Tuesday, February 18, 2020

Sinopsis Touch episode 10 part 2


All content from Channel A


Hyo Jin memberitahu Ji Yun kalo dia banyak dapat telpon setelah siaran langsung kemarin. Film, iklan, drama. Ji Yun mengaku khawatir nggak akan kayak dulu. Ia sudah tua, dan sekarang jadi janda. Tapi sekarang dia sudah lega.

Hyo Jin merasa kalo Ji Yun ya Ji Yun. Dia meminta agar Ji Yun jaga kesehatan karena sekarang baru permulaan.

Ji Yun mengiyakan. Dia sudah olahraga dan tidur nyenyak.




Seseorang datang. Min. Hyo Jin dan Ji Yun melihat melalui interkom. Ternyata Min mau ngasih surat cerai. Lah, pakai bawa bunga segala.

Keduanya sudah duduk bareng. Min menyerahkan surat cerainya. Ji Yun menanyakan apa Min sudah menandatanganinya? Dikiranya itu bakal sulit. Tahunya...

Ji Yun membuka dan melihatnya. Alih-alih surat cerai, ia malah dapat surat perjanjian. Min ngasih dia tiket dan ngajak ke Praha. Seingatnya mereka bahagia kala itu.

Ji Yin cuman menghela nafas. Nggak habis pikir, Min ngapain ngelakuin ini, sih?

Lah, Min malah ngajak buat mulai lagi dari awal.

Hadeuh, jengah dengarnya. Ji Yun langsung mengembalikan semuanya ke Min. Dia nggak mau. Beri aja ke wanita lain. Kan situ punya banyak wanita.

Min menanyakan apa Ji Yun sudah melihat semuanya? Ia hanya punya satu wanita, Baek Ji Yun.

Ji Yun menduga kalo Min mencoba untuk membawanya pulang dulu dan habis itu semuanya akan sama.

Min mengaku kurang beruntung. Sekarang dia ngerti dan janji akan memperlakukan Ji Yun dengan baik. M

Ji Yun cuman senyum. Dikiranya ini lelucon apa? Min bisa melakukan apapun yang hatinya pingin? Dan tiap kali hati Min berubah, maka semua orang di sekitarnya harus mengikuti. Pingin dicintai? Min harusnya berusaha dan bukannya mengamuk kayak anak kecil. Menurutnya Min sakit parah dan menyarankan agar dia pergi ke  dokter. Ia mengaku khawatir makanya mengatakannya.

Min menegaskan kalo dia nggak akan bercerai. Ia yakin kalo Ji Yun nggak akan baik-baik saja, orang akan membicarakannya karena akan comeback. Ia minta agar Ji Yun mau nyoba sekali aja.

Ji Yun tetap nggak mau. Dia nggak pingin terpuruk untuk yang kedua kali.

Min nggak maksa lagi. Dia nyuruh Ji Yun untuk meriksa kontraknya lagi dan nelpon dia kalo sudah memutuskan. Ia pamit.

Min bangkiy dan naruh tangannya di atas pundak Ji Yun, ih, mukanya seram. Ia lalu jalan ninggalin Ji Yun.


Setelah sampai di luar, Min malah senyum-senyum. Dia nelpon seseorang dan minta orang itu untuk menyelidiki apa yang sudah direncanakan sama Ji Yun. Iklan atau film, blokir semuanya. Ia sesumbar kalo comeback Ji Yun nggak akan pernah terjadi.




Jung Hyuk minum di rumahnya Direktur Yang. Direktur Yang menanyakan rencananya Jung Hyuk. Jung Hyuk memberitahu kalo ia akan membuka salon. Nggak papa walaupun kecil juga.

Direktur Yang bertanya khawatir, apa Jung Hyuk punya uang? Jung Hyuk merasa kako ia bisa memberi deposit awal kalo ia mengumpulkan semua uangnya. Ditambah uang yang dikasih sama dirsktur Yang. Ia berencana untuk menjelaskan semuanya sama kreditor. Ia nenenangkan kalo itu bukan jumlah kecik yang harus ia lunasu. Ia juga harus mencari uang untuk mereka.

Dieektur Yang memastikan apa Jung Hyuk nggak akan menyesalinya?

Jung Hyuk memberitahu kalo ia ingin membalas dendam. Dan untuk jadi lebih kuat, agar mereka nggak bisa menyentuhnya lagi.

Direktur Yang merasa kalo Jung Hyuk lebih baik pergi. Tapi Jung Hyuk menolak. Kalo dia pergi, maka dia nggak ada bedanya sama Min dan Oh Shi Eun. Itu harga dirinya, ia ingin membalas mereka dengan caranya.

Jung Hyuk memasukkan makanan ke dalam mulutnya. Mereka lalu minum lagi. Direktur Yang memberitahu kalo ia punya pekerjaan. Sepupunya punya pabrik kecil, ia diminta untuk mengurus akuntannya.

Jung Hyuk menanyakan apa direktur Yang nggak akan hidup di industri ini? Direktur Yang memberitahu kalo ia harus mengirim tunjnagan ke anaknya. Anaknya akan masuk asrama. Biayanya banyak. Ia memutuskan untuk melakukan apa yang harus ia lakukan dan bukannya yang ia inginkan.

Jung Hyuk kayak miris dengarnya.

Direktur Yang mengatakan kalo ia nggak bisa kerja sama Jung Hyuk. Ia nggak punya energi lagi untuk membahayakan hidupnya dan nyoba-nyoba. Ia meminta maaf sama Jung Hyuk.

Jung Hyuk nggak ngerti kenapa Direktur Yang harus minta maaf padanya. Dia yang harusnya minya maaf.

Direktur Yang mengatakan kalo ia akan membantu saat akhir pekan karena Jung Hyuk nggak tahu apa-apa soal kerjaan kantor jadi ia akan membantu. Jung Hyuk tersenyum dan berterima kasih.




Soo Yeon datang ke ruang VIP dan ketemu sama Hong Suk dan Hyun Jun. Hong Suk langsung menanyakan apa yang akan dilakukan Young Ah hari ini?

Soo Yeon pikir Young Ah akan di rumah seharian ini.

Hyun Jun nyuruh Soo Yeon untuk mengambil kapas di ruang persediaan. Soo Yeon mengiyakan. Dia pingin ngasih tahu sesuatu tapi nggak tahu mesti mulai dari mana. Hyun Jun melihat kalo Soo Yeon bawa amplop. Dia nyuruh Soo Yeon untuk bilang aja.

Soo Yeon memberitahu kalo ia harus pergi. Hong Suk sama Hyun Jin sama-sama nggak ngerti, kenapa?

Soo Yeon sebenarnya pingin bilang, tapi kan Jung Hyuk sudah mewanti-wanti agar dia nggak bilang ke orang lain. Boleh nggak dia bilang alasannya lain kali aja?

Hong Suk malah berpikir kalo Soo Yeon akan pindah salon atau kerja yang lain. Soo Yeon memberitahu kalo ia akan pindah salon. Hong Suk bermaksud menahan Soo Yeon. Ia bahkan janji kalo ia akan memperlakukan Soo Yeon dengan baik. Soo Yeon berterima kasih. Menurutnya selama ini Hong Suk sudah memperlakukannya dengan baik.

Dalam hati ia meminta maaf. Ia akan menceritakannya lain kali.

Pak Kim masuk. Dia menangkap suasana sedih dan menanyakan ada apa? Ia lalu menatap Soo Yeon dan mengambil surat yang ada di tangannya.

Surat pengunduran diri. Dia merasa nggak heran lihat Soo Yeon bertahan lama. Dia marah dan nyuruh Soo Yeon untuk pergi. Nggak ada yang bisa dilakukan dengan benar gara-gara Soo Yeon. Dia nanya ke Hong Suk dan Hyun Jun, mau pergi juga?

Hong Suk dan Hyun Jun kompak bilang enggak. Pak Kim rada sedih lihat Soo Yeon. Dikiranya Soo Yeon akan bertahan lama. Dia nggak mau menahan Soo Yeon dan menyuruhnya untuk pergi.




Jung Hyuk sedang mencari lokasi untuk salon barunya. Ia melihat beberapa tempat yang disewakan dan memotretnya.

Soo Yeon tiba-tiba nelpon, menanyakan keberadaannya. Dia pingin ngomong sesuatu. Penting banget. Ia langsung bilang akan ke sana setelah dikasih tahu lokasinya.

Eh, dia malah mengambil cermin dan melihat wajahnya. Soo Yeon mengambil lipstik untuk bibirnya karena sebelumnya dia bilang kalo dia nggak bisa tidur.


Jung Hyuk sudah menunggu rupanya. Soo Yeon menghampirinya sambil lari. Jung Hyuk merasa kalo sekarang masih jam kerjanya Soo Yeon.

Soo Yeon memberitahu kalo ia sudah mengundurkan diri. Jung Hyuk kaget dengarnya. Soo Yeon memberitahu kalo ia akan jadi asistennya Jung Hyuk karena Jung Hyuk akan mulai kerja lagi.

Jung Hyuk nggak mau dan nyuruh Soo Yeon untuk kembali kerja. Tarik kembali penginduran dirinya dan telpon dia kalo mereka nggak mau nerima Soo Yeon lagi.

Soo Yeon menolak. Nggak mau. Ia tetap akan jadi asistennya Jung Hyuk.

Jung Hyuk tetap nggak terima Soo Yeon mengundurkan diri. Dia bahkan nggak ngerti apa akan yang terjadi. Dia maksa Soo Yeon untik balik.

Soo Yeon nggak mau. Ia pingin membantu Jung Hyuk sebisanya.

Hadeuh, Jung Hyuk frustasi.

Soo Yeon menanyakan kenapa Jung Hyuk di sana? Jung Hyuk nggak mau mengaku tapi Soo Yeon tahu kalo Jung Hyuk sedang mencari salon. Dia ngajak untuk mencari bersama.

"Kemana?"

"Agen perumahan"

Soo Yeon asal menarik Jung Hyuk meski ia nggak mau.


Mereka sudah sampai di agen perumahan. Harganya cukup tinggi. Jung Hyuk nggak jadi. Ia ngajak Soo Yeon untuk ke sana lagi nanti.




Keduanya duduk di taman bermain. Mereka membahas harga tadi yang mahal banget. Soo Yeon minta Jung Hyuk untuk jujur, dia harus bilang yang sebenarnya agar bisa membuat rencana sesuai dengan kenyataan. Uangnya berapa banyak?

Jung Hyuk nggak jelas menjawabnya. Sekitar dua yang besar.

Soo Yeon kira 200 ribu won. Lah, dia nggak heran kenapa orang bilang kalo orang kaya akan bertahan setelah bisnisnya gagal.

Jung Hyuk malu, nyuruh Soo Yeon untuk mengeluarkan satu nolnya. 20 ribu won.

Soo Yeon ngajak Jung Hyuk untuk ke area yang lain. Jung Hyuk malas. Menurutnya salon harus di Cheongdam. Soo Yeon mengingatkan kalo Jung Hyuk kan nggak punya banyak uang.

Ih, Jung Hyuk sebal, Soo Yeon ngomongnya keras banget. Pasang iklam aja sekalian kalo dia bangkrut. Apa harus dibelikan pengeras suara?

Soo Yeon nggak setuju kalo di Cheongdam. Garosugil juga mahal. Geondae,,,di daerah abu-abu. Kalo Hongdae gimana? Ada banyakorang fashion di sana.

Jung Hyuk kesal. Dikiranya di sana lebih murah? Soo Yeon memberitahu kalo ia kenal sama beberapa orang yang paham sama daerah itu. Seenggaknya mereka harus nyoba. Ia rasa itu lebih baik daripada mereka terus di sana.

Kawasan profesional?



Hyun Jun sama Hong Suk masih di salon. Mereka nggak bisa tenang. Hyun Jun memberitahu kalo katanya tempat di sana terkenal tapi sepi.

Hong Suk mengaku kangen sama Soo Yeon.

Do Jin sama manajernya masuk. Ia membawakan makanan secara diam-diam agar nggak ketahuan sama Oh Daepyo.

Pas banget, Hong Suk juga belum sarapan. Ia mau mengambil tapi ditahan sama Do Jin. Ia memberitahu kalo itu buat Soo Yeon. Dia nyuruh mereka untuk minum kopinya aja. Yang bawa manajernya.

Hong Suk memberitahu kalo Soo Yeon sudah mengundurkan diri. Do Jin kaget dengarnya.

Hyun Jun berpikir kalo Do Jin mungkin sudah tahu.


Soo Yeon ngajak Jung Hyuk jalan di keramaian. Melihat make up para wanita di dekatnya malah bikin dia gedheg. Make upnya itu loh. Ia lalu mengambil kacamata hitamnya dan memakainya.

Soo Yeon memberitahu kalo biasanya awal 20-an adalah masa transisi dan biasanya saat itu mereka nggak pandai berdandan.

Jung Hyuk ngajak Soo Yeon untuk pergi dari sana karena lingkungan yang kayak gitu menyiksanya. Soo Yeon menahan dan memintanya untuk nunggu bentar. Orang yang paham sama daerah itu sudah ia telpon dan sebentar lagi akan datang.


Keduanya ada di sebuah restoran. Nggak lama orangnya datang. Soo Yeon bangkit dan menyambutnya. Ternyata orangnya adalah Young Ah.

Soo Yeon sama Young Ah pada bisik-bisik dan membuat Jung Hyuk jadi kesal karena Soo Yeon malah nelpon temannya.





Soo Yeon dan Young Ah menghampiri Jung Hyuk. Ia memperkenalkan diri pada Jung Hyuk. Jung Hyuk tertawa garing. Soo Yeon bilang Young Ah paham sama daerah itu?

Soo Yeon memberitahu kalo Young Ah sudah hidup sendirian srlama 8 tahun dan pindah setiap tahun sejak usia 18 tahun. Young Ah tinggal di lingkungan itu selama 6 tahun.

Young Ah memberitahu kalo ia sekolah di daerah itu jadi nggak ada gang yang nggak dia tahu.

Jung Hyuk ngerti. Ia menanyakan pekerjaan Young Ah saat ini.

Lah, Young Ah kaget Jung Hyuk nggak mengenalnya. Ia dengan bangga memberitahu kalo ia adalah streamer dengan 35.000 followers.

Jung Hyuk tetap nggak ngerti.

Young Ah melanjutkan kalo ia adalah si cantik mukbang Young Ah. Soo Yeon yang meriasnya.

Soo Yeon menegur Young Ah karena Jung Hyuk belum tahu tentang itu. Young Ah nggak peduli. Itu adalah chanel yang disukai sama 35.000 orang dan ia bangga ada di dalamnya.

Hehe...Jung Hyuk hanya tertawa.

Soo Yeon menanyakan apa yang harus mereka lakukan pertama kali karena mereka sedang buru-buru.

Young Ah menanyakan anggaran Jung Hyuk. Ia memberi tahu kako jalan utama Hongdae harganya mahal seperti Gangnam. Ia akan menunjukkan tempat yang punya lalu lintas buruk, bangunan tua dan nggak ada banyak orang di sekitar.

Jung Hyuk pikir nggak akan ada bisnis yang berkembang di lokasi kayak gitu.

Young Ah nggak habis pikir, gimana Jung Hyuk menjalankan salon besarnya selama ini. Ia kan Cha Jung Hyuk, yang diperlukan cuman Viral Marketing. Nggak peduli seberapa buruk kegagalan Cha Jung Hyuk,...

Hadeuh...Soo Yeon nyuruh Young Ah untuk bicara yang pelan.

Young Ah meminta maaf, ia melanjutkan kalo nggak peduli seperti apa situasi Jung Hyuk, ia pikir orang-orang yang ingin dimake up olehnya masih akan datang.

Soo Yeon rasa selama ia punya keyakinan dalam konten, ia rasa itu perlu dicoba. Ia ngajak Jung Hyuk untuk pergi sekarang. Young Ah berniat mengajak Jung Hyuk ke agen perumahan yang ia kenal.

Soo Yeon sama Young Ah jalan duluan. Jung Hyuk menyusul setelam meminum minumannya.

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Touch episode 10 part 2
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon