2/01/2020

Sinopsis Touch episode 6 part 2

Sinopsis Touch episode 6 part 2


All content from Channel A


Soo Yeon pulang jalan kaki. Masih ingat sama apa yang Jung Hyuk bilang kalo orang yang dipilihnya dengan tangannya ia anggap seperti keluarga. Dan dia nggak akan membuang keluarga dengan tangannya sendiri.


Saat Jung Hyuk mengacak-acak rambutnya. Dia yang yakin kalo Soo Yeon bisa mengatasinya.


Saat Jung Hyuk mengusirnya.


Saat Jung Hyuk merangkulnya di apartemen untuk mengusir Ji Yun.


Saat ia nggak sengaja lihat Jung Hyuk mandi tanpa pakai apapun.

Lah, kok malah mikirin itu?



Do Jin sama manajer dan asistennya dihadang sama penggemarnya. Penggemarnya ngasih makanan dan minta foto. Dia menerima makanan itu dan bahkan nyuruh manajer untuk memotret mereka.

Lah, penggemarnya senang banget. Do Jin berpesan agar mereka nggak pulang larut malam. Dia nyuruh merrka untuk mengupload foto tadi di SNS untuk mengonfirmasi kalo mereka sudah sampai rumah. Ia mengaku khawatir dan akan meriksanya nanti.

Manajer lalu ngajak Do Jin untuk pergi dari sana.



Saat di mobil manajer memarahi Do Jin karena layanan penggemarnya hari ini terlalu berlebihan.

Do Jin malah bersyukur karena mereka suka sama orang kayak dia. Ia memberitahu kalo ada seorang wanita yang nggak melihatnya sebagai pria tapi penggemarnya nenganggapnya keren.

Manajer tersenyum mengejek lihat Do Jin dicampakkan. Asisten Do Jin kaget dengar Do Jin dicampakkan.

Do Jin mengiyakan.

"Sama siapa?"

"Adalah. Gadis jelek ini"

Manajer memberitahu kalo kata orang cinta pertama itu menantang. Do Jin membantah kalo itu bukan yang pertama. Manajer menekankan klao ini pertama kalinya yang nyata.

Asisten Do Jin membenarkan. Ia merasa kalo Do Jin sebelumnya nggak pernah mengkhawatirkan seorang wanita. Ia menertawakan Do Jin yang kali ini menemukan lawannya.

Asisten Do Jin turun di sebuah toko karena harus menukarkan sesuatu. Mereka lalu berpisah.

Do Jin nampak frustasi. Menurutnya bahunya terlalu lebar. Dia ngajak manajernya untuk mampir ke tempat olahraga. Dia mau olahraga.

Manajer mekarang karena sudah malam tapi Do Jin kekeuh pingin olahraga.



Mereka beneran pergi berolahraga. Do Jin mengangkat beban dan manajer nungguin di sebelah.

Manajer nengingatkan kalo sutradara melarang Do Jin untuk membentuk otot. Gimana kalo karakternya nanti kayak bayi laki-laki yang punya otot?

Do Jin malah nyuruh manajer buat bilamg ke sutradara buat nyari tahu dan dia akan nunjukin gimana jadi baby boy yang punya otot juga.

Manajer nggak peduli dan milih tidur.

Do Jin sudah selesai. Ia lalu melihat bayangannya. Terngiang kembali apa yang Soo Yeon katakan. Soo Yeon nggak bisa melihat Do Jin sebagai seorang pria.

Do Jin bertanya-tanya apa Soo Yeon tahu apa itu seorang pria?

Ia lalu mengambil ponselnya dan melihat gambar yang Soo Yeon kirim. Fotonya saat menjadi sampul majalah Double X.

Soo Yeon membuatnya sakit tapi nggak bisa menjangkau. Ia lalu menutup ponselnya kembali dan menyimpannya. Ia bertekad untuk menjadi anjing pit bull terrier.

Do Jin kembali mengangkat beban. Manajernya mengajaknya pulang karena dia sangat mengantuk.




Soo Yeon melihat majalah dimana ada Jung Hyuk di salah satu artikelnya. Dia lalu menunjukkannya ke Young Ah kalo editor New York pingin kerjasama sama Jung Hyuk. Keren, ya.

Eh, Young Ah malah nunjuk Shi Eun yang keren. Soo Yeon memperjelas kalo dia lagi ngomongin soal CEO-nya.

Young Ah malah menggaris bawahi CEO-ku? Soo Yeon mengiyakan. Dia kan bukan CEO-nya Younga Ah.

Young Ah mengingatkan kalo Soo Yeon mengatakan kalo CEO punya kepribadian kayak sampah setelah wawancaranya dulu.

Soo Yeon menutup majalahnya. Ia memberutahu kalo Jung hyuk selalu melakukannya. Tapi saat bekerja, dia sangat keren.

Young Ah nggak ngasih ijin. Dia menyuruh Soo Yeon untuk menyerah. Ia mengingatkan kalo Jung Hyuk suka sama pria. Dan diantara pria yang artistik, ada banyak pemain di tim. Jangan sampai Soo Yeon terluka dan suka sama pria yang suka wanita.

Soo Yeon menyayangkan kalo ia harus nyerah.

Young Ah menenangkan. Ia akan mengenalkan Soo Yeon dengan pria baik. Soo Yeon hanya menghela nafas

Young Ah melihat kalo dia hampir 300.000. Soo Yeon ingat kalo terakhir kali dia bilang 200.000. Dia nggak nyangka kalo pengikutnya Young Ah naik secepat itu.

Young Ah berpikir untuk melakukan sesuatu yang spesial untuk pengikut 300.000-nya.

Soo Yeon menyarankan Zhu Bajie, dia. Dia kan makan dengan baik. Young Ah bisa mengatakannya.

Young Ah nggak setuju. Ia memberitahu kalo penggemar prianya nggak pingin hal itu darinya. Mereka suka sesuatu yang imut, dan seksi.

Lah, subnya ilangπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…. Beauty and the beast? Young Ah nyanyi ost-nya.


Min minta rekaman kamera dashboard sejak 3 bulan yang lalu.

Sopir memberitahu kalo beberapa hari yang lalu mereka mengubah perangkat karena rusak. Ia meminta maaf.

Min lalu memarahi Ahjumma yang bilang kalo Ji Yun pergi dan nggak bisa dihubungi.

Min nyuruh mereka untuk pergi dadi rumahmya. Ia juga berpesan agar mereka menjaga mulut mereka. Ia akan membuat mereka menjalani sisa hidup mereka dengan membayar biaya litigasi.

Keduanya mengiyakan.


Min lalu masuk ke kamarnya. Di sana sudah kosong. Sepatu, tas, jam tangan, perhiasan, semuanya sudah nggak ada.

Ia menertawakan selera Ji Yin yang makin bagus. Dia cuman milih barang-barang yang mendapatkan banyak uang.

Min mengambil tongkat golf dan ngamuk-ngamuk. Mukulin meja, tempat jam tangan, mukul jendela dan membuang semua pakaian Ji Yun yang tersisa.


Di kantor dia memberitahu ketua tim kalo ji Yun pergi dari rumah. Ia nyuruh ketua tim untuk nyari tahu keberadaannya. Ketua tim mengiyakan.

Min berpesan agar jangan sampai ada rumor yang beredar.





Soo Yeon duduk bersama Hyun Jun yang sedang membersihkan kotak riasnya. Soo Yeon merasa klao milik Hyun Jun tampak sangat istimewa. Ia ingin kotak rias seperti itu. Usang. Dipenuhi dengan ingatan pemiliknya.

Hyun Jun menanyakan apa Soo Yeon nggak punya kotak rias?

"Enggak, belum"

Hyun jun bertanya kenapa Soo Yeon nggak beli? Soo Yeon memberitahi kalo untuknya itu masih terlalu mahal. Ia memberitahu kalo ia sudah memilih sati yang ingin ia beli.

Hyun Jun memberitahu kalo Soo Yeon akan membutuhkannya jadi dia harus membeli satu. Ia menyarankan agar Soo Yeon membelinya setelah magangnya selesai.

Soo Yeon memberitahu kalo ia sudah merencanakannya.

Hong Suk datang. Ia bertanya apa Hyun Jin nggak akan beli yang baru? Menurutnya itu terlalu tua.

Hyun Jun menyingkirkan tangan Hong Suk saat akan menyentuh kotak riasnya. Dia nggak suka orang menyentih barang-barangnya. Hong Suk merasa kalo itu terlalu aneh.

Hong Suk bertanya pada Soo Yeon, mereka masih punya banyak waktu? Soo Yeon mengiyakan.

Hong Suk mengambil ponselmya dan melihat siaran Young Ah. Soo Yeon nggak nyangka kalo sunbaenya suka itu.

Hong Suk membenarkan karena Young Ah cantik dan makan dengan sangat baik. Ia ingin bertarung dengannya.

Soo Yeon memberitahu kako gadis itu juga memakai make up.

Hong Suk mengiyakan. Ia merasa kalo itu adalah ide yang bagus. Soo Yeon mau memberitahu kalo ia yang merias, tapi nggak jadi setelah Hyun Jun mengatakan kalo itu aneh.

Soo Yeon nggak paham. Dimananya? Apanya? Hyun Jun menunjukkan kalo Young Ah memakai bayangan dan warna bibir yang sama. Harusnya dia menarik eyeliner.


Asisten yang lain datang dan nyuruh mereka untuk bergegas.

Hong Suk mengingatkan kalo mereka masih punya 10 menit. Hyun Jun menanyakan apa ada yang terjadi?

Asisten itu memberitahu kalo ketua Yoon ada di sana. Hong Suk san Hyun Jun panik.

Soo Yeon menanyakan siapa itu ketua Yoon?



Hong Suk dan yang lain melihat kedatangan seorang wanita. Hong Suk memberitahu kako dia adalah ketua dan CEO Grup Oh Sung, Yoon Young Hee. Legenda yang menggunakan investasi 5 juta KRW-nya untuk mulai perusahaannya dan menjadikannya perusahaan publik.

Soo Yeon kagum dengarnya.

Hong Suk menambahkan kalo tiap kali CEO Yoon ada rapat pemegang saham, dia selalu datang ke salon mereka untuk menata rambut.

Soo Yeon menanyakan masalahnya.

Hyun Jun memberitahu kalo masalahnya yang dilakukan cuman rambutnya. Dia datang ke tempat yang terkenal dengan jjambong. Dan cuman makan jjajangmyeon.

Hong Suk tersenyum. Kedengarannya enak.




CEO Yoon datang bersama anaknya. Mereka segera diantar ke kamarnya.

Jung Hyuk dan pak Kim mengamati CEO Yoon yang pakai perona mata. Jung Hyuk juga merasa kalo eyelinernya terlalu ditarik keluar. Direktur Yang berpikir kaki rapat pemegang saham hari ini pasti sangat penting.

Jung Hyuk membayangkan CEO Yoon merias wajahnya. Ih, ngeri...

Soo Yeon bertanya pada Hong Suk, apa Jung Hyuk nggak bisa merias wajah CEO Yoon? Hong Suk memberitahu kalo Jung Hyuk sudah pernah nyoba. Tapi...



Pak Kim datang saat CEO Yoon sedang melakukan perawatan rambut. Ia menawarkan untuk merias wajahnya secara gratis.

CEO Yoon langsung menolak. Dikiranya dia nggak punya uang untuk itu?

Pak Kim lalu ditarik paksa sama pengawalnya CEO Yoon.

Habis itu giliran Jung Hyuk yang datang dan menawarkan mau merias wajahnya. CEO yoon malah merasanya lagi diganggu.

Jung Hyuk pun pergi tanpa hasil apa-apa. Dan sejak saat itu saat CEO Yoon berkunjung, semua orang jadi  sangat gelisah.

Jung Hyuk menghampiri Soo Yeon, Hong Suk dan Hyun Jun. Dia nyuruh mereka untuk naik ke atas.





Jung Hyuk meletakkan kotak rias yang sangat cantik di depan semua karyawan. Siapapun yang bisa membujuk CEO Yoon untuk merias wajahnya di sana maka akan mendapatkan kompebsasi yang sesuai darinya.

Ia menepuk kotak rias itu. Itu adalah buatan tangan dari desainer terkenak dunia, John Galliano. Cuman ada satu di seluruh dunia.

Semua orang bertepuk tangan dengarnya.

Soo Yeon menatap kotak rias itu. Yang lain juga mulai memikirkan gimana cara membujuknya.

Hong Suk tiba-tiba mengangkat tangannya dan menerima tantangan itu.

Hyun Jun menarik tangan Hong Suk dan melarangnya membuat masalah.

Soo Yeon bilang ke Hong Suk dan Hyun Jun kalo dia punya ide. Keduanya heran. Apa itu?

Soo Yeon membisikkannya pada keduanya.


Cucu dari CEO Yoon melihatnya dan langsung lari habis lihat wajah neneknya.



Ada dua tim yang menerima tantangan itu. Yang pertama akan membujuknya dengan riasan yang sedang tren saat ini.

Jung Hyuk memberitahu kalo dia sudah mencobanya sebelumnya tapi nggak berhasil.

Tim kedua timnya Soo Yeon. Soo Yeon malah meniru riasan CEO Yoon. Pak Kim langsung tahu maksudnya. Metode pencerminan.

Bersambung...

Sinopsis Touch episode 6 part 2
4/ 5
Oleh
Add Comments

Annyeong Cingu!!! Komentar boleh, tapi jangan spam, ya..
EmoticonEmoticon

About Me

My photo
Uno
Halo!!! Salam kenal. Uno disini. Semoga enjoy ya sama tulisanku. Luv you 🍍🍍🍍sayangeπŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️πŸ™†‍♀️ Salam Uno