Saturday, February 8, 2020

Sinopsis Touch episode 8 part 3


All content from Channel A


Jung Hyuk pergi ke Cha Beauty dan mengumumkan kalo Cha Beauty akan ditutup. Semua orang kaget.

Jung Hyuk mengaku senang bisa beketja sama dengan mereka. Baginya itu suatu kehormatan. Ia meminta mereka untuk bekerja di Oh Secret yang kebetulan sedang membuka cabang baru.

Para asisten merasa nggak nyaman. Direktur Yang aja langsung pergi tanpa bilang apa-apa.





Shi Eun meminta sekretarisnya untuk menolak orang yang akan wawancara karena mereka akan menerima semua karyawan Cha Beauty. Karyawan yang sekarang akan dikirim ke cabang Shinsadong dan karyawan Cha Beauty akan menempati kantor utama.

Sekretaris kaget dengarnya. Cha Beauty?

Ternyata kemarin Jung Hyuk secara pribadi menemui Shi Eun. Ia memberitahu Jung Hyuk kalo dia nggak punya keterampilan bisnis. Min sudah memutuskan untuk membatalkan kasus itu tapi ia menentangnya.

Jung Hyuk mengingatkan saat ia meminjam uang pada Shi Eun untuk biaya operasi ibunya 15 tahun yang lalu. Bagi ibunya itu adalah kesempatan terakhirnya.

Shi Eun memgingatkan kalo ibunya sudah dalam kondisi yang nggak bisa ditingkatkan. Kalo bisa dioperasi maka ia akan memberinya semua uang yang ada di dunia. Ia hanya ingin mengajari Jung Hyuk menjadi lebih kuat agar nggak kehilangan apa yang paling berharga.

Jung Hyuk menanyakan apa Shi Eun tahu kenapa dia nggak pergi? Ahi Eun mengatakan untuk menjadi yang terbaik. Jung Hyuk membenarkan. Ia ingin menjadi yang terbaik dan mengalahkan Shi Eun.

Oh Shi Eun hanya tersenyum. Jung Hyuk mengakui kalo dia tersesat dan Shi Eun telah menang. Shi Eun meminta Jung Hyuk untuk bilang kalo ada yang bisa dia bantu. Ia mengaku sakit lihat muridnya seperti itu.

Jung Hyuk meminta Shi Eun untuk mengambil semua karyawannya. Shi Eun ingin Jung Hyuk. Dia meminta agar Jung Hyuk agar kembali san dia akan menjadikannya kepala.

Jung Hyuk menatap Shi Eun dengan tatapan putus asa. Apa itu berharga?

Shi Eun tertawa dan bangkit. Ia memberitahu kalo saat ia masih muda ia punya Eonni. Ia ingin sebuah boneka milik Eonni. Ia memotong salah satu lengan boneka itu dan eonni menangis sepanjang malam lalu membuangnya. Dan boneka itupun menjadi miliknya.

Ia sesumbar kalo ia selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. Begitulah caranya bertahan selama ini. Melindungi posisinya adalah hal yang paling terhormat.

Jung Hyuk hanya tersenyum.

Shi Eun minta Jung Hyuk membawakan rekomendasi karyawannya dan ia akan mengambil semuanya.

Jung Hyuk bangkit dan berterima kasih.

Shi Eun berpesan agar Jung Hyuk memikirkannya. Posisi ketua akan selalu ada untuknya.

Jung Hyuk nggak bilang apa-apa dan pergi.




Hong Suk mengatakan kalo dia nggak mau. Dia ingin tetap ada di Cha Beauty. Hyun Jun dan yang lain turut mengatakan hal yang sama.

Jung Hyuk mengambil sebuah dokumen lalu menghampiri Hyun Jun. Ia mengatakan kalo selama ini Hyun Jun sudah bekerja dengan baik. Ia memberikan rekonendasi dan juga tunjangan pemberhentiannya.

Mata Hyun Jun berkaca-kaca. Ia nggak ingin mengambilnya tapi Jung Hyuk memaksa.

Jung Hyuk membagikan milik yang lain juga. Semua orang nangis. Duh, sedih banget, deh. Apalagi pas Jung Hyuk bilang, pergi dan jadilah hebat. Nyesek.

Soo Yeon yang terakhir. Ia mengingatkan kalo Soo Yeon punya keahlian. Dia nggak nyangka kalo Soo Yeon bisa bertahan selama ini. Pergi dan teruslah berkembang.

Soo Yeon menunduk sambil nangis. Jung Hyuk tetap bisa senyum. Dia meminta Soo Yeon mengangkat wajahnya biar dia bisa lihat buat yang terakhir kali.

Soo Yeon mengangkat wajahnya tapi juga nggak menatap Jung Hyuk. Ia memberikan pesangon Soo Yeon dan memuji kerja kerasnya.

Jung Hyuk kembali ke tempatnya dan menatap semuanya. Memberikan kata-kata terakhirnya. Semuanya nangis. Jung Hyuk lalu pergi.


Direktur Yang memilih menyendiri. Dia juga nangis. Kerasanya sangat terhina.


Pak Kim dan Manajer Na mendatangi Jung Hyuk. Mereka nggak mau pergi. Jung Hyuk meminta mereka untuk pergi tapi mereka kekeuh nggak mau. Pak Kim bahkan mau kerja tanpa dibayar.

Manajer Na juga. Kalo tamu VIP kembali maka mereka bisa mulai lagi. Jung Hyik memberitahu kalo di industri itu, kalo imejnya turun maka akan sulit buat dipulihkan. Pun dengan situasi kayak gini.

Pak Kim tetap nggak mau pergi. Jung Hyuk menanyakan siapa yang akan ngajarin anak-anak kalo mereka nggak pergi? Mereka harus tanggung jawab sampai akhir karena telah milih mereka.

Pak Kim sangat kesal tapi nggak bisa menolak lagi.


Semua asisten mengemasi barang-barang mereka dan pergi. Senior membahas mengenai kepindahan mereka nantinya. Mungkin nggak ada yang beda. Daepyunim juga mungkin sudah bicara dengan mereka. Mereka senang karena bisa kerja.

Soo Yeon menatap rekomendasinya. Semua orang sudah pergi. Ia menatap seragamnya lagi dan menghela nafas panjang. Ia lalu memasukkannya ke dalam tas.




Jung Hyuk juga sedang mengemasi barang-barangnya. Soo Yeon masuk dan bilang mau belajar riasan darinya. Dia memberitahu kalo mereka sudah tutup tapi bagi Soo Yeon, Cha Beauty adalah tempat yang sangat spesial. Jung Hyuk akan merias kemanapun dia pergi. Sekalipun itu adalah toko dengan dinding berlubang nggak masalah untuknya. Dia pingin tinggal sama Jung Hyuk.

Jung Hyuk menasehati agar Soo Yeon belajar di tempat dengan sistem yang bagus agar tetap hidup di industri ini. Bukankah Soo Yeon bilang kalo itu adalah ompian barunya? Ia yakin kalo Soo Yeon akan meraih impiannya.

Soo Yeon percaya kalo Jung Hyuk bukan orang seperti itu. Ia tahu ada sesuatu yang salah. Jung Hyuk menatap Soo Ywon dan berterima kasih.

Soo Yeon berjalan meninggalkan Cha Beauty dengan berat hati. Jung Hyuk mengawasinya dari atas.




Jung Hyuk menemui direktur Yang dan menyuruhnya untuk pergi juga karena ia juga sudah bicara sama Oh Daepyunim tentang tempat untuknya.

Direktur Yang nggak mau. Jung Hyuk memberitahu kalo pak Kim sama anak-anak akan ke sana. Kalo Direktur Yang pergi maka itu nggak akan berhasil.

Direktur Yang tetap nggak mau. Enggak! Enggak! Enggak! Dia ngajak Jung Hyuk untuk menuntut. Pun semuanya sudah berantakan. Hayuk bertarung. Nggak adil. Dia nggak bisa membiarkan gitu aja.

Jung Hyuk mengatakan kalo sekarang itu urusannya. Dia akan mencari tahu. Direktur Yang mengajaknya untuk nekakukannya bersama.

Jung Hyuk enggan. Dia nyuruh direktur Yang untuk pulang karena istrinya datang ke Korea. Ha Yul (anaknya Direktur Yang) sekarang mungkin sudah dewasa. Tahun depan sekolah?

Direktur Yang bangkit. Nggak habis pikir. Bukan saatnya Jung Hyuk khawatir soal sekolah anaknya. Dia nyuruh Jung Hyuk untuk tidur. Dia terlihat berantakan.

Jung Hyuk menghela nafas panjang setelah direktur Yang pergi.




Manajer Do Jin menemui Soo Yeon. Dia nyuruh Soo Yeon untuk bicara dengan Do Jin karena dia sangat khawatir.

Soo Yeon menghampiri Do Jin. Do Jin menanyakan apa Soo Yeon nangis? Soo Yeon membantahnya.

Do Jin menawarkan akan mengenalkan Soo Yeon ke salon baru tapi Soo Yeon menolak. Dia menunduk dan mengaku sangat ingin bekerja dengan baik. Kenapa hidupnya selalu kayak gini?

"Jangan nangis. Kalo kamu nangis, hatiku sakit"

"Kenapa..aku...kenapa aku...nggak..bisa melakukan sesuatu? Kenapa cuman aku?"

Do Jin mendekat dan menarik Soo Yeon ke pelukannya, menepuk punggungnya. Dia juga nangis.

Tangis Soo Yeon makin pilu😭😭😭😩😩😩

Bersambung...

Artikel Terkait

Sinopsis Touch episode 8 part 3
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email


EmoticonEmoticon