kalo mereka sudah impas.

Jung Hyuk rada kesal, menanyakan kenapa Soo Yeon nelpon dan ngajak ketemuan kalo gitu?

Soo Yeon meletakkan uangnya. Ia ingin mendengar karena Jung Hyuk nggak bilang padanya akan pergi ke Amerika apa enggak.

Jung Hyuk bingung jawabnya.




Soo Yeon dan Jung Hyuk jalan berdua. Soo Yeon menanyakan kenapa Jung Hyuk nggak mau memberitahunya kapan akan berangkat ke Amerika?

"Besok"

"lah, kenapa?"

Jung Hyuk heran dengar Soo Yeon bicaranya nggak sopan padanya. Soo Yeon menuntut kenapa Jung Hyuk nggak ngasih tahu dia? Mau pergi diam-diam?

Jung Hyuk meminta agar Soo Yeon membiarkannya selesai ngomong dulu. Ia memberitahu kalo rencananya dia akan pergi besok tapi ia sudah memutuskan untuk nggak melarikan diri.

Soo Yeon bingung. Jadi Jung Hyuk mau pergi apa enggak?

Jung Hyuk memberitahu kalo dia nggak jadi pergi. Soo Yeon langsung senyum-senyum.

Ia akan jadi anak yang dibanggakan sama ibunya. Tapi kalo dia meninggalkan Korea kayak gini, ibunya akan kecewa padanya. Pikiran itulah yang melintas di benak Jung Hyuk.

Soo Yeon memberitahu kalo Jung Hyuk adalah daepyunim yang ia banggakan. Ia menanyakan rencana Jung Hyuk selanjutnya.

Jung Hyuk bercerita kalo ia dilahirkan di keluarga yang miskin. Sejak SMA ia sudah bekerja paruh waktu. Ia juga merawat ibunya yang sakit. Saat ia masih kuliah, ia nggak punya uang untuk bayar uang kuliah, jadi ia berhenti kuliah. Ia nggak pernah punya apa-apa untuk mulai lagi. Jadi ia nggak bisa mulai dari awal lagi.

Soo Yeon menyatakan akan membantu Jung Hyuk sebanyak yang ia bisa.

Jung Hyuk menatap Soo Yeon dan berpesan agar Soo Yeon jaga diri baik-baik. Ia juga meminta jangan ngasih tahu orang lain. Soo Yeon mengiyakan.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Touch episode 10 part 1
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon